7 April 2026
Beranda blog Halaman 39247

Kemelut di Yaman, AS Puji Qatar atas Bantuannya

Jakarta, Aktual.co — Menteri Luar Negeri John Kerry, Senin, memuji Qatar atas bantuannya untuk menyelesaikan kemelut di Yaman. Milisi Huthi menetapkan batas waktu tiga hari bagi partai politik untuk mengatasi kekosongan kekuasaan di Yaman setelah presiden dan perdana menteri mengajukan pengunduran diri pada bulan lalu, Minggu (1/2).

Serangan Huthi ketika merebut istana presiden dan gedung utama pemerintah pada 20 Januari, telah menjerumuskan negara itu lebih dalam pada krisis dan mendorong Presiden Abedrabbo Mansour Hadi yang didukung Amerika Serikat dan perdana menterinya untuk mengundurkan diri.

Peristiwa itu telah memperumit perjuangan Amerika Serikat untuk melawan Al-Qaeda di Semenanjung Arab (AQAP) yang disebut oleh Washington sebagai salah satu cabang Al Qaeda yang paling berbahaya. Saat bertemu dengan Menteri Luar Negeri Qatar Khalid al-Attiyah di Departemen Luar Negeri, Senin, Kerry mengatakan berterima kasih atas “segala upaya yang dilakukan Qatar, Emir, dan Dr. Attiyah untuk memberikan bantuan. “

“Baru-baru ini, mereka terutama sangat membantu sehubungan dengan Yaman dan upaya kami dalam beberapa hari terakhir untuk menangani beberapa penyesuaian yang diperlukan untuk apa yang telah terjadi di sana,” katanya, seperti dikutip AFP.

Saat ditanya kemudian di sebuah forum di majalah Atlantik tentang apa yang dimaksud Kerry, Attiyah tidak memberikan penjelasan rinci. “Kami sudah berbicara dengan teman-teman kami tentang inisiatif GCC dan bagaimana kami dapat membahas solusi,” kata menteri itu. Pada 2011, kerajaan-kerajaan di Dewan Kerja sama Teluk (GCC) mendesak presiden saat itu untuk menandatangani rencana alih kekuasaan untuk mengakhiri gejolak politik di negara itu.

Namun, krisis baru telah menimbulkan kekhawatiran bahwa negara miskin Yaman, yang terletak di samping negara kaya minyak Arab Saudi, bisa menjadi negara gagal. Pada pekan lalu, Pentagon mengatakan para pejabat Amerika Serikat melakukan diskusi dengan perwakilan dari milisi Syiah tetapi tidak berbagi intelijen mengenai Al-Qaeda di Yaman “Mengingat ketidakpastian politik, adalah adil untuk mengatakan bahwa para pejabat pemerintah Amerika Serikat melakukan komunikasi dengan berbagai pihak di Yaman tentang situasi politik yang sangat kompleks dan cair,” kata juru bicara Pentagon John Kirby. “Wall Street Journal” pada pekan lalu melaporkan bahwa pejabat Amerika Serikat telah melakukan kontak dengan para petempur Huthi, terutama melalui perantara.

“Kami harus bekerja keras agar tidak berakhir dengan menyulut situasi dan dengan tidak sengaja menyasar pejuang Huthi,” kata seorang pejabat senior Amerika Serikat kepada The Wall Street Journal. “Mereka bukan tujuan militer kami. Tujuan kami adalah AQAP dan kami harus tetap fokus pada itu,” katany

HD Capital: IHSG Berpeluang Melaju Lebih Tinggi

Jakarta, Aktual.co — Pada perdagangan hari ini, Rabu (4/2), HD Capital memprediksi indeks harga saham gabungan (IHSG) bergerak di kisaran support 5.250-5.205-5.120-5.040, dan resisten 5.330-5.385-5.451.

“IHSG melaju lebih tinggi,” kata Senior Analis HD Capital Yuganur Wijanarko dalam risetnya, Rabu (4/2).

Menurutnya, di tengah volatilitas pasar regional dan rupiah, IHSG masih tetap mempertahankan pattern higher low.

“Sehingga proses untuk breakout melewati all time resistance di 5.330 untuk mencetak high baru akan semakin mendekati kenyataan,” ujarnya.

HD Capital merekomendasikan sejumlah saham yang dapat dipertimbangkan pada perdagangan hari ini adalah ELSA, ASRI, BBTN, dan BSDE.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

BW Bantah Pernah Semobil dengan Akil Mochtar

Jakarta, Aktual.co — Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjajanto membantah pernah bersama-sama dalam satu mobil dengan bekas Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Akil Mochtar.
Bambang juga menepis tudingan telah menerima suap dalam dugaan kasus mengarahkan atau menyuruh memberikan keterangan palsu tehadap saksi-saksi dalam sidang sengketa Pilkada Kotawaringin Barat, Kalteng, di Mahkamah Konstitusi (MK) 2010 silam.
“Pertanyaan itu ditujukan ke BAP (Berita Acara Pemeriksaan), bisa ditanyakan. Bahwa walaupun kami menghormati proses disini, saya merasa di zalimi dan ada proses rekayasa. Di dalam jawaban itu, saya menjawab itu (membantah),” tegas Bambang usai menjalani pemeriksaan penyidik Bareskrim Polri, Selasa (3/2) malam.
Dalam kesempatan yang sama, kuasa hukum Bambang, Nursyahbani Katjasungkana menambahkan untuk hari ini pemeriksaan terhadap kliennya dianggap selesai. Pada kesempatan berikutnya, kliennya akan mengajukan saksi ahli dan saksi-saksi meringankan.
“Kami sebagai pengacara menyatakan apresiasi tinggi pada Bareskrim atas kerjasama yang baik dan pemeriksaan yang lancar sehingga selesai dengan 14 pertanyaan dan anaknya sampai 140 pertanyaan,” tutup Nursyahbani.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Samad Tersangka? Kabareskrim: Saya akan Tanyakan Penyidik

Jakarta, Aktual.co — Kabareskrim Irjen Pol Budi Waseso menyatakan penyidik Bareskrim Polri melakukan pengukuran alat bukti dan keterangan saksi dalam kasus Abraham Samad.
“Kita lakukan secara prosedural dengan hati-hati dan benar, tidak boleh dengan kesan kejar tayang, nanti menimbulkan wacana kriminalisasi” katanya kepada Aktual.co, Rabu (4/2).
Terkait kabar status Abraham Samad menjadi tersangka, Kabareskrim akan menanyakan kepada penyidiknya. “Belum, saya akan tanyakan penyidik,” sergahnya.
Sebelumnya, Samad dilaporkan oleh Muhammad Yusuf Sahide, direktur eksekutif lembaga swadaya masyarakat pemerhati KPK, KPK Watch Indonesia.
Laporan Sahide diterima dengan nomor laporan LP/75/I/2015/Bareskrim/ tertanggal 22 Januari 2015. Dasar laporan Sahide berasal dari tulisan di Kompasiana berjudul “Rumah Kaca Abraham Samad” pada 17 Januari 2015.

Artikel ini ditulis oleh:

DPR Pinta Menteri ESDM Turunkan Harga Solar

Jakarta, Aktual.co — Komisi VI DPR RI mendorong Pemerintah melalui Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said agar segera menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar menjadi Rp6.000.

Wacana penurunan harga tersebut mencuat setelah disepakatinya penghapusan biaya stok Bahan Bakar Minyak (BBM) sebesar Rp350 per liter dalam Rapat Kerja Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan (APBNP) 2015.

Ketua Komisi VII DPR Kardaya Warnika mengatakan bahwa sembilan fraksi yang mengkuti rapat telah sepakat untuk menurunkan harga solar dalam waktu cepat.

“Kalau menurut kami sembilan fraksi sepakat lebih cepat lebih baik, kalau nggak bisa malam ini ya besok,” kata Kardaya dalam rapat kerja RAPBNP dengan Kementerian ESDM, di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (3/2).

Senada, anggota Komisi VII DPR dari Fraksi Nasional Demokrat Kurtubi menambahkan, karena harga BBM bulan Februari baru ditetapkan, maka perubahan bisa cepat dilakukan.

“Karena diputuskan turun jadi Rp6.000, kebetulan juga masih tanggal 3, diputuskan saja hari ini Pak,” tegasnya kepada Menteri ESDM Sudirman Said.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Mabes Polri: Penersangkaan AS Tentang Penyalahgunaan Wewenang

Jakarta, Aktual.co — Dikabarkan status Ketua KPK Abraham Samad sudah menjadi tersangka. Konfirmasi atas status tersangka Abraham Samad dalam kasus penyalahgunaan wewenang yang dilaporkan KPK Watch, pihak mabes polri masih enggan menjawabnya
Namun, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Ronie F Sompie membenarkan penersangkaan Abraham Samad yakni tentang penyalahgunaan wewenang sesuai dengan pasal 36 dan 65 UU KPK karena ada pihak pelapornya. Tetapi, sambung dia, untuk statusnya masih terlapor karena belum dilakukan pemeriksaan terhadap AS.
“Penyidik sudah melakukan pemeriksaan saksi termasuk saksi ahli, jadi kita tunggu saja keterangan resminya. Tapi hingga pagi ini AS masih sebagai terlapor,” ungkapnya kepada Aktual.co, Rabu (4/2) pagi. 
Terkait dengan Sprindik, mantan Kapolwiltabes Surabaya ini mengatakan, bahwa sprindik ini merupakan dasar penyidik melakukan penyidikan.
“Sprindik itu dasar dari penyidikan kasus ini,” tutupnya.
Seperti diketahui, Samad dilaporkan oleh Muhammad Yusuf Sahide, direktur eksekutif lembaga swadaya masyarakat pemerhati KPK, KPK Watch Indonesia.
Laporan Sahide diterima dengan nomor laporan LP/75/I/2015/Bareskrim/ tertanggal 22 Januari 2015. Dasar laporan Sahide berasal dari tulisan di Kompasiana berjudul “Rumah Kaca Abraham Samad” pada 17 Januari 2015. 
Dalam tulisan itu, Samad disebutkan bertemu dengan petinggi PDI Perjuangan dan menawarkan diri sebagai calon wakil presiden untuk mendampingi Joko Widodo pada saat pemilihan umum kemarin.
Setelah tulisan itu terbit, beberapa hari kemudian Plt Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kritiyanto melakukan jumpa pers dan menerangkan hal yang sama seperti ditulis dalam laman Kompasiana itu.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain