17 April 2026
Beranda blog Halaman 39430

Spanyol Desak PBB Usut Kematian Petugasnya Oleh Israel

Jakarta, Aktual.co —Spanyol meminta Perserikatan Bangsa-Bangsa mengusut tuntas seorang petugasnya yang tewas saat bertugas di Libanon Selatan.
Duta Besar Spanyol Roman Oyarzun mengatakan kematian petugas PBB asal Spanyol itu jelas merupakan akibat dari meningkatnya kekerasan yang disebabkan oleh pihak Israel. Petugas itu tewas saat terjadi baku tembak antara pihak Israel dengan Hizbullah di perbatasan.
Roman mengaku sudah meminta penyelidikan penuh dalam sidang darurat dewan tersebut, yang diminta Prancis untuk membahas cara meredakan ketegangan Israel dengan Libanon.
Kekerasan itu menimbulkan kekhawatiran akan perang habis-habisan lagi di antara kedua negara tersebut. Seperti perang selama sebulan di 2006. 
Insiden tewasnya petugas asal Spanyol membuat Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon menyerukan semua pihak agar menahan diri dan bertanggung jawab untuk meredakan ketegangan. 
Ketegangan di daerah itu meningkat, terutama sesudah serangan udara Israel di wilayah Suriah dataran tinggi Golan yang menewaskan enam pejuang Hizbullah dan seorang jenderal Iran pada 18 Januari.
“Tujuan kami adalah meredakan ketegangan dan mencegah pemanasan keadaan lebih lanjut,” kata Duta Besar Prancis Francois Delattre kepada wartawan.
Prancis menyampaikan rancangan pernyataan kepada anggota dewan itu, tapi setelah bersidang lebih dari satu jam, dewan tersebut mengeluarkan kecaman singkat atas kematian penjaga perdamaian itu serta tidak menyebutkan upaya meredakan keadaan.
Kopral Spanyol 36 tahun itu, yang bertugas di satuan sementara Perserikatan Bangsa-Bangsa UNIFIL di Libanon selatan, tewas dalam tembak-menembak tersebut.
UNIFIL, yang berkekuatan 10.000, menyatakan mengamati enam roket ditembakkan ke Israel dari Libanon selatan dan pasukan Israel balas menembakkan senjata berat ke sekitar wilayah sama.
Pejabat tinggi penjaga perdamaian Senior Edmond Mulet menyatakan kepada anggota dewan itu bahwa serangan tersebut pelanggaran berat atas perjanjian gencatan senjata dan UNIFIL menyelidikinya, kata diplomat, yang hadir di sidang dewan tersebut.

Artikel ini ditulis oleh:

Redakan Ketegangan, Masjid di Inggris “Open House”

Jakarta, Aktual.co —Dewan Muslim Inggris akan mengorganisir gerakan dengan taggar #VisitMyMosque setiap hari Ahad. Kegiatan ini dilakukan untuk meredakan ketegangan dan kebencian terhadap muslim. Berdasar kegiatan itu,  masjid-masjid yang berpartisipasi di setiap wilayah Inggris akan mengundang warga untuk hadir dan bertanya berbagai hal tentang Islam. 
Pihak masjid juga akan menyediakan teh dan kue-kue untuk menjamu warga. “Masjid juga akan mengundang tokoh lintas agama juga, dan semua akan diundang untuk datang bersama-sama untuk menunjukkan persatuan dan solidaritas  mengurangi ketegangan bagi komunitas agama,” kata MCB. “Hari #VisitMyMosque merupakan bagian dari inisiatif nasional oleh umat Islam untuk menjangkau sesama warga Inggris untuk menurunkan ketegangan di sekitar terorisme.”
Inisiatif ini datang tiga minggu setelah serangan di Paris, yang dilakukan oleh ekstrimis Islam, yang menewaskan 17 orang tewas. Setelah serangan itu, pemerintah Inggris secara tertulis meminta imam masjid untuk berbuat lebih banyak demi mencegah radikalisasi di komunitas mereka sendiri. Sekitar 15 masjid di Inggris menyatakan kesiapannya untuk kegiatan ini.

Dua Orang Bersenjata Api Diamankan di Depok

Jakarta, Aktual.co —Anggota Polres Kota Depok mengamankan dua orang yang diduga pelaku perampokan berinisial Z asal Babakan Madang, Bogor, Jawa Barat dan MA warga Kalibata, Jakarta Selatan.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Martinus Sitompul mengatakanya keduanya kedapatan membawa senjata api dan diamankan di Jalan Raya Legong Mekarjaya Sukmajaya Kota Depok.
“Kamis sekitar pukul 17.00 WIB,” kata dia, di Jakarta, Kamis (29/1).
Kronologis penangkapan berawal saat sejumlah warga berteriak “maling” dan mengejar kendaraan Honda CRV bernomor polisi B-888-SAW yang ditumpangi kedua orang itu. Warga curiga lantaran kendaraan mereka keluar dari Perumahan Jatijajar menuju Jalan Simpangan dengan kecepatan tinggi.
Beberapa orang sempat menghentikan laju kendaraan yang menuju Jalan Tole Iskandar menuju Jalan Bahagia saat melintasi Polsek Sukmajaya. “Namun pelaku menodongkan senjata api kemudian melarikan diri menuju Jalan Raya Legong Mekarjaya,” ujar Martinus.
Beberapa saksi dan anggota Polresta Depok mampu menghentikan mobil dan mengamankan dua penumpangnya.
Saat dilakukan penggeledahan di dalam mobil, petugas menemukan satu pucuk senjata api jenis FN, tiga magazine, dua pucuk senapan gas, tiga kaleng mimis, empat bilang sangkur, dua amplop ganja, satu alat hisap shabu (bong), satu buku tabungan.
Kemudian dua unit telepon selular, satu lembar Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), lima tas kecil, dua tas senapan gas, satu unit tabung, dua popor senapan gas dan tiga peredam senjata, serta satu unit mobil.
Saat ini, Martinus menyatakan petugas memeriksa intensif kedua pelaku itu guna diproses lebih lanjut dan mengungkap aksi jahatnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Ahok Mau Pakai Sniper, Tokoh Betawi: Jangan Asal ‘Ngoceh’

Jakarta, Aktual.co —Pernyataan sesumbar Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang ingin menggunakan penembak jitu alias sniper untuk memberantas preman di Jakarta, menuai kritik dari tokoh Betawi Muhammad Rifqi atau akrab disapa Eki Pitung. Ketua Antar Lembaga Badan Musyawarah (Bamus) Masyarakat Betawi itu tegas mengatakan memberantas preman di Jakarta tak perlu sampai menggunakan sniper. 
“Selain melanggar HAM, ada payung hukumnya juga untuk menggunakan sniper. Ada aturannya hanya polisi atau tentara yang bisa perintahkan itu dan bukan seorang Gubernur. Jangan asal ngoceh Ahok,” kata Eki saat dihubungi aktual.co, Kamis (29/1).
Lagipula, menurutnya kondisi di Jakarta saat ini terbilang kondusif. Tidak seperti era 1990-1980 yang marak preman dan ada penembak misterius (petrus).  “Jakarta bukannya Texas atau Makao tempat para mafia bermain judi, yang ditaruh sniper di tiap gedung-gedung,” ujar dia.
Ketimbang seperti kebakaran jenggot ingin pakai sniper, menurut dia, Ahok perlu menyadari dua poin untuk menyikapi hasil survei Economist Intelligence Unit Jakarta yang menempatkan Jakarta sebagai kota paling tidak aman.
Pertama, TNI dan Polri itu diberikan senjata bukan untuk diarahkan untuk menakut-nakuti masyarakat. Kedua, tugas Gubernur seharusnya mengayomi dan melayani masyarakat, dan bukannya malah menakut-nakuti.
“Jakarta bukan kota barbar. Gubernur, pemerintah sampai tingkat kelurahan itu tugasnya melayani dan mengayomi masyarakat dan bukannya malah nakut-nakutin, Ahok jangan sok jadi koboi,” ujar dia.
Dia menyarankan, untuk memberantas premanisme Ahok harusnya lebih mengedepankan cara-cara persuasif dengan pendekatan kepada sejumlah tokoh – tokoh organisasi masyarakat dan tokoh-tokoh kelompok di kota Metropolitan ini.
“Dirangkul kelompok – kelompok dan organisasi, saya rasa kalau bongkolnya (pimpinannya) diajak bicara, bisa mengerti. Jangan karena ketakutannya Ahok sendiri, membuat opini Jakarta ini gak aman, jadi masyarakat ini bertanya ada apa ini Jakarta? Kalau Gubernur merealisasikan pernyataanya itu saya siap berhadapan dengan Gubernur,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Holocaust, Turki: Jangan Abaikan Palestina

Jakarta, Aktual.co —Israel menuduh seorang pejabat senior Turki “menyalahgunakan” peringatan Holocaust untuk mengkritik kebijakan Israel. Juru Bicara Parlemen Turki Cemil Cicek pada Rabu (28/1) memberikan sambutan kepada anggota komunitas Yahudi di Turki dan yang lain pada acara peringatan Holocaust dan mengatakan meningkatnya anti-Semitisme disebabkan oleh konflik Israel-Palestina, seperti dikutip CNN
“Meski kita mengingat rasa sakit di masa lalu, tidak ada yang bisa mengabaikan serangan terakhir di Gaza, di mana 2.000 anak yang tidak bersalah, wanita dibantai. Kita perlu melihat isu secara keseluruhan,” kata Cicek, mengacu pada perang Israel dan Hamas pada Juli-Agustus tahun lalu. Emmanuel Nahason, juru bicara Kementerian Luar Negeri Israel, mengatakan kepada Reuters bahwa Cicek “tidak adil dan mengecam (Israel) dengan keras pada saat itu benar-benar tidak pantas.”
“Israel menyatakan kekecewaannya bahwa sebuah peristiwa internasional yang didedikasikan untuk mengenang para korban Holocaust disalahgunakan untuk mengkritik kebijakan Israel,” kata Nahason. Penampilan Cicek pada acara tersebut menandai untuk pertama kalinya seorang pejabat tinggi pemerintah Turki menghadiri acara peringatan Holocaust. 
Tahun ini, upacara peringatan berlangsung di seluruh Eropa untuk menandai 70 tahun pembebasan kamp konsentrasi Auschwitz dari Nazi. Hubungan antara Israel dan Turki pecah pada 2010, ketika tentara Israel menewaskan sembilan orang Turki yang bepergian dalam konvoi bantuan kemanusiaan yang dipimpin Turki, mencoba untuk menerobos blokade Gaza.
Awal bulan ini Perdana Menteri Turki Ahmet Davutoglu menyamakan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dengan militan Islam yang membunuh 17 orang dalam serangan Charlie Hebdo di Paris, mengatakan keduanya telah melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan.
Turki mengatakan kritik terhadap Israel tidak ditujukan bagi orang-orang Yahudi Turki, yang 17.000 di antaranya masih tinggal di negara itu, namun komunitas Yahudi mengatakan khawatir bahwa anti-Semitisme di media dan para politisi Turki membuat mereka berisiko. 

Ahsan Gembira Bisa Bertemu Lee Yong Dae

Jakarta, Aktual.co — Pebulu tangkis ganda putra Pelatnas Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI), Mohammad Ahsan mengaku gembira karena keinginannya bertemu Lee Yong Dae/Vladimir Ivanov dalam turnamen Djarum Superliga Badminton 2015 telah terwujud.

“Itu untuk menghibur saja agar atmosfer pertandingan semakin menarik. Tapi pertandingan tadi mudah, Berry juga bermain bagus,” kata Ahsan didampingi pasangan bermainnya Berry Angriawan selepas menang atas Lee/Ivanov di GOR Lila Bhuana Denpasar, Bali, Kamis malam (29/1).

Dalam pertandingan selama 37 menit pada hari terakhir babak penyisihan turnamen berhadiah total 200 ribu dolar AS itu, Ahsan/Berry meraih skor 21-17 dan 21-15 dari Lee/Ivanov.

Pasangan Hendra Setiawan dalam ganda putra andalan PBSI itu mengaku banyak melakukan kesalahan saat bertanding. Tapi, Berry yang menjadi mitranya dapat menutup kesalahan itu sehingga mereka dapat meraih kemenangan.

“Di lapangan ada saatnya kami kalah angin dan menang angin. Kami manfaatkan itu aja. Saat menang angin, kami banyak menyerang lawan,” kata Ahsan.

Peraih medali emas dalam Asian Games 2014 itu tidak menyangka para penonton di GOR Lila Bhuana justru banyak yang mendukungnya bersama Berry meski berhadapan dengan Lee Yong Dae.

“Rasanya saya ingin terus melompat buat ambil ‘smash’ karena menjadi termotivasi dan bersemangat,” kata Ahsan tentang dukungan baginya.

Atlet berusia 27 tahun itu berharap dapat berjumpa tim Tonami Jepang dalam babak semifinal Superliga Badminton 2015 yang akan berlangsung Jumat (30/1).

Sementara, Berry mengatakan pengalamannya bertemu Lee/Ivanov akan menjadi modal untuk bertanding dalam babak semifinal karena dapat mengetahui kelebihan dan kekurangan pemain dengan peringkat tinggi.

“Saya banyak mendapat arahan dari bang Ahsan saat di lapangan. Saya juga dapat mengukur kemampuan diri sendiri sehingga tahu ada di tingkat mana,” kata Berry yang merupakan pasangan Ryan Agung Saputra dalam pelatnas PBSI sejak akhir 2014.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain