12 April 2026
Beranda blog Halaman 39250

THT 36.609 Pegawai BUMN Senilai Rp2,1 Triliun Dialihkan ke Taspen Life

Jakarta, Aktual.co — Perusahaan asuransi tabungan hari tua dan dana pensiun, PT Taspen (Persero) mengalihkan dana kepesertaan program Tabungan Hari Tua (THT) Multiguna/THT Ekaguna Non PNS berjumlah 31.609 orang dengan nilai Rp 2,1 triliun ke PT Asuransi Jiwa Taspen (Taspen Life).

“Taspen Life adalah anak usaha PT Taspen. Pengalihan ini sejalan dengan Peraturan Menkeu Nomor 55/PMK.010/2012 dan perubahan Nomor 04/PMK.02/2014 yang mengharuskan mengalihkan seluruh portofolio pertanggungan program THT bukan PNS kepada perusahaan asuransi lain,” kata Direktur Taspen, Iqbal Latanro, di Jakarta, Rabu (4/2).

Menurut Iqbal, jumlah peserta program pengalihan THT tersebut meliputi 11 BUMN, yaitu PT Inhutani I, PT Inhutani II, Perum Perhutani, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III, PT Pelindo IV, PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Pegadaian (Persero), Perum Damri, Perum Bulog, PD Pasir Putih, dan Taspen.

“Ini merupakan catatan sejarah pengalihan program THT Taspen ke perusahaan asuransi lain. Semoga ke depan lebih berkembang,” tegas Iqbal.

Ia menjelaskan, pengalihan portofolio ini kepada Taspen Life sudah dapat persetujuan Menteri Keuangan dan Otoritas Jasa Keuangan.

“Data kepesertaan yang dialihkan terdiri dari data peserta aktif dan pensiun, data keluarga, data pembayaran manfaat berkala, dan data pembayaran pensiun/meninggal/keluar,” kata Iqbal.

Sementara itu, Direktur Utama Taspen Life Maryoso Sumaryono mengatakan, manfaat yang akan diberikan kepada program pengalihan THT Multiguna/THT Ekaguna Non PNS tersebut sama dengan yang diberikan Taspen. Lima jenis produk yang disediakan Taspen Life saat ini, terdiri atas tiga produk manfaat pasti yaitu Taspen Credit Life, Taspen Save dan Taspen Group Endowment.

Sementara dua produk iuran pasti yaitu Taspen Group Whole Life dan Taspen Group Annuity. Taspen Life sendiri baru berdiri pada Februari 2014, namun ditargetkan pada 2015 sudah mampu memiliki peserta nasabah sekitar 200.000 orang. Taspen Life juga menargetkan pendapatan premi pada tahun 2015 sebesar Rp152 miliar, naik dari tahun 2014 sebesar Rp132 miliar.

Sedangkan laba bersih diperkirakan menembus Rp30 miliar pada 2015, melonjak dari tahun 2014 sebesar Rp12,4 miliar.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Politikus NasDem Zainal Taher Pemotret Adegan Mesra Abraham Samad

Politikus NasDem Zainal Taher memberi keterangan kepada media terkait foto syur mirip Abraham Samad dan Feriyani Lim di Rumah Makan Pulau Dua, Jakarta, Rabu (4/1/2015). Dalam keterangannya, caleg gagal dari Makassar ini mengaku bahwa dirinya yang mengambil foto syur Abraham Samad dan Feriyani Lim di sebuah kamar hotel pada 2007 lalu. AKTUAL/MUNZIR

Rusia Rugi USD160 Miliar Akibat Anjloknya Minyak Mentah

Jakarta, Aktual.co —  Kepala Bank Sentral Rusia Elvira Nabiullina mengatkaan bahwa Rusia akan kehilangan sekitar USD160 miliar pada ekspor minyak dalam setahun jika harga minyak berada di 45 dolar AS per barel.

“Penurunan harga minyak dari USD100 menjadi USD45 per barel, dalam estimasi kami, menyebabkan penurunan pendapatan ekspor minyak sekitar USD160 miliar per tahun,” ujar Nabiullina dikutip Aktual, Rabu (4/2).

“Ini adalah jumlah yang agak besar. Mengingat bahwa ekspor keseluruhan Rusia berjumlah sekitar USD500 miliar. Anda bisa membayangkan dampak jatuhnya harga minyak terhadap neraca pembayaran dan ekonomi Rusia,” kata kantor berita RIA Novosti mengutip pernyataan Nabiullina.

Sementara itu, kepala bank mengatakan bahwa beberapa indikator ekonomi menunjukkan bahwa tingkat inflasi mulai jatuh pada Januari.

“Inflasi akan mencapai puncaknya pada kuartal pertama dan akan tetap tinggi selama enam bulan pertama 2015, dengan penurunan lebih lanjut,” kata Nabiullina.

Deputi Menteri Ekonomi Alexei Vedev sebelumnya mengatakan bahwa inflasi mencapai 11,4 persen pada 2014 dan bisa melambung menjadi 17 persen dalam beberapa bulan.

Bank sentral mengatakan pada akhir bulan lalu bahwa inflasi tahunan pada Januari 2015 sebesar 13,1 persen. Namun demikian, Perdana Menteri Dmitry Medvedev berjanji bahwa pemerintah akan memantau kenaikan harga di pasar-pasar konsumen.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Kasus Abraham, Ternyata Tjahyo Kumolo Sudah Diperiksa

Jakarta, Aktual.co — Menteri dalam negeri Tjahjo Kumolo dipanggil penyidik badan reserse kriminal Maebs Polri. Mantan sekjen PDI-P itu diperiksa terkait perkara yang menjerat Ketua KPK Abraham Samad.
“Sudah dipanggil, sudah diperiksa beberapa waktu lalu,” kata Kabagpenum Div Humas Polri Kombes Pol Rikwanto di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Rabu (4/2).
Menurut Rikwanto, pemeriksaan terhadap Tjahjo dilakukan sebelum pelaksana tugas Sekjen PDIP Hasto Kristanto diberiksa sebagai saksi, Selasa  (3/2) kemarin.
Namun mengenai hari pemeriksaan terhadap Tjahjo, ia mengaku kurang mengetahui tepatnya.”Pastinya saya tidak tahu, penyidik bilangnya sudah diperiksa disini (Bareskrim),” katanya.
Sekedar informasi, Abraham Samad dilaporkan oleh Muhamad Yusuf Sahide yang merupakan Direktur Eksekutif LSM KPK Watch Indonesia. Dia dilaporkan terkait dugaan ‘pertemuan politik’ dengan sejumlah petinggi PDI-P di The Capital Residence, SCBD, Jakarta Selatan, menjalang Pilpres 2014.
Pria asal Makassar itu dituduh telah menawarkan penanganan perkara demi mendapat kursi untuk duduk sebagai Cawapres pendamping Jokowi. Pasal yang digunakan untuk menjerat Samad adalah Pasal 36 dan 65 UU KPK.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Polisi Cokok Dua Mahasiswa Pemalsu SIM

Jakarta, Aktual.co — Jajaran Kepolisian Resor Kota Bengkulu meringkus dua mahasiswa pemalsuan surat izin mengemudi (SIM).
Kapolresta Bengkulu AKBP Adrian Indra Nurita mengatakan, penangkapan keduanya berawal ketika kepolisian melakukan tugas pengaturan lalu lintas di kawasan Jalan RE Martadinata, Kelurahan Pagar, Dewa Kota Bengkulu.
“Benar tersangka saat ini sudah kita amankan bersama sejumlah barang bukti, baru delapan buah SIM palsu serta sejumlah alat yang digunakan pelaku dalam membuatnya. Berdasarkan keterangan pelaku masih ada sekitar 60 buah SIM palsu yang beredar di masyarakat, selain itu pelaku juga merupakan mahasiswa di salah satu universitas di Kota Bengkulu,” kata dia di Kota Bengkulu, Rabu (4/2). 
Dia mengimbau kepada masyarakat yang menggunakan SIM yang diurus oleh tersangka segera melapor ke pihak kepolisian untuk diganti dengan SIM dari kepolisian.
Kronologis kejadian berawal dari razia rutin kepolisaan dan dalam razia tersebut pihak kepolisian menghentikan laju satu unit kendaraan roda empat Suzuki Baleno, dengan nomor polisi BD 477 LQ, karena pengemudi tidak menggunakan sabuk keselamatan.
Petugas langsung menanyakan kelengkapan surat-surat kendaraan dan SIM pada pengemudi kendaraan tersebut, saat itu pengemudi memperlihatkan surat izin mengemudi (SIM) atas nama YS, 40 tahun, yang dikeluarkan Polresta Bengkulu dan polisi melihat ada kejanggalan karena dinilai tidak seperti SIM yang dikeluaran kepolisian.
Selanjutnya petugas menilang SIM A tersebut dan memberikan surat tilang terhadap YS. Kemudian polisi yang bertugas dalam penilangan melakukan pengecekan atau koordinasi dengan bagian SIM, dari keterangan tim didapat bahwa nomor SIM yang tertera atas nama YS tidak terdaftar diregistrasi pihak kepolisian.
Selanjutnya, pihak kepolisian melalui Kasat Reskrim Polresta Bengkulu langsung melakukan penyelidikan dan pengembangan kasus serta memanggil pemilik SIM A, YS yang diduga palsu tersebut, dari keterangan YS SIM tersebut diurus oleh seseorang beinisial Y dengan harga Rp200,000.
Dalam pengembangannya polisi berhasil mengungkap kedua tersangka berdasarkan keterangan pemilik SIM A YS, yang mengatakan SIM tersebut diterimanya dari IW, polisi pun bergerak cepat dan berhasil mengamankan IW, dari keterangan IW didapat yang membuat SIM tersebut adalah FK.
Polisi pun langsung melakukan penangkapan kepada tersangka FK. Dari kedua tangan pelaku polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa delapan buah SIM diduga palsu, dua unit CPU, satu unit printer, satu unit monitor, mesin pres, serta kertas foto, yang diduga digunakan pelaku untuk membuat SIM palsu.
Modus pelaku dalam memalsukan SIM tersebut yaitu, membuat SIM dengan cara terlebih dahulu men-scan bagian depan dan belakang SIM asli yang dikeluarkan pihak kepolisian, dengan menggunakan mesin printer/scaner selanjutnya hasil scan tersebut diedit melalui komputer dengan menggunakan aplikasi photoshop dengan mengganti identitas sesuai permintaan, setelah jadi SIM palsu dipres dan siap diberikan kepada pemesan.
Saat ini tersangka bersama barang bukti diamankan di sel tahanan Polresta Bengkulu untuk pemeriksaan lebih lanjut, tersangka terancam kurungan penjara, karena melanggar pasal 263 tentang pemalsuan surat negara.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Pelaku Pembunuh PRT Dibekuk, Dua Masih di Bawah Umur

Jakarta, Aktual.co —Tiga orang ditangkap petugas Satuan Kriminal Umum Polres Jakarta Barat dan Polsek Palmerah. Mereka jadi tersangka pembunuhan seorang pembantu rumah tangga di Komplek Migas 44, RT 01, RW 07, Kelurahan Kemanggisan, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat. Dua di antara pelaku ternyata anak di bawah umur.
Kapolsek Palmerah, Kompol Darmawan menuturkan ketiganya berinisial Uc (16, Vic (16) dan Agus (21). Mereka ditangkap lantaran membunuh Suti (50), pembantu rumah tangga di kediaman PGW (53) dan SC (53). 
“Ketiganya kami tangkap subuh tadi, di daerah Jakarta. Mereka ternyata masih di bawah umur,” kata dia, di Mapolsek Palmerah, Rabu (4/2).
Dituturkan Darmawan, sebelum melakukan pembunuhan, ketiga pelaku berniat mencuri rumah mewah tempat Suti bekerja. Dikira kosong, saat memasuki rumah aksi ketiganya dipergoki Suti. Mereka kemudian menyekap si pembantu malang tersebut. Tapi karena Suti terus melawan, pelaku kemudian melilit handuk ke leher dia. Sampai akhirnya tewas di kamar mandi. 
Tak hanya membunuh, ketiga pelaku kemudian mencuri peralatan elektronik dan sejumlah perhiasan. Kematian Suti pertama kali diketahui oleh majikannya saat pulang kerja. Si majikan terpaksa masuk rumah dengan cara memanjat pagar.
Ketiga pelaku yang merupakan pengangguran itu kemudian berhasil dibekuk saat Subuh. Penangkapan dipimpin langsung  Kanit Krimum Polres Jakarta Barat, AKP Eko Barmula.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain