5 Januari 2026
Beranda blog Halaman 39461

Pelarangan Motor, Ahok Dianggap Tak Peduli Rakyat Miskin

Jakarta, Aktual.co —Front Transfortasi Jakarta (Fronjak) kembali mendatangi Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, siang ini. Mereka tetap membawa isu yang sama, menolak pemberlakuan pelarangan motor di jalan protokol di Ibukota.
Massa yang berkumpul sejak pukul 13.30Wib ini meminta Gubernur Basuki Thaja Purnama (Ahok) menghentikan pelarangan itu, atau turun dari jabatannya. 
Salah satu orator aksi, mengatakan kebijakan pelarangan motor telah merugikan rakyat kecil. Karena menutup aktifitas ekonomi mereka.
“Inilah akibatnya kalau gubernur sereb (pengganti) yang gak punya visi-misi, hanya merugikan orang rakyat kecil, Ahok mundur atau hentikan Perda pelarangan motor,” ujar dia, di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Jumat (16/1).
Menurut Fronjak, pelarangan motor telah mempengaruhi aktivitas ekonomi rakyat kecil. “Ini diskriminasi, Ahok melanggar Undang-Undang. Bagaimana kurir-kurir tukang ojeg, setiap hari kami mengantarkan pegawai-pegawai kantor,” keluhnya.
Meski jumlah sedikit, para pengunjukrasa sempat melakukan ‘aksi goyang gerbang’. Namun situasi bisa dikendalikasi oleh petugas pengamanan Balai Kota.

Artikel ini ditulis oleh:

Hari Kelima, Bursa AS Kembali Lanjutkan Pelemahan

Jakarta, Aktual.co — Saham-saham di bursa Wall Street kembali melemah di hari kelima ketika saham-saham perbankan melemah dan juga saham Best Buy Co, usai melaporkan kinerja yang tak sesuai harapan.
Saham Bank of America Corp, dan Citigroup turun 3,7 persen usai melaporkan kinerjanya yang mengalami penurunan laba kuartal empat. Best Buy Co anjlok 14 persen serta saham Apple Inc, memimpin penurunan saham teknologi.
Ekuitas berjangka berfluktuasi pada hari sebelumnya setelah bank Sentral Swiss diperkirakan menyerah terhadap nilai tukar minimum.
“Ada banyak ketidakpastian saat ini. Ada ketidakpastian tentang apa yang harus dilakukan dengan kepemilikan Swiss dan pesaing mereka,” kata Kepala Perdagangan saham di Santa Fe Thomas Garcia seperti dikutip Bloomberg, Kamis (16/1).
Indeks Standard & Poor (S&P) 500 turun 0,9 persen menjadi 1992,67 pada pukul 16.00 waktu New York. Indeks Dow Jones turun 0,61 persen menjadi 17320,71 dan indeks Nasdaq turun 1,48 persen ke 4570,82. Sekitar 7,9 miliar saham berpindah tangan hingga penutupan perdagangan.

Artikel ini ditulis oleh:

GP Ansor Kecam Penerbitan Kembali Majalah Charlie Hebdo

Jakarta, Aktual.co — Dewan Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Jawa Tengah menyesalkan tetap terbitnya majalah satir Charlie Hebdo yang memuat karikatur dan melecehkan Nabi Muhammad.
Wakil Ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor Jawa Tengah, Yami Blumut mengatakan PW GP Ansor Jawa Tengah mendorong pemerintah untuk mengecam dan melalui Kedutaan Besar Prancis agar pemerintah Prancis memberikan sanksi hukum kepada pengelola majalah karena memicu sentimen antara muslim dan umat lainnya.
“Majalah tersebut telah nyata melakukan penghinaan dan tindakan provokatif,” katanya, di Temanggung, Jumat (16/1).
Ketegangan dan teror yang terjadi di Paris, Perancis, sedikit banyak disebabkan oleh kenekatan dari majalah tersebut. Oleh karena itu, dengan kejadian tersebut sikap toleransi muslim terhadap umat lain yang telah dibina selama ini, dinodai oleh kepentingan kelompok dan kepentingan ekonomi bisnis semata.
“Hal tersebut dibuktikan, penjualannya semula 200 ribu eksemplar, sekarang telah mencapai 3 juta eksemplar,” katanya.
Dia menambahkan, menyinggung tragedi penyerangan di kantor majalah satir Charlie Hebdo di Paris, Prancis, Rabu (7/1), Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Belanda lewat Ketua Tanfidziyah, Fachrizal Afandi menyatakan sikap sebagai bentuk keprihatinan kemanusiaan yakni mengutuk tindakan, pelaku, dan simpatisan penembakan brutal di kantor Charlie Hebdo sebagai bagian dari teror yang bertentangan dengan prinsip-prinsip ajaran Islam.
Berkaitan dengan kejadian-kejadian selama ini, khususnya di Perancis dan ancaman ISIS terhadap jajaran GP Ansor dan Banser, diimbau seluruh jajaran pengurus di pimpinan cabang, anak cabang hingga ranting di Jawa Tengah agar selalu waspada dan menggiatkan kegiatan yang lebih bermanfaat seperti kaderisasi dan peningkatan kapasitas diri.
“Isu media yang sangat terbuka selama ini, harus disikapi secara jernih dan arif sehingga tidak termakan isu dan teradu domba yang sengaja membuat keruh suasana.”

Artikel ini ditulis oleh:

Tips Tampil Fresh dan Modis dengan Pakaian Muslim Pria

Jakarta, Aktual.co — Fashion ternyata tidak hanya diperhatikan oleh kalangan wanita saja. Kalangan pria pun juga semestinya membutuhkan tutorial fashion yang bisa menunjang penampilan dalam aktivitas kesehariannya, baik dipakai di kampus, kantor, rumah, tempat ibadah, atau tempat-tempat lainnya.

Busana muslim laki-laki memang cenderung tidak serumit busana wanita. Namun demikian, dalam mengenakan pakaian muslim laki-laki, biasanya juga perlu sedikit sentuhan-sentuhan tips gaya agar nampak modis dan selalu segar dipandang.

Pakaian muslim bagi laki-laki, pada umumnya adalah baju koko. Baju koko merupakan busana islami yang memiliki kerah ‘shanghai’. Pakaian ini banyak dibuat dari berbagai jenis katun yang berkarakter mendinginkan si pemakai. Namun perkembangan fashion yang sedemikian pesatnya, membuat baju Muslim pria ini tidak hanya dikenakan saat perayaan besar umat Islam saja, melainkan juga dapat dikenakan untuk menghadiri berbagai macam acara.

Mulai dari acara keagaam lintas kepercayaan, acara pernikahan, acara formal atau bahkan juga dapat dikenakan dalam bekerja.

Berikut ini beberapa tips memilih busana muslim pria yang kami hadirkan kepada Anda, agar Anda tampil fresh dan modis.

Tampil syar’i
Tips memilih busana muslim pria pertama adalah syar’i. Pastikan baju muslim yang Anda pilih sesuai dengan aturan Islam, tidak ketat, tidak transparan, dan pastinya menutup aurat. Usahakan agar Anda mempertimbangkan ketiga aspek ini setiap kali memilih busana muslim. Jangan sampai Anda mengikuti tren namun tidak memperhatikan ketiga aspek dasar tersebut.

Pilih warna yang lembut
Pemilihan warna sangatlah penting untuk Anda. Gunakan warna-warna yang menjadi tren di tahun 2015 seperti warna earth-tone atau warna netral. Warna ini akan memberikan kesan maskulin pada pemakai dan juga akan membuat Anda tidak terkesan ketinggalan zaman. Hindari menggunakan baju muslim dengan warna mencolok dikhawatirkan dapat menimbulkan kesan norak pada penampilan. Hindari pula model busana muslim pria dengan motif berlebihan.

Hindari jeans
Hindari kombinasi baju muslim dengan celana jeans. Celana jeans memang merupakan celana yang bisa digunakan dalam situasi apapun baik di saat santai maupun situasi formal. Namun, di saat Anda menggunakan pakaian muslim ada baiknya Anda tidak mengombinasikan dengan celana jenis ini. Rasanya akan sangat janggal ketika Anda menggunakannya. Akan lebih baik bila baju muslim pria ini diserasikan dengan celana bahan kain yang modis.

Sesuaikan dengan tujuan
Pastikan Anda memilih baju muslim sesuai dengan tujuan Anda menggunakannya. Jika Anda memilih baju muslim untuk keperluan sehari-hari, pilihlah baju dengan penggunaan bahan yang ringan seperti katun atau pun kaos. Baju muslim yang berbahan katun akan membuat tubuh kita nyaman dan tidak terlalu panas ketika kita memakainya juga dapat menyerap keringat. Untuk baju muslim yang akan dipergunakan pada saat pesta, Anda dapat memilih baju muslim dengan bahan dasar satin, sutra, atau pun taffeta. Pilihlah baju muslim yang bermodel kerah ‘shanghai’ dan untuk dalam ruangan ber-AC pilih baju muslim yang agak tebal dan hangat, sehingga kamu tidak kedinginan.

Pilih yang pas
Pilihlah baju muslim Anda dengan ukuran yang pas. Tidak terlalu longgar atau pun terlalu ketat. Ukuran yang terlalu longgar akan membuat badan kita terkesan dalam baju yang kita pakai, sedangkan ukuran baju yang ketat dirasa tidak baik untuk jenis setelan ini, karena menampakkan dengan jelas postur tubuh pemakai.

Artikel ini ditulis oleh:

Pengamat: KPK Juga Pernah Dipimpin Tersangka

Jakarta, Aktual.co — Presiden Joko Widodo disarankan untuk tetap melantik Komisaris Jenderal Polisi Budi Gunawan sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia.  Bayang-bayang status tersangka yang disandang Budi Gunawan, bukanlah satu keputusan hukum tetap.
Terlebih, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai lembaga yang menyarankan Presiden Jokowi untuk tidak melantik Budi Gunawan, pada kenyataanya pernah dipimpin oleh dua orang tersangka.
Demikian disampaikan Pengamat hukum pidana dari Universitas Islam Indonesia Yogyakarta, Muzakir, ketika berbincang dengan Aktual.co, Jumat (16/1).
“Itu prinsipnya tekstual hukumnya, tersangka boleh menduduki jabatan apapun dan begitu pun sebaliknya seoarang yang memiliki jabatan. Tak ada alasan untuk memecat siapapun itu beradasarkan azas kepastian hukum,” ujar dia.
Pimpinan KPK jilid III, Bibit Samad Riyanto dan Chandra M Hamzah diketahui pernah menyandang status tersangka, kasus dugaan suap terkait kasus Sistem Komunikasi Radio Terpadu (SKRT), Anggoro Widjojo.
Ketika itu, Bibit dan Chandra sempat menjabat sebagai pimpinan KPK, sebelum akhirnya Susilo Bambang Yudhoyono yang ketika itu menjabat Presiden, menunjuk Plt Pimpinan KPK.
Oleh sebab itu, sambung Muzakir, sekalipun Budi Gunawan nantinya berstatus terdakwa, hal itu pun sifatnya hanya memberhentikan sementara.
“Ketika dia (Budi Gunawan) sudah memiliki kepastian hukum, maka dia harus diberhentikan sementera sampai dia memiliki hukum tetap,” kata dia.
KPK menjerat Budi Gunawan sebagai tersangka terkait kasus dugaan penerimaan hadiah atau janji. Kasus itu, menurut KPK, terjadi saat Budi menjabat Kepala Biro Pembinaan Karier SDM Mabes Polri periode 2004-2006.
KPK mengaku sudah melakukan penyelidikan kasus tersebut sejak Juli 2014. Awalnya, pihaknya menerima laporan masyarakat pada 2010. 

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

WNA Nigeria Sembunyikan Sabu di Dalam CCTV

Jakarta, Aktual.co — Warga Negara Nigeria berinisial UEA yang ditangkap karena membawa Narkotika jenis sabu dan ganja di Apartemen Margonda Residence, Depok, menyembunyikan barang haram tersebut dalam kamera Closed Circuit Television (CCTV).
“Tersangka menyembunyikan narkoba jenis sabu dan ganja dalam puluhan unit kamera CCTV yang disimpan dalam satu tas jinjing dalam apartemennya,” kata Kepala Bidang Humas BNN Sumirat Dwiyanto yang ditemui saat melaksanakan pemusnahan barang bukti hasil operasi Narkoba di Jakarta, Jumat (16/1).
Di dalam tas jinjing yang berisi sekitar sepuluh unit kamera CCTV itu, petugas menemukan sabu seberat empat kilogram yang dibagi dalam sembilan paket dan ganja sekitar 300 gram dalam satu bungkusan.
“Semuanya telah dibagi dan dibungkus dalam plastik bening lalu dimasukan dalam CCTV itu,” kata Sumirat.
Pria asal Nigeria yang mengaku berprofesi sebagai pedagang itu mengatakan baru pertama kali datang ke Indonesia dan itupun atas perintah seseorang yang berada di Nigeria (Mr. X).
Saat tiba di Jakarta pada tanggal 22 Oktober 2014 UEA kemudian menyewa satu unit kamar di Apartemen Margonda Residence II, Depok, Jawa Barat dan diperintahkan oleh Mr. X untuk menerima paket sabu dan ganja.
Namun belum sempat menerima perintah selanjutnya terkait sabu dan ganja yang telah diterimanya, tersangka terganjal persoalan administrasi saat dilakukan razia oleh Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) Imigrasi.
“Dia tertangkap saat razia orang asing oleh Timpora Imigrasi karena tidak dapat menunjukan paspor dan dokumen lainnya. Setelah dilakukan penyelidikan tersangka kedapatan membawa narkoba dan positif menggunakan narkotika saat tes urin,” kata Sumirat.
Sumirat juga mengatakan UEA dijanjikan upah sebesar 7.000 dolar AS oleh Mr. X jika misinya sebagai kurir narkotika berhasil dijalankan oleh tersangka.
Atas perbuatannya tersebut tersangka dikenakan Pasal 112 ayat (2), Pasal 114 ayat (2) Junto Pasal 132 Undang-Undang Nomor 35 Yahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Berita Lain