12 Januari 2026
Beranda blog Halaman 39749

Inilah Makanan Super Sehat Agar Tubuh Tetap Fit dan Bugar

Jakarta, Aktual.co — Musim dingin di tahun 2015 menjadi ancaman serius bagi tubuh yang kurang sehat. Maka dari itu,  disarankan untuk tetap mengonsumsi makanan yang memperkuat energi di musim dingin atau musim semi.

Dr Anu Gupta, seorang ahli dalam menurunkan berat badan dan juga pendidik manajemen AS dari New Delhi, memberi daftar lima makanan super sehat yang dapat membantu Anda tetap fit serta bugar di musim dingin ini, demikian Thehealthsite melaporkan.

Almond
Mineral yang terkandung dalam almond seperti magnesium mengatur kadar gula darah dalam tubuh.  Tingkat gula darah yang stabil  merupakan kunci dalam mencegah penurunan daya tahan yang dapat menyebabkan makan berlebihan.

Telur rebus
Telur adalah sumber protein yang mengandung asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh untuk membangun segala sesuatu dari serat otot bahan kimia ke otak.  Telur merupakan sarapan yang sempurna,  memastikan Anda merasa tidak lapar pada siang hari dan mengurangi dorongan untuk ngemil.

Teh hijau
Mengurangi lemak dalam darah saat detoksifikasi pada tubuh dan menekan mengidam makanan sebelum waktunya.  Teh hijau memiliki banyak manfaat kesehatan. Minum teh hijau secara teratur telah terbukti membantu menekankan nafsu makan dan meningkatkan metabolisme – yang keduanya  bisa membantu Anda membakar beberapa kalori ketika Anda berada di musim tersebut.

Salad hijau
Makan salad rendah kalori sebelum makan utama dapat membantu dalam mengisi perut dan memastikan bahwa Anda mendapatkan asupan harian berupa sayuran.

Apel
Apel membakar lebih banyak kalori.  Anda jangan panik makan makanan lezat yang banyak mengandung lemak, apabila sudah mengonsumsi buah apel.

Artikel ini ditulis oleh:

Pemerintah Suriah: Penyerangan di Paris Oleh Kelompok Islamis Radikal

Suriah, Aktual.co — Pemerintah Suriah mengatakan bahwa serangan mematikan terhadap sebuah majalah di Paris menunjukkan bahaya radikalisme Islamis yang diajarkan oleh kelompok-kelompok pemberontak yang bertempur pada perang saudara Suriah.
Sebuah pernyataan pemerintah menganggap “kebijakan-kebijakan Eropa yang berpandangan sempit” sebagai faktor terjadinya tragedi-tragedi seperti itu di Eropa serta pertumpahan darah di Suriah.

Negara-negara Barat, termasuk Prancis, telah mendukung pemberontakan di Suriah terhadap Presiden Bashar al-Assad.

“Aksi teroris ini tanpa diragukan menjelaskan adanya bahaya yang ditimbulkan oleh meluasnya fenomena terorisme takfiri, yang mengancam stabilitas dan keamanan di seluruh dunia,” kata pernyataan yang dimuat oleh kantor berita Suriah itu.

Istilah “terorisme takfiri” itu mengacu pada kelompok-kelompok radikal Islamis Suni seperti al Qaeda dan Negara Islam, yang saat ini merupakan kelompok pemberontak paling kuat di Suriah setelah mereka menguasai banyak wilayah di Suriah dan Irak.

Dua belas orang tewas dalam serangan yang diduga dilakukan oleh militan-militan Islamis, Rabu, di kantor tabloid mingguan Charlie Hebdo. Media mingguan Prancis itu dikenal kerap menyindir Islam dan agama-agama lain, juga mengejek para politisi dan tokoh-tokoh masyarakat lainnya.

Prancis selama ini mengambil sikap tegas menentang Assad sejak pemberontakan terhadap presiden Suriah itu meletus pada 2011. Pemberontakan yang terinspirasi oleh gerakan pemberontakan Arab Spring itu berubah menjadi perang saudara. Perserikatan Bangsa-Bangsa memperkirakan sudah sekitar 200.000 orang yang tewas dalam perang tersebut.

Prancis merupakan negara Barat pertama yang mengakui oposisi Suriah. Sama seperti Amerika Serikat, Prancis mengesampingkan Assad sebagai sekutu dalam perang melawan Negara Islam.

Pemerintah Suriah, yang didukung oleh Rusia dan Iran, sebelumnya mengatakan siap untuk bergabung dalam upaya-upaya internasional menghadapi Negara Islam setelah koalisi pimpinan AS melancarkan serangan-serangan udara terhadap kelompok tersebut.

Assad tahun lalu mengatakan bahwa negara-negara yang mendukung terorisme akan mendapatkan akibatnya, yaitu dalam hal menghadapi risiko mendapat serangan-serangan Islamis di wilayah mereka sendiri.

“Dalam pandangan Suriah, apa yang terjadi (di Paris) … akan mendukung pandangan yang mengatakan bahwa kita harus bermitra dengan pemerintah Suriah,” kata Salem Zahran, seorang analis politik Lebanon yang dekat dengan pemerintah Suriah dan sekutu Lebanon Hisbullah.

Lawan-lawan nonpejihad pemerintah Suriah mengatakan pemerintah telah memusatkan daya tembaknya terhadap mereka, bukan Negara Islam, sehingga memberi ruang bagi para pegaris keras untuk berkembang.

“Peristiwa dan ancaman-ancaman yang mengincar lebih dari satu kota Eropa membenarkan sempitnya pandangan kebijakan Eropa serta tanggung jawab mereka terhadap kejadian-kejadian ini dan pertumpahan darah di Suriah,” kata pernyataan Suriah, yang dikeluarkan oleh seorang pejabat kementerian luar negeri.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Los Pakaian Bekas di Papua Terbakar

Jakarta, Aktual.co — Los pakaian bekas dan kios pedagang di Pasar Youtefa, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Provinsi Papua, Jumat dini hari (9/1), terbakar.

Informasi yang dihimpun, pasar tradisional terbesar di Ibu Kota Provinsi Papua yang kerap diterjang banjir itu, terbakar di bagian los pakaian bekas.

Marthinus Werimon, warga Perumnas, Distrik Heram, Kota Jayapura yang tak sengaja melintas di Jalan Baru mengemukakan, bagian los pakaian bekas dan sejumlah kios yang terbakar itu terjadi sekitar pukul 01.20 WIT.

“Pokoknya kebakaran itu terjadi sudah satu jam dari sekarang, kira-kira jam 1 tadi,” katanya.

Ia juga menyampaikan petugas pemadam kebakaran dengan truk pengangkut air telah tiba dilokasi kebakaran.

“Hanya saja belum ada reaksi, karena suasana pasar gelap. Mereka mungkin sedang berkoordinasi untuk masuk areal pasar Youtefa,” katanya.

Pedagang dibantu warga setempat, kata Marthinus, juga terlihat berkumpul disekitar pintu gerbang masuk pasar yang direncanakan akan dibangun dalam waktu dekat ini.

Pada kunjungan Presiden Joko Widodo akhir Desember 2014, sejumlah pasar di Kota dan Kabupaten Jayapura direncanakan akan dibangun, Pasar Youtefa dikabarkan salah satu dari tiga pasar yang akan dibangun, selain pasar Phara Sentani dan Mama-mama Papua.

Artikel ini ditulis oleh:

Basarnas Kerahkan KN SAR Gantikan Kapal Jepang

Jakarta, Aktual.co — Badan SAR Nasional (Basarnas) mengerahkan Kapal Negara SAR Pacitan dari Kendari, Sulawesi Tenggara, untuk menggantikan kapal Jepang yang akan meninggalkan area pencarian pesawat AirAsia QZ8501.

“Hari ini KN SAR Pacitan dari Kendari sudah masuk area untuk bisa menggantikan posisi dari kapal Jepang yang akan meninggalkan ‘mission area’,” kata Kepala Basarnas F Henry Bambang Soelistyo di Jakarta, Kamis (8/1).

Ia mengatakan KN SAR Pacitan telah mengevakuasi satu jenazah korban pesawat AirAsia. Jenazah itu akan dipindahkan pada Jumat (9/1) ke Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah.

Sebelumnya, dua kapal Jepang yaitu JS Onami dan JS Takanami yang ikut membantu pencarian pesawat AirAsia QZ 8501 besok akan meninggalkan area pencarian untuk kembali ke Jepang melewati Filipina.

“Mulai besok dua kapal Jepang akan meninggalkan misi area sehingga sedikit demi sedikit kekuatan dari luar akan kita kurangi,” ujarnya.

Ia mengatakan penarikan dua kapal Jepang tersebut tentunya dengan analisis dan evaluasi agar kekuatan yang ada tidak berlebihan.

“Mereka bukan tidak mau membantu lagi, tapi kita menghitung antara efektivitas dan kondisi di lapangan dan nanti pelan-pekan akan berkurang,” tutur dia.

Sementara itu, sebanyak 44 jenazah korban pesawat AirAsia telah ditemukan hingga hari ke-12 (8/1), di antaranya 41 jenazah telah berada di Surabaya.

Tiga jenazah lainnya, lanjutnya, masih berada di tiga kapal berbeda yakni satu jenazah di KN SAR Pacitan, satu jenazah di kapal KD Kasturi milik Malaysia dan sisanya di kapal JS Onami milik Jepang.

“Besok rencana baru kita evakuasi, kita pindahkan dari kapal menuju ke Pangkalan Bun,” ujarnya.

Ia mengatakan pencarian korban tetap menjadi prioritas hingga akhir operasi nantinya dengan apapun kondisi korban.

“Yang penting kita evakuasi dan kemudian (korban) secepatnya kita kirim ke Surabaya,” tuturnya.

Artikel ini ditulis oleh:

SK ESDM Tak Cukup Kuat Jadi Landasan Bangun Proyek Pembangkit 35.000 MW

Jakarta, Aktual.co — Direktur Utama PT PLN (Persero) Sofyan Basir mengaku bahwa pihaknya membutuhkan payung hukum yang lebih kuat ketimbang Surat Keputusan (SK) Menteri ESDM dalam membangun proyek pembangkit sebesar 35.000 Megawatt (MW) dalam kurun waktu lima tahun ke depan.

“Jadi terus terang kami membutuhkan payung hukum yang lebih kuat dari sekedar SK Menteri,” kata Sofyan saat ditemui di gedung Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Jakarta, Kamis (8/1).

Menurutnya, SK Menteri ESDM yang mengatur soal tender atau lelang, masalah lahan dan harga listrik memang sudah cukup kuat namun payung hukum tersebut belum cukup kuat untuk PLN.

“SK-nya itu isinya pola dan cara tender, masalah lahan dan harga untuk IPP,” jelasnya.

Dikatakannya, PLN sendiri hanya memiliki kewajiban membangun 10.000 MW dari 35.000 MW yang direncanakan pemerintah. Sisanya, pemerintah bakal menggandeng swasta dalam membangun 25.000 MW atau Independent Power Producer (IPP).

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Mundur Dari Tim Sembilan, Budiarto Tetap Berikan Informasi

Jakarta, Aktual.co — Meski telah resmi mengundurkan diri dari Tim Sembilan, wartawan senior, Budiarto Shambazy, mengaku tetap akan memberikan informasi kepada tim tersebut yang bertugas melakukan evaluasi terhadap kinerja PSSI.

Ditegaskan Budiarto, keputusan ini diambil karena, dirinya ingin duduk bersama dengan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil.

“Saya bantu informal saja seperti yang dilakukan Ahok dan Ridwan Kamil,” kata Budiarto di Jakarta, Kamis (8/1).

Budiarto menegaskan, dirinya lebih nyaman duduk sebagai pengamat, ketimbang masuk dalam Tim Sembilan.

“Jauh lebih baik saya bertindak sebagai pengamat,” tegasnya.

Selainitu, Budiarto, sebelum secara resmi mengundurkan diri dari Tim Sembilan, dirinya telah berpesan kepada Menpora, Imam Nahrawi, untuk mengambil alih kepengurusan PSSI.

“Lagi pula, rekomendasi saya untuk Menpora sudah jelas, ambil alih PSSI,” tandasnya.

Seperti diketahui, Budiarto mengundurkan diri dari Tim Sembilan, karena tempatnya dia bekerja, media massa Kompas, tidak mengizinkan Budiarto masuk dalam tim bentukan Kemenpora itu. Hal ini karena, ingin menjaga independensi media massa.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain