4 April 2026
Beranda blog Halaman 39269

Bertemu dengan Obama, Tiongkok Beri Peringatan Keras ke AS

Jakarta, Aktual.co — Republik Rakyat China (Tiongkok) memberi peringatan keras kepada Amerika Serikat, bahwa Tiongkok menetang setiap pertemuan antara pemimpin negara dengan Dalai Lama.

Sikap ini diambil, menyusul rencana Presiden AS, Barack Obama, yang akan bertemu dengan tokoh spiritual Tibet tersebut.

“Kami sangat menentang negara manapun mencampuri urusan dalam negeri China atas nama isu-isu mengenai Tibet,” ujar juru bicara Kementrian Luar Negeri Tiongkok,  Hong Lei, demikian dilansir dari Xinhuanet,, Senin (2/2)

Presiden ‘Negeri Paman Sam’, Obama dan Dalai Lama dijadwalkan, akan bertemu pada 5 Februari dalam sebuah acara.

Hong mengatakan, isu mengenai Tibet menyangkut kepentingan inti Tiongkok dan sentimen nasional.

“Kami mendesak Amerika Serikat untuk tetap komitmen pada isu-isu mengenai Tibet, dan benar menyelesaikan masalah yang terkait dengan kepentingan keseluruhan hubungan China-AS dalam pikiran,” kata dia. (Laporan: Nebby Mahbubirrahman).

Artikel ini ditulis oleh:

Polres Bandung Tunggu Waktu Tangkap Penembak Satpam Hotel Metro

Jakarta, Aktual.co — Satuan Reserse Kriminal Polres Bandung menemukan ciri-ciri pelaku penembakan Solih, 35 tahun, yang merupakan satpan Hotel Metro Bandung.
“Kasus masih dalam penyelidikan. Tapi penyidik dari Satreskrim sudah ada titik terang,” kata Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Angesta Romano Yoyol, di Mapolrestabes Bandung, Selasa (3/2).
Yoyol berharap tim yang bergerak bisa segera menangkap pelaku yang diduga berjumlah enam orang tersebut. Mereka diduga merupakan komplotan spesialis pencurian kendaraan bermotor.
“Tinggal tunggu waktu saja. Mohon doanya juga dari seluruh masyarakat.”
Solih saat ini masih dalam perawatan di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Perut Solih diterjang timah panas dari jarak satu meter. Usai menembak korban, seluruh pelaku melarikan diri menggunakan tiga sepeda motor ke arah Jalan Soekarno Hatta Bandung.
Solih ambruk setelah didor pelaku pencurian kendaraan bermotor saat menyelamatkan motor tamu di halaman hotel pada Jumat (30/1) lalu.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Luhut Bantah Lingkungan Istana Ingin Jauhkan Jokowi dari PDIP

Jakarta, Aktual.co — Kepala Staf Kepresidenan Luhut panjaitan membantah jika lingkunag Istana ingin memisahkan Jokowi dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
Menurutnya, tidak ada keinginan pihak Istana menjadikan Jokowi jauh dengan partai pendukungnya tersebut.
“Ngga ada itu,” kata Luhut, Selasa (3/2).
Sebelumnya, Mensesneg Pratikno juga membantah kabar tersebut, dan selama ini semua bergantung dari Jokowi selaku presiden terkait berbagai agenda yang dilaksanakan.
Diketahui, anggota Komisi III DPR Masinton Pasaribu menuduh lingkaran Istana sengaja ingin menjauhkan Jokowi dari partai pengusungnya yaitu PDIP, namun tak disebutkan siapa pihak Istana yang melakukan hal itu.

Artikel ini ditulis oleh:

Bareskrim Polri Periksa BW, Apakah Langsung Ditahan?

Jakarta, Aktual.co — Bareskrim Polri menjadwalkan pemeriksaan terhadap Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto untuk dimintai keterangan dalam kasus mengarahkan saksi memberikan keterangan palsu di persidangan sengketa Pemilukada Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah. 
Namun demikian, ketika dikonfirmasi Kabareskrim Irjen Polisi Budi Waseso belum bisa memastikan, apakah akan melakukan penehanan terhadap Bambang.
“‎Itu pertimbangannya penydik nanti, saya tak bisa sampaikan ditahan atau tidak,” kata Budi Waseso, di Mabes Polri, Selasa (3/2).
Budi mengatakan, hari ini BW akan dimintai keterangan tambahan. “Jadwalnya sih hari ini untuk dilakukan pemeriksaan tambahan,” ujarnya.
Pada saat penangkapan tanggal 23 Januari lalu, ‎BW menolak 8 pernyataan penyidik. Budi Waseso menegaskan hal tersebut akan ditanyakan lagi.”Akan ditanyakan kembali. Oh iya karena materi itu harus dijawab.”
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Bambang Widjojanto dengan didampingi pengacaranya akan memenuhi panggilan Bareskrim Polri pukul 10.00 WIB. Namun, hingga berita ini diturunkan, BW belum terlihat memenuhi panggilan Bareskrim Polri.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Hari ini, Tujuh Aksi Unjuk Rasa Digelar di Jakarta

Jakarta, Aktual.co —Tujuh aksi unjukrasa diinformasikan akan digelar di sejumlah titik di Ibu Kota DKI Jakarta. Aksi digelar di sejumlah titik yang jadi ‘langganan’ didemo. Seperti Gedung DPR/MPR di Jalan Gatot Subroto, Istana Negara di Jalan Medan Merdeka Utara, Balai Kota DKI di Jalan Medan Merdeka Selatan, Kejaksaan Agung di Jalan Sultan Hasanudin, Gedung KPK di Jalan Rasuna Said. 
Dari informasi yang diterima Aktual.co, Selasa (3/2), berikut aksi unjuk rasa yang akan digelar di Jakarta hari ini:
Pukul 08.00Wib, Gedung DPR/MPR akan digeruduk sejumlah 100 buruh dari Serikat Pekerja Singaperbangsa. Belum diketahui tuntutan yang akan mereka sampaikan di depan gedung dewan.
Di jam yang sama, sejumlah 100 orang dari Federasi Serikat Pekerja Farmasi, akan melakukan aksi unjuk rasa di depan Rumah Sakit Husada di Jalan Mangga Besar, Jakarta Pusat.
Pukul 10.00Wib, sekitar 100 orang dari Gerakan Langsung Oposisi Rakyat Jawa Barat dikabarkan akan melakukan unjuk rasa di depan Istana negara, DPR/MPR, KPK Baharkam (Badan Pemeliharaan Keamanan) Polri dan Mabes TNI. 
Di depan gedung Balai Kota DKI dan Kejaksaan Agung di pukul 10.30Wib juga akan didatangi 50 pengunjuk rasa dari Jaringan Masyarakat Pemantau Anggaran Daerah (Jampad). Belum diketahui tuntutan yang akan mereka ajukan di kedua tempat itu.
Lalu di pukul 11.00Wib, giliran gedung KPK, Istana Negara dan kantor Dekopin (Dewan Koperasi Indonesia), yang akan didemo 50 orang massa dari Perhimpunan Mahasiswa Jakarta. 
Di jam yang sama, sebanyak 30 orang massa dari Gerakan Mahasiswa dan rakyat Anti Korupsi juga akan mendatangi Ditjen Perkeretapian Kementerian Perhubungan dan KPK. 
Siangnya, pukul 13.00Wib, massa 50 orang dari Gerakan Mahasiswa Pembebasan Jakarta akan menggeruduk Istana negara. Belum diketahui tuntutan yang akan mereka sampaikan.
Meskipun sejumlah aksi yang digelar hari ini tidak terbilang besar, namun pengguna kendaraan tidak ada salahnya mempertimbangkan kemungkinan tersendatnya arus lalu lintas di lokasi tersebut.

Artikel ini ditulis oleh:

Pasal Sangkaan BW Berubah, Ini Penjelasan Bareskrim Polri

Jakarta, Aktual.co — Kabereskrim Mabes Polri Irjen Pol Budi Waseso mengatakan, adanya perubahan pasal yang disangkakan kepada Bambang Widjojanto karena ada tambahan saksi dan alat bukti dalam proses penyidikan.
“Begini, kalau ada tambahan saksi tentu bisa berubah,” kata Budi Waseso kepada wartawan di Bareskrim Mabes Polri di Jalan Trunojoyo, Jakarta, Selasa (3/2).
Dia mengatakan, alat bukti dan saksi ini, yang mengarah terhadap pasal yang disangkakan kepada Bambang Widjojanto saat ini. “Tambahan saksi dan alat bukti itu bisa berubah.”
Dengan adanya pengembangan penyidik dalam pemeriksaan terhadap Bambang, Budi Waseso mengatakan menunggu hasil pemeriksaan hari ini. Bambang apakah akan datang sendiri atau diwakilkan ke kuasa hukum atau pengacaranya, Budi Waseso meminta wartawan menunggu.
“Kita liat nanti. Saya tidak tahu,” pungkas Budi.
Badan Reserse Kriminal Polri hari ini menjadwalkan pemeriksaan terhadap Bambang Widjojanto, sebagai tersangka kasus dugaan mengarahkan saksi memberikan keterangan palsu dalam sidang sengketa pemilihan kepala daerah Kabupaten Kotawaringin Barat di Mahkamah Konstitusi.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Berita Lain