18 Januari 2026
Beranda blog Halaman 39649

Jokowi Isyaratkan Bentuk Badan Ekonomi Kreatif

Jakarta, Aktual.co — Presiden Jokowi Isyaratkan Minggu Depan bakal terbentuk Badan Ekonomi Kreatif. Pembentukan Badan Ekonomi Kreatif tersebut wujud keseriusan Pemerintah terhadap produk-produk industri kreatif karena memang Indonesia memiliki kemampuan yang lebih.

“Maksimal minggu depan sudah ada. Bentuknya nanti tanya ke Pak Andi (Seskab),” jelas Jokowi, dikutip dari Seskab, Selasa (13/1).

Menurut Jokowi, Badan Ekonomi Kreatif berfungsi untuk memasarkan produk-produk industri kreatif yang sudah ada.

“Jangan sampai produk-produk yang bagus seperti itu nanti diambil marketingnya oleh negara lain, dan nilai tambahnya ada di sana, tidak di sini,” pesan Jokowi.

Dirinya menilai, produk Bandung yang bisa diangkat untuk sebuah produk kreatif sangat luar biasa. Ia menunjuk contoh game yang sudah dicontohkan kepadanya oleh  tiga perusahaan, usaha anak muda, game.

“Produknya sebetulnya sangat bagus, mungkin saya kalau disuruh main itu seharian bisa lupa kerja,” ujarnya.

Tapi Presiden Jokowi menilai, sisi marketingnya yang harus dikerjakan, didorong. “Ini nanti gunanya Badan Ekonomi Kreatif nanti, memasarkan produk-produk yang ada. Jangan sampai produk-produk yang bagus seperti itu nanti diambil marketingnya oleh negara lain dan nilai tambahnya ada di sana, tidak di sini,” tuturnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Polda Papua dan TNI Terima Tantangan KKB Ayub Waker

Jakarta, Aktual.co — Kepala Kepolisian Daerah Papua Irjen Polisi Yotje Mende bersama dengan aparat Tentara Nasional Indonesia siap meladeni tantangan kelompok kriminal bersenjata Ayub Waker, 
“Saya membaca di website bahwa mereka mengobarkan bendera perang dengan kita, yah kita siap. Saya bersama Bapak Panglima Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Fransen Siahaan, sudah siap menghadapi mereka. Kita tidak akan gentar sedikitpun,” kata dia di Timika, Selasa (13/1).
Dia mengatakan, akan terus mengejar KKB Ayub Waker yang merupakan dalang utama kasus penembakan yang menewaskan dua anggota Brimob dan satu petugas keamanan PT Freeport Indonesia di Utikini Lama, Tembagapura pada 1 Januari lalu.
“Kesimpulan saya, mereka keras kepala. Saya akan kejar mereka terus kemanapun mereka berada dan tidak ada satu haripun kami melepas mereka.”
Guna memutus mata rantai pasokan bahan makanan ke KKB Ayub Waker, dia mengaku telah memerintahkan untuk pembersihan para pendulang liar di sepanjang bantaran Kali Kabur, terutama di sekitar wilayah Utikini Lama hingga Banti, Distrik Tembagapura.
“Saya sudah memberikan ultimatum kepada para pendulang gelap yang ada di bantaran sungai untuk hentikan memberikan uang dan makanan ke kelompok kriminal ini. Sekarang mereka mau kerja sama dengan kita dari NKRI atau dengan mereka yang mau memisahkan diri dengan negara kita,” kata Yotje.
Dia meminta para pendulang liar jangan terbuai dengan segala macam bujuk rayu dari KKB Ayub Waker yang memang merupakan kelompok separatis dengan tujuan ingin memisahkan Papua dari NKRI. “Saya minta untuk diputuskan pasokan logistik dan uang ke kelompok itu. Kalau tidak, kita akan operasi di seluruh bantaran sungai, bukan hanya di Utikini Lama saja tetapi juga di tempat-tempat lain,” kata dia.
Terkait dengan kasus penembakan yang menewaskan dua anggota Brimob Satgas Pengamanan PT Freeport Indonesia dan seorang petugas keamanan beberapa waktu lalu, dia mengatakan hingga saat ini dua orang ditetapkan sebagai tersangka, yaitu MW dan JW.
MW ditangkap di bantaran Kali Kabur di sekitar lokasi penembakan anggota Brimob dengan barang bukti sebilah pisau sangkur yang masih berlumuran darah. JW diketahui sebagai anggota KKB Ayub Waker yang melakukan penyerangan mobil yang ditumpangi anggota Brimob dan petugas keamanan Freeport.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Presiden Afghanistan Umumkan Calon Menteri Kabinetnya

Jakarta, Aktual.co — Presiden Afghanistan, Ashraf Ghani akhirnya mengumumkan calon Menteri Kabinet-nya, dalam rangka membentuk pemerintahan fungsional terhadap negara yang porak poranda terkait masalah kekerasan tersebut.

Menurut Ashraf, banyak lembaga pemerintahan yang lumpuh dalam setahun belakangan ini, karena krisis pemilihan umum (Pemilu) yang berlarut-larut. Tidak adanya kepastian mengenai penarikan pasukan asing turut berkontribusi pada kondisi tersebut.

Sementara itu, Kepala Staf Presiden mengumumkan, ada sebayak 25 nama calon Menteri Kabinet dalam sebuah upacara yang dihadiri juga oleh dirinya. Namun demikian, Presiden baru Afghanistan itu tidak menyampaikan sambutannya dalam acara formil tersebut.

“Pemerintah akan mengusulkan nama calon Menteri kepada Parlemen,” kata Kepala Staf Presiden Afghanistan, Abdul Salam Rahimi yang tidak memberikan konfirmasi soal kapan parlemen akan memberikan putusannya, seperti dikutip Aktual.co dari Reuters.

Ghani bersama rival-nya dalam pemilihan presiden (Pilpres) yang lalu, Abdullah Abdullah sudah menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk menyusun Kabinet. Hal ini sempat menimbulkan keraguan apakah pemerintahan gabungan Afghanistan bisa berhasil.

Untuk diketaahui, Ghani dilantik menjadi Presiden Afghanistan pada 29 Sempeter 2014 lalu, setelah menyepakati pembagian kekuasaan dengan Abdullah.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Polisi Masih Selidiki Temuan Jenazah Tanpa Identitas di Jayapura

Jakarta, Aktual.co — Polres Jayapura masih menyelidiki identitas jenazah yang ditemukan membusuk dan terapung di pinggiran Danau Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Jumat (9/1) lalu.
“Sementara ini masih belum, kita masih lakukan penyelidikan berdasarkan hasil visum dari pihak rumah sakit,” kata Kabag Ops AKP Sujono yang masih melakukn identifikasi temuan jenazah yang ditemukan membusuk itu, Selasa (13/1).
Menurut dia, kepolisian masih mendalami temuan jenazah tersebut dan melakukan penyelidikian lebih lanjut. “Yang jelas ciri-ciri korban antara lain merupakan orang Papua, pendek berbadan kekar dengan tinggi badan 163 cm dan berambut keriting.”
Dia mengatakan, awal mula temuan jenazah tanpa identitas itu pada Jumat (9/1) sekitar pukul 10.00 WIT. Seorang warga yang pulang dari kebun mencari kayu bakar yang terletak di seberang danau dengan menggunakan perahu kano, mencium bau yang menyengat di sekitar pinggiran danau.
Kemudian warga mendekati bau yang menyengat tersebut dan melihat sesosok jenazah tanpa identitas yang sudah membusuk, kemudian warga tersebut pulang ke Kampung Doyo Lama melaporkan penemuan mayat kepada warga lainnya.
Pukul 10.30 WIT, warga melaporkan kejadian penemuan mayat ke SPKT Polres Jayapura, di mana pukul 10.35 WIT, Piket SPKT bersama piket fungsi reskrim dan intel menuju tempat kejadian perkara. Pukul 10.40 WIT, Piket SPK bersama piket fungsi tiba di TKP dan langsung mengamankan TKP guna dilakukan olah TKP oleh Identifikasi Reskrim Polres Jayapura.
Lalu pukul 12.00 WIT, jenazah tanpa identitas tersebut dievakuasi ke RSUD Yowari dengan menggunakan mobil ambulans DS 5027 JK, yang mana pukul 12.15 WIT tiba di rumah sakit dan langsung dimasukkan ke dalam ruangan jenazah guna dilakukan visum.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Sejumlah Demo Warnai Jakarta Hari Ini

Jakarta, Aktual.co —Sejumlah aksi unjuk rasa akan mewarnai Ibukota DKI hari ini, Selasa (13/1). Antara lain di titik-titik yang jadi langganan didemo, seperti DPR/MPR, Istana Negara, KPK. 
Dari informasi yang didapat Aktual.co, jumlah pengunjuk rasa hari ini tidak terlalu besar. Tidak ada salahnya para pengguna jalan mempertimbangkan kemungkinan terganggunya arus lalu lintas di sekitar titik-titik itu.
Berikut titik-titik unjuk rasa hari ini di Jakarta:
Di DPR/MPR dan Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, unjuk rasa dari massa Jaringan Nasional Advokasi Pekerja Rumah Tangga (JALA PRT), sekitar pukul 09.00Wib. Massa diperkirakan berjumlah 50 orang. 
Lalu di jam 13.00Wib, juga di DPR/MPR, akan disambangi massa pengunjuk rasa dari BRIPKA berjumlah 50 orang, dan Koalisi Mahasiswa Jakarta berjumlah 50 orang. Dari informasi yang didapat mereka akan menyikapi soal pencalonan kapolri.
Selain di Senayan, mereka rencananya juga akan berunjuk rasa di Istana Negara di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat.  
Pukul 10.00Wib, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat juga akan didatangi massa dari IKMMSAJ (Koalisi Masyarakat Menolak Swastanisasi Air Jakarta?) berjumlah 50 orang. Belum diketahui tuntutan mereka.
Pukul 11.00Wib, unjuk rasa dari massa BARAK berjumlah 30 orang akan mendatangi Kantor Walikota Jakarta Barat di Jalan Raya Kembangan. 
Pukul 13.00 wib massa dari AMALAN berjumlah 50 orang mendatangi kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU) Jakarta Pusat dan KPK. Belum diketahui tuntutan mereka.
Di saat berbarengan, massa dari Perhimpunan Mahasiswa Jakarta berjumlah 50 orang juga akan mendatangi KPK.

Artikel ini ditulis oleh:

Jalan Demak-Purwodadi Putus Akibat Tanggul Sungai Jebol

Semarang, Aktual.co — Jalan nasional yang menghungkan Demak-Purwodadi terendam banjir setinggi 35 centimeter dari permukaan.

Banjir bandang itu disebabkan jebolnya tanggul sungai Cabean di Kampung Wangun, Kabupaten Demak akibat sungai tak mampu menampung luapan debit air hujan yang mengguyur pada Senin (12/1).

‪”Tanggul jebol di Wangun itu akibat tidak kuat menampung air hujan. Hujan semalam mengguyur sampai tadi Selasa dini hari,” kata Sumijan, warga Karangawen, Kabupaten Demak, Selasa (13/1).‬

Berdasarkan informasi, sekitar pukul 02.00 WIB debit air meluap dari tanggul sungai Cabean di Wangun ke sisi timur dan barat sungai. Ketinggian air mencapai 1 meter itu merendam pemukiman warga bantaran sungai hingga melebar ke jalan akses Demak-Purwodadi.

‪Jalur Karangawen, Demak, jalan poros utama menuju Purwodadi terputus. Air menggenangi jalan raya Demak- Purwodadi tersebut sepanjang 200 meter. “Ada terputus sampai 200 meter,” kata seorang petugas yang tidak mau disebutkan namanya.‬

A‪ntre kendaraan memanjang dari arah Demak maupun dari arah Purwodadi. Macet terjadi sepanjang jalur Demak bagian selatan hingga Purwodadi bagian pasar.

Hingga kini, volume air perlahan mulai surut.‬ Meski begitu, banjir masih merendam jalur alternatif Demak-Purwodadi.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain