10 April 2026
Beranda blog Halaman 39325

Diduga Palsukan Dokumen, Abraham Samad Dilaporkan ke Bareskrim

Jakarta, Aktual.co — Feriyani Lim melaporkan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad ke Badan Reserse Kriminal Mabes Polri. Pelaporan itu atas dugaan pemalsuan dokumen yang digunakan untuk pembuatan paspor.
“Terlapornya AS. Tadi malam ada seorang wanita Feriyani Lim melaporkan ke Bareskrim dalam kaitan pemalsuan dokumen, dalam hal ini KTP dan kartu keluarga,” kata Kabag Penum Polri Kombes Rikwanto di Bareskrim Polri, Senin (2/2)
Rikwanto mengatakan, kasus yang dilaporkan adalah terjadi pada saat 2007. “Namun baru dilaporkan sekarang,” kata dia.
Sementara Feriyani saat ini menyandang status tersangka dalam kasus pemalsuan dokumen. “Dia di Polda Sulawesi Selatan sebagai tersangka, dan saat ini dalam pemeriksaan di sana.”
Adapun pelapor untuk kasus di Sulselbar, Rikwanto melanjutkan, adalah sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Namun, saat diminta merinci LSM apa, Rikwanto mengaku tidak mengetahuinya. “Saya lagi mencari juga ini,” katanya.
Meski menjalani dua laporan hukum dalam kasus yang sama, Bareskrim tidak akan buru-buru memeriksa Feriyani. “FL kan menjalani pemeriksaan di sana, selesai pemeriksaan di sana kita jadwalkan periksa di sini,” kata dia.
Selain melaporkan Abraham Samad, Feriyani juga melaporkan UK dalam perkara yang sama. Adapun ancaman pasal yang dapat menjerat Abraham adalah pasal 263-264 KUH Pidana.
Sebelumnya Samad juga sudah dilaporkan ke Bareskrim oleh pihak lain, terkait pertemuan dengan plt Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto terkait upaya promosi sebagai cawapres Jokowi.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Bangun Pabrik Aki, Furukawa-Indomobil Tanam Rp500 Miliar

Jakarta, Aktual.co — PT Furukawa Indomobil menginvestasikan Rp500 miliar untuk membangun pabrik baterai aki untuk kendaraan motor dan mobil di Bukit Indah, Cikampek, Jakarta.

“Saya kira, mereka ingin membangun pabrik baterai aki, karena kebutuhan baterai di Indonesia terus meningkat,” ujar Pelaksana Tugas Dirjen Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi Kementerian Perindustrian Panggah Susanto di Jakarta, Senin (2/2).

Panggah mengatakan, pabrik tersebut akan memproduksi 3 juta baterai aki per tahun dengan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) mencapai hampir 80 persen. Pabrik aki dengan merek dagang Furukawa Indomobil Baterai tersebut, akan diresmikan pada 5 Februari 2015 untuk memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri.

Menurut dia, PT Furukawa menguasai saham 51 persen terhadap pabrik tersebut, sementara PT Indomobil memiliki saham 49 persen.

Presiden Direktur PT Indomobil Sukses Internasional Tbk Yusak Kertowidjojo bersama jajarannya menemui Menteri Perindustrian Saleh Husin di Kantor Kemenperin, Jakarta.

Dalam kesempatan tersebut, Yusak mengundang Menperin untuk meresmikan pabrik baterai aki tersebut.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Selisih Tipis dengan Premium, Konsumsi Pertamax Melonjak Tiga Kali Lipat

Jakarta, Aktual.co — Sejak dicabutnya subsidi dari Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium, banyak konsumen yang beralih memilih menggunakan BBM jenis Pertamax mengingat tipisnya selisih harga kedua BBM tersebut.

“Kalau harga Premium dan Pertamax beda rangenya Rp1.000 atau Rp1.200, itu yang pindah ke Pertamax akan banyak,” kata Direktur Pemasaran dan Niaga PT Pertamina (Persero) Ahmad Bambang saat ditemui di gedung DPR RI, Jakarta, Senin (2/2).

Akan tetapi, lanjutnya, jika range tersebut nantinya tinggi, maka konsumen akan kembali beralih ke Premium.

“Jadi ada swing customer. Jadi pelanggan lihat dulu bedanya banyak tidak. Nah waktu harga pertamax selisih Rp1.000 sama premium dimana premium Rp8500 per liter dan pertamax Rp9500 per liter, itu tinggi naiknya (konsumen) ke Pertamax,” ujarnya.

Ia menjelaskan, saat ini pemakaian Pertamax sudah melonjak tiga kali sejak 2014, sehingga yang sebelumnya hanya sebanyak 800 kl per hari, sekarang sudah sebanyak 2600 kl sehari.

“Sejak premium naik November lalu. Kemudian turun, tapi karena Pertamax juga turun tetap aja konsumsinya tinggi. Jadi apalagi kalau kita buat harga Pertamax dan Premium makin deket. Itu lebih bagus,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Penembakan Terus Terjadi di Ukraina

Jakarta, Aktual.co — Sebanyak 19 tentara dan warga sipil tewas dalam bentrokan yang terjadi di timur Ukraina, setelah sebelumnya terjadi peperangan yang sengit antara pasukan pemerintah dan pemberontak pro Rusia.

Militer Ukraina mengatakan, 13 tentara tewas dan 20 lainnya mengalami luka-luka. Sedangkan, enam warga sipil tewas dalam pertempuran di Donetsk Republik Rakyat. Peperangan itu kembali memanas setelah gencatan senjata tak disepakati oleh kedua kelompok itu, Sabtu (31/1) lalu.

Berdasarkan laporan Al-Jazeera, rentetan penembakan terus terjadi, bahkan memaksa warga setempat untuk menceri perlindungan atas peperangan itu.

 “Jalan-jalan hampir sepi dan orang-orang yang dapat bersembunyi di ruang bawah tanah mereka,” kata dia.

Selain itu, warga setempat juga tepaksa bersembunyi di tengah musim dingin, tanpa air atau listrik.

Seorang pensiunan Yevdokiya Bugay (86) dari Yenakievo, terpaksa diungsikan dari rumahnya karena kediamannya hancur berkeping-keping.

 “Saya gemetar. Aku tinggal sendirian. Aku sedang duduk di sudut dan saya baru saja selamat,” katanya kepada Al Jazeera.

 Mediator dan perwakilan Ukraina menuduh separatis menolak kesepakatan meskipun tekanan internasional yang meningkat untuk meredakan kebangkitan berdarah dalam pertempuran yang telah menyebabkan sejumlah orang tewas dalam beberapa hari terakhir.

 Organisasi untuk Keamanan dan Kerjasama di Eropa (OSCE), yang terlibat dalam pembicaraan bersama dengan Rusia, mengatakan bahwa negosiator pemberontak di Minsk

“Bahkan tidak siap untuk membahas pelaksanaan gencatan senjata dan penarikan senjata berat.”

Sebaliknya wakil pemberontak menyerukan revisi total rencana perdamaian sebelumnya yang didukung Kremlin ditandatangani pada bulan September yang telah membentuk dasar untuk semua negosiasi, OSCE mengatakan dalam sebuah pernyataannya. (Laporan: Wisnu Yusep)

Artikel ini ditulis oleh:

Syarifuddin Suding: Harusnya Hasto dan Arteria Serahkan Bukti ke KPK

Jakarta, Aktual.co — Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Hanura, Syarifuddin Suding mengatakan Plt Sekjen PDIP atau DPP PDIP Bidang Hukum dan Advokasi, Arteria Dahlan segera menyampaikan bukti pertemuan Abraham Samad kepada KPK.

Hal itu menyusul kembali beredarnya foto antara Abraham Samad dengan seorang jenderal seminggu sebelum penetapan calon wakil presiden pendamping Jokowi, seperti yang dibeberkan oleh Arteria.

“Sudah berbagai bukti, ini bisa menjadi bukti awal memungkinkan. Kita juga berharap ke publik, pak Hasto dan Arteria menyampaikan kepada KPK, agar KPK bisa mengambil sikap, berarti ada bukti awal untuk melakukan tindakan,” ucap Suding kepada wartawan, di Komplek Parlemen, Senayan, Senin (2/1).

Lebih lanjut, ketika ditanyakan apakah pengawas internal KPK harus pro aktif dalam menanggapi permasalahan tersebut?  Politisi Hanura itu berpedapat.

“Sepanjang ada laporan yang disampaikan Hasto bukti awal. Sebab, bisa gimana Komite etik sepanjang tidak ada bukti awal, kalau hanya statemen, kalau memberikan bukti awal,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Polisi Cokok Pengoplos Pil Dextro Maut

Jakarta, Aktual.co — Polisi berhasil meringkus MR, 29 tahun, warga Genuk, Kota Semarang, Jawa Tengah, pengoplos pil dextro atau salah satu jenis obat yang masuk dalam daftar berbahaya yang menewaskan dua orang, beberapa waktu lalu.
“Tersangka ini mencampur sekitar 100 butir pil dengan minuman ringan,” kata Kapolrestabes Semarang Komisaris Besar Pol Djihartono di Semarang, Senin (2/2).
Menurut dia, peristiwa yang menewaskan dua orang, masing-masing Eko Riyadi dan Darwadi warga Kalialang, Sukerejo, Gunungpati, Semarang, tersebut terjadi pada 28 Januari 2015.
Saat itu, tersangka mendatangi rumah korban Eko Riyadi sambil membawa minuman yang sudah dioplos dengan pil dextro tersebut. Selain ke rumah Eko, tersangka juga mendatangi korban Darwadi di rumahnya yang jaraknya tidak terlalu jauh.
“Setalah minum-minum, kedua korban muntah-muntah kemudian pingsan,” ungkap Djihartono.
Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong. Bersama dengan tersangka, polisi mengamankan sebuah botol yang berisi sisa minuman mematikan tersebut.
Akibat perbuatannya itu, tersangka akan dijerat dengan pasal 204 KUHP tentang peredaran produk berbahaya yang membahayakan jiwa atau kesehatan seseorang hingga menyebabkan kematian.
Sebelumnya, Dua warga Kalialang, Sukerejo, Gunungpati, Semarang, Jawa Tengah, ditemukan tewas diduga “overdosis” pil dextro atau salah satu jenis obat yang masuk dalam daftar G (gevaarlijk) atau berbahaya.
Kedua orang yang ditemukan tewas secara terpisah pada hari Kamis (28/1) pagi tersebut masing-masing Darwadi (25) dan Eko Riyadi (30).
Dari informasi yang diperoleh, Eko tewas setelah sempat memperoleh perawatan di Rumah Sakit dr Kariadi Semarang. Tidak berselang lama, korban Dawadi ditemukan tewas di depan sebuah rumah di Perumahan Taman Sentosa, Gunungpati, Semarang.
Polisi yang memperoleh laporan korban tewas tersebut langsung melakukan olah tempat kejadian peristiwa di lokasi ditemukannya Darwadi.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Berita Lain