17 Januari 2026
Beranda blog Halaman 39530

Al Qaida Klaim Bertanggung Jawab Penyerangan di Charlie Hebdo

Washington, Aktual.co — Satu video Al-Qaida mengklaim bertanggung jawab atas serangan mematikan terhadap majalah satir Prancis Charlie Hebdo adalah “asli”, tetapi para pejabat Amerika Serikat belum mengkonfirmasi rincian hubungan antara pembunuh dan jaringan jihad global itu.

“Saya punya catatan dari rekan-rekan saya di komunitas intelijen yang menilai video AQAP mengklaim bertanggung jawab atas serangan pekan lalu terhadap Charlie Hebdo otentik,” Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS Marie Harf.

Dalam video berjudul “Pesan mengenai pertempuran yang diberkati di Paris”, Al-Qaida di Semenanjung Arab (AQAP) mengatakan telah dibiayai dan memplot serangan terhadap mingguan itu yang menewaskan 12 orang.

Para pelaku serangan itu, dua bersaudara Said dan Cherif Kouachi, dikenali telah dilatih oleh Al-Qaida di Yaman, yang dibentuk pada tahun 2009 setelah bergabung antara militan di Yaman dan Arab Saudi.

Harf mengatakan, intelijen AS masih berusaha untuk menentukan mana individu yang mungkin telah terlibat dengan dua bersaudara Kouachi itu.

“Kami masih melihat setiap informasi untuk menentukan dengan tepat jaringan di sini antara penyerang dan AQAP, khususnya anggota-anggota spesifik AQAP, investigasi itu jelas sedang berlangsung,” kata Harf.

AQAP mengatakan dalam video, perintah untuk melakukan serangan pekan lalu itu datang dari bagian paling atas dari jaringan jihad global Ayman al-Zawahiri, dokter Mesir yang menggantikan pendiri Al-Qaida Osama bin Laden setelah kematiannya pada tahun 2011.

“Kami, Al-Qaida di Semenanjung Arab, mengklaim bertanggung jawab atas operasi ini sebagai balas dendam atas utusan Allah,” kata Nasser al-Ansi, salah satu Kepala AQAP, mengatakan dalam video itu.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Pakar: Presiden Jokowi Bisa Abaikan Saran KPK

Jakarta, Aktual.co — Presiden Joko Widodo lebih baik abaikan saran Komisi Pemberantasan Korupsi yang melarang Komjen Pol Budi Gunawan dilantik.
Hal itu disampaikan oleh Profesor Margarito Kamis ketika dihubungi wartawan di Jakarta, Kamis (15/1).
“Melantik atau tidak itu hak konstitusional presiden, jadi abaikan saran KPK meski dengan pelbagai alasan KPK ajukan,” katanya. 
Selain itu, Margarito Kamis yakin Presiden Joko Widod juga memiliki pertimbang-pertimbangan memilih Komjen Pol Budi Gunawan. “Saya yakin presiden memiliki pertimbangan matang,” sergahnya.
Margarito Kamis juga mengatakan Presiden Joko Widod adalah seorang yang besar dan mempunyai keberanian untuk menyelesaikan permasalahan ini.
“Saya yakin presiden berani,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Dua Teroris Tewas Saat Operasi Anti Teror di Belgia

Verviers, Aktual.co — Operasi anti teror yang terjadi di Timur Belgia mengakibatkan dua orang warga sipil tewas. Demikian disampaikan oleh pejabat setempat. 
Menurut TV Belgia bahwa dalam serangan tersebut salah seorang terluka saat terjadinya upaya penangkapan.  Menurut saksi dirinya sempat mendengar suara tembakan berat selama beberapa menit dan setidaknya terjadi tiga ledakan.
Peristiwa operasi anti teror tersebut juga terjadi di Brussels dan di tempat lain di Belgia.
Seorang pejabat yang dikutip kantor berita AFP mengatakan serangan di Verviers adalah “jihad terkait”.
“Operasi ini berlangsung,” seorang sumber di kantor walikota mengatakan kepada AFP. 
Para petugas yang melakukan operasi anti teror tersebut juga telah mengepung stasiun kereta api. Kehadiran petugas polisi yang menargetkan beberapa orang yang diduga menjadi jihadis yang baru kembali dari Suriah.
“Intelijen telah menunjukkan bahwa mereka telah merencanakan serangan,” laporan menambahkan.
Seperti diketahui kalau Verviers adalah di provinsi Liege dan memiliki populasi sekitar 56.000.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Jamkrindo Targetkan Dana Kelolaan Rp8 Triliun

Jakarta, Aktual.co — Direktur Perum Jamkrindo Bakti Prasetyo mengatakan bahwa pihaknya menargetkan dana kelolaan pada tahun 2015 sebesar Rp8 triliun. Angka tersebut meningkat sekitar 16 persen dari tahun 2014 yang sebesar Rp6,9 triliun.
     
“Peningkatan dana kelolaan sejalan dengan rencana bisnis Jamkrindo yang lebih ekspansif mulai tahun ini (2015),” kata Bakti saat ditemui di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (15/1).

Ia menjelaskan, mulai tahun ini Jamkrindo akan memperluas alokasi dana kelolaan dari sebelumnya hanya dalam bentuk deposito menjadi dalam bentuk obligasi, reksadana dan saham.
     
“Sekarang Jamkrindo sudah diperbolehkan mengalokasikan dana kelolaan dalam bentuk obligasi, reksadana dan saham. Namun porsinya disesuaikan dengan aturan yang ditetapkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK),” ujar dia.
     
Kendati demikian, Jamkrindo sendiri tidak akan langsung ‘jor-joran’ dalam mengalokasikan dana tersebut “dan tetap mempertimbangkan kondisi pasar.
     
“Saat bunga tinggi akan lebih memilih ke deposito maupun obligasi,” ujarnya.
     
Ia menuturkan pada tahun 2015, Jamkrindo menargetkan penjaminan kredit sebesar Rp77 triliun, meningkat dibanding tahun sebelumnya Rp40,7 triliun. Dari jumlah Rp77 triliun penjaminan, sebesar Rp20 triliun untuk Kredit Usaha Rakyat, sedangkan Rp57 triliun untuk kredit ritel. Pada tahun 2015, Jamkrindo menargetkan laba bersih sebesar Rp734 miliar, tumbuh dari tahun 2014 sebesar Rp704 miliar.

“Kontribusi laba terbesar berasal dari pendapatan underwriting investasi, pendapatan underwriting korporasi, KUR dan lainnnya,” imbuh dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Pengamat: Menhub Jonan Hanya Bisa Menyalahkan Tanpa Solusi

Jakarta, Aktual.co — Seharusnya Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mencari apa yang salah, bukan siapa yang salah lalu memberikan hukuman kepada sebuah maskapai.
Demikian disampaikan Adi Ariyadi Pengamat Hukum Penerbangan dari Universitas Airlangga, kepada wartawan saat dihubungi dari Jakarta, Kamis (15/1).
“Daripada pak Menteri cari siapa yang salah harusnya mencari apa yang salah dulu,” katanya.
Kata Adi lagi, sebelum memberikan hukuman kepada maskapai sebaiknya menunggu hasil investigasi KNKT. Selain itu pemerintah sudah harus mencoba melakukan evaluasi dari hasil audit ICAO, dimana hasil audit tersebut dinyatakan standar penerbangan masih dibawah rata-rata.
“Menhub Jonan abaikan hasil Audit dari ICAO,” tutupnya.
Seperti diketahui, Kementerian Perhubungan harusnya membenahi industri penerbangan di Indonesia. Demikian disampaikan Yudi Widiana Wakil Ketua Komisi V DPR RI.
Yudi mengingatkan agar Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan dalam melakukan pembenahan jangan sampai membuat polemik baru.

Artikel ini ditulis oleh:

Din Syamsudin Himbau Umat Islam Tidak Terprovokasi Soal Charlie Hebdo

Jakarta, Aktual.co — Ketua Umum Muhammadiyah Din Syamsuddin menghimbau seluruh umat Islam di dunia, khususnya di Indonesia, untuk tidak terprovokasi dan bereaksi berlebihan terkait diterbitkannya kembali tabloid Charlie Hebdo.

“Bagi umat Islam, saya pikir reaksi terhadap penghinaan pada lambang-lambang Islam, Alquran dan Nabi Muhammad SAW, dalam bentuk kartun, film, dan sebagainya, tidak perlu ditanggapi dengan ekspresi yang berlebihan karena itu tidak menyelesaikan masalah,” kata Din di Jakarta, Kamis (15/1).

“Terlebih lagi, Nabi kami tidak akan berkurang keagungan, kemuliaan dan keluhurannya karena penghinaan itu,” lanjut dia.

Ditemui di sela-sela diskusi “Kekerasan Charlie Hebdo: Antara Kebebasan Pers dan Toleransi Kehidupan Umat Beragama” di Pusat Dialog dan Kerja Sama di antara Peradaban (CDCC) di Jakarta.

Din menjelaskan ekspresi yang berlebihan akan memunculkan aksi-reaksi dan Islamofobia-Westernfobia yang hanya akan mengacaukan dunia.

“Bukan berarti kita diam, tapi harus ada cara yang cerdas dan taktis untuk menghadapinya karena kelompok itu (penghina Islam melalu kartun dan film) tidak cerdas, ceroboh dan bodoh, jadi jangan ditanggapi dengan jalan yang sama,” kata dia.

Din menegaskan secara pribadi maupun sebagai ketua umum dari Muhammdiyah dan Majelis Ulama Indonesia (MUI), dirinya mengecam segala bentuk kekerasan, apalagi sampai menghilangkan nyawa 12 orang seperti yang terjadi dalam kasus media Charlie Hebdo, karena sangat bertentangan dengan ajaran Islam.

Namun, Din juga mengecam tindakan penghinaan dan pelecehan yang dilakukan Charlie Hebdo yang atas dasar apapun telah menyinggung lambang agama dan pemeluk agama tertentu, dan dalam hal ini adalah agama Islam.

“Figur Nabi Muhammad itu sangat agung. Tidak bisa dibenarkan bahwa mereka melakukan itu atas ‘freedom of speech’ (kebebasan berbicara), ‘freedom of expression’ (kebebasan berekspresi) karena penghinaan itu nyata dan termasuk kekerasan verbal,” kata dia.

Oleh karena itu, Din menyerukan kepada pemimpin-pemimpin dan semua warga dunia yang cinta damai untuk bersatu dan mencari solusi terbaik dalam menafsirkan kebebasan.

“Kita tidak pernah serius membahas soal itu (kebebasan), dan generalisasi pada kebebasan sangat berbahaya. Karena itu harus ada upaya konsepsional untuk mengatasi masalah itu,” kata dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Berita Lain