5 April 2026
Beranda blog Halaman 39313

Kodim Langkat Gagalkan Penyelundupan 40 Ton Bawang Merah Asal Malaysia

Medan, Aktual.co — Aparat TNI dari satuan Kodim 0203 Langkat Sumatera Utara berhasil menggagalkan usaha penyeludupan 40 ton bawang merah asal Malaysia-Penang beserta 52 pak Kopi dan 30 rol pagar kawat ilegal.

Usaha penyelundupan tersebut digagalkan di kawasan alur sungai Halaban, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, Minggu (01/02).

“Kita mengamankan 6 unit truk yang membawa 40 ton bawang merah asal Malaysia-Penang dan 52 pak Kopi dan 30 rol pagar kawat ilegal serta 12 orang sopir dan kernetnya,” ungkap Dandim 0203 Langkat,  Letnan Kolonel (Infantri) Agusman Heri dalam keterangan persnya.

Agusman menuturkan, terciumnya penyelundupan itu bermula dari laporan masyarakat bahwa di kawasan alur sungai Halaban kerap dijadikan lokasi transaksi barang penyeludupan baik barang elektronik, makanan dan narkotika jenis sabu-sabu.

“Mendapat laporan itu, kita melakukan dan melakukan pengintaian,” ujar Dandim.

Hasil pengintaian, lanjutnya, saat para pelaku hendak barang-barang selundupan itu, pihaknya menghentikan laju truk, namun saat diberhentikan, dua truk lainnya mencoba melarikan diri.

“Setelah melakukan pengejaran, akhirnya dua truk dan pelaku berhasil diamankan. Kami sering mendapatkan informasi tentang transaksi barang penyeledupan ini, karena itu kami bergerak cepat menindaklanjuti informasi warga tersebut,” jelasnya.

Saat ini, kata Agusman, enam truk dan 12 supir beserta kernet dan barang bukti sudah diamankan di Makodim Langkat.

“Masih akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Puasa Bisa Sembuhkan Penyakit Kanker dan Cegah Tumor

Jakarta, Aktual.co — Mungkin Anda tidak asing lagi dengan penyakit kanker. Penyakit sangat ganas tersebut dapat mengurangi kekebalan tubuh manusia hingga menyebabkan kematian. Cara cepat mengatasi kanker salah satunya adalah dengan berpuasa, demikian NaturalNews melaporkan pada Minggu (1/2).

Sebuah studi yang dilakukan para peneliti dari University of Southern California menunjukkan, bahwa puasa secara berkala tidak hanya melindungi terhadap kerusakan sistem kekebalan tubuh, tetapi juga menginduksi sistem regenerasi kekebalan tubuh manusia.

Dalam sebuah percobaan klinis yang melibatkan pasien yang menerima kemoterapi, para ilmuwan menemukan bahwa ketika pasien tidak makan untuk jangka waktu yang lama, jumlah sel darah putih manurun. Hal ini menyebabkan perubahan yang memicu induk regenerasi sel berdasarkan sistem kekebalan tubuh manusia, sehingga siklus puasa pada dasarnya membantu menghasilkan sistem kekebalan tubuh yang kuat.

Menurut Profesor Valter Longo , ilmuwan University of Southern California, penelitian lain yang dilakukan terhadap keuntungan puasa pada pasien kanker telah menunjukkan, bahwa orang-orang yang menjalani terapi puasa, mereka memiliki lebih sedikit mengidap serta jarang kemoterapi. Selain itu, juga memperlambat pertumbuhan tumor dan bahkan mencegah ancaman kanker pada beberapa pasien tertentu.

“Apa yang kita lihat adalah bahwa sel kanker telah mengkompensasi kekurangan sel, semua hal ini hilang dalam darah setelah berpuasa.  Pada kenyataannya, sel-sel kanker berkurang,” kata Prof Valter.

Para peneliti menyatakan, bahwa puasa pada dasarnya, membalikkan ‘saklar regeneratif’  yang mendorong sel-sel induk untuk menghasilkan sel-sel darah putih yang baru dan mulai regenerasi sistem kekebalan tubuh secara keseluruhan.

Tak hanya itu, peneliti juga menemukan bahwa puasa juga mengurangi enzim PKA , yang terkait dengan hormon yang meningkatkan risiko kanker dan pertumbuhan tumor.

Dr. Longo menyatakan, ada bukti kuat bahwa puasa itu bermanfaat . Riset penelitian melaporkan, manfaat puasa sangat baik. Penting untuk dicatat ada beberapa jenis puasa, termasuk tidak makan atau minum, hanya mengasup air, dan sedikit cairan. Ada juga berbagai jenis puasa minimal 16 jam dan sebanyak 30 hari atau lebih.

Salah satu hidangan buka puasa yang populer dan lebih aman yakni, mengonsumsi jus hijau, yang merupakan cara yang bagus untuk sistem pencernaan Anda. Agar beristirahat sementara, memelihara dan mendetoksifikasi sistem Anda dengan regenerasi nutrisi yang positif.

Selain itu, melakukan jenis terapi (puasa) selama 3 hari atau setidaknya sebulan sekali dapat mempercepat perbaikan sistem kekebalan tubuh yang rusak , dan membantu tubuh menyembuhkan kanker dan perawatan konvensional seperti kemoterapi.

Bila Anda baru untuk melakukan puasa, sebaiknya Anda bisa berkonsultasi dengan ahli kesehatan Holistik berpengalaman atau Naturopath tentang cara mengobatinya. Sehingga cara tersebut menjadi cara yang ampuh bagi Anda .

Disamping itu, memahami pengetahuan yang lengkap tentang apa yang menyebabkan kanker dan bagaimana caranya mendetoksifikasi tubuh Anda untuk menghilangkan kanker, Anda harus paham kiat untuk menghindari dan menghilangkannya. Karena, ketika Anda tidak berpuasa, maka dianjurkan sebaiknya periksa makanan yang dapat membunuh kanker.

Artikel ini ditulis oleh:

“Aspek Hukum Pengajuan Praperadilan Budi Gunawan”

Mantan Wamen Menkum HAM Deny Indrayana dan Mantan Jampidsus Ramelan, saat diskusi seputar “Aspek Hukum Pengajuan Praperadilan oleh Komjen Pol Budi Gunawan, TSK Korupsi” di Jakarta, Minggu (1/2/2015). Denny Indrayana menilai praperadilan yang diajukan Komjen Pol Budi Gunawan merupakan bentuk perlawanan. AKTUAL/MUNZIR

Makam Menteri Kesultanan Aceh Segera Dipugar

Banda Aceh, Aktual.co — Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banda Aceh segera memugar kompleks makam kuno di Desa Ilie, Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh.

Hal itu ditegaskan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Banda Aceh, Fadhil saat mengikuti kegiatan gotong-royong membersihkan makam tersebut bersama Masyarakat Peduli Sejarah Aceh (MAPESA), Minggu (1/2)
 
Selama ini, komplek makam tersebut tidak terurus. Sebagian nisan patah dan jatuh ke tanah.

“MAPESA kemudian melakukan napak tilas dan mengetahui, salah satu makam adalah tempat dikuburnya Menteri Seri Udahna, petinggi Kerajaan Aceh semasa Sultan Alauddin Riayat Syah, putra Sultan Ali Mughayat Syah, pertengahan abad ke-16,” ujar Fadhil.
 
Ditambahkan, pihaknya telah berbicara dengan kepala desa dan sekretaris desa, Iskandar yang kebetulan pemilik tanah di mana makam itu berada.

“Mereka sangat mendukung pemugaran dilakukan. Bahkan mengharapkan ada penelusuran sejarah keberadaan Menteri tersebut,” terang Fadhil.
 
Pemugaran komplek makam tersebut akan segera dibahas lebih lanjut dengan aparatur desa setempat. Penulisan sejarahnya juga akan dilakukan dengan harapan, sejarah tidak menjadi dongeng di kemudian hari dan dapat menjadi objek wisata sejarah.

“Kami apresiasi MAPESA dan masyarakat lainnya yang mau peduli,” terang Fadhil.

Artikel ini ditulis oleh:

PPP DIY Dukung Djan Faridz sebagai Ketum

Jakarta, Aktual.co — Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan Daerah Istimewa Yogyakarta, mendukung hasil Muktamar ke-VIII PPP di Jakarta pada November lalu yang menetapkan Djan Faridz sebagai ketua umum partai berlambang Kabah tersebut.

“Ya hasil itu (Muktamar) yang akan kami dukung,” kata Ketua DPW PPP DIY Sukri Fadholi usai menghadiri peringatan Hari Lahir (Harlah) PPP ke-42 di Gedung Gapensi, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu (1/2).

Menurut dia, pertimbangan DPW PPP mengambil langkah ini, di antaranya berpegang pada aturan dasar/aturan rumah tangga (AD/ART) partai, apalagi mahkamah partai maupun majelis syariah menyatakan Muktamar PPP di Surabaya tidak sah.

“Nilai-nilai konstitusi partai yang kami pegang, kami berpegang teguh pada AD/ART partai,” katanya.

Karena itu, kata Sukri, DPW PPP DIY tidak mendukung kubu Suryadharma Ali maupun Romahurmuzy, sikap ini ditunjukkan dengan ketidakhadiran jajaran DPW PPP DIY pada Muktamar PPP di Surabaya yang memutuskan Romahurmuzy sebagai ketum.

Menurut dia, meski di Dewan Pimpinan Pusat (DPP) ada dualisme kepengurusan, namun seluruh DPC PPP se-DIY sepakat dengan langkah yang ditempuh DPW ini. Bahkan di akar rumput partai ini dipastikan tidak ada indikasi perpecahan.

Sebagai salah satu ketua DPW, Sukri berharap segera tercipta suasana kondusif di internal PPP, sehingga kedua kubu yang sedang berseteru untuk merebut kekuasaan di jajaran struktur DPP PPP diharapkan segera melakukan islah untuk menghindari perpecahan.

“Ini (perseteruan) masih ditangani di pengadilan tata usaha negara (PTUN), jadi proses hukum tetap berjalan, akan tetapi islah juga harus tetap dilakukan,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPC PPP Bantul Maming Triyono mengatakan semua anggota partai di daerah satu suara, mendukung apapun yang dibawa DPW PPP, sehingga harapannya ada islah antar kedua pihak yang berseteru untuk menghindari perpecahan.

“Kami harap elit partai PPP melakukan islah, dan pesan islah dari DPC ini akan disampaikan ke DPP melalui DPW DIY. Dan kami tetap teguh pendirian mematuhi kebijakan DPW,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Penemuan Baru Teleskop Kepler: Ada Peradaban Kehidupan Berteknologi Maju di Alam Semesta?

Jakarta, Aktual.co — Sejak diluncurkan oleh NASA pada 2009 lalu, teleskop luar angkasa Kepler, telah mengindentifikasi lebih dari 1.000 eksoplanet (Planet di luar Tata Surya kita) dan 4.200 calon Eksoplanet.
 
Seperti yang baru ini ditemukan oleh teleskop tersebut yaitu Tata Surya terdiri dari lima Planet seukuran Bumi (Planet berbatu) mengelilingi sebuah bintang yang disebut “Kepler 444 “,- yang jaraknya diperkirakan 11,2 miliar tahun – umurnya dua kali lebih tua dari Matahari.

HuffingtonPost melaporkan, bahwa Dr. Tiago Campante , seorang peneliti dari University of Birmingham dan salah satu astronom yang membantu riset penelitian tersebut, berhasil menemukan sistem Tata Surya baru , dalam sebuah pernyataan tertulis.

Peneliti mengklaim, sudah menemukan Planet seukuran Bumi telah terbentuk di sekitar Alam Semesta sekitar 13,8 miliar tahun, kemungkinan memberikan pengetahuan bagi keberadaan kehidupan kuno di Galaksi.

Campante bersama timnya mendeteksi ada sistem bintang kuno dengan melihat data yang dikumpulkan oleh Kepler selama empat tahun .

Ilmuwan menggunakan teknik yang disebut ‘Asteroseismology’, di mana perubahan kecil dalam kecerahan bintang menunjukkan massa, usia dan diameter.

Tim peneliti mendeteksi lima planet dengan menggunakan ‘sistem fotometri’, mengamati Bintang redup, dimana Planet melintasi orbitnya.

Lima planet dalam orbit di sekitar area “Kepler – 444” , yang berada dalam ‘zona Goldilocks’ , wilayah ruang di sekitar bintang, namun syaangnya, tidak terlalu mendukung untuk ditempati di Planet tersebut, kemungkinan ada tanda-tanda kehidupan karena terdapat air di dalamnya.

Campante mengatakan, meskipun Kepler – 444 tidak dapat ditinggali, namun ada kemungkinan keberadaan sistem Tata Surya kuno lainnya di luar sana.

“Planet yang sama namun usianya lebih tua, memang bisa menopang kehidupan, yang memiliki peradaban berteknologi maju relatif bermilyaran tahun dari masa kita,” ungkap Campate.

Ilmuwan lainnya, yang tidak terlibat dalam penelitian itu memiliki keraguan terhadap penemuan Compante bersama timnya.

Sementara itu, William Borucki , ilmuwan ruang angkasa dari Ames Research Center NASA di Moffett Field , California, AS, menjelaskan, bahwa Planet-planet yang jauh lebih tua dari Bumi memiliki harapan yang lebih tinggi memiliki kehidupan dari Planet yang baru terbentuk, walaupun keberadaannya masih belum bisa dipastikan.

“Penemuan Kepler – 444 adalah sangat penting, tetapi ada atau tidak adanya kehidupan akan tetap menjadi misteri sampai teknologi manusia maju ke titik bahwa kita bisa mendapatkan jawaban yang pasti,” kata Borucki.

Selain itu, Dr. Seth Shostak , Astronom senior dan Direktur Center untuk SETI Research in Mountain View, California, berharap penemuan ini akan membantu kemungkinan adanya kehidupan asing (ET). Peneliti juga mencari tempat tinggal makhluk luar angkasa (Alien).

“Hasil dari penelitian ternyata Alam Semesta usianya lebih tua dari yang kita bayangkan. Dan Planet rata-rata berusia miliaran tahun lebih tua dari Planet kita sendiri,” kata  Dr. Seth Shostak.

Ia berhipotesa, dibutuhkan waktu 4 miliar tahun bagi makhluk hidup berevolusi di Bumi, menjadi kompleks. Dan, ini merupakan sinyal yang bisa memberikan informasi kepada ilmuwan, bahwa ada makhluk lain selain manusia di luar sana.

Sebuah makalah yang menjelaskan penemuan tersebut sudah dipublikasikan dalam Astrophysical Journal .

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain