3 April 2026
Beranda blog Halaman 39293

Tren Busana Muslim yang Sedang Digandrungi Tahun Ini

Jakarta, Aktual.co — Perkembangan model fashion di Indonesia saat ini sedang berkembang cukup pesat. Termasuk perkembangan fashion untuk busana mulsim yang belakangan ini memang cukup booming di kalangan masyarakat. Semakin hari semakin kreatif dar menarik dalam tren fashion muslim.

Berikut, kami rangkum tren busana muslim yang sedang digandrungi tahun ini.

1. Busana Muslim Couple
Tren busana musim couple sangat digandrungi oleh para pasangan berusia muda. Dengan menggunakan busana muslim couple ini bisa menunjukan keserasian dari pasangan yang memakainya. Secara umum, model busana ini tidak berbeda jauh dengan busana couple pada umumnya, yang juga memiliki persamaan di warna bahan, motif dan corak.

Untuk menambahkan kesan mix and match, Anda juga bisa memilih aksesoris, sepatu dan sendal yang seragam. Kebanyakan desain untuk busana muslim ini cenderung casual, karena yang memakai kebanyakan juga adalah pasangan muda. Anda bisa memperoleh busana muslim couple tersebut di toko-toko terdekat atau bisa membuatnya sendiri sesuai dengan kebutuhan.

2. Busana Muslim Keluarga
Sama seperti busana muslim couple hanya saja busana muslim ini lebih diperuntukkan bagi pasangan suami istri yang telah memiliki anak. Dengan desain, warna, motif dan corak yang sama tentu keluarga Anda akan terlihat sebagian keluarga yang kompak dan harmonis. Karena itu,  pilihlah motif yang sederhana sehingga tidak terkesan terlalu ramai.

Usahakan juga putra-putri Anda cukup nyaman menggunakan busana muslim, karena banyak anak-anak yang tidak terlalu nyaman dengan beberapa jenis bahan pakaian tertentu. Karena itu, pilihlah bahan yang tidak terlalu panas saat digunakan dan untuk aksesoris buah hati, pilihlah yang simple dan cocok dengan busana yang dipakai.

Artikel ini ditulis oleh:

Terapkan Lindung Nilai, Garuda Gandeng Tiga Bank

Jakarta, Aktual.co — PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) menggandeng tiga bank untuk lindung nilai melalui transaksi cross currency swap senilai Rp 1 triliun. Hal ini dilakukan, guna memberikan perlindungan kepada Garuda baik atas risiko karena pergerakan suku bunga maupun nilai tukar.

Adapun tiga bank tersebut yaitu PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA), dan PT Standar Chartered Bank.

Direktur Keuangan, Risiko, dan Teknologi Informasi Garuda Indonesia, I Gede N Askhara Danadiputra mengatakan, kerjasama ini membuat perseroan dapat menghindari atau mengurangi resiko melonjaknya biaya operasional jika dibayar dalam mata uang rupiah karena pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

“Hal ini mengingat biaya operasional penerbangan seperti pembelian avtur, maintenance pesawat dan sewa pesawat dibayarkan dalam mata uang dolar AS,” ujarnya di Jakarta, Senin (2/2).

Menurutnya, efisiensi dari transaksi cross currency swap dengan tenor 3,5 tahun diperkirakan mencapai USD 17,1 juta. Selain itu, dengan dipatoknya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, maka pembayaran rupiah untuk biaya operasional dalam dolar AS menjadi stabil dan kegiatan operasional perusahaan dapat lebih konsisten.

Sementara Direktur Utama BNI Gatot M Suwondo menambahkan, perseroan dapat memberikan solusi keuangan yang komprehensif untuk nasabahnya, tidak terkecuali solusi lindung nilai. Transaksi lindung nilai ini merupakan untuk ke-dua kalinya BNI memberikan solusi lindung nilai kepada Garuda Indonesia sebagai solusi yang paling cocok dengan kebutuhan dan appetite nasabah.

“Kami mendukung setiap program/ketentuan yang diterbitkan oleh Pemerintah, seperti yang tertuang dalam Peraturan Menteri BUMN No.PER-09/MBU/2013 tentang Kebijakan Umum Transaksi Lindung Nilai BUMN dimana salah satu pointnya adalah pelaksanaan transaksi lindung nilai dilakukan dengan atau melalui lembaga keuangan BUMN,” ujar Gatot.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Mulai Rabu, Arus Lalin Citra 7 Dibuat Satu Arah

Jakarta, Aktual.co —Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta bersama Dirlantas Polda Metro Jaya akan melakukan pengaturan lalu lintas (lalin) di kawasan Citra 7 Wilayah Kota Administrasi Jakarta Barat. Yakni menjadi satu arah, mulai Rabu (4/2) lusa. 
Kepala Dishub DKI Benjamin Bukit mengatakan pengaturan dilakukan mengingat padatnya arus lalu lintas di kawasan Citra 7. “Untuk menunjang kelancaran wilayah itu, kami akan melakukan pengaturan arus lalin,” ujar dia, dalam rilis Senin (2/2).
Dengan begitu, pengguna jalan arah Daan Mogot atau Kalideres menuju Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Pegadungan dan Sumur Bor dapat melewati Jalan Peta Selatan-Jalan Kawasan Citra 7-Jalan Peta Barat (ke Bandara)-Jalan Peta Utara (ke Pegadungan) -Jalan Peta Timur (ke Sumur Bor) dan seterusnya.
Lalu, para pengguna jalan dari arah Sumur Bor menuju Daan Mogot, Bandara, Tangerang dan Pegadungan melalui Jalan Peta Timur-Jalan Peta Selatan (ke Daan Mogot)-Jalan Kawasan Citra 7-Jalan Peta Barat (ke Bandara atau Tangerang)- Jalan Peta Utara (ke Pegadungan) dan seterusnya.
Kemudian, para pengguna jalan dari arah Bandara atau Tangerang menuju Pegadungan, Sumur Bor dan Daan Mogot melewati Jalan Peta Barat-Jalan Peta Utara (ke Pegadungan)-Jalan Peta Timur (ke Sumur Bor)-Jalan Peta Selatan (ke Daan Mogot) dan seterusnya.
“Diimbau kepada para pengguna jalan agar dapat menyesuaikan diri dengan pengaturan lalu lintas yang diterapkan, mematuhi rambu – rambu lalu lintas, petunjuk petugas di lapangan dan tetap mengutamakan keselamatan di jalan,” ujar Benjamin.

Artikel ini ditulis oleh:

Pangkas Pohon, Dinas Pertamanan Jaksel Kekurangan Mobil Crane

Jakarta, Aktual.co —Upaya Suku Dinas Pertamanan dan Pemakaman Jakarta Selatan untuk memangkas pohon-pohon yang sudah berusia lanjut terkendala minimnya peralatan. 
“Saat ini kami baru memiliki satu mobil tangga (crane). Sementara pohon yang harus ditoping (pangkas) cukup banyak,” ujar Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Pemakaman Jakarta Selatan, Suzi Marzitawati, dilansir dari Beritajakarta, Senin (2/2).
Padahal, berdasarkan penelitian dari ahli Institut Pertanian Bogor (IPB), jumlah pohon yang dianggap harus dipangkas karena sudah rimbun dan berusia uzur, ada 2.000 pohon.   
Karena itu, kata Suzi, tahun depan pihaknya akan gajukan penambahan mobil crane yang berukuran kecil. “Agar bisa masuk ke pemukiman sehingga tidak terlalu mengganggu arus lalu lintas,” ujar dia.
Selama Januari 2015, pihaknya telah memangkas 150 pohon berjenis angsana, glodogan, trembesi, beringin, dan tanjung.
Dari informasi yang dihimpun, daerah yang paling banyak pohon rawan tumbang berada di Kecamatan Kebayoran Lama dan Kebayoran Baru. Di sana, banyak pohon yang sudah uzur dengan usia rata-rata di atas 20 tahun dan berada di jalan yang aktif dilalui kendaraan. 

Artikel ini ditulis oleh:

KPK Tak Hadir, Sidang Praperadilan Komjen Pol Budi Gunawan Ditunda

Pimpinan Sidang Hakim, Sarpin Rizaldi menunda sidang praperadilan Komjen Pol Budi Gunawan yang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Jakarta Selatan, Senin (2/2/2015). Sidang tersebut ditunda Senin pekan depan, karena pihak tergugat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak hadir saat sidang praperadilan BG. AKTUAL/MUNZIR

Pertamina Jamin Harga Gas Melon Tidak Naik

Jakarta, Aktual.co — PT Pertamina (Persero) memastikan harga gas elpiji 3 kilogram (kg) atau gas melon tidak akan naik dalam waktu dekat ini.

Direktur Pemasaran Pertamina Ahmad Bambang mengatakan, pada awalnya Pemerintah dihadapkan dengan dua pilihan, menaikan harga atau menambah subsidi. Namun pemerintah akhirnya memilih untuk menaikkan subsidi untuk gas melon tersebut menjadi Rp35 triliun di Rancangan Anggaran Pendapatan Negara Perubahan (RAPBNP) 2015.

“Tapi pemerintah kayaknya akhirnya memutuskan subsidinya ditambah dikit. Jadi angka kurang lebih Rp35 triliun,” kata Bambang saat ditemui di gedung DPR RI, Jakarta, Senin (2/2).

Ia menambahkan, sebelumnya pemerintah berencana mengurangi subsidi untuk gas rumah tangga tersebut menjadi Rp28 triliun. Namun, pihaknya mengaku subsidi tersebut tidak mencukupi, mengingat konsumsi gas melon teus melonjak.

“Nah kami ajukan, kalau Rp28 triliun enggak cukuplah. Kan konsumsi naik juga. Makanya pilihannya harga naik atau subsidi ditambah,” imbuhnya.

Menurutnya, keputusan pemerintah itu juga dipengaruhi oleh faktor adanya ruang fiskal Pemerintah setelah melakukan penghematan subsidi BBM.

“Pemerintah memikirkan rakyat, kita sudah ada penghematan subsidi dari BBM. Makanya elpiji enggak kenapalah naik sedikit. Jadi tolong diberitakan belum ada penyesuaian harga elpiji 3 kg,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Berita Lain