2 Januari 2026
Beranda blog Halaman 39174

Dipanggil Presiden, Jimly: Kemungkinan Ngomongin KPK

Jakarta, Aktual.co — Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Jimly Asshiddiqie menilai, pemanggilan beberapa tokoh ke Istana Negara oleh Presiden Joko Widodo, membahas persoalan KPK-Polri.

“Kemungkinan ngomongin KPK,” kata Jimly yang tiba di Istana pada pukul 19.33 WIB, Minggu (25/1).

Seperti diketahui, sejak penjemputan Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto oleh Bareskrim Mabes Polri, Jumat (23/1), suasana antara Polri dan KPK semakin memanas.

Suasana tersebut semakin memanas ketika Ketua KPK, Abraham Samad meminta kepada Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko, untuk memberikan pengamanan terhadap kantornya.

Selain Jimly, hadir pula di Istana Negara yakni, mantan Wakapolri, Oegroseno dan mantan petinggi KPK, Tumpak Hatorangan Pangabean.

Harga Beras di Bandarlampung Masih Tinggi

Jakarta, Aktual.co — Harga berbagai bahan pokok pangan khususnya beras kualitas premium dan medium di pasaran Kota Bandarlampung, Provinsi Lampung, bertahan tinggi memasuki pekan keempat Januari 2015.

Sejumlah pedagang beras di Pasar Tugu, Pasar Pasir Gintung, dan Pasar Tugu Kota Bandarlampung, yang dihubungi secara terpisah Minggu (25/1) mengakui harga beras masih bertahan tinggi dan diperkirakan cenderung naik.

Pemilik Toko beras Indah Jaya di Pasar Tugu di Tanjungkarang Timur Bandarlampung, misalnya menyebutkan persediaan (stok) beras dagangannya masih cukup melimpah.

Dia menjelaskan, harga beras premium tertinggi adalah beras Merk Paten produksi Punggur Kota Metro, Lampung, yaitu Rp13.000/Kg atau Rp130.000/karung isi kemasan 10Kg. Harga itu naik dari harga akhir tahun 2014 yang berkisar pada Rp12.000/Kg.

Selanjutnya beras premium merk Mutiara dan merk Ikan Koki juga bertahan tinggi Rp11.500/Kg, dari sebelumnya Rp11.000/Kg. Beras merk Jaya Indah (JI) juga bertahan di Rp11.000/Kg dari sebelumnya Rp10.500/Kg. Sedangkan beras medium, antara lain beras cap RD Rp9.500 dari sebelumnya Rp9.000/Kg, beras merk atau cap Apel Rp9.800 dari sebelumnya Rp9.500/Kg. Beras kualitas medium lainnya yang banyak dibeli pembeli antara lain merk Rojo Lele yang dalam tiga pekan terakhir bertahan di harga Rp9.700/Kg dari sebelumnya di akhir 2014 seharga Rp9.500/Kg.

Pedagang beras lainnya, Ny. Darto mengatakan, meski persediaan beras masih melimpah, diperkirakan dalam beberapa pekan ke depan harga beras di Bandarlampung akan merambat naik. “Harga beras sepertinya belum akan turun walau harga BBM turun, sebaliknya justru akan naik,” ujarnya.

Kenaikan itu antara lain karena faktor cuaca yang sedang banyak turun hujan sehingga menghambat pengeringan gabah dan distribusi dari pabrikan ke pasaran, juga karena para petani sawah baru akan menanam padi musim hujan (rendeng) tahun 2015. “Petani kan baru mau tanam padi, panennya masih lama, paling cepat sekitar pertengahan Maret,” katanya.

Provinsi Lampung termasuk salah satu “Lumbung Pangan” nasional, karena memiliki sekitar 530.000 hektare (Ha) lahan padi sawah yang bisa ditanami padi di musim penghujan (rendeng), dan sekitar sepertiganya yang bisa ditanami padi di musim kemarau

Artikel ini ditulis oleh:

Pengamat Sarankan Pemeriksaan Tertutup Antara KPK-Polri

Jakarta, Aktual.co — Pengamat politik, Arbi Sanit, menyarankan pemeriksaan calon Kapolri Komjen Pol Budi Gunawan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi dan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto oleh Polri, sebaiknya dilakukan secara tertutup demi menjaga kewibawaan kedua instansi tersebut.

“Penyelidikan tertutup, saya rasa lebih bijak untuk menjaga kewibawaan kedua instansi ini,” kata Guru Besar Ilmu Politik Universitas Indonesia itu seusai diskusi politik di kawasan Kuningan, Jakarta, Minggu (25/1).

Ia berpendapat masyarakat telah banyak pertanyaan namun tidak ada pemaparan fakta yang sebenarnya, sehingga muncul banyak opini.

“Jika transparansi proses memang sulit diungkapkan, tetap lakukan prosedur hukum, tetapi hanya antarkedua instansi,” ujarnya.

Menurutnya wibawa memang penting karena KPK dan Polri adalah penegak hukum di Indonesia di ranah masing-masing. Kepercayaan masyarakat perlu dijaga terhadap instansi tegas seperti KPK-Polri.

“Di luar negeri juga sering terjadi gesekan antarinstansi hukum, tetapi kedua instansi itu tetap saling menjaga wibawa masing-masing dengan cara penyelidikan tertutup,” tuturnya.

Hal tersebut, bisa dilakukan dengan mengawali melalui dengan pemberitahuan secara resmi antara dua instansi melalui surat.

“Kasus BW dan BG tetap harus diproses, namun silakan dengan cara bijak, masing-masing dengan tidak memperlihatkan saling balas di depan publik,” tambahnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Presiden Jokowi Panggil Beberapa Tokoh Nasional

Jakarta, Aktual.co — Presiden Joko Widodo, memanggil beberapa tokoh nasional, yang rencananya dilakukan pada malam ini, Minggu (25/1) di Istana Negara.

Ini terbukti dengan pernyataan yang dilontarkan oleh mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Jimly Asshiddiqie.

“Saya dipanggil (Presiden Jokowi),” kata Jimly di Istana Negara, Minggu.

Jimly mengaku tidak tahu untuk apa dirinya dan beberapa tokoh lainnya dipanggil ke Istana.

“Saya belum tahu,” tegasnya.

Tokoh yang sudah hadir di Istana adalah, Jimly, mantan Wakapolri, Oegroseno dan mantan pimpinan KPK, Tumpak Hatorangan Panggabean, tepat pukul 19.33 WIB.

Artikel ini ditulis oleh:

Rendah, Minat Warga Mataram Jadi TKI

Jakarta, Aktual.co — Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Mataram H Ahsanul Khalik mengatakan, minat warga di daerah ini untuk menjadi tenaga kerja Indonesia relatif rendah jika dibandingkan dengan daerah lain.
“Itu terbukti dari jumlah tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Kota Mataram pada 2014 hanya sekitar 140 orang,” katanya di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Minggu (25/1).
Jumlah TKI asal Kota Mataram itu merupakan TKI yang berangkat dari jalur resmi atau legal, jika TKI yang berangkat secara legal maka berbagai data dan administrasi TKI lengkap, karena dilaporkan resmi ke Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans).
“Sementara untuk TKI yang berangkat secara ilegal atau tidak resmi, kami tidak memiliki datanya,” katanya.
Akan tetapi, apabila ada kasus yang menimpa TKI ilegal asal Kota Mataram, tentu pihaknya tidak bisa menutup mata. Pihaknya tetap memberikan perhatian dan dukungan sesuai dengan batasan-batasan yang ditentukan.
“Sejauh ini kasus TKI ilegal di Kota Mataram ada, tetapi jumlahnya sedikit, itu pun kasusnya karena paspor sehingga mereka dideportasi. Kalau masalah kekerasan pernah ada di Bintaro dan Jempong tetapi kasus itu sudah selesai,” ujarnya.
Terkait dengan itu, pihaknya terus mengimbau warga Kota Mataram yang ingin menjadi TKI agar menjadi TKI legal, sehingga bisa bekerja dengan aman dan nyaman.
Bila perlu, calon TKI harus melalui pendidikan dan pelatihan yang mampu meningkatkan kualitas SDM, sehingga memiliki tingkat kompetensi yang memadai sebagai pendukung agar mereka menjadi TKI yang berkeahlian di luar negeri.
Terkait dengan rendahnya minat warga kota menjadi TKI, hal ini menjadi salah satu bukti bahwa masyarakat kota masih bisa mencari kerja di daerahnya.
Apalagi, dengan melihat perkembangan dan pertumbuhan Kota Mataram dalam berbagai bidang seperti jasa, perhotelan dan pedagangan sangat pesat dan tentunya memberikan peluang dan kesempatan kerja bagi masyarakat kota.

Artikel ini ditulis oleh:

Semen Padang Tunjuk Nil Maizar Sebagai Pelatih

Jakarta, Aktual.co — Manajemen klub Semen Padang FC, memilih Nil Maizar sebagai pelatih kepala tim itu, untuk mengarungi kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2015.

“Kami menetapkan Nil Maizar sebagai pelatih tim musim ini. Ia dijadwalkan datang ke Padang, Senin(26/1),” kata Direktur Teknik PT Kabau Sirah Semen Padang, Asdian di Padang, Minggu (25/1).

Ia menjelaskan, dipilihnya mantan pelatih Timnas senior itu berdasarkan pertimbangan yang cukup matang, termasuk regulasi yang ditentukakan PT Liga Indonesia.

“Sesuai aturan, untuk pelatih yang menangani klub peserta ISL harus berlisensi A AFC, dan Nil Maizar masuk dalam kategori itu,” katanya.

Selain itu, katanya, pengalaman dan rekam jejak mantan pelatih Persisam Putra Samarinda itu juga sangat mendukung untuk membangun tim yang lebih kuat.

Asdian menambahkan, berdasarkan pengalaman, Nil Maizar juga pernah melatih Semen Padang pada kompetisi IPL dan sukses mengantarkan tim yang berjuluk “kabau sirah” itu masuk kompetisi ISL musim 2011.

“Secara emosional, Nil Maizar sudah mengenal tim Semen Padang karena ia juga pernah melatih tim itu,” kata Asdian.

Dikatakannya, Nil Maizar banyak mengenal pemain dengan berbagai karakternya dan hal itu dinilai mempercepat proses pembentukan serta adaptasi tim.

“Kita harapkan Nil Maizar memberi warna baru terhadap gaya permainan tim untuk kompetisi mendatang,” katanya.

Sementara itu, Nil Maizar ketika dikonfirmasi terhadap penunjukan sebagai pelatih tim kebanggaan urang awak tersebut mengakui sudah melakukan kontak telepon dengan manajemen.

“Pada prinsipnya kita bersedia, dan saya akan ke Padang untuk menindaklanjuti klausul kontrak dengan manajemen,” katanya.

Sebelumnya, manajemen klub Semen Padang FC memecat pelatih Jafri Sastra terkait hasil yang diraih sepanjang mengikuti turnamen pra musim SCM Cup 2015.

Pada ajang itu, tim Semen Padang terpuruk di grup A tanpa pernah meraih kemenangan.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain