3 April 2026
Beranda blog Halaman 39280

Dapat Suntikan PMN, Pindad Perbaiki Lini Produksi Alutsista

Jakarta, Aktual.co — Direktur Utama PT Pindad (Persero) Silmy Karim mengatakan siap meningkatkan produksi dan memenuhi permintaan senjata oleh Pemerintah kepada TNI/Polri sejalan dengan rencana perolehan Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp700 miliar yang diusulkan pada RAPBN-P 2015.

“Kemenhan pada 2015 meningkatkan pembelian senjata higga 40 persen. Kami (Pindad) siap memenuhinya dengan terus meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi senjata dan amunisi,” kata Silmy, sebelum Rapat Kerja Panja PMN dengan Komisi VI DPR, di Gedung MPR/DPR-RI, Jakarta, Senin (2/2).

Menurut Silmy, proses trasformasi di Pindad tengah berlangsung dengan tiga target yaitu pertama mampu memunuhi keingingan dari pemerintah untuk memenuhi alutsista. Kedua memenuhi spesifikasi dan kualitas dari konsumen, dan ketiga menyiapkan Pindad bersaing dengan produsen senjata internasional.

Ia menjelaskan, kebutuhan dana PMN sebesar Rp700 miliar pada 2015 akan dialokasikan untuk perbaikan lini produksi alutsista sebesar Rp593,5 miliar, meliputi pengembangan lini munisi kalber besar dan roket, lini produksi tank dan kendaraan tempur, munisi kalber kecil senjata laras panjang dan laras pendek.

Selanjutnya pengembangan bisnis produk industrial untuk mendukung proros maritim Rp66,5 miliar, meliiputi bisnis peledak, bisnis sarana dan pertahanan transportasi.

Sedangkan sebesar Rp25 miliar dialokasikan untuk pengembangan fasilitas produk dan proses “learning center”, serta pengembangan kompetensi sumber daya manusia sebesar Rp15 miliar.

Menurut Silmy, proses trasformasi di PT Pindad tengah berlangsung dengan tiga target yaitu pertama mampu memnuhi keingingan dari pemerintah untuk memenuhi alutsista.

Kedua memenuhi spesifikasi dan kualitas dari konsumen, dan ketiga menyiapkan Pindad bersaing dengan produsen senjata internasional.

Silmy yang baru sekitar 40 hari menjabat Dirut Pindad ini menuturkan tantangan yang dihadapi perusahaan saat ini adalah bagaimana memenuni kebutuhan alutsista dalam negeri, yang dikaitkan dengan penghematan devisa, peningkatan pajak, peningkatan jumlah lapangan pekerjaan dan pengembangan teknologi.

“Tidak ada alasan untuk tidak mandiri dari sisi alutsista. Memang perlu proses untuk menyempurnakan kapasitas, namun harus yakin Pindad itu mengembangkan diri,” tegasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Abraham Samad Kaitkan Kasus Yang Menderanya dengan Penersangkaan BG

Jakarta, Aktual.co — Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad menilai dugaan kasus yang mendera dirinya dan tiga komisioner lain, yakni akibat penetapan tersangka dugaan kasus rekeninggendut Komjen Budi Gunawan
“Laporan pidana yang ditujukan ke pimpinan KPK tersebut, sulit di bantah bahwa itu terkait penetapan BG sebagai tersangka,” ujar Abraham, di Gedung KPK, Jakarta, Senin (2/2).
Seperti diketahui, kini empat pimpinan KPK, Abraham Samad, Adnan Pandu Praja, Zulkarnain dan Bambang Widjojanto, telah dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri. Bahkan, nama terakhir telah ditetapkan sebagai tersangka.
Diketahui pula, beberapa pimpinan KPK kompak menyebut kasus yang menderanya akibat menetapkan Budi Gunawan sebagai tersangka.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Gagal Gondol Motor, Pembegal Umbar Tembakan di Bekasi

Jakarta, Aktual.co —Aksi begal motor dengan menggunakan senjata api kembali terjadi. Kali ini terjadi di Ruko Taman Juanda Blok B1 No 22 RT 08/04 Durenjaya, Kota Bekasi, siang tadi sekitar pukul 14.30Wib.
Gagal lantaran dipergoki warga, komplotan itu mengumbar tembakan untuk mengendurkan niat warga lakukan pengejaran.
Kasubag Humas Polresta Kota Bekasi AKP Siswo mengatakan para pelaku yang berjumlah empat orang gagal menggondol motor lantaran keburu diteriaki warga.
Aksi mereka dipergoki seorang saksi bernama Mualam. Dia melihat para pelaku datang menggunakan dua motor. Mereka berniat menggondol motor milik Ari Setiawan (23) yang diparkir di depan ruko.
Tak lama Mualim pun meneriaki aksi mereka. Dua pelaku pun bersiap di atas motor, sedang dua pelaku lain mengeluarkan senjata api. Sempat terdengar satu letusan tembakan yang diarahkan ke warga. Namun meleset. Usai melepas tembakan, mereka kemudian kabur ke arah Jalan Pahlawan.
Dari informasi yang dihimpun Aktual.co, Senin (2/2) pihak kepolisian masih menyelidiki kasus ini. Sementara hasil olah TKP ditemukan sebuah proyektil yang diduga milik pelaku.

Artikel ini ditulis oleh:

Sutan Bathoegana Ditahan KPK

Mantan Ketua Komisi VII DPR yang juga politisi Partai Demokrat Sutan Bathoegana menggunakan rompi tanahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat memasuki mobil tahanan di Gedung KPK, Jakarta, Senin (2/2/2015). Sutan ditahan terkait kasus korupsi perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tahun 2013 Kementrian ESDM. AKTUAL/MUNZIR

DKI Serahkan APBD 2015 ke Kemendagri

Jakarta, Aktual.co —Pemprov DKI Jakarta hari ini menyerahkan Peraturan Daerah (Perda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI 2015 ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk dikoreksi.
Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) DKI Heru Budi Hartono mengatakan sebelum dana APBD itu betul-betul bisa digunakan, Perda APBD DKI 2015 harus melalui tiga tahap pengesahan dahulu.
Tahap pertama, pengesahan APBD oleh DPRD DKI yang telah dilakukan 27 Januari 2015 lalu. Selanjutnya, tahap kedua, yaitu penyempurnaan Perda APBD DKI 2015 oleh Pemprov DKI. “Tahap ketiga atau terakhir, yakni penyerahan Perda APBD DKI 2015 kepada Kemendagri untuk kemudian dilakukan serangkaian proses pengoreksian,” ujar Heru di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (2/2).
Proses koreksi Kemendagri butuh waktu paling sedikit tujuh hari kerja. Setelah itu, diserahkan kembali kepada Pemprov DKI.
“Setelah melewati proses pengoreksian oleh Kemendagri, Perda APBD DKI 2015 itu akan dikembalikan lagi ke Pemprov DKI. Kita punya waktu selama tiga hari untuk menganalisa koreksian tersebut,” tutur Heru.
Lebih lanjut, dia pun memperkirakan APBD DKI 2015 baru dapat digunakan untuk melaksanakan program-program pembangunan di ibukota pada pertengahan Februari 2015 nanti.
Pada Selasa (27/1) lalu, DPRD DKI Jakarta mengesahkan APBD DKI Tahun Anggaran (TA) 2015 sebesar Rp73,08 triliun.
Total anggaran tahun ini mengalami peningkatan sebanyak 0,24 persen apabila dibandingkan dengan APBD Perubahan DKI 2014 lalu sebesar Rp72,9 triliun. 

Artikel ini ditulis oleh:

Abbot Nyatakan Tidak Akan Mundur Sebagai PM Australia

Jakarta, Aktual.co — Abbott mendapat cemoohan setelah menunjuk orang yang hampir berusia seabad, pasangan Ratu Elizabeth II, sebagai penerima gelar kehormatan Australia bulan lalu.

Tindakan itu membuat panas sesama rekannya di partai yang berkuasa yang sudah merosot, karena kebijakan keuangan yang tidak populer.

Ketika ditanya oleh wartawan apakah ia mempertimbangkan untuk mundur, Abbott mengatakan “tidak”, tetapi ia mengakui “Saya menerima bahwa saya mungkin agak berlebihan dalam hal ini,” ujar Abbot seperti dikutip dari AFP, Senin (2/2).

Ia mengatakan merasa yakin bahwa ia merupakan sosok yang tepat untuk memimpin pemerintahan setelah laporan-laporan menyebutkan bahwa rekan-rekannya tertekan untuk menantangnya.

“Mari saya perjelas sejernih-jernihnya, kami terpilih pada 2013, karena orang Australia menolak kekerasan dan kami tidak akan membawa mereka kembali ke dalam kekacauan,” katanya menjelaskan.

“Rakyatlah yang memilih dan tentu saja rakyat pula yang akan memberhentikan,” tegasnya.

Koalisi Liberal-Nasional Abbott mendapat kekuasaan pada September 2013, namun kini mengekor Partai Buruh dengan posisi 46 dan 54 persen, menurut jajak pendapat Fairfax-Ipsos yang diterbitkan di harian Sydney Morning Herald, Senin.

Jajak pendapat terhadap 1.400 orang pada akhir pekan lalu juga membuktikan bahwa peringkat Abbott sebagai PM merosot dari 39 ke 34 persen sedangkan ketua Partai Buruh Bill Shorten naik mencapai 50 persen.

“Saya tidak pernah masuk ke politik untuk menjadi tenar,” kata Abbott.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain