8 April 2026
Beranda blog Halaman 39333

Ketum The Jak Berharap Tim 9 Berangus Mafia Sepakbola

Jakarta, Aktual.co —  Isu soal mafia sepakbola serta konspirasi masih membanyangi perkembangan sepakbola Indonesia hingga saat ini. Langkah Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) membentuk tim 9 guna membenahi serta memberangus praktik pengaturan skor masih belum ada hasil.
Demikian hal itu disampaikan oleh perwakilan suporter, Ketua Umum Jak Mania Jakarta Richard Achmad Supriyanto.
“Mafia dan konspirasi ini memang melekat bagi kami para suporter. Sudah ada perbaikan tapi isu mafia dan konspiratif pertandingan masih ada,” kata Richard dalam acara diskusi Aktual Forum dengan tema “mau dibawa kemana sepakbola Indonesia? Di Warung Komando Jakarta, Minggu (1/2).
Bahkan, Richard menuding praktik mafia masih bisa dilihat sampai detik ini.”Arema vs Semen Padang itu nyata betul walau tidak ada bukti,” tudingnya.
Untuk itu, Richard berharap banyak pada Tim 9 bentukan Kemenpora untuk memulihkan sepakbola Indonesia dari campur tangan mafia sepakbola.”Mereka dikasih target 3 bulan, saya bilang pak bisa ga satu bulan selesai,” desaknya.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Target PSSI Cuma Kembalikan Indonesia ke Peringkat 130

Jakarta, Aktual.co — Executive Commite PSSI, Djamal Aziz mengatakan bahwa tolak ukur perkembangan sebuah olah raga seperti sepakbola itu dilihat dari prestasi yang diterima. Dan itu tidak mudah dalam meraihnya.
Sebab, sejak kekisruhan yang terjadi sekitar dua tahun lalu yang membuat dualisme federasi itu membuat rengking sepak bola Indonesia di FIFA ‘terjun bebas’.
“Jadi kalau mau dibawa kemana sepakbola ini, yang pasti dibawa untuk keprestasi, tetapi itu tidak mudah, renking kita di FIFA menempati posisi 172 dari sebelumnya di rengking 157 dan sempat diperingkat 159,” kata Djamal dalam acara Forum Aktual, di Warung Komando, Jl. Dr Saharjo No 1 Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (1/2).
Ia pun mengatakan, dalam kepengurusan PSSI ini menargetkan akan mengembalikan posisi persepakbolaan Indonesia kembali kepada posisi semula di renking 130, sebagai salah satu prestasi.
“Target kita kembalikan ke renking 130 yang sempat turun, akbiat gonjang ganjing,” tandas mantan Anggota Komisi X DPR RI.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang
Nebby

PSSI: Yang Bisa Kasih Perintah FIFA Bukan Pemerintah

Jakarta, Aktual.co —  Anggota Executive Committee (Exco) PSSI, Djamal Aziz menegaskan, pemerintah melalui Tim Sembilan tidak bisa melakukan intervensi terhadap kepengurusan sepakbola Indonesia.
“Kita (PSSI) memang anggota KONI atau pemerintah. Tapi mereka tidak bisa melakukan perintah terhadap kepengurusan PSSI, Yang bisa memerintahkan kita itu FIFA, bukan KONI atau pemerintah,” kata Djamal dalam Aktual Forum, dengan tema “Mau Dibawa Kemana Sepakbola Indonesia?” di Jakarta, Minggu (1/2).
Pernyataan Djamal ini, terkait dengan pembentukan Tim Sembilan oleh Kemenpora yang ditugaskan untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja PSSI.
Djamal mengungkapkan, PSSI ingin membawa sepakbola Indonesia untuk bisa berjaya di kancah internasional. Namun, tegas Djamal, pemerintah jangan melakukan intervensi terhadap kinerja PSSI.
“Kita mau bawa sepakbola Indonesia menuju kejayaan. Target kita 130 di rangking FIFA. Tapi kita juga mau, apa yang kita lakukan jangan diintervensi,” tegas Djamal.
Untuk menyelesaikan permasalahan dalam sepakbola, kata Djamal, pemerintah dan PSSI harus bisa duduk bersama, membahas hal tersebut.
“Kita mau duduk bersama dengan pemerintah, bagaimana mengembangkan sepakbola,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang
Nebby

Selama 1 Bulan, 60 Kasus DB Tercatat di Klungkung

Jakarta, Aktual.co — Kabupaten Klungkung, Bali tercatat 60 kasus demam berdarah (DB) selama bulan Januari 2015, sebagian besar mereka mendapat perawatan di RSUD setempat.
Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyempatkan diri melihat kondisi para pasien yang tengah mendapat perawatan di RSUD setempat, Sabtu (1/2).
Dari 60 pasien yang mendapat pelayanan di RSUD Klungkung 48 di antaranya merupakan pasien dari daerah tersebut, dan 22 orang sisanya merupakan pasien rujukan dari RSUD Karangasem.
Bupati Suwirta didampingi Kabid Pengkajian dan Pengembangan Dinas Kesehatan setempat dr Nyoman Kusuma meninjau ke sejumlah ruangan tempat pasien DB dirawat.
Para pasien DB didominasi dari Desa Gunaksa dan Desa Tusan termasuk Desa Tegak, Kecamatan Klungkung.
Bupati Suwirta menjelaskan bahwa, penyakit DB disebabkan oleh nyamuk aedes aegepty dan nyamuk itu hidup di lingkungan yang airnya tergenang.
“Saya meyakini nyamuk itu hidup di wilayah yang sanitasinya tidak terpelihara, utamanya air-air yang tergenang,” jelas Bupati Suwirta.
Ia mengharapkan agar masyarakat bisa melaksanakan program kebersihan lingkungan serta melakukan pengurasan dan penimbunan.
Selain itu Dinas Kesehatan diminta melakukan pemetaan wilayah yang mana menjadi endemic DB. “Ini kan kejadian berulang-ulang, wilayah ini selalu menjadi langganan DB, tahun ini kita hapus predikat langganan ini,” ujar Bupati Suwirta.
Langkah riil yang diambil untuk memberantas DB dengan mencanangkan Gerakan Serentak (Gertak) DB. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan setiap hari Jumat.
“Kita berhenti dulu berolahraga, kita mau menuntaskan DB dengan Gertak,” papar Bupati Suwirta.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Semen Padang Pilih Goran Gancev Gantikan Dzumafo

Padang, Aktual.co — Terjawab sudah siapa pengganti Herman Dzumafo untuk mengisi slot pemain asing Semen Padang FC.
Manajemen Semen Padang dikabarkan memilih pemain asal Makedonia, Goran Gancev untuk memperkuat lini belakang tim julukan Kabau Sirah tersebut. 
Terpilihnya Goran, setelah Semen Padang melakukan seleksi dalam beberapa kali latihan terhadap dua pemain lainnya yakni Bruno Casimir dan Cristian Febre.
Kabar terpilih Goran tidak ditampik oleh sang pelatih, Nil Maizar. “Pilihan team pelatih adalah Goran Gancev. Kelebihannya karena visi bermainnya bagus, kalau hal lain langsung ditanyakan kepada manajemen,” ujarnya via pesan singkat yang diterima Aktual, Minggu (1/2)
Selain itu, Manager Semen Padang, Asdian juga membenarkan hal tersebut. Dikatakannya, informasi itu telah diterima setelah melakukan pembahasan sore tadi bersama tim pelatih. 
“Goran yang diterima, alasanya secara fisik, teknik dan juga taktikal lebih baik, tim pelatih menyampaikan begitu,” katanya di Padang.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

IPW: Sudah Cukup Bukti Bagi Polisi Tersangkakan Abraham Samad

Jakarta, Aktual.co —  Indonesia Police Watch (IPW) berpendapat bahwa pemeriksaan terhadap saksi pemilik unit apartemen Capital Residences yang membenarkan pertemuan antara Ketua KPK Abraham Samad dengan elit PDI Perjuangan, menunjukan adanya kejahatan serius.
Demikian dikatakan Ketua Presidium IPW, Neta S Pane dalam keterangan tertulisnya yang diterima Aktual.co, di Jakarta, Minggu (1/2).
“IPW menilai, Keterangan saksi kepada penyidik maupun pers makin menunjukkan ada kejahatan serius yang sedang terjadi di KPK, yakni dugaan penyalahgunaan wewenang yang dilakukan oleh oknum pimpinan KPK,” kata dia.
Menurut dia, kesaksian itu makin menunjukkan bahwa Samad selama ini diduga melakukan kebohongan publik dengan mengatakan semua yang dituduhkan dalam kasus ‘Rumah Kaca Abraham Samad’ adalah fitnah. 
Ia mengatakan, dengan adanya kesaksian ini hendaknya mata publik semakin terbuka bahwa oknum-oknum KPK bukanlah malaikat.
“Sehingga diharapkan publik bisa bersikap objektif dan tidak membabibuta membela oknum pimpinan KPK yang bermasalah,” seru dia.
“Apalagi saksi tersebut adalah teman dekat Samad yang menjelaskan apa yang terjadi di apartemennya yang “dipinjam” Samad,” tambah dia.
Oleh karena itu, ujar Neta, dengan adanya kesaksian ini akan semakin mudah bagi Bareskrim Polri untuk menjerat Samad secara pidana. Karena itu IPW berharap Polri bisa bekerja cepat untuk memanggil dan memeriksa Samad.
“Enam alat bukti yang dimiliki Bareskrim sudah cukup kuat untuk menjerat Samad dalam kasus pidana Rumah Kaca,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang
Nebby

Berita Lain