10 Januari 2026
Beranda blog Halaman 39175

Jakarta Masih Banjir, Ahok Malah Salahkan “Calo” Tanah

Jakarta, Aktual.co — Gubernur DKI Jakarta Basuki Thajaja Purnama (Ahok) tidak mau disalahkan atas banjir di wilayah Jakarta baru-baru ini. Selain masalah kelalaian kontraktor atas jebolnya tanggul Kali Sunter, masalah permukiman warga dipinggir kali juga menjadi faktor penghambat penanganan pencegahan banjir.
“Masalah banjir itu‎ kekurangan kita mau pindahin rumah. Kayak sekarang Gunung Sahari meluap karena Marina belum dipasang (pompa),” kata Ahok di Balaikota, Senin (26/1).
Ahok menjelaskan pintu air yang ada di Marina kondisinya bocor. Sehingga jika air laut pasang, luapan air akan masuk. Pemprov kata Ahok, sudah berencana mengalihkan luapan air pasang di pintu Marina ke pintu air di Pasar Ikan. Namun bukan tanpa masalah.
“Masalahnya dari jembatan Merah lewat belakang Husada tembus sampaikan sana itu ada 2,8 km rumah di tengah-tengah sungai itu hingga lebar 2 meter, 3 meter, 980 rumah. Dan hampir semua beton permanen,” keluh Ahok.
Disana kata Ahok, rata-rata warganya sudah tinggal 30-40 tahun, sehingga agak sulit jika harus direlokasi.
Padahal jika merujuk peta yang lama, Waduk Pluit dan sekitarnya masih kosong. Ahok pun curiga ada pihak yang mencari keuntungan dari lahan kosong tersebut.
“Saya menduga dulu mungkin ada oknum-oknum pejabat yang sengaja menjual lahan-lahan ini. Jangan-jangan mereka yang sewa-sewa,” tandasnya.
Sebelumnya terkait banjir yang menggenangi wilayah Jakarta Utara pekan lalu. Ahok menuding ada kontraktor yang sengaja menjebol tanggul di Kali Sunter. Diapun berjanji akan mengusut hal tersebut.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Mantan Penasihat KPK: Kalau Yakin BW Tersangka, Jokowi Terbitkan Keppres

Jakarta, Aktual.co — Mantan penasihat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abdullah Hehamahua, meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) segera mengambil sikap tegas soal status Bambang Wijojanto (BW), pasca mengundurkan diri sebagai Wakil Ketua KPK.
Menurut dia,  jika Jokowi yakin bahwa Bambang Wijojanto bersalah atas tuduhan memerintahkan saksi kasus Pilkada Kota Waringin, Kalimantan Tengah, untuk pemberian keterangan palsu, harusnya segera terbitkan Keputusan Presiden (Keppres).
“Saya menyarankan supaya presiden mengambil sikap yang tegas. Kalau memang sudah meyakinkan bahwa BW tersangka, segera terbitkan Keppres penonaktifan,” harap Abdullah di pelataran gedung KPK, Senin (26/1).
Menurutnya, hal itu harus segera dilakukan agar KPK bisa segera menindaklanjuti kasus yang tengah diselidiki. Dia menilai, tidak jelasnya status BW membuat kinerja lembaga pimpinan Abraham Samad jadi terhambat.
“Kalau bicara terhambat, jelas bagaimana pun berpengaruh. Ada pimpinan atau tidak bekerja mereka, tapi tentu akan mengganggu saat pengambilan keputusan,” kata mantan calon pimpinan KPK tersebut.
Diketahui, BW telah resmi mengajukan surat permohonan pengunduran diri sementara dari jabatan Wakil Ketua KPK. Namun, permohonan itu bisa terealisasikan jika Keppres telah diterbitkan. 

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Anggito Abimanyu Diperiksa KPK

Mantan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Pelaksanaan Haji Anggito Abimanyu dikawal polisi usai diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Senin (26/1/2015). Anggito datangi KPK untuk melangkapi berkas-berkas kesaksian tentang korupsi dan Haji 2012. AKTUAL/MUNZIR

Anggota Watimpres KH Hasyim Muzadi Datangi KPK

Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) KH. Hasyim Muzadi datangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Senin (26/1/2015). Kedatangan anggota Watimpres ini untuk bertemu pimpinan KPK guna membahas kisruh KPK dengan Polri. AKTUAL/MUNZIR

KPPU Nilai Post Notifikasi Merger Rugikan Pengusaha

Jakarta, Aktual.co — Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) meminta pemerintah segera amandemen Undang-Undang (UU) No 5 Tahun 1999 tentang larangan praktik monopoli dan persaingan usaha tidak sehat. Pasalnya, KPPU merasa selama ini pelaksanaan post notifikasi merger dinilai tidak efektif.

“Post notifikasi merger itu merugikan, misalnya pelaku usaha sudah melakukan transaksi, kemudian dia baru lapor ke kita, coba bayangkan kalau ternyata usahanya ngga bagus, lalu kita batalkan, biayanya besar,” ujar Ketua KPPU, M Nawir Messi di kantor KPPU Jakarta, Senin (26/1).

Lebih lanjut dikatakan, KPPU ingin beralih ke pra notifikasi merger. Hal itu dimaksud agar KPPU bisa lebih leluasa memberikan saran yang lebih tepat kepada pelaku usaha sebelum transaksi dimulai.

“Jadi ada remedy, tindakan yang disarankan oleh kita sebelumnya” kata dia.

Sampai saat ini proses amandemen UU No 5 Tahun 1999 tersebut masih dalam tahap negosiasi dengan DPR. “Kita sudah minta dari dua tahun yang lalu, tapi sampai sekarang masih negosiasi.”

Untuk diketahui, pra notifikasi merger adalah pemberitahuan resmi yang wajib disampaikan oleh Pelaku Usaha kepada KPPU, apabila Penggabungan atau Peleburan Badan Usaha atau Pengambilalihan Saham Perusahaan yang dilakukan mengakibatkan nilai aset atau nilai penjualannya melebihi jumlah nilai yang ditentukan.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Ini Teori Terbaru tentang Punahnya Dinosaurus di Bumi

Jakarta, Aktual.co — Para ilmuwan telah lama mempercayai, bahwa dampak Asteroid di wilayah Meksiko telah menyapu bersih 80 persen dari semua spesies di Bumi – termasuk Dinosaurus – sekitar 65 juta tahun yang lalu.

Tapi apa yang terjadi ketika tabrakan dahsyat tersebut terjadi, dan mengapa hal itu menyebabkan kepunahan massal? Pertanyaan-pertanyaan itu telah menjadi bagian dari ‘Misteri’ yang rumit bagi para ilmuwan dalam memecahkannya selama ini.

Penelitian sebelumnya menunjukkan, bahwa Asteroid memicu gempa bumi, gelombang dahsyat, panas yang melululantahkan, dan mengeluarkan awan debu yang menghalangi sinar Matahari serta menyebabkan suhu menurun.

Pada 2013 lalu, peneliti berhipotesis, bila Asteroid ini juga memicu badai global yang berperan dalam menyebabkan kepunahan massal.

Sekarang tim ilmuwan dari Inggris menunjuk sebuah lubang besar dalam teori badai, setelah melakukan serangkaian simulasi.

Para ilmuwan menggunakan alat propagasi api untuk membuat kumpulan panas menggunakan lampu halogen yang sangat kuat. Panas itu harus mengenai tanaman untuk  intensitas elektro yang berbeda dan jangka waktu untuk mensimulasikan efek dari dampak jauh serta dekat di sekitar lokasi – dan  menyaksikan yang terjadi kemudian

Lalu, apa yang terjadi? Singkatnya, simulasi panas secara teratur di dekat lokasi sangat jelas terlihat, dimana tanaman terbakar. Hasil yang ditimbulkan, tanaman yang terkena tercemar arus elektromagnetik, yang ditimbulkan dari panas yang disebarkan melalui atmosfer ke tempat-tempat ribuan mil jauhnya,  yang tidak terbakar.

“Ini menunjukkan kepada kita bahwa panas itu lebih mungkin untuk sangat mempengaruhi ekosistem jarak jauh, sehingga hutan di Selandia Baru akan memiliki lebih banyak kesempatan untuk menyebabkan kebakaran hutan besar daripada hutan di Amerika Utara yang dekat dengan lokasi ujicoba,” kata pemimpin peneliti Dr Claire Belcher, Dosen senior di Ilmu Sistem Bumi, dari Universitas Exeter, kepada The Huffington Post dalam surat elektronik-nya.

Sementara itu, kebakaran terdekat mampu menyebabkan kerusakan, namun tak mungkin panas akan mampu menyebar serta memicu badai di seluruh dunia – lautan juga akan terkena penyebaran panas tersebut, kata peneliti.

“Jadi riset masa lalu ini yang kita lakukan perlu mempertimbangkan kembali catatan hidup dan kepunahan karena kita tahu bahwa elektromagnetik panas berpotensi lebih berbahaya lebih jauh,” kata Belcher dalam email-nya.

“Tetapi juga bahwa panas dan setiap kebakaran terdekat hanya bagian dari ‘misteri’ kepunahan dan kemungkinan itu adalah rantai peristiwa yang sangat mematikan dan tidak hanya diakibatkan panas tinggi saja. “

Penelitian ini dipublikasikan secara online pada 22 Januari dalam Journal of the Geological Society.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain