13 April 2026
Beranda blog Halaman 39303

Presiden Obama Berencana Kenakan Pajak Perusahaan AS di Luar Negeri

Jakarta, Aktual.co — Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama berencana akan menutup celah pajak yang memungkinkan perusahaan-perusahaan AS untuk menghindari pembayaran pajak atas keuntungannya di luar negeri.

Di tahun 2016 mendatang, pemerintah AS akan mematok pajak sebesar 14 persen setiap keuntungan perusahaan AS yang disimpan di luar negeri, seperti halnya pajak 19 persen untuk setiap keuntungan yang diterima.

Peningkatan sebanyak USD238 miliar akan digunakan untuk pembiayaan proyek jalan di AS. Rencana pengeluaran, termasuk usulan keuntungan di luar negeri, masih memerlukan persetujuan dari Kongres yang dikuasai Partai Republik untuk dijadikan dasar hukum, sesuatu yang sepertinya tidak mungkin.

Riset perusahaan Audit Analitik dihitung sejak April lalu, bahwa perusahaan-perusahaan di ‘Negeri Paman Sam’ secara keseluruhan memiliki USD21 triliun keuntungan yang disimpan di luar negeri.

Selain itu, diketahui bahwa gabungan perusahaan listrik AS mendapatkan keuntungan paling banyak di luar negeri, yaitu sebesar USD110 miliar.. Perusaahaan di bidang teknologi seperti Microsoft dan Apple, serta perusahaan obat-obatan Pfizer dan Merck tercatat sebagi lima teratas.

Tidak ada pajak sekarang ini dikenakan untuk keuntungan luar negeri, selama mereka tidak membawanya ke AS.
Pada akhirnya, beberapa perusahaan memasukkan pendapatan mereka pada Yuridis pajak dan dengan mudah meninggalkannya di sana.

‘White House’ mengatakan rencana tersebut dalam waktu dekat pajak sebesar 14 persen akan menguntungkan USD238 miliar, yang mana akan ditambahkan untuk pembiayaan sebesar USD487 miliar pada program kerja untuk jalan, jembatan, dan pembaruan transportasi umum.

“Transisi pajak ini artinya perusahaan-perusahaan harus membayar pajak AS sekarang sebesar USD2 triliun seperti di luar negeri, daripada menunda membayar pajak US tanpa batas,” tulis keterangan resmi dari White House seperti dilansir BBCBusiness, Senin (2/2).

Lebih lanjut, dikatakannya, 19 persen pajak tetap perusahaan harus dibayarkan pada keuntungan luar negeri, “akan mendorong perusahaan-perusahaan untuk menciptakan lapangan kerja di dalam negeri.”

Persentase pajak tersebut jauh lebih kecil dibandingkan persentase pajak perusahaan saat ini yaitu 35 persen.

Artikel ini ditulis oleh:

Apindo: Program Satu Juta Rumah Terkendala Teknis

Jakarta, Aktual.co — Dewan Pertimbangan Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO), Sofyan Wanandi yang saat ini juga menjabat sebagai staf ahli Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla mengatakan bahwa pemerintah akan membangun satu juta rumah per tahun untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Pembangunan rumah tersebut untuk mencapai pemerataan ekonomi di Indonesia.

“Kita bagi dalam tiga kelompok masyarakat itu, yaitu petani, nelayan, dan buruh di sektor informal. Kita harus kejar satu juta rumah per tahun untuk mengurangi gap,” ujar Sofyan dalam Dialog Investasi Nasional di Hotel Ritz Carlton Jakarta, Selasa (3/2).

Lebih lanjut dikatakan dia, seluruh rakyat Indonesia saat ini harus mempunyai rumah. Pemerintah akan mendukung dari segi cicilan biaya dan kemudahan birokrasi.

“Kita akan bantu bagaimana mereka mencicil per bulannya, bunganya, dan sebagainya. Kita akan berikan subsisi murah, cicilan murah, atau non-payment, asal jangan diselewengkan saja dananya,” kata dia.

Namun, Sofyan juga mengakui dalam merealisasikan hal tersebut masih banyak kendala yang dihadapi. Menurutnya, banyak hal teknis yang perlu dibahas lebih lanjut.

“Kita akui masalah teknis ini bukan main sulitnya, kalau 5-10 persen kegagalan itu masih wajar, masih banyak yang masih harus kita bahas lagi,” pungkasnya.

Untuk diketahui, dalam membangun program satu juta rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah tersebut, pemerintah menggelontorkan dana sebesar Rp65 triliun setiap tahunnya. Hal ini sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMN) pemerintah sampai dengan tahun 2019.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Manfaat Tertawa bagi Kesehatan Manusia

Jakarta, Aktual.co — Banyak yang mengatakan, bahwa tertawa merupakan obat terbaik. Tertawa lebar memiliki manfaat kesehatan yang lebih dari yang kita bayangkan. Tertawa berkhasiat menenangkan sejumlah otot-otot dalam tubuh kita mulai dari mata, rahang dan otot-otot jantung.

Dr Rajendra Narayan Sharma dari Klinik Apollo, berbagi manfaat tentang tertawa.  

“Tawa menciptakan efek anti-stres yang kuat pada tubuh dan pikiran yang berlangsung selama 30-45 menit. Hal ini juga menyebabkan ketenangan otak dan sistem saraf diikuti dengan pelepasan anti-depresan dan anti-stres hormon seperti kortisol dan endorfin.”

Dan, berikut beberapa manfaat tertawa bagi kesehatan manusia, demikian laman Healthmeup melaporkan, Selasa (3/2).

1. Tertawa juga dapat membantu dalam memperkuat sistem kekebalan tubuh manusia yang berguna melepaskan sel-T dan sel-sel pembunuh. Studi membuktikan, bahwa tertawa bisa membantu dalam pengobatan kanker.

2. Selain efek yang disebutkan di atas, tertawa juga membantu dalam mengurangi gaya hidup tidak sehat yang bisa menyebabkan depresi. Selain itu, juga bermanfaat mengurangi ketegangan dan stres di tempat kerja (kantor).

3. Tertawa juga dapat membantu dalam pengobatan diabetes dan tekanan darah. Obat reguler ditambah dengan terapi tawa menunjukkan hasil yang lebih baik (positif).

Dr Shilpa Apte, dokter kandungan dari Apollo Cradle, berbagi pengalamannya tentang efek tertawa bagi kebahagiaan ibu dan anak.

“Bagi ibu hamil kerangka berpikir positif adalah sebuah kebutuhan. Tertawa lebar dapat menginduksi sel positif, sangat diperlukan serta bermanfaat bagi ibu dan anaknya. Semakin sedikit stres yang dilalui seorang ibu, semakin baik untuk pertumbuhan bayi. Pertumbuhan terbatas pada janin dalam rahim itu terlihat pada wanita yang mengalami stress dalam proses kehamilan.”

Artikel ini ditulis oleh:

Bambang Diperiksa Bareskrim Polri, Samad: Ini Risiko Berantas Korupsi

Jakarta, Aktual.co — Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad mengantar Bambang Widjojanto sampai ke lobi lembaga tersebut, untuk memenuhi panggilan Badan Reserse Kriminal Mabes Polri.
Sebelum melepas rekannya itu untuk menjalani pemeriksaan, Samad mengatakan pemberantasan korupsi tidak akan pernah surut menyusul sejumlah kasus yang menimpa pimpinan KPK. 
Dia menilai, kasus-kasus yang melilit Bambang Widjojanto dan pemimpin KPK lainnya itu bagian dari perjuangan memberantas korupsi.
“Kami tidak akan pernah surut berantas korupsi di negeri ini,” kata Samad di KPK, Selasa (3/2).
Dia mengatakan, kasus yang menimpa BW dan seluruh pimpinan KPK ini risiko perjuangan memberantas korupsi di negeri ini.
Samad lalu mengajak semua hadirin memanjatkan doa bersama bagi KPK agar tetap berdiri seperti sekarang.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Kronologis Bentrok Pendukung Persija-Polisi di Tanjung Barat

Jakarta, Aktual.co —Bentrokan terjadi antara ratusan massa yang menggunakan atribut pendukung klub Persija Jakarta dengan polisi di kawasan Ranco, Tanjung Barat, Jakarta Selatan, Senin (2/2) malam. 
Dari informasi yang dihimpun Aktual.co di lokasi semalam, didapat keterangan massa memang sengaja berkumpul di daerah Ranco. 
Mereka tengah ‘menunggu’ rombongan bus pendukung klub Persib Bandung yang diperkirakan akan melalui tol JOR menuju Bandung, yang tepat berada di bawah perempatan Jalan Ranco.
Rombongan pendukung klub Persib Bandung diketahui baru pulang menyaksikan laga final Inter Island Cup antara Persib-Arema Cronus Indonesia di Stadion Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (1/2).
Berikut kronologis dari pantauan Aktual.co di lokasi:
Pukul 23.00Wib, massa pendukung Persija terlihat sudah berkumpul. Bukan hanya memadati kawasan Ranco, massa ini juga melakukan pemblokiran jalan dari arah Condet dan Pasar Rebo, Jakarta Timur.
Pukul 23.45 Wib, massa bentrok dengan petugas kepolisian 052 dari Polsek Caglak, Kramat Jati, Jakarta Timur. Massa melempari polisi dengan batu. Mereka juga menyetop sejumlah pengendara melintas untuk berbalik arah.
Petugas kepolisian pun terpaksa membubarkannya dengan gas air mata. Panik, kerumunan massa terpecah jadi dua bagian. Pertama, menuju arah jalan Raya Condet Jakarta Timur dan yang kedua berlari menuju Pasar Rebo Jakarta Timur.
Pukul 00.45 Wib, suasana di Ranco sudah kembali kondusif dan arus lalu lintas kembali lancar. Polisi berhasil memegang kendali situasi.
Pukul 01.00Wib, sejumlah massa pendukung Persija yang berhasil dipukul mundur dari arah Jalan Ranco ternyata kembali berkumpul di Jalan Lingkar Luar (Jalan Baru) Kampung Rambutan, Jakarta Timur.
Pukul 01.15Wib, mereka mencoba kembali ke Ranco untuk menyelamatkan teman-temannya yang tertinggal saat terjadi bentrokan dengan polisi di kawasan Jalan Ranco. Mereka berkonvoi menggunakan motor melawan arah dari Jalan Lingkar Luar Kampung Rambutan, sambil meneriakkan yel-yel mengejek polisi.
Namun upaya mereka dihadang satu unit mobil kepolisian dengan berpelat nomor 1001-32 dari Polres Jakarta Timur yang sedang melakukan penyisiran.
Pukul 01.25Wib, polisi berhasil membubarkan massa pendukung Persija dengan menggunakan gas air mata secara bertubi-tubi.
Pukul 02.30Wib situasi sudah berangsur normal.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa semalam. Massa pendukung Persija akhirnya berangsur membubarkan diri. Namun mobil polisi dikabarkan ada yang hancur dihajar massa. Beberapa anggota polisi pun menjadi korban lemparan batu. Sejumlah orang diamankan karena dianggap sebagai provokator. 

Artikel ini ditulis oleh:

Sutan Ditahan, Demokrat: Bukan Hal yang Mengejutkan

Jakarta, Aktual.co — Penahanan yang dilakukan Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) terhadap Sutan Bhatoegana bukan hal yang mengejutkan.
Wakil Ketua Fraksi Partai Demokrat Benny K Harman mengatakan, penahanan yang dilakukan KPK sudah menjadi prosedur hukum baku yang pasti akan dijalankan institusi antirasuah tersebut.
“Pak Sutan sudah lama ditetapkan sebagai tersangka, dan kemarin sudah ditahan, kami mengagap itu mekanisme sudah baku di KPK dan tentu pak Sutan akan siap menghadapi tuntutan ke pengadilan untuk membuktikan dia bersalah atau tidak,” kata Benny, di gedung DPR RI, Selasa (3/2).
“Jadi itu hal yang biasa dilakukan KPK untukk siappaun yang menjadi tersangka. Itu bukan kejutan,” imbuhnya.
Pihaknya akan memberikan bantuan hukum kepada Sutan jika diminta, sebab Sutan masih sebagai kader aktif Demokrat.
“Tentu pak Sutan masih menjadi anggota partai Demokrat kalau dibutuhkan beliau, partai selalu siap memberikan bantuan hukum sebagaimana kader-kader lain,” tandasnya.
Sebelumnya diberitakan, Komisi Pemberantasan Korupsi menahan mantan Ketua Komisi VII DPR RI, Sutan Bhatoegana, di Rumah Tahanan Kelas I Salemba, Jakarta Timur. Sutan ditahan sebagai tersangka kasus dugaan gratifikasi dalam penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral tahun 2013.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Berita Lain