1 Januari 2026
Beranda blog Halaman 39594

Gelombang Tinggi, BMKG Ingatkan Nelayan Tidak Melaut

Jakarta, Aktual.co — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengingatkan agar para nelayan dengan perahu kecil tidak melaut terlalu jauh dari lepas pantai terkait kondisi perairan yang berpotensi mengalami gelombang tinggi.

“Saat ini kecepatan angin sekitar 10 hingga 35 knot yang berpotensi menyebabkan gelombang besar di tengah laut,” kata Kepala Sub Bidang Cuaca Ekstrem BMKG Muhammad Fadli di Jakarta, Senin (12/1).

Fadli menjelaskan kondisi ini bisa terjadi untuk satu pekan ke depan jika cuaca tidak mengalami perubahan yang signifikan. Ada beberapa lokasi yang sangat rawan bagi nelayan untuk pergi melaut seperti perairan di Selat Karimata, Utara Maluku serta Papua bagian Utara dan Selatan.

“Di lokasi tersebut ketinggian gelombang berkisar dua hingga empat meter dengan kecepatan angin sampai 35 knot terutama di Selat Karimata ke arah Laut Tiongkok Selatan dan Timur Indonesia,” kata Fadli.

Fadli mengatakan dengan kondisi seperti itu diharapkan nelayan di Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Maluku Utara dan Papua sebisa mungkin tidak mencari ikan hingga jauh dari lepas pantai terlebih dahulu.

“Gelombang di tengah laut diprediksi akan tinggi dan berbahaya bagi perahu kecil,” ujarnya.

Hal yang tidak jauh berbeda juga berlaku bagi para nelayan di Pesisir Barat Sumatera, Selatan dan Utara Jawa hingga ke Nusa Tenggara yang akan mengalami ketinggian gelombang antara satu hingga tiga meter.

“Perairan Samudera Hindia dan Laut Jawa juga perlu diwaspadai oleh para nelayan karena tinggi ombak di lokasi tersebut berkisar 1.5 hingga tiga meter,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Bayi Tewas Membeku di Suriah

Jakarta, Aktual.co —Seorang bayi pengungsi Suriah yang baru berusia dua setengah bulan tewas membeku di kamp pengungsi Lebanon. Menurut sebuah kelompok hak asasi manusia, lebih dari 27 warga Suriah “tewas membeku” sejak perang sipil meletus di Suriah pada Maret 2011.

Menurut Jaringan Hak Asasi Manusia Suriah, Minggu (11/1), setidaknya 27 orang, termasuk 16 anak-anak dan tiga wanita, sudah kehilangan nyawa akibat cuaca dingin sejak 2011. Enam belas jasad warga Suriah yang membeku ditemukan di Lebanon, Turki, dan kamp pengungsi lainnya. Sementara sisanya tewas di Suriah saat badai musim dingin menghantam.

Baru-baru ini, bayi berusia 2 setengah bulan tewas membeku di sebuah kamp pengungsi di Lebanon. Lebih dari 190.000 orang telah tewas di Suriah sejak konflik antara rezim otoriter Bashar al-Assad dan pasukan oposisi dimulai pada awal tahun 2011, menurut data PBB yang diterbitkan pada Agustus 2014.

TRC Lumajang Berhasil Evakuasi Tiga Mahasiswa Pendaki Gunung

Lumajang, Aktual.co — Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Lumajang, Jawa Timur, berhasil mengevakuasi tiga mahasiswa yang melakukan pendakian di Gunung Lemongan, Lumajang, Senin (12/1) dini hari WIB.

Dikatakan Kepala BPBD Lumajang, Ribowo, evakuasi ketiga mahasiswa tersebut, memakan waktu hampi satu hari, medannya yang cukup sulit di jangkau.

“Begitu dapat laporan, sore kemarin (Minggu, 11/1) kami langsung menurunkan tim ke sana dan karena sulitnya medan, baru tadi sekitar pukul 4 pagi mereka berhasil kita evakuasi dengan kondisi selamat,” ujar Ribowo ketika dikonfirmasi kepada Aktual.co.

Diungkapkan Raibowo, pihaknya mendapatkan laporan dari relawan Laskar Hijau (organisasi pecinta lingkungan), yang sedang melakukan pendakian.

Diceritakan Raibowo, kjadian itu bermula ketika tujuh mahasiswa dari universitas di Malang, Jawa Timur itu melakukan pendakian pada Minggu pagi.

Ketujuhnya, kata Raibowo, sempat sampai ke puncak gunung Lemongan. Namun, ketika ketujuhnya akan menuruni gunung tersebut, mereka terjebak dengan cuaca ekstrem, sehingga tiga dari tujuh mahasiswa tersebut mengalami drop.

“Penyebab kejadian tersebut, karena mereka tidak melengkapi diri dengan perangkat pendakian dan melanggar larangan pendakian,” ungkapnya.

Kemudian, jelas Raibowo, ketujuh mahasiswa itu beristirahat di lokasi yang biasa disebut Watu Gede. Namun, melihat kondisi ketiga rekannya itu semakin lemas, empat mahasiswa lainnya mencoba untuk emncari pertolongan kepada masyarakat setempat.

“Beruntung saat itu, ada sejumlah relawan Laskar Hijau yang sedang mendaki,” tegasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

KNKT: Butuh Waktu Untuk Analisa Kotak Hitam QZ8501

Jakarta, Aktual.co —  Ketua Komite Nasional Kecelakaan Transportasi Tatang Kurniadi mengatakan butuh waktu lama untuk dapat membaca dan menganalisa isi kotak hitam sehingga dapat diketahui pasti penyebab jatuhnya pesawat AirAsia QZ8501.

“Saat ini sudah bisa dibuktikan bahwa salah satu kelengkapan pesawat yang dicari (Flight Data Recorder/FDR) sudah ditemukan dan segera dibawa ke Jakarta,” kata Tatang di Lanud Iskandar, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah (Kalteng), Senin (12/1).

Menurut dia, hanya butuh waktu dua hingga tiga hari untuk mendownload isi Flight Data Recorded. Namun, proses membaca isi FDR tersebut akan lama karena harus mengumpulkan investigator dari beberapa negara yang berkaitan dengan pesawat dan korban, serta menganalisis satu per satu data.

Flight Data Recorder yang berhasil ditemukan akan dibuka di Jakarta jika sudah ada saksi, termasuk saksi accredited representative dari Airbus, saksi Singapura, dan negara lain yang terkait dengan pesawat dan korban.

“Serta kemungkinan menghadirkan jajaran dari Mabes TNI dan Kementerian Perhubungan untuk meyakinkan bahwa barang ini betul dibuka di sana, hasilnya baik atau tidak bisa disaksikan bersama,” ujar Tatang.

FDR, lanjutnya, telah diterima dalam kondisi baik, namun hasilnya akan sangat tergantung pada modul memori yang ada di dalamnya. Dan yang jelas, kotak hitam akan dibuka di Indonesia.

Sebelumnya, Tatang mengatakan ada empat negara yang terlibat dalam pencarian hingga investigasi kotak hitam, di antaranya negara yang mendesain pesawat, negara asal manufaktur, yang teregister, operatornya, negara terjadinya kecelakaan, dan negara yang ada korban.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

CNN Persiapkan Video untuk Hari Kiamat

Jakarta, Aktual.co — Media Amerika Serikat (AS) CNN, dikabarkan telah mempersiapkan video khusus untuk hari kiamat. Video ini disebarkan oleh bekas karyawan magang CNN. “Ini adalah video yang tidak pernah dilihat sebelumnya.

Karyawan CNN yang masih hidup diminta menyiarkan video ini bila dunia kiamat,” tulis karyawan magang tersebut dalam sebuah blog miliknya, seperti dikutip Telegraph. Video yang disebarkan Michael Ballaban tersebut, didapatkannya setelah melihat sistem arsip CNN, MIRA. Video itu bertuliskan “TURNER DOOMSDAY VIDEO”.

Ballaban yang bekerja untuk CNN pada 2009, mencari rekaman video tersebut setelah mendapatkan bocoran dari dosen yang sempat bekerja untuk CNN. Ballaban kemudian memposting rekaman video itu di blog miliknya, Jalopnik.

Video ini juga disertai musik latar lagu pengantar ‘Nearer, My God, to Thee’, yang perlahan meredup setelah dunia mendekati kiamat. Keberadaan video ini bisa membuat pihak yang mengeluarkan spekulasi mengenai video itu, terkejut. Banyak yang mempercayai bahwa video ini muncul merunut ucapan dari pendiri CNN, Ted Turner, di saat peluncuran televisi berita kabel itu pada 1980.

Saat itu Turner mengucapkan, ‘Sejak kita mengudara pada 1 Juni, kita akan tetap berada hingga akhir dunia. Saat waktunya (kiamat) tiba, kita akan tetap mengudara dengan musik latar ‘Nearer, My God, to Thee,’ dan siaran selesai”. Ketika ditanya mengenai otentisitas dari video kiamat CNN, Ballaban mengklaim, “video itu dibuat dalam kualitas standar dan cocok untuk televisi era 1980-an,”.

“Video itu tidak sulit dicari. Mudah mencari di data CNN. Tidak ada tanggal tertera, tetapi judulnya jelas ‘TURNER DOOMSDAY VIDEO’,” tulis Ballaban di blognya. Menurut Ballaban, video itu disertai peringatan hanya boleh disiarkan saat kiamat terkonfirmasi. Ted Turner sendiri masih belum berkomentar tentang keaslian video tersebut.

Suka Berfoto Selfie? Waspada Jadi Seorang Psikopat, Ini Buktinya!

Jakarta, Aktual.co —  Banyak yang berpendapat bahwa, berfoto selfie hanyalah sebuah tindakan yang menjengkelkan didorong oleh fenomena obsesi dalam pertumbuhan dan narsisme. Namun demikian tindakan mengambil foto ‘selfie’ atau foto dari aksi diri kita sendiri biasanya untuk aksi narsis di media sosial, sebenarnya bisa menunjukkan kondisi mental yang sangat serius, demikian NaturalNews melaporkan.

Para peneliti dari Ohio State University (OSU) menemukan, bahwa orang yang suka berbagi foto selfie ke dunia maya akan menimbulkan ciri-ciri psikopat klinis, termasuk kurangnya empati. Khususnya, para pria menggunakan media digital mengubah foto selfie mereka sebelum berbagi mereka, kata para ahli, dapat menunjukkan kecenderungan narsis dan pola hidup tidak sehat dari fakta sebenarnya.

Namun demikian, bagi wanita hal itu tidak berlaku. Tapi, sebagian dari kaum hawa sering mempertontonkan ‘senyuman bibir manyun’, yang sebenarnya tidak baik.  Foto yang sering disertai dengan gaya menggoda,  dengan pose berfokus pada diri sendiri, disarankan untuk tidak diikuti. Alasannya, ketidakamanan dan ketidakstabilan oleh orang mengambil mereka. Kecanduan selfie bisa menunjukkan, bahwa seseorang secara harfiah ‘gila’, termasuk impulsif dan eksplisit ‘egois’.

Diterbitkan dalam journal Personality and Individual Differences, studi baru menyatakan sifat antisosial pada pengguna, dan mereka akan semakin kecanduan selfie. Peneliti menemukan, bahwa peserta yang secara teratur mem-posting selfie secara online dinilai lebih tinggi kecendrungan mengidap ‘sosiopat’ ketimbang peserta yang tidak terlibat dalam aktivitas selfie.

Menurut dokter, mereka yang menampilkan foto selfie diri mereka sendiri, yang memperlihatkan penampilan menarik akan memunculkan tanda-tanda narsisme, termasuk persepsi bahwa mereka hanya dapat berhubungan dengan orang lain dimana merasa lebih cerdas atau ‘menarik’ ketimbang orang lain.

Di sisi lain, orang-orang yang meng-upload foto diri sendiri akan menampilkan tanda-tanda impulsif dan kurangnya empati. Dua indikator, sebut psikolog, sebagai psikopat.

“Psikopat ditandai dengan tanda impulsif,” kata Profesor Jesse Fox, asisten profesor bidang komunikasi di OSU.

“Foto selfie diri sendiri yang menempatkan mereka secara online secara langsung. Mereka ingin mempertontonkan diri mereka sendiri. Mereka tidak ingin menghabiskan waktu editing.”

Meningkatnya penggunaan media sosial menciptakan sifat egois, obesi budaya diri menjadi seorang psikopat dan sosiopat

Survei yang melibatkan 800 laki-laki berusia antara 18-40 tahun, terungkap, bahwa postingan gambar diri untuk media sosial, mengakibatkan sifat tidak normal, dan menunjukkan bahwa kebanyakan masyarakat menjadi semakin lebih terobsesi diri serta tidak fokus.

“Ini tidak mengherankan bahwa pria yang posting banyak selfies dan menghabiskan lebih banyak waktu dalam mengedit foto mereka, menjadi lebih narsis,” tambah Profesor Fox, seperti dikutip dari DailyMail.

“Hal yang lebih menarik adalah bahwa mereka juga lebih rentan mempunyai kepribadian anti sosial, psikopat, dan lebih rentan mengeksplor objektifikasi.”

“Kebanyakan orang tidak berpikir, bahwa pria mampu melakukan hal semacam itu.”

Sementara itu, pada wanita, tindakan tersebut (selfie) umumnya dianggap sebagai masalah yang berarti bahwa mereka bisa menimbulkan berbagai masalah persepsi negatif tentang dirinya, yang pada gilirannya menyebabkan gangguan makan, perubahan pada tubuh, dan sebagainya.

Tetapi masalah yang sama juga dapat terjadi pada pria, kata Profesor Fox, yang menggambarkan perilaku menyimpang atau ‘kutukan’ di media sosial.

“Kita tahu bahwa objektifikasi diri menyebabkan banyak hal-hal buruk, seperti depresi dan gangguan makan pada wanita,” ujar Profesor Fox.

“Dengan meningkatnya penggunaan jejaring sosial, semua orang lebih peduli dengan penampilan mereka. Itu berarti diri objektifikasi bisa menjadi masalah yang lebih besar untuk laki-laki, serta bagi perempuan.”

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain