2 Januari 2026
Beranda blog Halaman 39200

Sebastien Loeb Tabrak Batu dan Keluar dari Reli Monte Carlo

Jakarta, Aktual.co — Keinginan Sebastien Loeb untuk meraih gelar juara Reli Monte Carlo kedelapan kalinya, Jumat (23/1), kelihatannya pudar karena Citroen yang dikendarainya mengalami kerusakan suspensi kiri akibat menabrak batu di permukaan lintasan yang dilapisi es.

Juara dunia sembilan kali, Loeb, yang sehari sebelumnya memimpin termasuk pada paruh lintasan Jumat, kehilangan waktu sekitar enam menit setelah mengalami insiden pada akhir tahapan itu.

Ini menyebabkan juara dunia dua kali, Sebastien Ogier, mengambil alih posisi terdepan setelah menanggulangi defisit waktunya 41 detik, dengan sisa lomba dua hari pada reli kondang yang diadakan untuk ke-83 kalinya itu.

Pengemudi Volkswagen itu kini unggul satu menit 45,4 detik dari rekan setimnya Jari-Matti Latvala sedangkan pesaing lain yang memacu Volkswagen, Andreas Mikkelsen, bertengger di tangga ketiga
 
“Kami bermain agresif dan kami harus melakukannya,” kata Loeb, “Saya menabrak batu yang tidak terlalu besar. Tapi akibatnya besar, roda kami pecah.” Mantan juara itu berusaha memperbaiki kendaraanya di tepi rute tetapi Citroen itu sudah rusak berat dan terpaksa ditarik pulang.

Ogier beruntung dengan kerusahakan kendaraan lawannya, karena hal itu membawanya tampil sebagai pemenang lintasan itu untuk pertama kalinya.

“Hari ini merupakan momen paling iistimewa bagi kami,” kata Ogier.

“Hasil lomba menjadi amat berbeda bagi kami. Masih panjangn perjalanan lomba dan kami akan menghadapi kesulitan lainnya,” katanya.

“Kami harus bermain amat dan tetap konsentrasi di lintasan sulit dan licin itu,” katanya.

Loeb berlomba di kejuaraan reli dunia untuk pertama kali dalam 15 bulan ini dan ia menggenjot Cotroen di Monte Carlo merupakan satu-satunya jadwal kegiatan lombanya pada musim 2015 ini.

Kemenangan pereli berusia 40 tahun itu di lintasan dengan kondisi dingin sudah tujuh kali antara 2003 hingga 2013.

Lomba Jumat merupakan hari nahas bagi Citroen, karena rekan setim Loeb dari Irlandia, Kris Meeke, kehilangan peluang naik podium akibat suspensi mobilnya juga rusak pada trayek khusus hari itu.

Pereli Polandia mantan pengemudi Formula Satu, Robert Kubica, yang terkena penalti 10 menit Kamis, juga mengalami musibah karena Ford Fiesta yang dinaikinya mengalami kerusakan di bagian depan dan kehilangan waktu tiga menit.

Artikel ini ditulis oleh:

BNI Targetkan Cabang di Myanmar dan Korsel Rampung Tahun Ini

Jakarta, Aktual.co — PT Bank Negara Indonesia Tbk menargetkan pembukaan cabang di Korea Selatan dan Myanmar akan terealisasi pada tahun 2015.

“Pengajuan pembukaan cabang di Korea sudah disampaikan pada akhir 2014, sementara untuk Myanmar sudah diajukan sejak setahun lalu,” kata Dirut Bank BNI, Gatot Suwondo saat ditemui Aktual.co, di Golden Ballroom Hotel Sultan, Jakarta.

Menurutnya, ekspansi tersebut telah masuk dalam Rencana Bisnis Bank yang sudah disampaikan kepada pemegang saham.

“Kita fokus dua negara tersebut, setelah itu baru kemudian kita segera buka di Malaysia,” katanya.

Ia menjelaskan, untuk membuka cabang di luar negeri bukan perkara mudah karena harus mengikuti regulasi yang berlaku di suatu negara.

Untuk itu BNI menerapkan strategi ‘based on related business’, yaitu BNI siap menjembatani pengusaha nasional yang kebetulan ekspansi usaha ke luar negeri.

“Sedangkan dari negara tersebut kita mengharapkan ada investor yang mau menanamkan modal di Indonesia,” imbuhnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Polri Sayangkan Sikap KPK dan Masyarakat Kaitkan Kasus BW dengan Institusi

Jakarta, Aktual.co — Polri menyayangkan sikap KPK dan masyarakat ketika menghadapi penanganan kasus Bambang Widjojanto selalu dikaitkan dengan institusi.
“Kami sayangkan sikap dari KPK yang selalu mengkaitkan masalah ini dengan institusi,” ungkap Kadiv Humas Polri Irjen Pol Ronie Sompie ketika berbicara dalam diskusi di kawasan Cikini, Jakarta, Sabtu (24/1). 
Ronie juga menjelaskan dalam kasus BW ini tidak ada rekayasa untuk menyerang seseorang tapi ada fakta hukum yang ingin Polri proses. “Apakah dilarang ada kejadian diproses yang juga berbarengan dengan proses hukum lain yang menjadi perhatian publik?” tanya Ronie.
Kasus ini, sambungnya, kredibelitas Polri dipertaruhkan. Selain itu prosedur sudah dilakukan sesuai undang-undang.
“Proses hukum BW bisa kami bisa dibuktikan di pengadilan nanti,” tukas Ronie.
Sementara itu, Polri miris melihat sebagian masyarakat menjustifikasi adanya pelanggaran yang diinginkan Polri untuk melakukan bargaining kasus.
“Kami tegaskan tidak ada bargaining dalam kasus BW, ini proses hukum murni,” tegas Ronie Sompie.
Polri dalam kasus ini sudah bertindak proposional dan profesional untuk melayani masyarakat yang melapor dan Polri tindaklanjuti.
“Kami melayani masyarakat yang melaporkan dan menindak lanjuti sesuai prosedur hukum,”  tutupnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Bertolak ke Jeddah, Wapres JK Ucapkan Selamat Pelantikan Raja Baru Saudi

Jakarta, Aktual.co — Wakil Presiden Jusuf Kalla meninggalkan Jakarta menuju Jeddah, Arab Saudi, untuk menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Raja Abdullah bin Abdulaziz.

“Wapres juga akan memberikan ucapan selamat atas pelantikan Putra Mahkota Pangeran Salman sebagai Raja baru Arab Saudi,” kata Juru Bicara Wapres Husein Abdullah, di Jakarta, Sabtu (24/1).

Jusuf Kalla yang didampingi Ibu Mufidah Jusuf Kalla dan rombongan kecil menuju Jeddah menggunakan pesawat Kepresidenan BBJ-2 berangkat dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma pukul 08.50 WIB.

Husein mengatakan, keberangkatan Wapres ke Arab Saudi tersebut atas penugasan Presiden Joko Widodo untuk mewakili pemerintah dan rakyat Indonesia atas wafatnya Raja Abdullah pada Jumat, 23 Januari 2015 dini hari.

Dikatakan, dalam kunjungan tersebut menurut rencana Wapres dan Ibu Mufidah Jusuf Kalla akan melakukan ibadah umroh.
“Agenda lain adalah ibadah umroh, mengingat Wapres ada kesempatan dan sudah berada di Arab Saudi,” kata Husein.

Dikatakan, kunjungan Wapres ke Arab Saudi dinilai penting mengingat hubungan kedua negara selama ini sudah berjalan baik, apalagi Indonesia setiap tahun setidaknya mengirimkan jamaah haji hingga 200 ribuan orang.

Dalam perjalanan menuju Riyadh Arab Saudi, pesawat yang digunakan Wapres dan Ibu Mufidah Jusuf Kalla bersama rombongan ini diperkirakan tiba di Bandara Internasional King Khalid Riyadh pada pukul 15.40 Waktu Setempat (WS), setelah sebelumnya melakukan pengisian bahan bakar di Pangkalan TNI AU Sultan Iskandar Muda Banda Aceh.

Wapres dan Ibu Mufidah Jusuf Kalla beserta rombongan akan tiba kembali di Tanah Air pada hari Selasa dini hari, 27 Januari 2015.

Turut mendampingi Wapres, Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin, Sekretaris Wakil Presiden Mohamad Oemar.

Artikel ini ditulis oleh:

Pertamina Butuh Kilang yang Hasilkan BBM Kualitas Tinggi

Jakarta, Aktual.co — Guna memenuhi kebutuhan minyak nasional dan memproduksi bahan bakar minyak (BBM) yang berkualitas lebih baik, maka Indonesia membutuhkan pembangunan kilang minyak baru.

Selain itu, pembangunan kilang juga dibutuhkan untuk ketahanan energi nasional. Pasalnya, dengan satu kilang minyak milik PT Pertamina (Persero) saat ini hanya mampu mengolah minyak menjadi BBM jenis RON 92 atau Pertamax dan RON 95 Pertamax Plus.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) mengatakan, bahwa membangun kilang dan meng-upgrade kilang itu memang sudah menjadi program strategis yang ditetapkan oleh pihaknya.

“Kenapa? Karena upgrade kilang itu, termasuk kompleksitas kilang juga kita tingkatkan,” kata Dwi, kepada Aktual.co, saat ditemui di Balai Kartini, Jakarta.

Menurutnya, dengan kompleksitas yang lebih baik, maka akan dapat menerima lebih banyak jenis crude untuk bisa diolah di kilang tersebut.

“Tidak seperti yang sekarang. Jadi itu memang menjadi program dan kita pasti akan tindaklanjuti, apakah sendiri, apakah dengan mitra itu akan kita pikirkan”.

Sebelumnya, VP Strategic Planning Business Development dan Operational Risk-Refining Pertamina, Achmad Fathoni Mahmud mengatakan, Indonesia memerlukan pembangunan kilang minyak baru yang menghasilkan standar BBM dengan kualitas Euro 4 yang memiliki kualitas BBM ramah lingkungan.

“Kita butuh kilang minyak baru yang hasilkan Euro 4, sekarang kan baru Euro 2,” kata Fathoni.

Ia menjelaskan, bahwa pihaknya sebenarnya bisa saja menghasilkan BBM dengan kualitas Euro 4 saat ini, tapi akan memiliki dampak penyusutan yang lebih besar sehingga tidak efisien.

“Saat ini negara-negara Eropa sudah mempunyai BBM dengan kualitas Euro 4. Kita bisa, tapi dipaksa. Nanti BBM-nya malah nyusut,” jelasnya.

Dikatakannya, kilang minyak di Indonesia sudah cukup tertinggal dengan negara tetangga. Untuk itu, pembangunan kilang minyak baru dan peningkatan kualitas sangat dibutuhkan.

Artikel ini ditulis oleh:

Polri: Penangkapan BW untuk Kepentingan Penyidikan

Jakarta, Aktual.co — Penangkapan Bambang Widjojanto bermotif untuk kepentingan penyidikan. Hal itu disampaikan Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Ronie Sompie, dalam diskusi di kawasan Cikini, Sabtu (24/1).
“Dasar penangkapan itu yakni adanya bukti awal yang cukup,” katanya.
Namun untuk masalah teknis dan praktisnya tergantung di lapangan untuk kepentingan penangkapan.
“Penangkapan ini merupakan perentah pimpinan penyidik,” sergahnya.
Roni juga melanjutkan pihak tersangka bisa melakukan pra peradilan bila Polri melakukan tindakan tidak proposinoal dan tidak beretika.
“Penyidik selalu merekam semua kegiatan penangkapan, ” ungkapnya.
Sementara terkait pemborgolan BW itu merupakan situasional anggota di lapangan. “Kalau tidak melakukan SOP, mereka salah, semua pertimbangan ada di lapangan,” pungkas Ronie.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain