14 Januari 2026
Beranda blog Halaman 39702

Pengamanan Daerah Perbatasan Harus Ditambah

Jakarta, Aktual.co —Pemerintah diharapkan menambah sarana dan prasarana untuk meningkatkan pengamanan daerah perbatasan laut Indonesia dengan negara lain.

Demikian pendapat pakar hukum tata negara dari Universitas Udayana Denpasar Prof Yohanes Usfunan.

“Wilayah perbatasan ini sangat penting dijaga negara. Namun, dalam pengamanannya harus didukung dengan sarana dan prasarana yang memadai,” ujarnya di Denpasar, Minggu (11/1).

Bentuk dukungan tersebut, berupa penyediaan kapal kepada aparat pengamanan laut sehingga mereka dapat menjaga batas wilayah perairan Indonesia dan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE).

Dengan upaya tersebut, menurut dia, aparat yang bertugas mengamankan daerah perbatasan dan wilayah laut Indonesia, dapat mencegah masuknya para penangkap ikan secara ilegal dari negara lain.

Ia menyatakan dukungan kepada pemerintah dalam menindak tegas kapal asing yang melanggar aturan di perairan Indonesia sehingga memberikan efek jera kepada nelayan asing yang masuk ke wilayah perairan Indonesia untuk mengambil ikan secara ilegal.

“Untuk itu, keseriusan pemerintah pusat dan aparat penegak hukum di laut tetap konsisten dalam mengamankan wilayah Indonesia,” ujar Usfunan yang juga guru besar di Unud tersebut.

Selain itu, dukungan seluruh elemen masyarakat terutama para nelayan Indonesia juga diharapkan dalam upaya pencegahan masuknya nelayan asing secara ilegal ke wilayah NKRI.

“Sinergitas antarinstitusi pengamanan laut dan nelayan dalam pengamanan ini sehingga wilayah Indonesia tidak dianggap sebelah mata oleh negara lain,” katanya.

Untuk itu, katanya, garis batas perairan Indonesia menjadi teritorial dan ZEE tetap menjadi pengawasan sehingga tidak terjadi lagi pencurian ikan.

“Oleh sebab itu, semua lembaga berperan aktif dalam menjaga wilayah perairan laut ini,” kata Usfunan.

Artikel ini ditulis oleh:

Rencana Moratorium ABK Dinilai Kurang Tepat

Jakarta, Aktual.co — Anggota Komisi IX DPR RI, Amelia Anggraini menilai opsi moratorium anak buah kapal (ABK) yang didorong Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) dinilai bukan solusi yang tepat.“Moratorium ABK sebenarnya bukan solusi yang tepat,” ujarnya dalam sebuah pernyataan yang diterima Aktual di Jakarta, Minggu (11/1/2015).Kata Amelia, salah satu permasalahan krusial di dalam negeri adalah minimnya serapan tenaga kerja untuk calon ABK. Sehingga, calon ABK lebih memilih bekerja ke luar negeri.“Oleh karena itu, yang paling penting dilakukan Pemerintah adalah pembenahan sistem penyaluran tenaga kerja ABK WNI ke perusahaan kapal-kapal asing, bukan moratorium,”tegas politisi Nasdem itu.Banyak permasalahan ABK yang bekerja di kapal-kapal asing di luar negeri. Mulai dari pelanggaran kontrak kerja (gaji ABK tidak dibayarkan sesuai kesepakatan), jam kerja berlebihan, minimnya fasilitas kerja, hingga asuransi keselamatan bagi para ABK. Terakhir, kasus kecelakaan kapal Oryong yang membawa 35 ABK WNI menambah daftar panjang permasalahan ABK diluar negeri. Permasalahan itu harus menjadi perhatian serius pemerintah agar melakukan pembenahan sistem penyaluran ABK WNI ke kapal-kapal asing luar negeri tersebut. “Pembenahan sistem mulai dari hulu sampai hilir, dan pembenahan ini juga harusnya berdampak pada pembenahan perusahaan agen penyalur ABK di dalam negeri,” tukasnya.Diberitakan sebelumnya, pasca insiden tenggelamnya Kapal Oryong 501 di perairan Rusia pada awal Desember 2014, Kepala BNP2TKI, Nusron Wahid, mendorong Menteri Kelautan dan Menteri Perhubungan untuk melakukan moratorium tentang anak buah kapal (ABK).Bahkan, Nusron menargetkan tahun ini moratorium tersebut telah disetujui sejumlah negara.

Artikel ini ditulis oleh:

Pemberontak IS Kembali Tewaskan Personel Kemananan Kurdi Irak

Jakarta, Aktual.co — Sebanyak 28 anggota pasukan keamanan Kurdi Irak tewas pada Sabtu (10/1), dalam serangan mengejutkan oleh anggota kelompok fanatik Negara Islam (IS.Sebuah sumber keamanan Kurdi mengatakan kepada Xinhua (11/1)bahwa anggota IS menyerang posisi pasukan keamanan Kurdi secara mengejutkan dari sembilan arah pada Sabtu dini hari di Kota Kecil Gwer, sekitar 400 kilometer di sebelah utara Baghdad.Serangan ini menewaskan tak kurang dari 28 anggota pasukan keamanan Kurdi Irak.Sumber tersebut juga mengatakan anggota kelompok garis keras itu sampai di Gwer melalui tempat penyeberangan Sungai Tigris dan Ze dengan naik perahu. Mereka telah menguasai daerah tersebut selama satu jam sebelum didesak mundur oleh pasukan keamanan Kurdi.Sebanyak 45 anggota IS tewas dalam bentrokan itu, tambah sumber tersebut.Banyak bagian provinsi itu telah berada di bawah kekuasaan IS sejak 11 Juni, sehari setelah bentrokan berdarah antara pasukan keamanan Irak dan kelompok fanatik tersebut yang menguasai Kota Mosul di Irak Utara.Belakangan, mereka merebut banyak wilayah di Nineveh serta provinsi lain yang kebanyakan warganya penganut faham Sunni.

Artikel ini ditulis oleh:

Kanada Tangkap Dua Bersaudara Terduga Teroris

Jakarta, Aktual.co — Polisi Kanada, Jumat (9/1) waktu setempat, menangkap dua bersaudara dengan tuduhan terkait terorisme, kurang dari tiga bulan setelah negara itu mengalami dua serangan terkait Islam garis keras – salah satu dari mereka terhadap parlemen nasional.

“Ashton Carleton Larmond dan Carlos Larmond didakwa dengan sejumlah terkait dengan kegiatan teroris,” kata Kepolisian Kerajaan Kanda dalam satu pernyataan, dikutip AFP, Minggu (11/1).

“Mereka berdua terdaftar sebagai berusia 24 tahun dan tampaknya kembar,” tambah pernyataan itu.

Carlos ditangkap di bandara internasional Montreal sebelum berangkat untuk “bepergian ke luar negeri untuk tujuan teroris”, kata polisi. Ashton didakwa dengan “memfasilitasi kegiatan teroris” dan berpartisipasi dalam kelompok teroris.

“Penangkapan ini berbicara dengan kemampuan kita untuk mengatasi ancaman yang multifaset dan terus berkembang,” kata James Malizia, pejabat kepolisian Kanada.

Penangkapan terjadi setelah serangan di Prancis menewaskan 17 orang, termasuk 12 orang di majalah satir Charlie Hebdo.

Polisi meminta warga Kanada untuk waspada, namun tidak memberikan rincian kegiatan teroris yang diduga.

Pada Oktober, dua tentara tewas dalam serangan terpisah di Kanada. Dalam satu serangan, seorang tentara ditembak sambil berdiri menonton di War Memorial di Ottawa.

Penyerangnya, Michael Zehaf-Bibeau, kemudian menyerbu ke dalam parlemen dan baku tembak dengan polisi sebelum ditembak mati.

Di sisi lain, Martin Couture-Rouleau, 25 tahun, yang telah ter daftar tersangka ekstremis, melindas lebih dari dua tentara di tempat parkir, membunuh salah satu dari mereka sebelum ditembak mati oleh polisi.

Artikel ini ditulis oleh:

Harga Ayam Potong di Sampit Rp40 Ribu Per Kilo

Jakarta, Aktual.co — Sudah satu pekan lebih harga ayam potong di pasar tradisional di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, bertahan diharga Rp40.000 per kilogram.

“Sampai hari ini masih Rp40 ribu per kilogram. Harga beli di agen masih tinggi, jadi kami masih harus menyesuaikan harga agar bisa tetap mendapatkan untung,” kata Rusdi, pedagang di Sampit, Sabtu (10/1).

Harga ayam melambung tinggi mencapai Rp40.000 per kilogram, padahal sebelumnya sempat normal hanya Rp24.000 per kilogram. Kenaikan sejak satu pekan lalu ini kontan membuat kaget pembeli.

Lonjakan harga ini disebabkan berkurangnya stok ayam dibanding biasanya. Meningkatnya konsumsi ayam ini diperkirakan imbas berkurangnya pasokan ikan laut karena cuaca buruk sehingga banyak konsumen beralih mengonsumsi ayam.

Namun penyebab utama masalah stok adalah masih belum mencukupinya produksi ayam oleh peternak lokal. Akibatnya, pemenuhan permintaan ayam di Kotim masih sangat tergantung pasokan dari daerah lain seperti Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

“Sebagian memang masih mendatangkan dari Banjarmasin karena harganya masih lebih murah. Lagi pula, belum banyak peternakan di daerah kita yang mampu menyiapkan dalam jumlah besar dengan harga terjangkau,” kata Rudiah, pedagang lainnya.

Harga ayam di beberapa pasar di Sampit seperti di Pasar Ikan Pusat Perbelanjaan Mentaya, Pasar Mangkikit dan Pasar Keramat, memang berbeda-beda. Namun biasanya, jika pembeli ingin mendapatkan ayam dengan harga murah, pembeli harus datang saat subuh ke pasar ikan.

Artikel ini ditulis oleh:

Menlu Israel Akan Hadiri Demo Paris

Jakarta, Aktual.co — Menteri Luar Negeri Israel, Avigdor Lieberman, akan mewakili negara Zionis itu di demonstrasi massa, Minggu (11/1), di Paris, Prancis, untuk menghormati 17 orang yang tewas selama tiga hari serangan kelompok garis keras Islam.

Empat korban tewas dalam serangan di sebuah supermarket Yahudi di sini.

“Menteri Luar Negeri Avigdor Lieberman akan berangkat besok ke Prancis di mana ia akan mewakili Israel di Paris pada demonstrasi solidaritas yang dilakukan atas serangan terakhir,” kata juru bicara Tzachi Moshe dalam satu pernyataan, seperti dikutip AFP, Minggu.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain