2 Januari 2026
Beranda blog Halaman 39443

Pengamat Nilai Penghapusan UN Baik Kalangan

Medan, Aktual.co — Pengamat Pendidikan Unimed, Joharis Lubis mengatakan bahwa rencana penghapusan Ujian Nasional (UN) sebagai standar kelulusan disambut baik oleh kalangan pendidikan.
“Mereka (kalangan pendidikan) sangat menyambut baiklah, terutama siswa, dulu kalau UN kan seperti momok, menakutkan, biaya banyak,” ujar Joharis kepada Aktual.co di Medan, Jumat (16/1).
Joharis menyebutkan, UN yang diterapkan selama ini memiliki banyak sisi kelemahan, yakni belum terstandar-nya soal sarana dan prasarana pendidikan di seluruh wilayah di Indonesia.
“Kelemahan itu pertama, semua penerima pembelajaran itu tidak sama, standart sarana dan prasarana tidak sama. Misalnya komputer, di Nias Barat, Nias Selatan, kan beda dengan daerah lain, misalnya Medan,” kata Joharis.
Jika standar itu sudah dapat dilakukan, maka silahkan pemerintah menerapkan UN sebagai standar kelulusan.
Wacana penghapusan UN sebagai standar kelulusan kiranya tak dilakukan setengah hati. UN dijadikan sebagai alat pemetaan pendidikan dianggap tak perlu dilakukan.
Menurutnya, opsi lain terkait pemetaan dapat dilakukan dengan memanfaatkan fasilitas online.

Artikel ini ditulis oleh:

Lion Air Siap Bangun Hanggar Tahap Dua di Batam

Jakarta, Aktual.co — Badan Pengusahaan (BP) Batam menyatakan Lion Group siap membangun hanggar tahap dua di Kawasan Bandara Internasional Hang Nadim Batam dengan investasi Rp2,5 triliun yang akan dibangun pada April.

“Pembangunan tahap pertama sudah selesai. Untuk tahap dua segera dibangun April ini,” kata Direktur Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Humas BP Batam Dwi Djoko Wiwoho di Batam, Jumat (16/1).

Berdasarkan informasi dari pihak Lion Group, proses pembangunan fasilitas pendukung industri penerbangan dalam negeri tersebut diperkirakan akan selesai pada 2018. Selanjutnya, akan dibangun tahap III yang akan selesai pada 2022 dengan kapasitas hingga 38 unit.

“Pembangunan fasilitas perawatan pesawat dan industri penerbangan di Batam ini sesuai dengan program pengembangan menuju industri berbasis tekonologi,” kata Djoko.

Presiden Direktur Lion Group Rusdi Kirana saat peresmian hanggar pertama di Batam mengatakan komplek perbaikan pesawat terpadu akan mampu menyerap lebih dari 5.000 tenaga terampil dan ahli penerbangan di bidang perawatan pesawat.

“Langkah strategis ini membuktikan bahwa Indonesia bisa berkibar di mata dunia,” kata dia.

Ia mengatakan, ingin membangun mimpi Indonesia seperti American Dream.

“Di Indonesia ada Indonesian Dream. Mimpi itu yang sejak 2000 lalu Lion Group pegang sehingga bisa seperti sekarang dengan,” kata Rusdi.

Fasilitas perawatan pesawat di Batam memiliki kapasitas perawatan 200 mesin setiap tahunnya di mana 150 di antaranya mesin milik Lion. Fasilitas pertama dibangun sejak November 2012 dengan nilai investasi sekitar Rp3,5 triliun.

Setiap hangar dapat melayani satu pesawat Boeing 747-400 atau tiga pesawat Boeing 737 dalam waktu bersamaan.

Selain rangka pesawat dan mesin, Batam Aero Technic juga akan mampu menangani sistem utama pesawat lainnya, seperti roda pendaratan pesawat, radio elektronik pesawat dan unit daya tambahan pesawat.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Hidayat Nur Wahid: “Charlie Hebdo” Bermotif Bisnis

Jakarta, Aktual.co -Politikus Senior Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nurwahid, meminta agar semua pihak merenungi kembali keputusan media Perancis Charlie Hebdo yang gemar dan terus menyajikan kartun, kerap dengan nada negatif, terkait tokoh-tokoh keagamaan. Charlie Hebdo bisa saja berlindung di balik premis kebebasan berekspresi.
Namun di sisi lain, tindakan demikian justru bisa dianggap sebagai pelecehan terhadap kebebasan berekspresi itu sendiri karena motif bisnis di baliknya. “Inilah yang menjadi perdebatan umum. 
Apakah kebebasan berekspresi itu bisa apa saja? Bisa menghina orang bahkan menghina nabi? Padahal jika mengacu kepada tanda kutip ada juga tentang kebebasan yang bertanggung jawab,” jelas Hidayat di Jakarta, Jumat (16/1).
Menurutnya, secara prinsip, kebebasan pers harus dihormati. Namun, semua pihak juga seharusnya bersedia menghormati tokoh-tokoh yang disucikan. Apabila, jika produk kreasi semacam karikatur kemudian dianggap tidak menghadirkan apa-apa kecuali permusuhan dan konflik.
“Sangat disayangkan, sesuatu peristiwa dianggap tidak bisa mengormati hak asasi yang luas, tapi bahkan menjadikannya sebagai bisnis. Dan ini bisnis besar, dimana dengan tiga juta eksemplar, dan laku keras. Mereka jadi untung besar,” kata Hidayat. “Ini kan melecehkan kebebasan ekspresi itu sendiri, kebebasan ekspresi datang dengan bisnis,” tegas Hidayat lagi.

Diangkat Plt Kapolri, Badrodin: Tidak Boleh Ada Kekosongan Pimpinan

Jakarta, Aktual.co — Wakapolri Komjen Badrodin Haiti resmi diangkat menjadi Pelaksana Tugas (Plt), Kapolri menggantikan Jenderal Pol Sutarman. 
Ia kembali mengatakan bahwa sebagai Wakapolri, sudah seharusnya menjalankan tugas Kapolri bila berhalangan dan akan melaksanakan tanggung jawabnya dengan baik.
“Terima kasih berdasarkan keputusan Presiden saya selaku Wakapolri melaksanakan tugas dan wewenang tangung jawab Kapolri, karena memang tidak boleh ada kekosongan pimpinan,” katanya.
Ia menambahkan,”bagian tugas Wakapolri ketika Kapolri berhalangan dan melaksanakan tugas sehari-hari, saya ajak semua jajaran Polri dan komponen masyarakat untuk bisa laksanakan tugas Polri dengan sebaik-baiknya.”
 Presiden Joko Widodo Jumat malam mengumumkan penunjukan Wakil Kepala Kepolisian RI Komisaris Jenderal (Pol) Badrodin Haiti sebagai Pelaksana Tugas Kapolri.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

IPW: Secara ‘De Facto’ Sutarman Tidak Lagi Kapolri

Jakarta, Aktual.co — Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane mengatakan bahwa secara de facto (secara fakta) Jenderal Polisi Sutarman sudah tidak lagi menjabat Kapolri.
Hal tersebut dikarenakan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sudah menyetujui surat pengangkatan Kapolri baru dan pemberhentian Kapolri lama yang dikirimkan oleh presiden, kata Pane di Jakarta, Jumat (16/1).
“Memang surat (pemberhentian Kapolri) belum dikeluarkan, tapi secara de facto sudah diberhentikan. Karena itu hari ini Sutarman sudah tidak berhak lagi memiliki predikat sebagai Kapolri,” kata Pane.
Dengan begitu, ia melanjutkan, Polri memerlukan adanya Pelaksana Tugas (Plt) sebagai Kapolri sampai ada Kapolri baru yang dilantik.
“Kalau Kapolri belum dilantik sampai besok, harus ada Plt Kapolri sehingga tidak ada kekosongan pemimpin di kepolisian,” kata dia.
Diwartakan sebelumnya, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Kombes Pol Agus Rianto mengatakan Wakapolri Komjen Pol Badrodin Haiti menjalankan tugas harian Kapolri sampai Kapolri baru dilantik nanti.
Dengan demikian, menurut Agus, saat Komjen Budi Gunawan dinyatakan lulus uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR, maka otomatis Jenderal Pol Sutarman menjadi Kapolri nonaktif.
Dalam Perpres Nomor 52 Pasal 6 Tahun 2010 tentang Struktur Organisasi dan Tata Kerja Kepolisian Negara RI juga menyebutkan Wakapolri bertugas mewakili Kapolri dalam hal kapolri berhalangan.
DPR RI akhirnya menyetujui Komjen Pol Budi Gunawan menjadi Kapolri melalui rapat paripurna di Gedung DPR RI Jakarta, Kamis, meskipun dua hari sebelumnya KPK menetapkan dia sebagai tersangka rekening gendut.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Sutarman Serahkan Tugas Kapolri ke Badrodin Haiti

Jakarta, Aktual.co — Kapolri Jenderal (Pol) Sutarman mengatakan sejak Jumat (16/1) malam tugas-tugas Kapolri akan dilaksanakan oleh Wakapolri Komjen Badrodin Haiti sesuai dengan Keputusan Presiden yang dikeluarkan pada Jumat.
“Dengan surat keputusan yang sudah saya terima maka mulai saat ini saya melaksanakan keputusan presiden untuk menyerahkan tugas dan wewenang tanggung jawab Kapolri ke Wakapolri yang ditugaskan dengan Keppres,” kata Jenderal Sutarman di Istana Merdeka usai mendampingi Presiden Joko Widodo menyampaikan keterangan pers terkait pergantian pimpinan Polri Jumat malam.
Ditambahkannya,”melaksanakan tugas Kapolri, kenapa diperlukan SK, karena Kapolri adalah pengguna anggaran dan pelaksana”.
Sutarman mengatakan sejak Jumat malam, maka Wakapolri Komjen Badrodin Haiti melaksanakan tugas Kapolri termasuk kewenangannya.
“Mulai detik ini seluruh kegiatan pembina dan operasional sudah beralih ke Wakapolri, acara seremonial di Polri. Ini (juga-red) pemberitahuan pada anggota Polri dimana pun bertugas, pembinaan dan operasional (dilaksanakan-red) oleh Wakapolri (selaku pelaksana tugas Kapolri-red),” tegasnya.
Sutarman juga menyampaikan terima kasih pada jajaran Kepolisian atas kinerja selama ini dan berharap terus ditingkatkan.
“Terima kasih dukungan masyarakat Indonesia dan terima kasih seluruh anggota yang melaksanakan tugas dengan baik, mampu amankan Indonesia sampai saat ini,” paparnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Berita Lain