17 Januari 2026
Beranda blog Halaman 39528

BI: Defisit Transaksi Berjalan 2015 Dikisaran Tiga Persen

Jakarta, Aktual.co — Defisit neraca transaksi berjalan pada 2015 diperkirakan bertahan di tiga persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), namun alokasinya lebih baik dibanding 2014 karena didistribusikan untuk pembiayaan sektor produktif.

“2015 defisitnya masih kita perkirakan tidak jauh berbeda dengan 2014 yang kita lihat akan di tiga persen. Namun 2015 defisitnya digunakan untuk bangun infrastruktur, dan menggenjot pertumbuhan ekonomi,” kata Direktur Departemen Ekonomi dan Kebijakan Moneter Bank Indonesia (BI) Juda Agung di Jakarta, Kamis (16/1).

Juda memperkirakan pada 2015 tren penurunan harga minyak dunia yang diprediksi masih berlangsung lama akan memperbaiki defisit neraca transaksi berjalan. Stimulus positif itu, kata Juda, akan berhadapan dengan laju impor barang modal yang kian tinggi karena pemerintah berencana menggenjot pembangunan infrastruktur besar-besaran.

Maka dari itu, meskipun tertolong dengan penurunan harga minyak dunia, laju defisit neraca transaksi berjalan diperkirakan belum akan turun di tiga persen dari PDB atau sekitar 26 miliar dolar AS. Adapun pada 2013, defisit transaksi berjalan tercatat 29,1 miliar dolar AS atau 3,3 persen terhadap PDB.

“Bedanya, jika 2014 kita defisit transaksi berjalan karena impor minyak yang untuk disubsidi dan bersifat konsumtif. Di 2015, defisit digunakan untuk produktif,” ujar dia. Otoritas moneter mengarahkan defisit neraca transaksi berjalan di rentang 2,5 hingga 3 persen terhadap PDB.

Melihat evaluasi pada 2014, Juda menuturkan BI memprediksi defisit neraca transaksi berjalan di 3 persen, salah satunya didorong perbaikan defisit neraca perdagangan nonmigas yang hingga akhir 2014 turun menjadi 6,1 miliar dolar AS dari 10,6 miliar dolar AS di periode sama 2013.

Perbaikan defisit transaksi berjalan pada 2014, menurut Juda, didukung juga oleh perbaikan ekspor manufaktur dan penurunan impor sejalan dengan lesunya permintaan domestik. Sementara itu, transaksi modal dan finansial menunjukan tren positif, ditopang pertumbuhan positif investasi langsung dan portofolio.

Pada kuartal III 2014, defisit transaksi berjalan sebesar 6,836 miliar dolar AS. Adapun, pada kuartal II 2014, defisit neraca transaksi berjalan sebesar 9,1 miliar dolar AS dan pada kuartal I 2014 sebesar 4,2 miliar dolar AS.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

BNI Kelola Ekspor Gas Sanga-Sanga

Jakarta, Aktual.co — PT. Bank Negara Indonesia (BNI) mengelola ekspor gas dari blok Sanga-Sanga, Kalimantan Timur dengan total transaksi sekitar 300 dolar AS untuk penjualan ekses enam kargo gas alam cair yang dikelola oleh Vico Indonesia.

“Pengelolaan ekspor gas blok Sanga-Sanga ini adalah perjanjian ‘trustee paying agent’ yang kedua yang sebelumnya mengelola penjualan gas blok Mahakam pada 2013,” kata Direktur Utama BNI Gatot M Suwondo di gedung BNI, Jakarta, ditulis Jumat (16/1)

Ia mengatakan penunjukan tersebut merupakan “milestone” bagi industri migas maupun indsutri perbankan Indonesia, karena melalui skema ini pihaknya menyediakan layanan “trustee” sesuai Peraturan Bank Indonesia mengenai Penerimaan Devisa Hasil Ekspor.

Ia menambahkan BNI sebagai satu-satunya bank di Indonesia yang memberikan layanan trustee atas penjualan ekspor gas di industri minyak dan gas di Indonesia.

Selama ini Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) selalu menggunakan layanan trustee bank asing di luar negeri untuk mengelola ekspor minyak dan gas yang mengakibatkan hanya sekitar 67 persen hasil ekspor minyak dan gas yang tercatat dalam devisa hasil ekspor.

“Kami berharap dengan adanya kerja sama ini akan membantu Bank Indonesia dalam meningkatkan monitoring devisa serta memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah,” kata dia.

Ia mengatakan akan ada enam sampai tujuh kontrak baru untuk perjanjian trustee yang akan dikelola pihaknya setelah KKKS tersebut menyelesaikan kontrak dengan bank asing.

Penandatanganan perjanjian kerja sama trustee paying agent ekspor gas blok Sanga-Sanga telah dilakukan pada Kamis ini oleh Direktur BNI, President dan CEO Vico Indonesia Gunther Newcombe, Direktur Keuangan Pertamina Arief Budiman, serta dihadiri oleh Direktur Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Budi Agustyono.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Sembilan Fraksi Setuju Perppu Pilkada Dibahas

Jakarta, Aktual.co —  Sebanyak sembilan fraksi di DPR RI setuju pembahasan Perppu No. 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Kepala Daerah dan Perppu No. 2 Tahun 2014 atas perubahan terhadap UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.
“Pandangan Fraksi PDIP agar RUU atas Perppu dilakukan pembahasan lebih lanjut sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” kata Anggota Fraksi PDI Perjuangan Arif Wibowo di Ruang Rapat Komisi II DPR RI, di Jakarta, Kamis malam.
Hal itu diungkapkan dalam pandangan fraksi dalam Rapat Kerja antara Komisi II DPR RI dengan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dan Menteri Hukum dan HAM Yasona H Laoly.
Anggota Komisi II dari Fraksi Partai Demokrat Fandi Utomo juga menyampaikan pandangan menyatakan setuju untuk terus membahas Perppu No. 1/2014 dan Perppu No. 2/2014 sebagai Undang-Undang.
Fraksi PAN yang diwakilkan Yandri Susanto mengatakan perlu agar DPR bersama dengan pemerintah membahas Perppu No. 1/2014, dan Perppu No. 2/2014 untuk disahkan menjadi UU.
Hal itu menurut dia mengingat mendesaknya pelaksanaan pilkada serentak pada 2015.
Anggota Fraksi PKB Yanuar Prihatin juga menyatakan setuju RUU tentang Perppu Pilkada dan Perppu tentang Pemda ini untuk diselesaikan dalam masa sidang II 2014-2015 ini.
Anggota Komisi II DPR dari Fraksi Partai Golkar Dadang S Muchtar mengatakan, Fraksi Golkar berpandangan siap membahas dan menyelesaikan Perppu pada masa persidangan ini. Namun menurut di, Fraksi Golkar berpandangan ada beberapa yang mesti diperbaiki dari Perppu ini.
“Oleh karena itu Perppu banyak masalah sehingga harus disempurnakan,” katanya.
Fraksi PKS yang diwakilkan Sa’adudin juga menyampaikan pandangannya agar Perppu diteruskan untuk dibahas dengan catatan perlu ada perbaikan di sejumlah sisinya. Selain itu dia menilai pembahasan perppu itu harus dilakukan secara cermat dan teliti.
“PKS setuju untuk membahas lebih lanjut pembahasan penetapan Perppu, PKs berharap pembahasan dilakukan secarar cermat dan teliti,” ujarnya.
Anggota Fraksi PPP Amirul Tamim berpandangan sama dengan mayoritas Fraksi, yaitu menyetujui Perppu untuk dibahas pada sidang-sidang selanjutnya.
Fraksi Nasdem yang diwakilkan Syarif Abdullah Alkadrie menyampaikan bahwa fraksinya berpandangan dan berkeyakinan bahwa Perppu itu dilanjutkan pembahasannya sesuai dengan mekanisme.
Anggota Fraksi Hanura Rufinus Hutahuruk menyampaikan pandangan bahwa Fraksi Hanura menilai perlu dilakukan pembahasan selanjutnya untuk diuji sejauh mana Perppu ini bisa jadi landasan.
“Pentingnya pembahasan Perppu ditujukan untuk menjadi jaminan dapat terlaksana Pemilu Kepala Daerah secara demokratis. Kami ingin supaya pembahasan Perppu ini bisa dilanjutkan secepatnya,” katanya.
Sementara itu Fraksi Partai Gerindra belum menyatakan pendapatnya dan meminta untuk menunda penyampaian pandangan fraksinya pada rapat selanjutnya yatu Jumat (16/1) siang.

Artikel ini ditulis oleh:

WKSI: IHSG Sedang Diuji

Jakarta, Aktual.co — Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin berada di zona hijau setelah pelaku pasar merespon positif bursa saham Asia, Di sisi lain, BI rate yang tetap di level 7,75 persen turut memberikan sentimen positif.

“Aksi profit taking pun sempat berkurang meskipun asing masih melakukan aksi jualnya seiring dengan laju Rupiah yang masih mengalami pelemahan,” ujar Kepala Riset Woori Korindo Securities Indonesia (WKSI), Reza Priyambada.

Pada perdagangan Jumat (16/1), IHSG diperkirakan Reza berada pada rentang support 5.165-5.179 dan resisten 5.195-5.200. Menurutnya, adanya sentimen positif dimanfaatkan pelaku pasar untuk kembali mengakumulasi.

“Namun demikian, laju IHSG masih akan diuji ketahanannya untuk dapat melanjutkan penguatannya. Tetap cermati sentimen yang ada di tengah harapan terhadap berlanjutnya penguatan,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

IHSG di Zona Hijau, Soroti Empat Saham Berikut

Jakarta, Aktual.co — Pada perdagangan hari ini (16/1), HD Capital memperkirakan indeks harga saham gabungan (IHSG) berada di kisaran support 5.165-5.090-5.040, dan resisten 5.251-5.350-5.451.

“IHSG akhirnya kembali ke jalur hijau,” kata Periset Senior HD Capital Yuganur Wijanarko dalam risetnya, Jumat (16/1).

Ia menjelaskan, aksi bargain hunting oleh pelaku pasar setelah koreksi dari imbas regional, dapat mengembalikan IHSG ke jalur hijau.

“(IHSG) mencoba menyelesaikan misi menuju skenario breakout di all time high di 5.251,” kata Yuganur.

HD Capital mengemukakan saham yang dapat dipertimbangkan pada perdagangan hari ini adalah BBRI, WSKT, WIKA dan PTPP.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

WKSI: Rupiah Diprediksi Menguat

Jakarta, Aktual.co — Nilai tukar Rupiah pada penutupan perdagangan menguat 0,47 persen menjadi Rp12.555 dibandingkan posisi sebelumnya Rp12.580 per Dolar AS. Hal ini disebabkan salah satunya karena BI rate yang masih di level 7,75 persen.

“BI rate menandakan tingkat inflasi masih sesuai dengan ekspektasi dan masih sesuai dalam menjaga fundamental ekonomi Indonesia di tengah melambatnya perekonomian global,” tulis Kepala Riset Woori Korindo Securities Indonesia (WKSI), Reza Priyambada.

Pada Jumat (16/1) Rupiah diprediksikan Rupiah berada di atas target level resisten 12.580, yakni  Rp12.590-12.630 (kurs tengah BI). Menurutnya, kenaikan BI rate dan menguatnya Yen masih belum terlalu kuat untuk Rupiah kembali melanjutkan penguatannya.

“Meski kami pun berharap penguatan dapat berlanjut namun, tetap mencermati sentimen yang ada dan mewaspadai potensi pelemahan,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Berita Lain