13 April 2026
Beranda blog Halaman 39519

Jakarta Diguyur Hujan Sejak Pagi, Genangan Muncul di Sejumlah Titik

Jakarta, Aktual.co —Sejumlah genangan dilaporkan muncul di sejumlah titik di Jakarta akibat hujan yang mengguyur sejak pagi.
Dari informasi yang dihimpun di akun twitter TMC Polda Metro Jaya, Selasa (27/1), sekitar pukul 06.00Wib tadi genangan dilaporkan muncul di Matraman arah ke Manggarai setinggi 20 cm, dan di Jalan Penggalang setinggi 20-30 cm. Akibatnya, lalu lintas padat tersendat.
Pukul 6.45Wib tadi genangan setinggi 30-40 cm juga dilaporkan muncul kampus Universitas Tarumanegara, Grogol, Jakarta Barat. Genangan juga muncul di kamal arah Cengkareng setinggi 20-30 cm, pukul 5.50Wib.
Di kilometer 2 Tol Kebon Jeruk arah Tomang juga dilaporkan muncul genangan setinggi 10 cm pukul 5.38Wib tadi.
Pengguna kendaraan disarankan untuk berhati-hati dengan munculnya genangan, karena jalan licin dan mewaspadai adanya lubang di jalan yang dilalui yang tertutup genangan.

Artikel ini ditulis oleh:

Pengadilan Turki Perintahkan ” Facebook” Hapus Halaman Hina Nabi

Ankara, Aktual.co —Pengadilan Turki memerintahkan Facebook menghapus sejumlah halaman, yang dinilai menghina Nabi Muhammad, dengan mengancam menghentikan jalan ke seluruh laman jaringan gaul itu jika tidak patuh, kata media setempat. Perintah itu dikeluarkan pengadilan tersebut pada Minggu mengikuti permintaan jaksa, kata penyiaran negara TRT. Belum seorang pun dari Facebook menanggapinya.

Itu langkah terkini untuk menindak bahan dipandang menyinggung perasaan keagamaan di negara dengan sebagian besar Muslim itu, tempat pemerintahan Presiden Tayyip Erdogan dilihat berhaluan Islam. Pada awal bulan ini, jaksa melancarkan penyelidikan terhadap koran pencetak ulang bagian dari mingguan satir Perancis “Charlie Hebdo” sesudah serangan pegaris keras atas kantornya di Paris.

Ketua milisi kuat Syiah Yaman pada pekan lalu mengutuk “Charlie Hebdo” untuk penghinaannya terhadap Islam. “Kami tegas mengutuk penghinaan terhadap Islam,” kata Abdul Malik al-Huthi dalam pidato televisi, yang berpusat terutama pada kemelut politik dan keamanan di Yaman, tempat pasukannya merebut istana presiden.

Ia mengacu pada kartun Nabi Muhammad, yang diterbitkan majalah tersebut. Huthi juga mengatakan penghubung yang terjadi di Paris dengan Yaman dan Alqaida adalah komplotan asing terhadap negaranya. Alqaida Yaman di Semenanjung Arab mengaku bertanggung jawab atas serangan 7 Januari, saat dua bersaudara terhubungan dengan kelompok tersebut menewaskan 12 orang di kantor mingguan tersebut.

Empatpuluh lima gereja dibakar pada akhir pekan lalu di ibu kota negara Niger saat berlangsung unjukrasa menentang penerbitan kartun Nabi Muhammad oleh “Charlie Hebdo”, kata polisi. Unjukrasa itu juga menewaskan lima orang dan melukai 128 lagi di Niamey, membuat sekolah Kristen dan panti asuhan terbakar, kata Adily Toro, juru bicara kepolisian nasional. Kerusuhan serupa menewaskan lima orang dan melukai 45 lagi di kota selatan, Zinder.

Puluhribuan orang ikut dalam unjukrasa didukung pemerintah di Chechnya, wilayah utara Rusia berpenduduk Muslim, menentang penerbitan kartun Nabi Muhammad menyusul serangan di Perancis. “Ini unjukrasa menentang pendukung penerbitan karikatur Nabi Muhammad,” kata pemimpin kuat kawasan tersebut, Ramzan Kadyrov, di hadapan pengunjukrasa di ibu kota Chechnya, Grozny.

Artikel ini ditulis oleh:

Jabodetabek Diperkirakan Hujan Ringan, Katulampa Dilaporkan Aman

Jakarta, Aktual.co —Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika memprakirakan cuaca berawan dan hujan ringan bakal turun merata di wilayah Jakarta Bogor Depok Tangerang Bekasi, Selasa (27/1) pagi ini. Hujan ringan juga bakal turun di Kepulauan Seribu.
Siang nanti, hujan ringan dan hujan sedang juga diperkirakan bakal terjadi. Seperti di Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Barat, Depok, Tangerang, Bekasi dan Bogor. Sedangkan untuk malam, hujan ringan berawan diperkirakan turun merata di Jabodetabek.
Dari informasi Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), disebutkan ketinggian air di Bendung Katulampa pukul 5.00Wib masih aman atau stabil di 40 cm. Di Pos Depok ketinggian air 115cm atau aman. Ketinggian air di Pintu Air Manggarai pukul 05.00Wib masih 640cm atau aman.
Di pintu air lainnya ketinggian air juga dilaporkan masih aman. Namun Pintu Air di Pasar Ikan ketinggian air 190cm atau Siaga III.

Artikel ini ditulis oleh:

Din Syamsuddin: Indonesia Harus Lanjutkan Pendekatan ke Arab Saudi

Jakarta, Aktual.co —Pemerintah Indonesia harus terus melanjutkan pendekatan kepada Arab Saudi terkait usaha membebaskan WNI dari ancaman hukuman mati di negara tersebut, kata Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Din Syamsuddin. “Walaupun kekuasaan Arab Saudi sudah beralih dari Raja Abdullah bin Abdulaziz ke Raja Salman, pemerintah Indonesia harus terus melakukan pendekatan untuk membebaskan WNI dari hukuman mati,” ujar Din di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jakarta, Senin (26/1).

Menurut dia, pemerintah, baik di tingkat presiden maupun menteri harus melakukan pembicaraan dengan Raja Salman terkait WNI tanpa melepaskan ciri demokrasi bebas-aktif Indonesia. Raja Arab Saudi, lanjut Din, memang tidak bisa membatalkan vonis hukuman mati oleh pengadilan, namun dalam kasus pembunuhan oleh WNI, bisa membantu untuk berkomunikasi dengan keluarga korban. Dalam hukum Arab Saudi, pada kasus kriminal yang merugikan manusia atau “qisas”, perdamaian dengan keluarga korban melalui uang “diyat” bisa mencabut vonis hukuman mati.

Terkait WNI yang didakwa ataupun diancam di luar negeri, menurut data lembaga perlindungan buruh migran Migrant Care, jumlahnya mencapai 360 orang, 17 di antaranya sudah mendapatkan vonis tetap. Ketujuh belas WNI tersebut berada di Malaysia, Tiongkok dan Arab Saudi dengan kasus pembunuhan dan narkotika.

Sebelumnya diberitakan Raja Arab Saudi Abdullah bin Abdulaziz meninggal pada Jumat (22/1) dini hari dan posisinya digantikan oleh putra mahkota Pangeran Salman bin Abdulaziz. Di masa kekuasaan raja yang meninggal dalam usia 90 tahun tersebut, beberapa kali diminta pemerintah Indonesia untuk memberikan pengampunan kepada WNI yang divonis hukuman mati di Arab Saudi.

Pangeran Salman bin Abdulaziz sendiri, menurut Kantor Berita Reuters, adalah pengganti Raja Abdullah yang berumur sekitar 79 tahun. Dia pernah menjabat sebagai Gubernur Riyadh selama 50 tahun dan setelahnya menjadi menteri pertahanan sekaligus pewaris kerajaan.

Artikel ini ditulis oleh:

Warga Bekasi Cabut Gugatan ke Indosat Terkait Iklan Viral

Jakarta, Aktual.co —Gugatan warga Bekasi atas iklan viral Indosat yang dianggap melecehkan, akhirnya berakhir damai. Enam elemen yang mengatasnamakan warga Bekasi akhirnya mencabut gugatan.
“Berkas gugatan mereka terhadap Indosat telah resmi dicabut pada Jumat (23/1) lalu,” kata Kepala Sub Bagian Humas Polresta Bekasi Kota AKP Siswo, di Bekasi, Senin (26/1).
Dengan dicabutnya berkas gugatan Nomor LP/46/K/I/2015/SPKT/Resta Bks Kota, kasus dianggap berakhir secara damai. 
“Penyidik Unit Kriminal Khusus (Krimsus) Polresta Bekasi Kota menghentikan proses hukum terkait iklan viral Indosat bertema `Liburan Ke Aussie Lebih Mudah Dibanding Ke Bekasi,” kata dia.
Dikatakan Siswo, pencabutan gugatan itu dilakukan enam orang yang mewakili pelapor dari enam organisasi pemuda dan mahasiswa di Kota Bekasi.  “Kalau pelapor mencabut laporan, ya proses hukumnya tidak diteruskan. Itu kan delik aduan.” 
Namun demikian, Siswo mengaku tidak mengetahui kesepakatan seperti apa yang membuat kedua belah pihak sepakat untuk berdamai.
Secara terpisah, salah satu perwakilan pelapor dari organisasi pemuda Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Bekasi, Dadang, membenarkan pencabutan laporan tersebut. Dia mengatakan telah terjadi kesepakatan antara manajemen Indosat bahwasanya tidak akan mengulangi lagi penayangan iklan tersebut.
“Manajamen Indosat juga berjanji tidak akan mengulangi penayangan iklan tersebut, sehingga kita sepakat,” kata Dadang.

Artikel ini ditulis oleh:

Din Syamsuddin: Indonesia Harus Lanjutkan Pendekatan ke Arab Saudi

Jakarta, Aktual.co —Pemerintah Indonesia harus terus melanjutkan pendekatan kepada Arab Saudi terkait usaha membebaskan WNI dari ancaman hukuman mati di negara tersebut, kata Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Din Syamsuddin. “Walaupun kekuasaan Arab Saudi sudah beralih dari Raja Abdullah bin Abdulaziz ke Raja Salman, pemerintah Indonesia harus terus melakukan pendekatan untuk membebaskan WNI dari hukuman mati,” ujar Din di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jakarta, Senin (26/1).

Menurut dia, pemerintah, baik di tingkat presiden maupun menteri harus melakukan pembicaraan dengan Raja Salman terkait WNI tanpa melepaskan ciri demokrasi bebas-aktif Indonesia. Raja Arab Saudi, lanjut Din, memang tidak bisa membatalkan vonis hukuman mati oleh pengadilan, namun dalam kasus pembunuhan oleh WNI, bisa membantu untuk berkomunikasi dengan keluarga korban. Dalam hukum Arab Saudi, pada kasus kriminal yang merugikan manusia atau “qisas”, perdamaian dengan keluarga korban melalui uang “diyat” bisa mencabut vonis hukuman mati.

Terkait WNI yang didakwa ataupun diancam di luar negeri, menurut data lembaga perlindungan buruh migran Migrant Care, jumlahnya mencapai 360 orang, 17 di antaranya sudah mendapatkan vonis tetap. Ketujuh belas WNI tersebut berada di Malaysia, Tiongkok dan Arab Saudi dengan kasus pembunuhan dan narkotika.

Sebelumnya diberitakan Raja Arab Saudi Abdullah bin Abdulaziz meninggal pada Jumat (22/1) dini hari dan posisinya digantikan oleh putra mahkota Pangeran Salman bin Abdulaziz. Di masa kekuasaan raja yang meninggal dalam usia 90 tahun tersebut, beberapa kali diminta pemerintah Indonesia untuk memberikan pengampunan kepada WNI yang divonis hukuman mati di Arab Saudi.

Pangeran Salman bin Abdulaziz sendiri, menurut Kantor Berita Reuters, adalah pengganti Raja Abdullah yang berumur sekitar 79 tahun. Dia pernah menjabat sebagai Gubernur Riyadh selama 50 tahun dan setelahnya menjadi menteri pertahanan sekaligus pewaris kerajaan.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain