17 April 2026
Beranda blog Halaman 39218

Janji Kemenpora Terkait Keppres AG, Kembali Meleset

Jakarta, Aktual.co — Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, mengungkapkan bahwa pihaknya masih menunggu Keputusan Presiden (Keppres) Asian Games 2018 untuk diterbitkan.

“Kita masih menunggu Keputusan Presiden dan anggarannya,” kata Menpora dalam rapat kerja dengan Komisi X DPR RI di Gedung Nusantara I Senayan, Jakarta, Kamis (5/2).

Menpora berjanji, jika Keppres yang menjadi payung hukum penyelenggaraan even olahraga terbesar se-Asia itu, dan juga rancanagan anggaran dana sudah disetujui, maka pihaknya akan segera mengalirkan dana tersebut ke cabang-cabang olahraga yang dipersiapkan untuk mengikuti multi even empat tahunan itu.

“Kami nantinya akan langsung memberikan suntikan anggaran langsung kepada cabang-cabang olahraga,” janjinya.

Sebelumnya, Deputi V Kemnpora, Gatot S. Dewa Broto, mengungkapkan bahwa, Keppres akan terbit pada pekan ini.

“Kira-kira akan terbit pekan depan,” kata Gatot disela peninjauan delegasi OCA ke Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin (26/1).

Artikel ini ditulis oleh:

Larangan Penjualan Tiket di Bandara Timbulkan Pro dan Kontra

Jakarta, Aktual.co — Anggota Komisi V Michael Wattimena mengatakan bahwa kebijakan yang dikeluarkan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan menimbulkan pro dan kontra.
Hal ini dikatakan terkait larangan penjualan tiket pesawat di bandara dalam waktu dekat.
“Pro kontra-nya mungkin selama ini selalu ikuti tradisi kemudian ada yang dirubah, dengan melihat kebijakan Pak Jonan yang seperti ini kan esensinya untuk mencegah banyaknya calo yang berkeliaran di bandar udara,” kata Michael kepada Aktual.co, Kamis (5/2).
“Praktek percaloan yang marak di bandara itu harus diminimalisir hingga tidak ada sama sekali,” tambahnya.
Michael menambahkan, akhir-akhir ini banyak kebijakan baru dari Menhub yang membuat masyarakat merespon positif, namun juga ada yang kurang membuat bahagia.

Artikel ini ditulis oleh:

Buronan Wanita Perancis Muncul di Video ISIS

Jakarta, Aktual.co —Seorang perempuan yang diduga kuat sebagai Hayat Boumeddiene, istri pelaku penyanderaan Yahudi di Paris beberapa pekan lalu, muncul di video terbaru kelompok militan Islamic State (ISIS). Video berjudul “Ledakkan Perancis 2” muncul pada Selasa kemarin, dan memperlihatkan sejumlah militan yang memuji rentetan teror di Perancis dan mendorong dilakukannya serangan baru.

“Jika kalian berjuang untuk demokrasi, kami akan berjuang untuk Islam,” ucap militan ISIS dalam video terbaru. “Kami akan bereaksi atas setiap kejahatan yang kalian lakukan. Kalian mengambil hak kami. Karena itu, kalian tidak dapat hidup dengan tenang.” Seorang perempuan, mengenakan baju ala militer dengan senapan AK-47 dan penutup muka, berdiri di samping militan yang menjadi pembicara.

“Otoritas Prancis sedang menyelidiki kemungkinan perempuan itu sebagai Hayat Boumeddiene,” ucap seorang sumber pada CNN, Rabu (4/2/2015). Perancis memburu Boumeddiene yang diyakini berada di Suriah. Dia menikah dengan Amedy Coulibaly, pria yang membunuh empat tawanan Yahudi di supermarket Kosher di Paris pada 9 Januari. Pelaku ditembak mati aparat, sementara tawanan tersisa berhasil melarikan diri. Penyanderaan di supermarket terjadi satu hari setelah pembantaian di kantor surat kabar Charlie Hebdo. Total 17 orang tewas dalam rentetan teror selama tiga hari di Perancis.

SPFC Rencanakan Uji Coba di Batam

Padang, Aktual.co — Manager Semen Padang, Asdian menyebutkan, direncanakan klub berjuluk Kabau Sirah itu akan melakukan uji coba dengan dua tim, diantaranya Batam Selection dan Home United Singapura.

“Kita sudah bicara dengan pelatih, pemain dan manajemen tentang hal tersebut. Rencananya, satu hari sebelum uji coba kita sudah terbang ke Batam,” katanya di Padang, Kamis (5/2).

Disebut Asdian, uji coba kali ini untuk melihat kematangan tim sebelum terjun ke Liga Super League (LSI) pada pertengahan Februari. “Pelatih juga ingin melihat anak asuhnya bermain, mematangkan formasi yang cocok,” jelasnya.

Nantinya, hasil uji coba akan menjadi bahan evaluasi bagi pelatih dan manajemen dalam menentukan skuad utama serta formasi permainan.

“Ini lagi (pertandingan) persahabatan, jadi untuk target kemungkinan yang tidak ada, karena disini memang kita ingin melihat bagaimana permainan mereka,” terangnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Tim Sembilan Nilai Kompetisi ISL Banyak Masalah

Jakarta, Aktual.co — Tim Sembilan menilai, kompetisi sepak bola Indonesia Super League (ISL) yang sebentar lagi bergulir, masih menyisakan beberapa masalah. Salah satunya adalah banyaknya klub yang belum membayar gaji pemain musim lalu.

“Oleh karenanya, Tim Sembilan mengundang Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) dan Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI), dalam pertemuan mingguan, agar status tunggakan pembayaran pada klub tidak terulang kembali seperti dua musim terakhir,” kata juru bicara Tim Sembilan, Gatot Dewa Broto usai pertemuan di gedung Kemenpora, Senayan, Jakarta, ditulis Kamis (5/2).

Selain itu, Tim Sembilan menegaskan regulasi perizinan klub harus diimplementasikan secara penuh dan bertahap.

“Di klub lisensi itu mengatur masalah kecukupan finansial. Selama ini lisensi tidak pernah diterbitkan sepenuhnya karena terlalu banyak toleransi yang diberikan. Akibatnya, klub mengabaikan masalah gaji pemain. Memang tidak secara drastis dilakukan, namun ada kemajuan,” kata Gatot yang juga menjabat Deputi V Kemenpora bidang Harmonisasi dan Kemitraan itu.

Sebagai langkah jangka panjang, Tim Sembilan bersama BOPI dan APPI juga merekomendasikan agar klub yang berlaga di ISL memiliki jaminan bank untuk menghindari penunggakan gaji pemain.

“Jangan sampai sebuah klub mengontrak pemain asing kemudian menggulirkan mereka ikut kompetisi, tapi dananya cekak. Harus ada jaminan bank. Jika bermasalah, bank wajib menutupi masalah keuangan tersebut. Tidak ada lagi cerita klub yang gagal bayar,” kata Gatot menambahkan.

Artikel ini ditulis oleh:

Serang ISIS, Uni Emirat Arab Tarik Diri

Jakarta, Aktual.co — Uni Emirat Arab menarik diri dari serangan udara pimpinan Amerika Serikat untuk memerangi ISIS di Irak dan Suriah. Pernyataan itu dirilis oleh seorang pejabat AS yang enggan disebutkan namanya pada Rabu (3/2). Menurut pejabat itu, UEA telah menangguhkan partisipasinya dalam serangan udara karena kepedulian terhadap keselamatan pilot setelah pesawat Angkatan Udara Yordania jatuh di Suriah pada 24 Desember.

Sang pilot, Muath al-Kassasbeh, ditangkap oleh militan ISIS dan kemudian dibunuh. Video yang beredar pada Selasa 3/2) menunjukkan ia disiram dengan cairan yang mudah terbakar dan dibakar sampai mati. “Saya dapat mengkonfirmasikan bahwa UEA menangguhkan serangan udara tak lama setelah pesawat pilot Yordania itu jatuh, tapi saya jelaskan bahwa UEA akan terus menjadi mitra penting dan berharga yang berkontribusi terhadap koalisi,” kata pejabat itu.

Seorang pejabat senior pertahanan AS mengatakan UAE ingin Pentagon untuk membangun kemampuan pencarian dan penyelamatan yang lebih baik di Irak utara yang dekat ke medan perang, termasuk pesawat tempur jenis tilt-rotor V-22 Osprey, yang dapat lepas landas seperti helikopter, sebelum melanjutkan serangan udara. Amerika Serikat mengatakan koalisi terdiri lebih dari 60 negara, melaksanakan berbagai tugas, termasuk serangan militer, bantuan kemanusiaan, propaganda dan menghancurkan finansial ISIS.

Bersama dengan Amerika Serikat, Washington mengatakan Arab Saudi, Qatar, Yordania dan Bahrain juga berpartisipasi atau mendukung serangan udara di Suriah. Australia, Inggris, Kanada dan Perancis telah bergabung dengan operasi AS terhadap sasaran ISIS di Irak.

Presiden Barack Obama telah berusaha untuk menarik koalisi yang lebih luas, menarik lebih banyak negara regional sebanyak mungkin, untuk menghindari kesan bahwa serangan udara itu hanya sebuah usaha yang melibatkan kekuatan-kekuatan luar. Pemerintah AS, di sisi lain,  belum mengakui bahwa UEA telah menarik diri dari koalisi. Juru bicara Departemen Luar Negeri Jen Psaki pada pertemuan reguler pada Rabu mengatakan, “Kami tidak akan mengkonfirmasi setiap laporan tentang negara-negara lain dan operasi militer mereka.”

Berita Lain