13 Januari 2026
Beranda blog Halaman 39705

Presiden Jokowi Cium Tangan Megawati saat HUT PDIP ke 42

Presiden Joko Widodo (tengah) berjabat tangan dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri (kanan) disaksikan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo (kiri) saat memberikan potongan nasi tumpeng pada acara HUT PDIP ke-42 di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Sabtu (10/1/2015). HUT mengusung tema “Berjuang Untuk Kesejahteraan Rakyat”. AKTUAL/TINO OKTAVIANO

Terima Permintaan Kader, Megawati Lanjut Pimpin PDIP 2015-2020

Jakarta, Aktual.co — Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri  menerima keinginan kader partai yang meminta dirinya untuk melanjutkan kepemimpinan di PDI Perjuangan pada periode 2015-2020.
“Permintaan tersebut disampaikan dan menjadi salah satu keputusan pada Rapimnas (rapat pimpinan nasional) IV PDI Perjuangan. Dengan penuh haru menerima aspirasi tersebut,” kata Megawati Soekarnoputri di kantor DPP PDI Perjuangan, Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta, Sabtu (10/1).
Menurut Megawati, tahun 2015 akan menjadi tahun pembuktian terhadap kebijakan kepemimpinan nasional yang baru. “Kita semua memahami, persoalan yang dihadapi bangsa kedepan tidak ringan,” katanya.
Megawati menambahkan, PDI Perjuangan disatukan oleh harapan untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian, dengan keberagaman budaya dari Sabang hingga Merauke.
HUT PDIP ke-42 ini dihadiri oleh Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden Jusuf Kalla, beberapa jajaran menteri, serta tokoh politik dan tokoh nasional.

Artikel ini ditulis oleh:

Mantan Menhub: Pemerintah Lemah Awasi Penerbangan LCC

Jakarta, Aktual.co — Mantan Menteri Perhubungan Budi Muliawan Suyitno mengatakan bahwa pengawasan Pemerintah terhadap penerbangan Low Cost Carrier (LCC) di maskapai lokal masih sangat lemah.
Ia menceritakan bagaimana hasil-hasil temuannya saat dirinya tergabung dalam tim Evaluasi Keamanan dan Keselamatan Transportasi (EKKT).
“Pengawan LCC di maskapai lokal masih sangat lemah, dulu waktu kita di tim EKKT, kami menyadari betul banyak lobang-lobang di penerbangan itu yang bisa dimanfaatkan, jadi misalnya saja pramugarinya dibayar murah, perawatannya juga dihemat, ini yang tidak boleh. Itulah temuan kita waktu itu,” kata Budi saat ditemui di Jakarta, Sabtu (10/1).
Ia menerangkan bahwa penerbangan itu kompleks sekali, mulai dari Sumber Daya Manusi (SDM) sampai runway (landasan pacu).
“Mulai dari SDM-nya, perawatannya, terminalnya, bandaranya, bengkel-bengkelnya, sampai runwaynya dan lainnya. itu merupakan satu kesatuan. Penerbangan itu langitnya luas tapi tidak boleh ada kesalahan sedikitpun,” ujarnya.
Ia menambahkan terkait infrastruktur saat ini. Dikatakannya, terminal di bandara Soekarno Hatta yang dibangun
Melihat perkembangannya yang begitu pesat memang masih kurang. Terminal soeta dulu dibangun tahun 1985 itu diperuntukan bagi 20 juta penumpang. Kemudian, ditambah terminal tiga itu menjadi untuk 30 juta penumpang.
“Tapi sekarang sudah lebih, 70 juta penumpang di 2014 kemarin, itu kan ada kelebihan penumpang, belum lagi runwaynya baru dua. Belum teknologinya, hanya bisa mengakomodir landing pesawat tiap setengah menit, karena reparasinya juga sudah tidak bisa lebih rapat lagi. Begitulah masalahnya,” imbuhnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Pemekaran Provinsi Kalteng Didukung Anggota DPR

Jakarta, Aktual.co — Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia mendukung adanya wacana pemekaran Provinsi Kalimantan Tengah untuk wilayah barat menjadi Provinsi Kotawaringin Raya.
“Dengan pemekaran daerah maka dapat memicu peningkatan kualitas kehidupan masyarakat di suatu daerah,” kata anggota Komisi II DPR RI Willy M Yoseph di Kuala Pembuang, Sabtu (10/1).
Dia menyebutkan, dengan adanya pemekaran maka dapat membuka berbagai macam peluang lapangan kerja dan ekonomi baru, khususnya bagi daerah-daerah yang dinilai memiliki potensi daerah melimpah seperti Kabupaten Seruyan.
“Saya orangnya pro pemekaran. Karena dengan pemekaran, di situ bisa terbuka peluang lapangan kerja dan mengangkat usaha atau perekonomian baru, apabila digarap serius bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Meski demikian, tidak semua daerah pemekaran baru dapat langsung berhasil mengembangkan daerahnya, hal itu tergantung dari sumber daya manusia (SDM). Akan tetapi, semua itu dapat diatasi dengan melakukan pembinaan, baik itu pembinaan dengan cara pelatihan-pelatihan atau studi banding ke daerah lain.
“SDM ini penting selain dari sumber daya alam (SDA) daerah, SDM ini harus memiliki integritas tinggi dalam upayanya mengabdi dan mengembangkan daerah,” katanya.
Sementara itu, Wakil Bupati Seruyan Yulhaidir berharap agar wakil rakyat perwakilan Kalteng di pusat dapat memperjuangkan aspirasi masyarakat dari Kabupaten Kotawaringin Timur, Kotawaringin Barat, Seruyan, Lamandau dan Sukamara untuk membentuk provinsi sendiri lepas dari Kalimantan Tengah.

Artikel ini ditulis oleh:

DPR: Komponen Keselamatan Bukan Faktor Penentu Tarif

Jakarta, Aktual.co — Wakil ketua komisi V DPR RI Yudi Widiana menyarankan agar Pemerintah mencermati komponen-komponen dalam menentukan tarif penerbangan.
Seperti diketahui, beberapa hari yang lalu, Jonan akan menaikkan tarif penerbangan Low Cost Carrier (LCC). Sebelumnya, tarif penerbangan murah ini sebesar 30 persen dari tarif batas atas penerbangan. Mantan dirut KAI ini akan menaikkannya menjadi 40 persen. Keamanan dan keselamatan penumpang menjadi alasan Jonan mengambil keputusan tersebut.
“Kebijakan tarif memang diserahkan semuanya ke Kementerian Perhubungan, tapi kami harap soal tarif ini Kementerian bisa berdiskusi dengan INACA,” kata Yudi saat ditemui di Jakarta, Sabtu (10/1).
Yudi menegaskan, pihaknya akan terus mengawasi setiap kebijakan yang akan ditetapkan Pemerintah agar dapat berjalan semestinya.
“Pokoknya kami mengawasi. Komponennya harus jelas, pertama, jarak. Kedua pajak, ketiga asuransi, dan yang keempat itu slot. Jadi kalau mereka mau menaikan silahkan saja, tapi perhatikan komponen tadi,” ungkapnya.
Ia menambahkan, dalam Undang-Undang (UU) tidak disebutkan ada komponen keselamatan dalam penetapan tarif.
“Tidak ada itu. Komponen keselamatan adalah sebagai syarat sebuah penerbangan untuk bisa terbang di Indonesia,” imbuhnya.
“Kami menolak penghapusan LCC jika alasannya adalah keamanan dan keselamatan penumpang. Keselamatan itu syarat utama untuk terbang. Bukan syarat LCC,” tutupnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Persiapan Asian Games 2018, PT Jakpro Bangun Kampung Atlet

Jakarta, Aktual.co — Deputi Gubernur bidang Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta Sylviana Murni mengatakan bahwa pembangunan kampung atlet untuk penyelenggaraan Asian Games 2018, dilakukan oleh PT Jakarta Propertindo.
Menurutnya, pembangunan dan pengelolaan akan dilakukan secara business to business antara Jakpro dengan perusahaan yang bekerjasama.
“Kami sudah kirim surat ke Pak Presiden agar Kemayoran menyediakan lahan dan kami yang akan membangun kampung atlet itu,” kata Sylviana, Sabtu (10/1).
Pemprov DKI akan mengalokasikan sejumlah anggaran sebagai penyertaan modal pemerintah (PMP) PT Jakpro. 
Perusahaan asal Korea Selatan, Hyosung, yang sudah menemui Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama, akan bekerjasama dengan PT Jakpro dalam membangun kampung atlet ini.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain