6 April 2026
Beranda blog Halaman 392

Ma’ruf Amin Lepas Jabatan di MUI, Kurangi Aktivitas Politik di PKB

Wakil Presiden RI Ke-13 Ma'ruf Amin memberikan paparan terkait potensi wakaf pada kegiatan konferensi wakaf internasional di Kota Padang, Sumatera Barat, Sabtu (15/11/2025). ANTARA/Muhammad Zulfikar
Wakil Presiden RI Ke-13 Ma'ruf Amin memberikan paparan terkait potensi wakaf pada kegiatan konferensi wakaf internasional di Kota Padang, Sumatera Barat, Sabtu (15/11/2025). ANTARA/Muhammad Zulfikar

Jakarta, aktual.com – KH Ma’ruf Amin dikabarkan telah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Tak hanya itu, mantan Wakil Presiden ke-13 RI tersebut juga memilih uzlah atau mengistirahatkan diri dari aktivitas kepartaian di Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

“Iya benar beliau menyampaikan kepada Ketua Umum akan uzlah alias istirahat dan mengurangi kegiatan struktural,” kata Ketua Bidang Komunikasi Informasi Teknologi DPP PKB Ahmad Iman Sukri saat dihubungi, Rabu (23/12/2025).

Meski menarik diri dari struktur kepengurusan, Iman menegaskan bahwa Ma’ruf Amin masih membuka ruang untuk berkontribusi secara nonstruktural. Menurutnya, Kiai Ma’ruf tetap bersedia memberikan pandangan dan masukan bagi PKB jika diperlukan.

“Tapi masih akan tetap membantu PKB,” imbuh Iman.

Sementara itu, pengunduran diri Ma’ruf Amin dari MUI telah disampaikan secara resmi melalui surat yang ditujukan kepada pimpinan MUI. Informasi tersebut dikonfirmasi oleh juru bicara Ma’ruf Amin, Masduki Baidlowi.

Dalam surat tersebut, Ma’ruf Amin menyampaikan permohonan maaf apabila selama menjalankan amanah sebagai Ketua Dewan Pertimbangan MUI terdapat tutur kata maupun kebijakan yang kurang berkenan. Ia juga menyampaikan harapan agar MUI terus berkembang dan berperan lebih besar ke depan.

“Saya juga mengucapkan terima kasih atas kerjasama seluruh jajaran pengurus MUI. Saya sangat bangga bisa bekerjasama dengan Bapak dan Ibu sekalian untuk membangun dan membesarkan lembaga ini,” dia menandasi.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Gerindra Dukung Revisi UU Migas, Curigai Ada “Mafia” yang Mengganjal Pembahasan

Tangkapan layar - Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Haryadi dalam rapat kerja dengan mitra termasuk KLH di Jakarta, Rabu (12/2/2025) ANTARA/Prisca Triferna

Jakarta, aktual.com – Fraksi Partai Gerindra DPR RI menyatakan komitmen penuh untuk mendorong penyelesaian revisi Undang-Undang Minyak dan Gas Bumi (UU Migas). Fraksi ini menilai proses legislasi tersebut kerap terhambat dan menduga adanya pihak-pihak tertentu yang sengaja mengganjal pembahasan RUU Migas.

“Kami mencurigai adanya pihak-pihak tertentu atau mafia migas yang berupaya menjegal revisi UU Migas,” kata Sekretaris Fraksi Gerindra DPR Bambang Haryadi kepada wartawan, Rabu (24/12/2025).

Bambang menyinggung sejumlah pasal dalam UU Migas, khususnya yang berkaitan dengan keberadaan BP Migas yang telah dibatalkan Mahkamah Konstitusi (MK). Menurutnya, putusan MK tersebut menegaskan peran dan posisi negara dalam pengelolaan sektor hulu migas, sehingga revisi UU Migas sudah seharusnya kembali dibahas secara serius.

Ia mengingatkan, pada periode 2014–2019, RUU Migas sejatinya telah rampung dibahas di DPR dan diserahkan kepada pemerintah. Namun, saat surat presiden (surpres) diterbitkan pada Januari 2019, pemerintah tidak melampirkan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM), sehingga pembahasan tidak dapat dilanjutkan.

Pada periode DPR 2019–2024, RUU Migas kembali masuk agenda legislasi. Rancangan tersebut telah melalui proses sinkronisasi dan harmonisasi di Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, lalu diserahkan ke Komisi VII. Meski demikian, pembahasan tidak berlanjut hingga tahap Badan Musyawarah (Bamus) untuk dibawa ke rapat paripurna, sehingga RUU Migas kembali tertahan.

“Kami ingin revisi UU Migas ini segera dirampungkan, untuk memasukkan putusan MK yang mengamanatkan penguasaan dan pengusahaan hulu Migas dari sumber daya alam kita dikuasai dan dikendalikan negara,” kata Bambang.

Bambang juga menyoroti keberadaan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas) yang saat ini menjadi pengganti BP Migas berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 9 Tahun 2013. Menurutnya, regulasi tersebut sejatinya bersifat sementara untuk mengisi kekosongan hukum pascaputusan MK.

“Perpres No. 9 tahun 2013 tentang SKK Migas itu sifatnya sementara guna mengisi kekosongan hukum pasca putusan MK. Karena keberadaan BP Migas ditafsir MK bertentangan dengan amanat UUD 1945, sehingga dibubarkan,” kata dia.

Ia menilai, berlarut-larutnya kekosongan hukum selama lebih dari satu dekade patut dipertanyakan. Bambang menduga ada pihak-pihak tertentu yang justru merasa diuntungkan dengan kondisi tersebut.

“Ini sudah 13 tahun lebih sejak putusan MK membatalkan BP Migas karena dinilai bertentangan dengan konstitusi. Dan DPR sudah berupaya melakukan revisi UU Migas sejak 2014, namun hingga 2 periode masa jabatan berakhir tidak kunjung selesai. Mungkin ada yang nyaman dengan kekosongan hukum setelah putusan tersebut,” ujar Bambang.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Organisasi Masyarakat Sipil Deklarasikan Pemulihan Aceh Pascabencana

Masyarakat sipil Aceh saat melakukan rapat untuk pembentukan Aceh Recovery Partner Forum (ARPF) atau pemulihan pascabencana, di Banda Aceh, Selasa (23/12/2025). ANTARA/HO/ARPF
Masyarakat sipil Aceh saat melakukan rapat untuk pembentukan Aceh Recovery Partner Forum (ARPF) atau pemulihan pascabencana, di Banda Aceh, Selasa (23/12/2025). ANTARA/HO/ARPF

Banda Aceh, aktual.com – Sejumlah organisasi masyarakat sipil, komunitas, dan individu, di Aceh mendeklarasikan Aceh Recovery Partner Forum (ARPF) untuk pemulihan pascabencana di Tanah Rencong.

“Forum ini untuk memperkuat koordinasi masyarakat sipil agar respons dan pemulihan pascabencana lebih terarah, berbasis data, serta benar-benar menjawab kebutuhan penyintas,” kata salah satu inisiator ARPF dari Aceh Conservation Institute Fendra Tryshanie di Banda Aceh, Selasa (24/12).

ARPF merupakan sebuah forum komunikasi dan koordinasi yang dibentuk dengan tujuan memperkuat respons kemanusiaan serta pemulihan pascabencana di Aceh dan wilayah Sumatera.

Pembentukan forum ini merupakan respons atas berbagai tantangan di lapangan, mulai dari terfragmentasinya bantuan, tumpang tindih peran antar-sektor, lemahnya integrasi data, hingga belum tersedianya ruang konsolidasi yang memadai bagi masyarakat sipil.

Kondisi tersebut, kata Fendra, dinilai berdampak langsung terhadap rendahnya efektivitas bantuan, baik pada fase tanggap darurat maupun pemulihan jangka menengah dan panjang.

“Karena pemulihan tidak dapat dimaknai semata sebagai rehabilitasi dan rekonstruksi fisik,” ujarnya.

Karena itu ARPF ingin mendorong pendekatan terpadu yang mencakup pemulihan lingkungan, pertanian berkelanjutan, penghidupan masyarakat, serta penguatan ketahanan sosial ekonomi.

“Dalam konteks global, ARPF juga mendorong keterlibatan Aceh dalam agenda internasional, seperti loss and damage, dengan tetap menghormati mekanisme negara dan prinsip kedaulatan nasional,” kata Fendra.

Hal senada juga disampaikan inisiator lainnya Raihal Fajri dari perwakilan Katahati Institute. Ia menegaskan ARPF dirancang sebagai entry point komunikasi antara masyarakat sipil Aceh dengan jejaring nasional dan internasional, termasuk lembaga donor serta mitra pembangunan.

Forum ini, lanjut dia, juga mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Aceh untuk melakukan refocusing anggaran Belanja Tak Terduga (BTT) agar dapat mendukung pemulihan yang lebih komprehensif, adaptif dan berkelanjutan.

“Ini bukan soal menggantikan peran pemerintah, melainkan memastikan masyarakat sipil siap sejak awal dengan asesmen kuat, data pembanding kredibel, serta pembagian peran yang jelas agar proses pemulihan tidak berjalan lambat dan parsial,” kata Raihal Fajri.

Sebagai informasi ARPF bersifat terbuka bagi lembaga maupun perorangan yang memiliki kesepahaman untuk bekerja bersama dalam kerangka koordinasi, advokasi kebijakan, serta penguatan pemulihan pascabencana yang berkeadilan dan berkelanjutan.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

IHSG dan Rupiah Bergerak Menguat Hari Ini

Ilustrasi - Karyawan melintas di dekat monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/aww/pri.)

Jakarta, aktual.com – Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan di Jakarta, Rabu (24/12), bergerak menguat 16 poin atau 0,10 persen menjadi Rp16.771 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.787 per dolar AS.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu pagi dibuka menguat 12,60 poin atau 0,15 persen ke posisi 8.597,38.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 1,03 poin atau 0,12 persen ke posisi 849,99.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Mendiktisaintek Wajibkan Mata Kuliah Koperasi di Perguruan Tinggi

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto memberikan keterangan di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (28/11/2025). ANTARA/Mentari Dwi Gayati/aa.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto memberikan keterangan di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (28/11/2025). ANTARA/Mentari Dwi Gayati/aa.

Jakarta, aktual.com – Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mengatakan akan mewajibkan mata kuliah koperasi di perguruan tinggi sebagai bagian dari strategi memperkuat peran koperasi dalam perekonomian nasional.

“Kami ingin memasukkan nilai-nilai koperasi dalam beberapa mata kuliah wajib di perguruan tinggi, termasuk ekonomi Pancasila,” kata Brian usai penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Menteri Koperasi Ferry Juliantono dan sejumlah menteri lain di Kantor Kementerian Koperasi (Kemenkop), Jakarta, Selasa (24/12).

Brian menjelaskan rencana kerja sama tersebut menjadi bagian dari MoU antara Kemendiktisaintek dan Kementerian Koperasi dalam rangka penguatan peran koperasi, termasuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai motor penggerak ekonomi rakyat.

Ia menambahkan pihaknya juga berkomitmen menghidupkan kembali koperasi mahasiswa (kopma) dan koperasi universitas sebagai percontohan bagi lahirnya koperasi-koperasi baru di berbagai daerah.

Selain itu, ia menyebut program Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik maupun kegiatan universitas lainnya diharapkan dapat berkolaborasi dengan Kopdes Merah Putih sehingga mahasiswa tingkat akhir dan dosen bisa menjadi pendamping koperasi di daerah.

Dengan lebih dari 4.000 kampus yang tersebar di seluruh Indonesia, Brian optimistis langkah ini akan menjadi kegiatan bersama yang positif dan memperkuat koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan.

Dalam kesempatan yang sama, Menkop Ferry mengatakan kerja sama dengan Kemendiktisaintek difokuskan pada pemanfaatan hasil riset dan inovasi untuk pengembangan koperasi, termasuk mendorong kembali koperasi mahasiswa serta KKN tematik untuk pendampingan koperasi desa.

“Kami ingin agar ada kegiatan KKN yang dibuat tematik untuk melakukan pendampingan dan pembinaan koperasi desa,” kata Ferry.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

DPR Minta Polisi Respons Teror 10 Bom di Sekolah Depok

Jakarta, aktual.com – Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Abdullah meminta kepolisian merespons serius teror bom terhadap 10 sekolah di Kota Depok, Jawa Barat.

“Saya minta kepolisian merespons cepat dan terukur, tujuannya agar teror ini tidak menimbulkan dampak destruktif di masyarakat jelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2026,” ujarnya dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa (24/12).

Abduh mengkhawatirkan peristiwa teror tersebut berlanjut di daerah lainnya oleh dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab.

Dia juga menegaskan untuk kepolisian menangani kasus ini dengan komunikasi satu pintu untuk menghindari adanya kepanikan.

“Menurut saya, kepolisian mesti membuat kanal komunikasi satu pintu untuk memperbarui informasi terkait penanganan kasus ini agar tidak ada misinformasi atau hoaks yang justru membuat masyarakat panik dan menimbulkan kerugian lainnya,” katanya.

Selain kanal satu pintu, Abduh mengingatkan kepolisian untuk tetap waspada, salah satunya dengan mengintensifkan Operasi Lilin yang melibatkan pemerintah daerah, Badan Intelijen Negara (BIN), dan pemangku kepentingan lainnya.

“Jadi, melalui operasi lilin ini, patroli dan pengamanan di objek vital, tempat ibadah, sekolah serta ruang publik lainnya dapat diperkuat keamanannya. Juga dimaksudkan untuk mengantisipasi ancaman lainnya dalam bentuk fisik maupun digital,” jelasnya.

Selain itu, Abduh meminta masyarakat tidak panik dan menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya terkait teror bom di wilayah Kota Depok.

Menurutnya, dampak misinformasi atau hoaks dari peristiwa teror akan menimbulkan kondisi yang tidak stabil di masyarakat.

“Jadi, saya minta semua masyarakat tetap tenang karena kepolisian sedang bekerja untuk mengatasi teror ini. Mari kita bersatu dan bekerja sama untuk mewujudkan kondisi lingkungan yang aman dan damai pada ujung tahun 2025 ini,” tuturnya.

Sebagai informasi, ancaman berupa teror bom kepada 10 sekolah di Kota Depok itu dikirim melalui email ke bagian tata usaha sekolah. Pengirim pesan menggunakan email [email protected] dan mengaku bernama Kamila Lutfiani Hamdi.

Sekolah-sekolah yang mendapat ancaman tersebut, yakni SMA Ar-Rahman, SMA PGRI 1 Depok, Bintara, Cakra Buana, SMAIT Nurrurahman, Budi Bakti, SMAN 7 Sawangan, SMA Nururrahman, dan SMAN 6 Depok.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Berita Lain