12 April 2026
Beranda blog Halaman 39268

Mabes Polri: Penersangkaan AS Tentang Penyalahgunaan Wewenang

Jakarta, Aktual.co — Dikabarkan status Ketua KPK Abraham Samad sudah menjadi tersangka. Konfirmasi atas status tersangka Abraham Samad dalam kasus penyalahgunaan wewenang yang dilaporkan KPK Watch, pihak mabes polri masih enggan menjawabnya
Namun, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Ronie F Sompie membenarkan penersangkaan Abraham Samad yakni tentang penyalahgunaan wewenang sesuai dengan pasal 36 dan 65 UU KPK karena ada pihak pelapornya. Tetapi, sambung dia, untuk statusnya masih terlapor karena belum dilakukan pemeriksaan terhadap AS.
“Penyidik sudah melakukan pemeriksaan saksi termasuk saksi ahli, jadi kita tunggu saja keterangan resminya. Tapi hingga pagi ini AS masih sebagai terlapor,” ungkapnya kepada Aktual.co, Rabu (4/2) pagi. 
Terkait dengan Sprindik, mantan Kapolwiltabes Surabaya ini mengatakan, bahwa sprindik ini merupakan dasar penyidik melakukan penyidikan.
“Sprindik itu dasar dari penyidikan kasus ini,” tutupnya.
Seperti diketahui, Samad dilaporkan oleh Muhammad Yusuf Sahide, direktur eksekutif lembaga swadaya masyarakat pemerhati KPK, KPK Watch Indonesia.
Laporan Sahide diterima dengan nomor laporan LP/75/I/2015/Bareskrim/ tertanggal 22 Januari 2015. Dasar laporan Sahide berasal dari tulisan di Kompasiana berjudul “Rumah Kaca Abraham Samad” pada 17 Januari 2015. 
Dalam tulisan itu, Samad disebutkan bertemu dengan petinggi PDI Perjuangan dan menawarkan diri sebagai calon wakil presiden untuk mendampingi Joko Widodo pada saat pemilihan umum kemarin.
Setelah tulisan itu terbit, beberapa hari kemudian Plt Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kritiyanto melakukan jumpa pers dan menerangkan hal yang sama seperti ditulis dalam laman Kompasiana itu.

Artikel ini ditulis oleh:

Dirut PT KCJ mengundurkan Diri

Jakarta, Aktual.co — Direktur Utama PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ), Tri Handoyo pada Selasa (3/2) resmi mengundurkan diri dan digantikan oleh Direktur Utama PT Railink M.N Fadhila.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Tri usai menggelar jumpa pers menyoal evaluasi pengembangan KRL Jabodetabek di tahun 2014.

“Mulai hari ini pimpinan KCJ akan berganti, penggantinya sudah dilantik hari ini, namanya Pak Fadhila dari Railink,” kata Tri dalam jumpa persnya di Kantor KCJ Stasiun Juanda, Jakarta, Selasa (3/2).

Ia menuturkan, dirinya telah berkiprah di KCJ selama 6,5 tahun dan dipercaya menjadi dirut selama 2,5 tahun terakhir. Ia juga mengklaim telah menorehkan sejumlah capaian prestasi dimana salah satunya yakni pembebasan penumpang di atas atap.

“Jadi sudah 6,5 tahun KCJ sudah saya servis. Saya tadinya bukan dari orang KCJ, alhamdulillah dipercaya menjadi dirut. Saya kira sekarang pelayanan publik yang kami lakukan sudah semakin banyak,” ungkapnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

DPR Nilai Masalah KA Anjlok karena Pemerintah Abaikan Undang-undang

Jakarta, Aktual.co — Dewan Perwakilan Rakyat menyatakan bahwa permasalahan KA Jayabaya yang anjlok di Batang, Jawa Tengah merupakan bukti kelalaian pemerintah belum menunaikan UU Perekeretaapian dengan seluruhnya.
Demikian disampaikan Yudi Widiana Wakil Ketua Komisi V DPR RI, kepada wartawan, di Jakarta, Rabu (4/2).
“Terkait masalah kereta anjlok pemerintahan saat ini belum menunaikan UU perkeretaapian, dimana dalam UU menyebutkan harus ada badan khusus pengelolah jalan kereta,” ungkapnya.
Yudi juga menegaskan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan juga melakukan reformasi di tubuh kereta api, yang sebelumnya Jonan juga Dirut di PT KAI. 
“Selesaikan audit juga di perkeretaapian, bukan juga di penerbangan,” tutupnya.
Seperti diketahui, Kereta Api kelas ekonomi jurusan Jakarta-Malang mengalami anjlok di kilometer 63+700 BH 302 antara Stasiun Ujungnegoro – Kuripan Kabupaten Batang, Jawa Tengah.‬
Dari informasi yang dihimpun, kejadian itu sekitar pukul 18.30 WIB. Anjloknya kereta api dikarenakan lima as roda di empat gerbong.
Juru bicara PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasional IV Semarang, Suprapto membenarakn kereta api Jayabaya tujuan DKI Jakarta – Malang mengalami gangguan.

Artikel ini ditulis oleh:

BW: ‘Saya Dengar Pemeriksaan Cukup’

Jakarta, Aktual.co — Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto merampungkan pemeriksaan penyidik Bareskrim Mabes Polri, Selasa (3/2) malam. 
Bambang diketahui diperiksa kurang lebih selama sebelas jam, sejak pukul 12.30 WIB siang tadi, hingga pukul 23.30 WIB.
“Ya saya dengar pemeriksaan terhadap saya cukup. Tapi nanti jika ada pemeriksaan lebih lanjut, kita serahkan kepada penyidik,” ujar Bambang kepada awak media usai menjalani pemeriksaan di gedung Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Selatan.
Sementara, kuasa hukum Bambang, Nursyahbani Kantjasungkana mengatakan, kliennya telah diajukan sekitar 14 pertanyaan inti yang seluruhnya ada 140 pertanyaan. Namun tidak semua pertanyaan tersebut dijawab, hanya yang mewakili kepentingan hukum atas perkara tersebut.
“Pertama berkaitan dengan provesi advokat. Karena seluruh pertanyaan yang berkaitan dengan profesi pak BW sebagai advokat,” bebernya.
Sekedar informasi, Bareskrim Polri telah menetapkan Bambang Widjojanto sebagai tersangka atas dugaan kasus mengarahkan atau menyuruh memberikan keterangan palsu tehadap saksi-saksi dalam sidang perselisihan sengketa Pilkada Kotawaringin, Kalteng, di Mahkamah Konstitusi (MK) 2010 silam.
Bambang dilaporkan oleh politisi PDI-P Sugianto Sabran yang tak lain adalah calon Bupati Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, yang pernah berperkara di MK soal sengketa pilkada Kotawaringin, Kalimantan Tengah.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Bupati: Perubahan Bantuan Raskin Perlu Dipertimbangkan

Jakarta, Aktual.co — Rencana pemerintah mengubah bantuan beras miskin (raskin) dari bentuk beras menjadi uang atau “e-money” perlu dipertimbangkan secara matang, kata Bupati Pamekasan Achmad Syafii di Pamekasan, Selasa (3/2).

“Kalau tujuannya untuk menekan penyimpangan dan penggelapan bantuan raskin, saya sangat setuju, karena faktanya bantuan raskin di Pamekasan selama ini memang masih banyak masalah,” katanya menjelaskan.

Hanya saja, pendataan penerima bantuan, perlu dikaji ulang, karena selama ini memang masih ada warga mampu yang terdata sebagai penerima bantuan.

Koordinasi pendataan dengan pemkab harus dilakukan, mengingat yang mengetahui kondisi masyarakat miskin yang sebenarnya adanya daerah.

Selain itu, kata bupati, pemerintah juga perlu memikirkan stabilisasi harga gabah, mengingat salah satu upaya pemerintah dalam pendistribusian bantuan dalam bentuk beras itu untuk menjaga stabilitas harga gabah.

Bupati khawatir, harga gabah akan anjlok, apabila nantinya terjadi perubahan distribusi bantuan raskin dari bentuk beras kedalam bentuk uang. “Pemerintah pusat tentunya harus memikirkan hal ini,” kata Achmad Syafii menjelaskan.

Ia juga menjelaskan, bantuan dalam bentuk uang sebenarnya akan memudahkan pola distribusi, karena tidak perlu melibatkan banyak orang, sebagaimana sistem distribusi bantuan raskin selama ini.

“Tapi yang perlu benar-benar diperhatikan adanya data penerima bantuan, dan kami di daerah tentu mendukung, apapun kebijakan pusat selama untuk kebaikan,” kata Syafii.

Artikel ini ditulis oleh:

IDI Harap Pemerintah Kembangkan Lima Paradigma Kesehatan

Jakarta, Aktual.co — Ketua Dewan Kehormatan Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Farid Anfasa Moeloek, mengharapkan pemerintah dapat mengembangkan lima paradigma kesehatan pada masyarakat Indonesia.

“Konsep kesehatan harus dipahami secara lebih luas daripada apa yang sering dimaknai oleh masyarakat pada umumnya, pemahaman yang tidak utuh terhadap kesehatan cenderung hanya memfokuskan pada upaya-upaya medis saja,” kata Farid di Sekretariat IDI, Jakarta, Selasa (3/2).

Dukungan medis, kata dia, memang termasuk ke dalam paradigma kesehatan, namun empat pilar lain juga harus disosialisasikan kepada masyarakat luas guna mewujudkan suatu kehidupan masyarakat yang sehat.

Keempat paradigma kesehatan tersebut meliputi pembangunan perumahan dengan sanitasi memadai, pengembangan perilaku hidup sehat, pengaturan ketersediaan air bersih, serta pemenuhan gizi bagi masyarakat.

“Peran dari empat pilar lain sangat penting, bahkan untuk mewujudkan suatu kehidupan masyarakat yang sehat, mereka (empat pilar) memainkan peran sebesar 70 persen, sedangkan medical backup (dukungan medis) hanya sekitar 30 persen saja,” kata pria yang juga merupakan suami Menteri Kesehatan Nila Djuwita F. Moeloek.

Namun, pemerintah daerah dan para dokter yang bertugas di wilayah juga perlu melakukan pemberdayaan masyarakat terhadap nilai-nilai kesehatan ini, ucapnya.

Ia mengatakan penyebaran paradigma kesehatan ini sebaiknya diintegrasikan dengan pembangunan ekonomi, pendidikan, dan lingkungan sehingga kesehatan dapat ditingkatkan secara lebih komprehensif.

“Dampak positif bagi pembangunan kesehatan dan pendidikan masyarakat justru lebih besar, ketika pertumbuhan ekonomi melalui pemanfaatan tol laut dan sumber daya lokal hadir,” ujarnya.

Program pembangunan tol laut telah menjadi salah satu prioritas utama pemerintahan Presiden Joko Widodo dalam strategi dan kebijakan pembangunan nasional di masa depan untuk meningkatkan konektivitas yang lebih baik antarwilayah Indonesia.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain