17 Januari 2026
Beranda blog Halaman 39665

Dirjen Perhubungan Udara dan Darat Dicopot

Jakarta, Aktual.co —Menteri Perhubungan Ignasius Jonan memenuhi janjinya melakukan mutasi besar-besaran di lingkungan kementeriannya, usai tragedi jatuhnya pesawat AirAsia QZ8501 di Selat Karimata. Berbeda dari sebelumnya, pelantikan pejabat di lingkungan Kemenhub dilakukan tertutup dan pengamanan ekstra ketat di Ballroom, lantai 7 Gedung Cipta atau gedung Utama Kemenhub. Tidak ada satupun pejabat Kemenhub yang mau berkomentar perihal pelantikan tersebut. Menteri Perhubungan Ignasius Jonan pun menghindar dari awak media.

Adapun pelantikan eselon I, II dan III meliputi Direktorat Jendral Perhubungan Darat dan Direktorat Jendral Perhubungan Udara. “Semua sama Pak Barata saja (Kepala Kapuskom Kemenhub), semua satu pintu sekarang,” ujar Staf Ahli Menteri Perhubungan, Hadi M Djuraid di Kemenhub, Jakarta, Senin (12/1). Djoko Murjatmojo dicopot dari jabatannya sebagai Plt Dirjen Perhubungan Udara. Bambang Tjahjono juga dicopot dari jabatannya sebagai Plt Dirjen Perhubungan Darat. Keduanya hanya dua bulan duduk di posisi tersebut setelah dilantik pada November 2014.

Demikian beberapa pejabat Kemenhub yang dilantik dan diberhentikan, sebagai berikut

Direktorat Jendral Perhubungan Darat

1. Djoko Sasono diangkat menjadi Direktur Jenderal Perhubungan Darat. Sebelumnya dia bertugas sebagai Direktur Bina Sistem Transportasi Perkotaan

2. Sigit Irfansyah sebagai Direktur Bina Sistem Transportasi Perkotaan sebelumnya Kepala Subdirektorat Jaringan Transportasi Perkotaan, Direktorat Bina Sistem Transportasi Perkotaan

Direktorat Jendral Perhubungan Udara

1. Suprasetyo diangkat menjadi Direktur Jenderal Perhubungan Udara sebelumnya dia bertugas sebagai Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah Kelas Utama Soekarno Hatta Banten

2. Umar Aris sebagai Staf Ahli Bidang Hukum dan Reformasi Birokrasi Perhubungan sebelumnya dia bertugas sebagai Kepala Biro Hukum dan Kerjasama Luar Negeri

3. Basuki Mardianto sebagai Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah Kelas Utama Soekarno Hatta Banteng sebelumnya Kepala Kantor Otoritas Bandara Udara Wilayah V Kelas I Hasanuddin Makassar

4. Mohammad Pramintohadi sebagai Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah V Kelasa I Hasanuddin Makassar sebelumnya Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah III Kelasa I Juanda Surabaya

5. Dadun Kohar sebagai Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah III Kelas I Juanda Surabaya sebelumnya Koarmatim / Lantamal IX AMB / Srena / AS

6. Israfulhayat sebagai Kepala Bagian Tata Usaha, Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah I Kelas Utama Soekarno Hatta sebelumnya Kepala Subdirektorat Angkutan Udara Niaga Tidak Berjadwal dan Non Niaga Direktorat Angkutan Udara

7. Harry Suwignyo sebagai Kepala Subdirektorat Angkutan Udara Niaga Tidak Berjadwal dan Non Niaga Direktorat Angkutan Udara sebelumnya Kepala Bagian Tata Usaha Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah I Kelas Utama Soekarno Hatta

Sekretaris Jenderal

1. Sri Lestari Rahayu diangkat sebagfai Kepala Biro Hukum dan Kerjasama Luar Negeri dari jabatan sebelumnya sebagai Kepala Bagian Keuangan Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut

TNI Cermati Daerah Konflik

Jakarta, Aktual.co — Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Iskandar M Sahil mengingatkan para prajurit dalam jajarannya harus peka dan selalu mencermati potensi dan daerah rawan konflik di daerah itu supaya kondisi wilayah tersebut semakin aman dan nyaman.

Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Iskandar M Sahil dalam amanatnya disampaikan inspektur upacara yang juga Aslog Kasdam Kolonel Czi Faturrohman di Palembang, mengatakan, bukan itu saja tetapi para prajurit TNI juga harus melakukan langkah antisipasi dan pencegahan dini sesuai dengan tugas masing-masing, Senin (12/1).

Menurutnya, hal ini karena perbedaan yang dapat menimbulkan konflik bila tidak dicegah secara dini maka akan dapat mengganggu ketenteraman. Selain itu pihaknya juga menekankan kepada seluruh prajurit Kodam II Sriwijaya agar benar-benar bersikap disiplin dan tanggung jawab terhadap tugas dan keawjiban.

Prajurit harus disiplin menjalankan tugas termasuk dalam kehidupan sehari-hari, kata Pangdam. Namun, lanjut dia, yang tidak kalah pentingnya dalam menjalankan tugas harus dilakasanakan pengawasan.

Pangawasan, menurut Pangdam, dapat dilaksanakan oleh diri sendiri dan itu dapat dijadikan sebagai tolak ukur dalam melaksanakan tugas sehari-hari. Begitu juga unsur pimpinan satuan agar lebih memperhatikan dan peduli terhadap pembinaan satuan serta melakukan pengawasan terhadap anggotanya baik pada jam dinas maupun di luar dinas.

Kesemuanya itu guna menekan agar dapat meminimalisir akan terjadinya pelanggaran terutama di kalangan satuan, ujar dia. Dalam upacara mingguan yang dilaksanakan di Makodam II/Sriwijaya itu diikuti para anggota TNI dan pejabat dalam jajaran Kodam II.

Lezatnya Menu Menyehatkan ‘Tuan Rumah’ di Tebet

Jakarta, Aktual.co — Restoran ‘Tuan Rumah’, di bilangan Tebet, Jakarta Selatan, menyediakan suasana makan yang nyaman seperti berada di rumah sendiri. Disana, juga menyediakan beberapa menu makanan ‘best seller’ andalannya yang paling banyak dipesan saat jam istirahat kerja.

“Karena kita ‘Chinese Fusion’, jadi semua makanannya ‘chinese food’ seperti biasa dan semuanya kita bikin sendiri, halal dan tanpa minyak babi,” ungkap Yoga selaku supervisor ‘Tuan Rumah’,  kepada Aktual.co, di Tebet, Jakarta Selatan, Senin (12/1).

Kuliner ‘Tuan Rumah’ menyediakan menu sayuran seperti ‘Baby Buncis Saus XO’ dimana sayur buncis dicampur dengan ikan teri dan juga sapi cincang dengan campuran saos XO tersebut. Menjadikan makanan itu gurih dan pedas. Saus XO itu sendiri adalah saos ebi.

Ada juga ‘Ayam goreng ala Tuan Rumah’,  merupakan ayam goreng yang tidak biasa dengan ayam lainnya. Sajian ala ‘Tuan Rumah’ ini membuat ayam goreng dengan pewarna makanan yang berbahan dari kulit jeruk, sehingga ayam goreng ini terlihat mirip ‘orange’, crispy dan juga gurih.

Selain itu, ‘Tuan Rumah’ juga menyediakan ‘Sapi Bistik Hongkong’, dimana daging sapi ini dipanggang terlebih dahulu serta dicampurkan dengan saus bistik Hong Kong, menjadikan bistik sapi ini pedas, manis dengan aroma lada serta daging yang empuk.

‘Ikan Goreng Saus Garlic’ di ‘Tuan Rumah’ terdiri dari satu jenis ikan saja, yaitu ikan nila. Ikan terlebih dahulu difilet dengan campuran ‘saus superior’ atau yang biasa dikenal dengan kecap asin, menjadikan ikan saus garlic ini gurih dan meresap ke dalam ikan.

Ada juga ‘Homemade Tahu Crispy Saus Sichuan’, dimana ‘Tuan Rumah’ ini membuat tahu-nya dengan bahan olahan sendiri. Dicampur dengan saus sichuan, saus ala Cina yang pedas dan asam. Di atasnya ditambahkan pocai cincang dan juga tambahan ayam cincang.

“Disini kita pakai tiga jenis tahu, cuman yang paling sering dipesan itu yang ‘Homemade Tahu Crispy’ sama ‘Tahu Telor Crispy’, ” tambahnya.

Selain itu, ‘Tuan Rumah’ menyediakan berbagai ‘Dimsum’ menarik seperti restoran Chinese food lainnya. Dan, salah satu yang unik adalah ‘Hakau Sansi 3 Warna’ dimana ketiga warna yang dimaksud adalah dengan menambahkan irisan sayuran, wortel, jamur dan daun bawang. Menjadikan Dimsum ini terlihat lebih menarik dan juga menyehatkan.

“Kita juga disini ada ‘Bakpau Hijau’ dimana bahannya kita pakai sari pandan dan dalamnya kita pakai sari kaya, semacam dessert gitu, karena disini kita belum menyediakan dessert, ” paparnya lagi.

Selain makanan, minuman disana juga tersaji beraneka ragam, salah satunya adalah minuman ‘best seller’ bernama ‘Pink Grape Fruit’. Minuman itu berisikan buah strawbery, leci, sirup monim dan mojito – Mojito merupakan semacam mint yang menyegarkan- minuman yang sehat serta kaya akan buah.

Artikel ini ditulis oleh:

Pejabat DKI Tes Urine, 13 Positif Narkoba

Jakarta, Aktual.co —Pemprov DKI gandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) gelar tes urine terhadap pejabat Eselon II dan Eselon III. Hasilnya, 13 pejabat positif gunakan obat terlarang. Di antaranya ada wanita.
“PNS yang akan dicek ulang ada delapan orang, di antaranya wanita,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta Agus Suradika, di Jakarta, Senin (12/1).
Namun Agus masih merahasiakan nama dan satuan kerja pegawai yang positif pengguna narkoba. “Masih sangat rahasia,” ujar dia. 
Sejumlah sanksi sudah disiapkan oleh Pemprov DKI. Mulai sanksi ringan sampai terberat. Sanksi ringan akan diberikan bagi mereka yang terbukti menggunakan narkoba adalah penurunan jabatan. Sanksi terberatnya, pemecatan. 
“Kalau yang betul-betul kena narkoba sanksinya bisa sangat berat, yang paling berat pemberhentian,” ujar Agus.
Langkah hati-hati dilakukan Pemprov DKI terhadap mereka yang hasil tes urine nya posifit narkoba. Yakni dengan lebih dulu melakukan klarifikasi terhadap yang bersangkutan.
‎”Kita akan lihat apakah dia pemakai atau pengedar. Pemakainya berencana atau hanya apes di tempat kejadian,” kata Agus.
Tes urine dilakukan menyusul perintah dari Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) 2 Januari lalu. Yang mewajibkan pejabat eselon II dan III jalani tes urine. 

Artikel ini ditulis oleh:

Bahas Kerjasama Tiga Negara, Mantan Menteri Ekonomi Timor Leste Kunjungi Indonesia

Jakarta, Aktual.co — Mantan menteri ekonomi dan pembangunan Timor Leste selaku Kepala Misi Unit Timor Leste-Indonesia-Australia Growth Triangle (TIA-GT) Joao Mendes Goncalves mengunjungi Indonesia untuk membicarakan kerja sama ekonomi tiga negara itu.

“Ini merupakan kelanjutan dari kerja sama tiga negara. Kami sangat senang dengan perkembangan yang sudah dilakukan oleh pemerintah Indonesia,” kata Goncalves di Kantor Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Jakarta, Senin (12/1).

Dalam kunjungannya, Joao Mendes Goncalves diterima oleh Direktur Jenderal Kawasan Asia Pasifik Kemenlu Yuri Thamrin, Kepala Eselon Tiga Direktorat Asia Timur dan Pasifik Kemenlu Andalusia Tribuana Tungga Dewi dan beberapa pejabat Kemenlu lainnya.

Goncalves menambahkan bahwa kerja sama tiga negara ini difokuskan di Timor Leste, Indonesia bagian timur, dan Australia bagian utara.

Senada dengan Goncalves, Andalusia Tribuana juga menganggap pertemuan ini merupakan sebuah langkah maju atas kooperasi trilateral yang konsepnya sudah ada sejak tahun 2012 ini.

“Kerja sama ditekankan bidang ekonomi dan sosial budaya dengan tujuan meningkatkan konektivitas antara negara. Sebagai langkah awal, sudah dibentuk ‘sister city’ (kota kembar) antara Ambon dan Darwin,” ujar Andalusia.

Menurut Andalusia, kerja sama tiga negara ini berawal pada tahun 2012 ketika adanya pertemuan antara presiden Susilo Bambang Yudhoyono, PM Timor Leste Xanana Gusmao dan mantan perdana menteri Australia Julia Gillard.

Peristiwa tersebut berlangsung di sela acara Bali Democracy Forum V di Nusa Dua, Bali, November 2012.

Saat ini, Andalusia menambahkan, pemetaan area (‘visibility’) prioritas kerja sama dilakukan oleh Charles Darwin University atas biaya pemerintah Australia.

“Sejak pertemuan 2012, proses realisasi kerja sama ini terus bergulir. Sebelum ini sudah dilakukan lokakarya di Dili untuk membicarakan kesepakatan bersama tentang pendanaan ‘visibility’ yang masih disandang oleh Australia,” kata dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Punya Tokoh, Partai tetap Eksis

Jakarta, Aktual.co —Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan, ketokohan seorang figur dalam memimpin partai dianggap kunci keberhasilan sebuah partai politik. Tanpa keberadaan tokoh, menurut dia, partai politik akan sulit bertahan. Hal itu diungkapkan Muzani, dalam diskusi “Tren Aklamasi dan Regenerasi”, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (12/1).

Muzani mencontohkan, perolehan suara Gerindra pada Pemilu Legislatif 2014 mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Ia mengatakan, prestasi Gerindra itu tak terlepas dari faktor Prabowo Subianto. “Tokoh pemersatu menjadi kebutuhan banyak partai. Menokohkan tokoh-tokoh tertentu, bukan hanya figur tapi untuk menggerakkan partai,” ujarnya.

Selain ketokohan, ia menilai, sebuah partai bisa tetap eksis jika memiliki jaringan yang kuat di daerah. Selain itu, partai juga memerlukan kekuatan finansial untuk membantu dalam setiap penyelenggaraan kegiatan kepartaian. “Ya, harapannya selain ketokohan figur, tokoh itu juga memiliki kekuatan jaringan dan mampu mendatangkan uang,” kata Muzani.

Berita Lain