3 April 2026
Beranda blog Halaman 39292

Wisata Arab: Masjid Terapung Menakjubkan di Kota Jeddah

Jakarta, Aktual.co — Kerajaan Arab Saudi merupakan negara Arab yang terletak di Jazirah Arab. Arab Saudi memiliki iklim gurun dan sebagian besar wilayahnya terdiri atas gurun pasir atau Sahara. Sebagai negara terbesar di wilayah Asia, Timur Tengah, Arab Saudi memiliki banyak lokasi wisata yang menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.

Diantara beberapa tempat wisata yang ada, dan yang paling sering dikunjungi turis salah satunya adalah Masjid terapung di kota Jeddah Saudi Arabia.

Masjid satu ini boleh jadi merupakan Masjid paling populer di kota Jeddah bagi para jemaah Haji atau pun jemaah Umroh, termasuk jemaah dari Indonesia. Walaupun sebenarnya tak ada keistimewaan apapun dalam kaitannya dengan ibadah Haji atau pun Umroh dengan Masjid satu ini, tak ada kaintannya juga dengan sejarah Islam serta tak ada keistimewaan pahala salat di Masjid ini, kunjungan ke sini hanya sebatas wisata.

Konon katanya Masjid terapung ini merupakan tanah wakaf seorang janda kaya raya penduduk di sekitar situ. Setelah kematian almarhum suaminya, dia mewakafkan kekayaannya untuk membangun Masjid tersebut. Keindahan Masjid terlihat dapat dirasakan dengan duduk di sekitar taman yang menjorok ke laut. Masjid ini berukuran sekitar 20 X 30 meter.

Bagian dalam Masjid dihias dengan banyak tulisan kaligrafi. Para jemaah Haji Indonesia yang refreshing di pantai tersebut tidak melewatkan untuk beribadah salat di masjid ini. Meskipun dalam sejarah perkembangan Islam, Masjid ini tidak memberikan arti sejarah apapun. Namun karena lokasinya yang berada di pinggir pantai menyebabkan masjid terlihat seperti terapung di atas permukaan air laut, sehingga menjadi objek yang menarik untuk disinggahi.

Awalnya Masjid ini sempat diberi nama masjid Fatimah, dikemudian hari pengunjung ke Masjid ini se-akan terpeleset lidah menyebut nama Masjid ini menjadi Masjid Fatimah Az-Zahra, dan dikait-kaitkan dengan Nama putri Rasulullah SAW tersebut, sampai kemudian pemerintah Saudi Arabia mengubah nama Masjid ini menjadi Masjid Arrahmah hingga hari ini.

Penggantian nama tersebut memang disengaja, salah satu alasannya adalah untuk menghindari salah pengertian diantara para jemaah terkait dengan keberadaan Masjid ini.

Di Indonesia sendiri sudah ada beberapa ‘Masjid Terapung’ yang dibangun. Diantaranya adalah Masjid Munawaroh di Ternate, Masjid Terapung Kota Palu, dan Masjid Terapung Kota Makasar. belum lagi yang masih dalam tahap pembangunan seperti Masjid terapung Al-Alam di Teluk Kendari, Sulawesi Tenggara dan Masjid Terapung Banten (MTB) yang baru saja dicanangkan oleh pemerintah provinsi Banten. Satu decade belakangan ini pembangunan masjid terapung seakan menjadi trend baru di berbagai negara Islam.

Meskipun sebenarnya semua Masjid yang disebut sebagai Masjid terapung tersebut mulai dari Masjid Hasan II di Maroko, Masjid terapung kota Jeddah termasuk Masjid Arrahmah ini, Masjid terapung di Malaysia (barat dan timur) hingga ke Masjid Al-Munawwaroh di Ternate, Masjid terapung kota Palu hingga Makasar, tak satu pun yang benar-benar mengapung di atas air.

Namun demikian, sebuah masjid yang dibangun di atas landasan yang ditancapkan ke dasar laut tempatnya berdiri atau sebagian landasannya berada di dalam air laut.

Artikel ini ditulis oleh:

Bus Damri di Surabaya Mogok Beroperasi, Penumpang Kebingungan

Surabaya, Aktual.co — Puluhan crew bus Damri (P8) di Surabaya melakukan aksi mogok kerja. Dampaknya, tidak satu pun bus Damri di Terminal Oso Wilangun Surabaya yang beroperasi.

Beberapa calon penumpang yang tidak tahu aksi mogok itu pun, membuatnya menunggu bus terlalu lama. Mereka baru tahu setelah bertanya-tanya ke petugas terminal.

“Saya nggak tahu kalau ada mogok kerja. Sata tunggu-tunggu kok busnya tidak berangkat. Saya baru tahu pas tanya-tanya tadi di petugas. Ya terpaksa harus pakai bus lain,” keluh Rini, salah satu calon penumpang, Senin (2/2).

Dengan tidak beroprasinya bus Damri, penumpang akhirnya memilih transportasi lain dengan  menaiki bus swasta (P6) yang  melewati jalur kota meski  berpotensi kemacetan.

“Biasanya memang naik Damri, karena lewat tol biar lebih cepat. Tapi, kalau nggak ada, ya kita pakai bus seadanya.” sahut penumpang yang lain, Arya.

Sementara itu, dengan mogoknya bus Damri, menjadi berkah tersendiri bagi bus non Damri. Sebab, dengan banyaknya penumpang Damri yang beralih, mereka mendapatkan keuntungan lebih.

“Biasanya banyak yang pakai bus Damri, cuma sekarang karena Damri-nya mogok, banyak yang beralih ke kita,” ungkap sopir bus swasta, Didik Salim.

Untuk diketahui para crew Damri se-Surabaya mogok beroperasi.  Mereka menuntut pihak managemant Perusahaan Umum (Perum) Damri memberikan gaji yang layak bagi seluruh armada busnya yang beroperasi di lapangan.

 Frans Antonius Sinsu, koordinator aksi mengatakan, tidak hanya bus Damri yang masuk ke Surabaya, melainkan rute Sidoarjo-Pelabuhan Tanjung Perak dan Terminal Bungurasih-Terminal Osowilangun.

Bahkan, sebagian sopir Damri juga memprotes penghapusan kebijakan pemkot yang sebelumnya memberikan bagian sepuluh tiket penumpang sebagai pendapatan kondektur dan sopir.

Artikel ini ditulis oleh:

Dua Hal Ini yang Bikin BBM di Indonesia Menjadi Mahal

Jakarta, Aktual.co — PT Pertamina (Persero) mengungkapkan alasan mengapa harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dijual di Indonesia lebih mahal daripada harga BBM di negara lainnya.

“Satu hal, mengapa harga BBM di Amerika atau di Malaysia lebih murah, ada namanya strategic petroleum reserves atau national stock. Di negara lain itu ditanggung oleh Pemerintah, tapi di Indonesia itu ditanggung sendiri oleh Pertamina,” kata Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Ahmad Bambang saat ditemui di gedung DPR, Jakarta, Senin (2/2).

Maka dari itu, sambungnya, pihaknya akan mendorong Pemerintah untuk membangun strategic petroleum reserves. Sehingga selanjutnya, stok tersebut ditanggung pemerintah, bukan badan usaha.

Lebih lanjut, faktor lainnya adalah adanya bermacam-macam pungutan dalam proses penentuan harga.

“Kedua, di Indonesia ini banyak pajak: BPPKB, PPN, iuran, BPH Migas, dan sebagainya. Itu bedanya,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Tren Busana Muslim yang Sedang Digandrungi Tahun Ini

Jakarta, Aktual.co — Perkembangan model fashion di Indonesia saat ini sedang berkembang cukup pesat. Termasuk perkembangan fashion untuk busana mulsim yang belakangan ini memang cukup booming di kalangan masyarakat. Semakin hari semakin kreatif dar menarik dalam tren fashion muslim.

Berikut, kami rangkum tren busana muslim yang sedang digandrungi tahun ini.

1. Busana Muslim Couple
Tren busana musim couple sangat digandrungi oleh para pasangan berusia muda. Dengan menggunakan busana muslim couple ini bisa menunjukan keserasian dari pasangan yang memakainya. Secara umum, model busana ini tidak berbeda jauh dengan busana couple pada umumnya, yang juga memiliki persamaan di warna bahan, motif dan corak.

Untuk menambahkan kesan mix and match, Anda juga bisa memilih aksesoris, sepatu dan sendal yang seragam. Kebanyakan desain untuk busana muslim ini cenderung casual, karena yang memakai kebanyakan juga adalah pasangan muda. Anda bisa memperoleh busana muslim couple tersebut di toko-toko terdekat atau bisa membuatnya sendiri sesuai dengan kebutuhan.

2. Busana Muslim Keluarga
Sama seperti busana muslim couple hanya saja busana muslim ini lebih diperuntukkan bagi pasangan suami istri yang telah memiliki anak. Dengan desain, warna, motif dan corak yang sama tentu keluarga Anda akan terlihat sebagian keluarga yang kompak dan harmonis. Karena itu,  pilihlah motif yang sederhana sehingga tidak terkesan terlalu ramai.

Usahakan juga putra-putri Anda cukup nyaman menggunakan busana muslim, karena banyak anak-anak yang tidak terlalu nyaman dengan beberapa jenis bahan pakaian tertentu. Karena itu, pilihlah bahan yang tidak terlalu panas saat digunakan dan untuk aksesoris buah hati, pilihlah yang simple dan cocok dengan busana yang dipakai.

Artikel ini ditulis oleh:

Terapkan Lindung Nilai, Garuda Gandeng Tiga Bank

Jakarta, Aktual.co — PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) menggandeng tiga bank untuk lindung nilai melalui transaksi cross currency swap senilai Rp 1 triliun. Hal ini dilakukan, guna memberikan perlindungan kepada Garuda baik atas risiko karena pergerakan suku bunga maupun nilai tukar.

Adapun tiga bank tersebut yaitu PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA), dan PT Standar Chartered Bank.

Direktur Keuangan, Risiko, dan Teknologi Informasi Garuda Indonesia, I Gede N Askhara Danadiputra mengatakan, kerjasama ini membuat perseroan dapat menghindari atau mengurangi resiko melonjaknya biaya operasional jika dibayar dalam mata uang rupiah karena pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

“Hal ini mengingat biaya operasional penerbangan seperti pembelian avtur, maintenance pesawat dan sewa pesawat dibayarkan dalam mata uang dolar AS,” ujarnya di Jakarta, Senin (2/2).

Menurutnya, efisiensi dari transaksi cross currency swap dengan tenor 3,5 tahun diperkirakan mencapai USD 17,1 juta. Selain itu, dengan dipatoknya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, maka pembayaran rupiah untuk biaya operasional dalam dolar AS menjadi stabil dan kegiatan operasional perusahaan dapat lebih konsisten.

Sementara Direktur Utama BNI Gatot M Suwondo menambahkan, perseroan dapat memberikan solusi keuangan yang komprehensif untuk nasabahnya, tidak terkecuali solusi lindung nilai. Transaksi lindung nilai ini merupakan untuk ke-dua kalinya BNI memberikan solusi lindung nilai kepada Garuda Indonesia sebagai solusi yang paling cocok dengan kebutuhan dan appetite nasabah.

“Kami mendukung setiap program/ketentuan yang diterbitkan oleh Pemerintah, seperti yang tertuang dalam Peraturan Menteri BUMN No.PER-09/MBU/2013 tentang Kebijakan Umum Transaksi Lindung Nilai BUMN dimana salah satu pointnya adalah pelaksanaan transaksi lindung nilai dilakukan dengan atau melalui lembaga keuangan BUMN,” ujar Gatot.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Mulai Rabu, Arus Lalin Citra 7 Dibuat Satu Arah

Jakarta, Aktual.co —Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta bersama Dirlantas Polda Metro Jaya akan melakukan pengaturan lalu lintas (lalin) di kawasan Citra 7 Wilayah Kota Administrasi Jakarta Barat. Yakni menjadi satu arah, mulai Rabu (4/2) lusa. 
Kepala Dishub DKI Benjamin Bukit mengatakan pengaturan dilakukan mengingat padatnya arus lalu lintas di kawasan Citra 7. “Untuk menunjang kelancaran wilayah itu, kami akan melakukan pengaturan arus lalin,” ujar dia, dalam rilis Senin (2/2).
Dengan begitu, pengguna jalan arah Daan Mogot atau Kalideres menuju Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Pegadungan dan Sumur Bor dapat melewati Jalan Peta Selatan-Jalan Kawasan Citra 7-Jalan Peta Barat (ke Bandara)-Jalan Peta Utara (ke Pegadungan) -Jalan Peta Timur (ke Sumur Bor) dan seterusnya.
Lalu, para pengguna jalan dari arah Sumur Bor menuju Daan Mogot, Bandara, Tangerang dan Pegadungan melalui Jalan Peta Timur-Jalan Peta Selatan (ke Daan Mogot)-Jalan Kawasan Citra 7-Jalan Peta Barat (ke Bandara atau Tangerang)- Jalan Peta Utara (ke Pegadungan) dan seterusnya.
Kemudian, para pengguna jalan dari arah Bandara atau Tangerang menuju Pegadungan, Sumur Bor dan Daan Mogot melewati Jalan Peta Barat-Jalan Peta Utara (ke Pegadungan)-Jalan Peta Timur (ke Sumur Bor)-Jalan Peta Selatan (ke Daan Mogot) dan seterusnya.
“Diimbau kepada para pengguna jalan agar dapat menyesuaikan diri dengan pengaturan lalu lintas yang diterapkan, mematuhi rambu – rambu lalu lintas, petunjuk petugas di lapangan dan tetap mengutamakan keselamatan di jalan,” ujar Benjamin.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain