13 April 2026
Beranda blog Halaman 39787

Warga Musiwaras Ditemukan Tewas di Tambang Pasir

Jakarta, Aktual.co — Sunaryo (49 tahun) warga Dusun Dusun II, Desa Sukorejo, Kabupaten Musirawas, Sumatera Selatan, tewas ditembak oleh orang tak dikenal di lokasi penambangan pasir.
“Sunaryo ditemukan warga setempat, Sabtu (17/1) sekitar pukul 10.00 WIB tak lama kejadian itu berlangsung,” kata Kapolres Musirawas AKBP Nurhadi Handayani melalui Kasat Reskrim AKP Tedyy Ardian, Senin (19/1).
Dia mengatakan, laporan penembakan itu disampaikan masyarakat pada Polsek STL Ulu Terawas. Mendapatkan laporan tersebut, sambung dia, pihak kepolisian langsung dikerahkan ke tempat kejadian perkara.
Dia mengatakan, sesampainya petugas di lokasi, korban sudah dalam keadaan tertelungkup dan bagian pelipis kepalanya mengeluarkan darah, saat itu juga korban dibawa akan dibawa ke rumah sakit Kota Lubuklinggau.
“Kami masih mengumpulkan barang bukti di lapangan, kalau senjata organik pasti ada selongsong pelurunya, tapi kalau senjata rakitan tetap ada barang bukti bekas ledakan tembakan tersebut,” kata dia.
Kapolsek STL Ulu Terawas AKP Mahyudin membenarkan adanya korban diduga ditembak orang tak dikenal di lokasi penambangan pasir di jalan Sukacinta, Desa Sukorejo, Kecamatan STL Ulu Terawas setempat.
“Kita sudah menurunkan tim untuk mengumpulkan barang bukti di sana dan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi,” kata dia.
Dia mengatakan, berdasarkan keterangan dari sejumlah saksi bahwa pada saat kejadian, datang dua orang yang menggunakan sepeda motor langsung mendatangi korban.
Setelah berada di dekat korban, salah satu dari pelaku langsung mengeluarkan pistol dan menembakkan senjatanya ke arah korban dan mengenai pelipis sebelah kiri. Hingga saat ini motif pembunuhan belum diketahui. Kepolisian pun masih melakukan pengejaran terhadap pelaku yang sudah diketahui identitasnya.
“Saksi sudah memberikan ciri-ciri pelaku penembak tersebut dan saat ini masih dalam pengejaran petugas, ditargetkan dalam waktu dekat pelakunya bisa dibekuk,” kata dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

KPK Diminta Tinjau Ulang SOP Penanganan Budi Gunawan

Jakarta, Aktual.co — Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) DKI Jakarta meminta KPK meninjau ulang prosedur standar operasional (SOP) dalam penanganan kasus Komjen Polisi Budi Gunawan.
Pimpinan DPD Repdem Jakarta Faisal Rahman dalam pernyataan tertulisnya mendesak pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera menghentikan pernyataan menekan dan mengintervensi Presiden Joko Widodo terkait proses pencalonan Kapolri Komisaris Jenderal Budi Gunawan yang kini ditunda pelantikannya.
“Repdem DKI Jakarta juga mendesak KPK untuk bersikap profesional dan saling menghormati hubungan antarlembaga negara. KPK seharusnya bersikap profesional dan saling menghormati hubungan antarlembaga negara,” katanya, Senin (19/1).
Keputusan melantik Budi Gunawan sebagai Kapolri sepenuhnya ada di tangan Presiden Jokowi. Intervensi yang dilakukan oleh KPK dalam hal ini bisa dikategorikan sebagai politisasi hukum. Pada kasus Budi Gunawan ini tidak bisa dihindari adanya nada sumbang yang dialamatkan kepada KPK. KPK tidak bisa menafikan adanya kesan politis dalam penanganan kasus Budi Gunawan.
Karena itu, KPK diminta meninjau ulang secara hati-hati standar operasional dan prosedur (SOP) dalam penanganan kasus Budi Gunawan. 
“KPK tidak boleh mengeluarkan surat perintah penghentian perkara (SP3). Karena itu tidak boleh ceroboh dalam menentukan seseorang menjadi tersangka.”
Kejanggalan terkuak karena selama ini Komjen Budi Gunawan tidak pernah menjalani pemeriksaan KPK, namun secara tiba-tiba ditetapkan sebagai tersangka, sedangkan pejabat lain yang hilir-mudik diperiksa KPK karena diindikasikan terlibat berbagai kasus korupsi statusnya hanya terperiksa.
Menurutnya, bila cara-cara ini dibiarkan pasti akan menjadi preseden buruk di masa depan. KPK akan dengan mudah menetapkan seseorang yang tidak disukainya menjadi tersangka, namun di sisi lain bersikap hati-hati terhadap seseorang yang mestinya lebih patut untuk menjadi tersangka.

Artikel ini ditulis oleh:

Pengamat: Soal Kapolri, Presiden Lebih Tertunduk Saran KPK, Bukan Konstitusi

Jakarta, Aktual.co — Dalam pengambil keputusan tentang kapolri baru, Presiden Joko Widodo lebih tertunduk pada saran Komisi Pemberantasan Korupsi bukan konstitusi yang ada. Hal itu disampaikan Budi Setiono pengamat politik Universitas Diponegoro, Semarang saat dihubungi Aktual.co, Senin (19/1).
“Sangat berisiko jika Jokowi membiarkan permasalahan tanpa ada ketegasan dari dirinya sebagai seorang presiden. Dan kata-kata penundaan ini tidak terdapat dalam UU kepolisian, ini menunjukkan Jokowi ikuti saran dari KPK,” katanya.
Kata dia, Presiden Jokowi harus segera melantik Komjen Pol Budi Gunawan sebagai kapolri dengan segala resikonya, walaupun KPK akan mencercahnya.
“Jokowi harus konsisten terhadap calon tunggal kapolri yang dia yakini masalah hukumnya sudah clear, namun kemudian KPK memntuka tersangka terhadap Komjen BG dan Jokowi merubah sikapnya dengan mengambangkan proses politik yang ada tentang kapolri. Ini ada apa?” sergahnya.
Dan dengan demikian Jokowi melakukan blunder luar biasa terhadap sistem ketatanegaraan Indonesia. “ini menunjukkan bahwa Jokowi tidak menunjukkan tata kelola kenegaraan yang baik,” demikia Budi Setiono.

Artikel ini ditulis oleh:

Banjir Masih Rendam Tiga Desa di Tanjungpura

Jakarta, Aktual.co — Banjir terparah masih merendam tiga Desa yang ada di Kecamatan Tanjungpura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, karena air belum juga surut di kawasan itu hingga kini, Senin (19/1).
“Ada tiga desa banjir terparah yang hingga kini airnya belum juga surut,” kata Kepala Wilayah Kecamatan Tanjungpura, Surianto di Tanjungpura.
Menurut dia, tiga desa itu yaitu Desa Pekubuan, Desa Lalang dan Kelurahan Pekan Tanjungpura, karena air masih terus menggenangi pemukiman warga disana.
“Di Desa Pekubuan, Lalang dan Kelurahan Pekan Tanjungpura air hingga sekarang ini belum juga surut karena bertambahnya air kiriman dari Kecamatan Hinai,” kata dia.
Seperti di lingkungan IX, VI, V, III Kelurahan Pekan Tannungpura masih merendam ratusan rumah warga, termasuk juga air merendam Rumah Sakit Umum Tanjugpura, terutama di halamannnya.
Selain itu, juga akibat banjir yang belum surut di kawasan itu ada 500 warga sekarang ini masih bertahan di lokasi pengungsian yang didirikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Langkat dan Kantor Sosial Kabupaten Langkat.
“Kita hanya menunggu air bisa secepatnya surut, hingga kapan belum bisa kita ketahui,” ucapnya.
Berbagai bantuan makanan, obat-obatan juga sudah sampai untuk warga korban banjir diantaranya dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Pemerintah kabupaten Langkat, DPD Golkar Langkat, DPW PAN Sumatera Utara, Anggota Dewan Perwakilan Daerah Perlindungan Purba termasuk dari KNPI Langkat.
Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Langkat, Irwan Syahri menjelaskan berdasarkan data terakhir banjir yang terjadi di daerah ini telah merendam 7.791 unit rumah penduduk di lima Kecamatan.
Untuk Kecamatan Tanjungpura ada 4.184 unit rumah terendam banjir di sembilan Desa dan satu Kelurahan.
Sementara di Kecamatan Sawit Seberang ada 433 unit rumah, Kecamatan Batang Serangan ada 667 unit rumah, di Kecamatan Hinai ada 1.913 unit rumah dan di Kecamatan Wampu ada 594 unit rumah penduduk yang terendam banjir.
Sedangkan di Kecamatan Sawit Sebarang ada tanggul sungai yang pecah sepanjang 40 meter dan di Tanjungpura ada tiga titik benteng yang jebol sepanjang 30 meter.

Artikel ini ditulis oleh:

Awal Pekan, IHSG Dibuka Menguat 3,78 Poin

Jakarta, Aktual.co —   Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka bergerak menguat tipis sebesar 3,78 poin, seiring dengan mayoritas bursa saham global.

IHSG BEI dibuka menguat sebesar 3,78 poin atau 0,07 persen ke posisi 5.152,15, sedangkan indeks 45 saham unggulan (LQ45) naik 1,86 poin atau 0,21 persen ke posisi 888,20.

“Mengikuti penguatan bursa AS, pagi ini bursa Asia termasuk indeks BEI menguat,” kata Analis Samuel Sekuritas Tiesha Narandha Putri di Jakarta, Senin (19/1).

Ia mengemukakan bahwa Bursa AS mengakhiri pelemahan dalam empat hari berturut-turut didorong oleh data konsumer yang membaik dan kenaikan harga minyak dunia sehingga menyebabkan saham-saham berbasis energi meningkat.

Menurut dia, kondisi global yang cukup positif diperkirakan mendorong IHSG menguat pada awal pekan ini (19/1), saham-saham dari dalam negeri seperti sektor perbankan berpotensi mendorong indeks BEI.

Head of Research Valbury Asia Securities Alfiansyah menambahkan bahwa pergerakan IHSG masih akan dipengaruhi sentimen domestik dan luar negeri. Dari domestik, sentimen datang dari Bank Indonesia yang mempertahankan BI Rate sebesar 7,75 persen.

“Kebijakan BI tersebut konsisten dengan upaya untuk mengarahkan inflasi menuju ke sasaran 4 plus 1 persen pada 2015 dan 2016, serta mendukung pengendalian defisit transaksi berjalan ke tingkat yang lebih sehat,” katanya.

Dari eksternal, lanjut dia, data perekonomian AS dan Tiongkok akan memberikan pengaruh bagi pergerakan indeks global dan regional Asia. Sejumlah data penting dari eksternal diperkirakan membaik, data klaim pengangguran AS dan data produk domestik bruto (PDB) Tiongkok akan menjadi katalis bagi pasar saham.

Bursa regional, di antaranya indeks Bursa Hang Seng melemah 94,89 poin (0,39 persen) ke 24.008,63, indeks Bursa Nikkei naik 93,29 poin (0,55 persen) ke 16.957,45, dan Straits Times menguat 12,41 poin (0,40 persen) ke posisi 3.313,17.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Kementerian BUMN Rapat Dengan Komisi VI Bahas PMN

Jakarta, Aktual.co — Pada pagi hari ini (19/1), Komisi VI DPR RI mengundang Menteri BUMN Rini Soemarno beserta para petinggi perusahaan plat merah guna membahas program atau roadmap BUMN lima tahunan (2014-2019).

Selain itu, DPR juga akan meminta penjelasan terkait program suntikan dana pemerintah dalam bentuk Penyertaan Modal Negara (PMN) kepada BUMN. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Komunikasi Publik Kementerian BUMN Teddy Poernama.

“Pembahasan terkait realisasi anggaran Kementerian BUMN 2014, program kerja 2015, visi dan misi Kementerian BUMN, roadmap BUMN 2014-2019, kebijakan Kementerian BUMN terkait aset BUMN dan anak perusahaan. Kemudian kesiapan BUMN memasuki Masyarakat Ekonomi ASEAN, kemudian PSO (Public Service Obligation), PMN, konsolidasi aset BUMN, serta laporan laba atau rugi BUMN,” kata Teddy saat ditemui di ruang rapat Komisi VI DPR, Senayan, Jakarta, Senin (19/1).

Berdasar pantauan Aktual, telah terlihat hadir beberapa petinggi BUMN seperti Direktur Utama PT Pindad (Persero) Silmy Karim, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Edy Sukmoro, Direktur Utama PT Hutama Karya (Persero) Ngurah Putera, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Dwi Soetjipto, Direktur Utama PT Adhi Karya Tbk (ADHI) Kiswodarmawan, serta Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) Budi Karya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Berita Lain