1 Januari 2026
Beranda blog Halaman 39441

DPRD Kabupaten Tangerang Gusar, Pertanian Digerus Perumahan

Jakarta, Aktual.co —DPRD Kabupaten Tangerang, Banten mempermasalahkan berubah fungsinya kawasan hijau di Kecamatan Cisoka, Tigaraksa dan Solear. Dari yang awalnya lahan pertanian, berubah jadi pergudangan dan perumahan.
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Tangerang Pernas Karno pun meminta Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) ditinjau ulang. “Karena sudah banyak yang disalahgunakan,” ujar dia, di Tangerang, Jumat (16/1).
Dalam waktu dekat, DPRD Kabupaten Tangerang akan memanggil instansi terkait. Seperti Badan Perencanaan Daerah, Dinas Tata Ruang serta dinas lainnya untuk diminta klarifikasi.
Kata Karno, seharusnya kawasan hijau tetap dipertahankan menjadi lahan pertanian, dan bukan malah diizinkan jadi perumahan. Begitu juga dengan yang berubah jadi pergudangan. Yang tentunya akan tidak sejalan dengan misi  wilayah ini untuk swasembada pangan.
Meski tidak memungkiri tingginya permintaan lahan untuk perumahan, dia minta itu jangan merubah peruntukan wilayah yang sudah dirancang sejak lama.

Artikel ini ditulis oleh:

BBM Turun Lagi, Dishub DKI Siapkan Tarif Baru

Jakarta, Aktual.co —Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta berencana sesuaikan tarif angkutan umum di Ibu Kota. Menyusul turunnya harga BBM bersubsidi, Senin (19/1) pekan depan.
“Saya kira ada penyesuaian, penurunan pasti ada. Karena ini cukup signifikan penurunannya,” ujar Kadishub DKI Benjamin Bukit, di Balai Kota, Jumat (16/1).
Untuk membahas tarif baru, Dishub DKI segera gelar pertemuan dengan Organda DKI dan Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ).
Mengantisipasi harga BBM bersubsidi yang fluktuatif, Dishub DKI juga berencana memberlakukan tarif atas dan tarif bawah angkutan umum. Sehingga jika ada kenaikan atau penurunan harga BBM, tarif bisa langsung disesuaikan.
Kebijakan itu akan dituangkan dalam bentuk Surat Keputusan (SK) Gubernur. “Nanti dibahas bersama.” 
Benjamin juga meminta masyarakat ikut mengawasi tarif angkutan umum. Jika ada yang memasang tarif di luar ketentuan, agar segera dilaporkan. Sanksi tegas, seperti pencabutan trayek, juga disiapkan bagi angkutan umum yang melanggar.
Belum bisa memastikan kapan tarif angkutan umum akan turun, Benjamin janji dalam waktu dekat. 
Sebelumnya diberitakan, Presiden Joko Widodo telah mengumumkan penurunan harga BBM jenis premium dan solar. Harga kedua jenis BBM tersebut mulai berlaku mulai Senin (19/1). Untuk premium turun menjadi Rp6.600/ liter. Sedangkan harga solar turun menjadi Rp6.400.

Artikel ini ditulis oleh:

BPK: Potensi Kerugian Negara Anak Usaha BUMN Capai 62 Persen

Jakarta, Aktual.co — Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) telah memeriksa 45 anak usaha Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan memperoleh 801 temuan.

Anggota VII BPK RI Achsanul Qosasi mengatakan selain memperoleh 801 temuan, pihaknya juga memberikan 1.294 rekomendasi, dengan rasio permasalahan yang berpotensi merugikan negara dan korporasi sebesar 62% dari hasil temuan.

“Apa yang kita lakukan merupakan tindak lanjut dari rekomendasi temuan BPK seminggu lalu, bersama Kementerian BUMN kami ingin segera menyelesaikan masalah yang pending beberapa tahun lalu,” kata Achsanul dalam jumpa persnya di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (16/1).

Lebih lanjut dia menjelaskan, permasalahan di BUMN saat ini mulai banyak beralih ke anak usaha. Dia mensinyalir, pendirian anak usaha cenderung menjadi tempat transaksi yang digunakan untuk kepentingan tertentu.

“Selain itu lembaga DPR belum optimal dalam melakukan pengawasan terhadap kurang lebih 600 anak usaha BUMN,” imbuhnya.

Ia memaparkan, sejumlah anak usaha BUMN yang mendapat temuan BPK diantaranya PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), PT Pertamina, PT Telkom, dan beberapa anak usaha di bidang jasa keuangan.

Terkait hasil temuan BPK tersebut, pihaknya akan segera melaporkan kepada parlemen. Dari temuan itu, BPK bahkan telah melaporkan ke aparat penegak hukum. Meski demikian, Achsanul enggan memaparkan anak usaha BUMN mana atau apa isi laporan itu.

“Kami akan mencari jalan keluar untuk bisa melakukan temuan tersebut. Ini baru anak usaha BUMN yang besar, ke depan kami akan memeriksa anak usaha BUMN yang kecil,” janjinya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Densus 88 Sita Peluru Dalam Penggeledahan di Kediaman Teroris

Jakarta, Aktual.co — Tim Densus 88 Mabes Polri menyita sejumlah barang bukti, termasuk peluru saat menggeledah dua rumah tempat tinggal Roni, terduga teroris di Desa Krenceng, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.
Kepala Bidang Penindakan Densus 88 Kombes Polisi Ibnu Suhendra di Kediri, Jumat (16/1) mengatakan polisi memang sengaja melakukan penggeledahan untuk mencari sejumlah barang bukti karena ditemukan seperti peluru senjata api jenis revolver.
“Di rumah, kami menemukan satu peluru revolver ditaruh di dekat Al-Quran,” katanya kepada wartawan.
Polisi menggeledah dua rumah dimana Roni pernah tinggal di rumah orang tuanya. Di tempat itu, polisi memeriksa sejumlah tempat serta menyita beberapa berkas, termasuk peluru.
Sementara, rumah yang kedua, yang digeledah adalah tempat Roni tinggal saat kecil yaitu, rumah neneknya. Jarak dari rumah orangtuanya sekitar 2 kilometer. Di rumah itu, ditinggali kakek serta nenek Roni.
Ibnu mengatakan, polisi sudah lama mengintai Roni. Ia masuk dalam daftar pencarian orang, karena terlibat dalam sejumlah aksi teror yang dilakukan di Bima, NTB. Ia diketahui terkait jaringan Santoso, yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) teroris Poso.
Selain teror, dalam melakukan aksinya, Roni dengan rekan-rekannya juga tidak segan melakukan pembunuhan, termasuk korbannya anggota polisi.
Pihaknya juga mengatakan polisi menembak Roni, sebab melawan saat akan ditangkap. Pelaku bahkan sempat melawan dengan menembakkan senjata sebanyak tiga kali, sehingga terpaksa dilumpuhkan. Namun, ia menegaskan anggota tidak ada yang terluka saat akan menangkap Roni.
“Kronologinya, saat akan ditangkap, tersangka melakukan tembakan tiga kali ke anggota, sehingga anggota melumpuhkan dan mengenai bagian dada,” katanya.
Tim Densus 88 Mabes Polri menembak mati seorang terduga teroris di Dusun Nglarangan, Desa Krenceng, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri. Saat ini, jenazah yang bersangkutan masih berada di Rumah Sakit Bhayangkara, Kediri, dan belum diambil keluarga.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Hari-hari Terakhir Sang Pidana

Jakarta, Aktual.co — Berada di lembaga pemasyarakatan sudah pasti banyak dengan aturan dan larangan. Itu juga yang dirasakan Tran Thu Bich Hanh (37), narapidana di Lapas Wanita Bulu Semarang. Namun jelang eksekusi mati terhadap dirinya, wanita asal Vietnam itu bisa mengerjakan hobinya di ruang isolasi.
Melepas kesedihan dan emosi yang dipendamnya setelah mengetahui dirinya akan dieksekusi, Tran atau kerap disapa Asien mengungkapkannya dengan lagu. Ia bernyanyi sambil memainkan gitar di ruang khusus di Lapas Wanita Bulu sebelum dibawa ke lokasi eksekusi. “Dia bernyanyi sambil main gitar,” kata Kalapas Wanita Bulu, Suprobowati, Jumat (16/1), seperti dikutip detik.com.
Selama di dalam Lapas Wanita Bulu, Asien memang harus menaati peraturan tidak boleh merokok, makanan tidak sembarangan, dan lain sebagainya. Ketika berada di ruang isolasi, beberapa keinginannya dipenuhi, diantaranya merokok dan makan kuliner Vietnam. “Walau di lapas dilarang merokok, tapi kami memenuhi keinginannya itu. Dia ingin makan masakan Vietnam juga kami penuhi. Saya lupa nama masakannya,” jelas Suprobowati.
“Diisolasi dia tidak stres. Jangan dibayangkan ruang isolasi itu menyeramkan,” imbuhnya. Meski awalnya terlihat tegar saat mendengar dirinya akan dieksekusi, Asien terkadang masih terlihat sedih. Bahkan kepada rohaniawan, Asien mengungkapkan tidak ingin mati. “Dia juga protes kepada dirinya sendiri karena saat harus menopang keluarga, dia harus menjalani hukuman tersebut,” pungkas Suprobowati.
Asien menyelundupkan 1,1 kg sabu di Bandara Adi Sumarmo Solo. Pada 22 November 2011, ia dijatuhi hukuman mati oleh PN Boyolali. Asien sudah mengungkapkan permintaan terakhirnya yaitu tidak diborgol saat eksekusi dilaksanakan.

Eksekusi Mati Napi Asal Vietnam di Lapas Boyolali

Semarang, Aktual.co — Kantor Wilayah Kemenkumham Provinsi Jawa Tengah (Jateng) menyatakan satu orang terpidana mati wanita bernama Tran Thi Bich Hanh alias Tran Dinh Hoang rencananya akan dieksekusi di Lembaga Pemasyarakatan Boyolali. 
Eksekusi mati kepada warga berkebangsaan Vietnam itu berbeda dari lima terpidana mati lainnya yang saat ini sudah berada di Lapas Nusakambangan, Cilacap.
“Pantauan terakhir kami, narapidana wanita (Tran Thi Bich Hanh) masih berada di Bulu. Belum ada perintah dari Jaksa terkait untuk dipindahkan,” kata Yuspahrudin di Semarang, Jum’at (16/1).
Rencanya, eksekusi terhadap enam terpidana mati oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) dilaksanakan pada Minggu, 18 Januari 2015.
Satu napi wanita itu akan dieksekusi berbeda dengan Napi mati lainnya. Wanita berkewarganegaraan Vietnam itu akan menjalani eksekusi mati di Boyolali, Jawa Tengah pada Minggu besok. “Teknisnya tergantung Jaksa. Kami hanya bertanggungjawab untuk lapas yang ditempati,” kata dia.
Sementara itu, Kepala LP Wanita Bulu, Semarang, Suprobowati mengaku, hingga saat ini pihaknya belum menerima surat pemberitahuan terkait pelaksanaan ekskusi mati tersebut. Namun, dirinya mengakui kalau pihak LP dan terpidana sebenarnya sudah tahu jika permohonan grasi yang diajukannya ditolak.
“Kami sudah tahu kalau grasi ditolak dari berita TV. Lha mereka semua juga menonton TV. Hanya kalau soal pelaksanaan ekskusi itu kami semua belum tahu,” jelasnya.
Tran Thi Bich Hanh merupakan napi titipan dari Kejaksaan Negeri Boyolali. Sejauh ini belum ada pemberitahuan soal rencana eksekusi itu.
Menanggapi keadaan terpidana wanita di lapasnya, Suprobowati menyatakan, sampai detik ini masih dinyatakan baik. Belum ada ada perubahan perilaku apapun yang ditunjukan. Bahkan, aaktivitasnya di LP Wanita Bulu juga terbilang normal seperti biasanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain