13 April 2026
Beranda blog Halaman 39277

Pelapor BW Baru Tanda Tangan BAP

Jakarta, Aktual.co — Pelapor wakil ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto (BW), Sugianto Sabran ‎yang didampingi pengacaranya, Karel Ticialu mengaku baru saja menandatangani Berita Acara Pemeriksaan (BAP).
“Tadi cuma menandatangani BAP yang tertunda. Nggak ketemu (BW) mungkin beda ruangan, saya nggak tahu ada BW,” kata Karel saat ditanya maksud kedatangannya ke Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (3/2).
Karel berharap agar kasus yang menjerat salah satu pimpinan KPK ini dapat diusut hingga tuntas. Dia juga ingin kasus ini secepatnya naik ketahap dua atau P21. “Supaya gonjang ganjing nggak terlalu lama,” ujarnya.
Saat ditanya tahu dari mana bahwa BW menyuruh saksi memberi kesaksian palsu, Karel pun menjawab singkat.‎
“Ada pengakuan yang sudah dituangkan dalam BAP, bukan hanya BW tapi (Ujang Iskandar_red) selaku Bupati Kotawaringin Barat juga‎. BW mengarahkan atau briefing saksi) campurlah,” ujarnya.
Karel menyebut ada kejanggalan dalam rekaman sidang di MK tahun 2010 itu. Sebab, sambung dia, saat sidang yang dipimpin bekas ketua MK M Akil Mochtar, dia menemukan keanehan-keanehan dalam keterangan para saksi.
“Kejanggalan itu ada dalam rekaman, susah dijelasin ada dalam rekaman” jelas Karel.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Granat Lebih Murah dari “Soft Drink” di Afrika

Jakarta, Aktual.co — Di negeri yang dikoyak perang, seperti Republik Afrika Tengah, harga-harga kebutuhan pokok bisa jadi sangat mahal, tetapi harga senjata bisa sangat murah. Itulah yang mengganggu pikiran Kapten Victor (29), yang memimpin patroli pasukan khusus Spanyol di ibu kota Republik Afrika Tengah (RAT), Bangui. Harga granat tangan buatan Tiongkok di negeri itu jauh lebih murah dari sekaleng Coca-Cola.

“Penduduk lokal menggunakan granat karena benda itu sangat murah. Di sini, granat lebih murah dibanding sekaleng Coca-Cola,” kata Kapten Victor sambil membetulkan letak topi bajanya. Victor, yang enggan menyebutkan nama belakangnya, juga pernah bertugas di kawasan perang lain, yaitu di Afganistan. Di Bangui, dia secara rutin memimpin 13 prajurit pasukan khusus Spanyol yang menjadi bagian Pasukan Gabungan Eropa (Eufor) berkekuatan 750 personel.

Pasukan Eufor ini dikerahkan pada April tahun lalu untuk melindungi penduduk kota Bangui yang dikecamuk perang saudara.  Perang saudara pecah di RAT setelah aliansi pemberontak anti-pemerintah, yang mayoritas anggotanya adalah milisi Muslim yang dikenal dengan nama Seleka, menggulingkan Presiden Francois Bozize dari kubu Kristen pada Maret 2013.

Pemberontakan itu kemudian disusul dengan serentetan pembunuhan, yang terutama menyasar penduduk sipil negeri miskin tersebut. “Problem utama di sini adalah tindak kriminal yang tinggi. Kami tidak bisa mengatakan bahwa mereka adalah sebuah organisasi besar. Mereka hanya kelompok penjahat kecil yang pekerjaannya mencuri,” ujar Victor. Pasukan Spanyol secara rutin melakukan patroli di kawasan yang membatasi dua permukiman yang saling bermusuhan. Sisi barat ditempati komunitas Anti-balaka, sementara di sisi timur Seleka berkuasa.

Menurut Victor, kedua wilayah itu kerap terlibat kekerasan dan saling bunuh. Dalam bentrokan, mereka tak jarang menggunakan senjata api dan granat-granat super-murah itu. Salah seorang anggota pasukan khusus Spanyol, Letnan Sergio, mengatakan, hal yang biasa menjadi ancaman di Timur Tengah adalah bom-bom rakitan yang ditaruh di pinggir jalan. Sementara itu, di Bangui, “musuh utama” tentara asing adalah granat tangan.

“Banyak granat buatan Tiongkok yang bisa didapatkan warga dengan mudah dan murah. Anda bisa menyuruh seorang bocah kecil membeli granat ke pasar. Dalam beberapa jam, dia akan membawakan granat itu untuk Anda,” kata Sergio. “Terlebih lagi, di saat mabuk, orang menjadi pemberani. Harga bir juga murah. Bir dan granat sebuah kombinasi mematikan,” tambah Sergio.

Di Bangui, seorang anggota milisi Anti-balaka mengatakan bahwa dia bisa mendapatkan sebuah granat tangan buatan Tiongkok hanya dengan harga 1 dollar AS atau sekitar Rp 12.500.

Dia mengatakan, membeli granat sebagai sarana membela diri. Sebagai tindakan pengamanan, dia mengikat pin granat itu menggunakan plester.

Senjata dan amunisi buatan Tiongkok, Sudan, dan beberapa negara Eropa membanjiri RAT. Beberapa senjata diperoleh dari Angkatan Darat Nepal. Demikian dikatakan Jonah Leff, Direktur Operasi Eufor. “Sejauh ini tidak jelas mengapa granat begitu mudah diperoleh dan bagaimana benda berbahaya itu bisa masuk ke RAT. Granat terkadang dijual lebih murah dibanding peluru senapan serbu AK-47,” kata Jonah. “Harga yang murah ini kemungkinan karena granat-granat tersebut merupakan sumbangan atau hasil penjarahan, dan bukan hasil dari pasokan resmi,” tambah Jonah.

Suami Bunuh Isteri Pakai Martil

Jakarta, Aktual.co — Kapolsek Bojonggede Kompol Ganet Sukoco mengatakan bahwa korban Dahlia yang merupakan warga Kampung Kalisuren RT 02 RW 04, Desa Kalisuren, Kecamatan Tajurhalang, Bojonggede, Depok, tewas akibat dipukul martil oleh Suaminya Slamet.
“Korban diduga tewas setelah dipukul martil,” katanya kepada wartawan, Selasa (3/2).
Dikatakan Ganet bahwa usai menganiaya istrinya pelaku langsung mendatangi Mapolsek Bojonggede untuk menyerahkan diri. Slamet sendiri kata Ganef mengaku menyesal dan khilaf usai melakukan aksi bengisnya tersebut. 
“Tersangka langsung di-BAP untuk dimintai keterangan pembunuhan dilakukan di rumah Slamet sendiri. Sedangkan untuk motif pembunuhan masih penyelidikan,” tegasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Kisruh KPK-Polri, Tim Independen Libatkan Pihak Ketiga

Jakarta, Aktual.co — Salah satu anggota Tim Independen bentukan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Hikmahanto Juwana mengungkapkan, dalam menghimpun fakta dan informasi terkait kisruh antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan Polri, terdapat andil pihak ketiga.
“Kita sudah banyak mendapatkan masukan, kerena ada pihak-pihak tertentu yang beraudiensi kepada kita dan menyampaikan berbagai fakta,” ungkap Hikmahanto di gedung KPK, Selasa (3/2).
Diketahui, tim yang dibentuk Jokowi untuk menginvestigasi perseteruan antara KPK dan Polri itu telah bertemu dengan kedua belah pihak. Dua pertemuan tersebut digelar pada Selasa (3/2).
Awalnya, Tim Independen lebih dulu bertemu dengan pihak Kepolisian yang diwakili oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kapolri, Badrudin Haiti. Selanjutnya, tim tersebut bertolak ke gedung KPK.
Menanggapi dua pertemuan itu, Hikmahanto tidak mau berbicara banyak. Namun, dia meyakini bahwa pihaknya telah mendapatkan fakta-fakta dan informasi lengkap soal kisruh dua lembaga penegak hukum tersebut.
“Mohon maaf kami tidak bisa tiba-tiba menyampaikan apa yang akan kita rekomendasikan kepada pak Presiden, sebelum pak Presiden mendengarkan. Karena kita tidak mau beritahu lewat media,” jelasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Foto Terbaru Fidel Castro Dirilis

Jakarta, Aktual.co — Foto-foto dari mantan pemimpin Kuba, Fidel Castro, 88, muncul di media resmi Kuba pada Senin (2/2). Foto ini adalah yang pertama kalinya sejak Agustus tahun lalu, saat ia menghilang dan memicu banyak rumor tentang kematiannya. Pernyataan publiknya pun absen dari publik, padahal Castro secara rutin menulis kolom di harian Partai Komunis Kuba, Granma. Hingga pertengahan Januari lalu, pemain sepak bola legendaris dari Argentina, Diego Maradona, mengatakan ia menerima surat dari Fidel yang mengungkapkan ia berada dalam kondisi sehat.

Akhir Januari lalu, Fidel juga akhirnya memberikan pernyataan publiknya yang pertama terkait dengan pemulihan hubungan antara AS dan Kuba di Granma. Dalam foto terbaru, Fidel tampak duduk di kursi, sedikit membungkuk saat ia berbicara dengan seorang pemimpin mahasiswa, Randy Perdomo. Foto dengan Perdomo itu diambil pada 23 Januari, menurut akun Perdomo, dan dirilis di situs Granma pada Senin (2/2) malam. Granma merilis 21 foto Castro ketika berbicara dengan Perdomo dalam berbagai pose, termasuk pose di mana mereka terlihat membaca koran dan menonton video.

Seorang pakar teologi asal Brasil yang bertemu Fidel pekan lalu mengatakan pemimpin revolusi Kuba itu berada dalam kondisi yang baik. Fidel Castro terpaksa mengundurkan diri pada 2008 karena kondisi kesehatannya dan sejak saat itu adiknya Raul Castro menggantikannya di tampuk kepemimpinan Kuba.

Tim Independen Klaim Punya Fakta Lengkap Kisruh KPK-Polri

Jakarta, Aktual.co — Tim Independen bentukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengklaim sudah mempunyai fakta-fakta serta informasi lengkap terkait perseteruan antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan Polri.
Salah satu anggota Tim Sembilan, Jimly Assidiq mengatakan, setelah bertemu dengan KPK dan Polri pihaknya berhasil menghimpun fakta lengkap terkait kisruh antar keduanya.
“Kami menganggap fakta-fakta dan informasi lengkap malam ini. Selama lebih dari dua jam kami himpun,” ungkap Jimly usai pertemuan di gedung KPK, Selasa (3/2).
Lebih jauh disampaikan Jimly, setelah fakta dan informasi yang didapat, timnya akan segera melakukan rapat internal yang digelar pada Rabu (4/2). Nantinya, lanjut dia, hasil pertemuan tersebut akan dijadikan masukan sebagai rujukan untuk Jokowi menyelesaikan kisruh KPK dan Polri.
“Segera kami akan mengadakan rapat,” jelasnya. Lalu kemudian segera juga menyampaikan masukan untuk diambil tindakan segera oleh presiden,” paparnya.
Meski begitu, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu tidak bisa memastikan kapan rekomendasi Tim Sembilan akan diserahkan ke Presiden. Dia mengatakan, sebelum Jokowi bertolak ke luar negeri, pihaknya dipastikan sudah memberikan rekomendasi tersebut.
“Masukan itu nanti akan kami sampaikan sehingga sebelum presiden berangkat ke luar negeri, kita harapkan ketegangan antara kedua beli pihak bisa turunkan tensinya,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Berita Lain