17 Januari 2026
Beranda blog Halaman 39813

Dimosi Tidak Percaya Forum Asprov, Menpora: Mereka Sahabat Saya

Jakarta, Aktual.co — Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi mengatakan, Forum Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI adalah sahabatnya. Hal itu disampaikan mengomentari adanya mosi tidak percaya Forum Asprov PSSI kepada Menpora.

“Mereka (Forum Asprov) semua sahabat saya,” ujar Imam di gedung Kemenpora, Senayan, Jakarta, Rabu (7/1).

Kata dia, apa yang telah dilakukan oleh Forum Asprov, merupakan hak yang juga dimiliki oleh semua warga negara Indonesia. Dia pun memutuskan untuk tidak menanggapi apa yang telah disampaikan oleh Forum Asprov PSSI.

“Tidak usah ditanggapi, biarin saja. Itu kan hak mereka,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Forum Asprov PSSI pada Senin (5/1) kemarin, melayangkan mosi tidak percaya kepada Menpora, Imam Nahrawi. Mosi tidak percaya ini dilayangkan Forum Asprov, karena Menpora membentuk Tim Sembilan, yang dianggap oleh Forum Asprov sebagai intervensi terhadap sepakbola Indonesia.

Dalam mosi tersebut terdapat enam butir pernyataan antara lain adalah menganggap bahwa Imam dianggap tidak “qualified” untuk menjadi Menpora. Mereka juga mengecam keberadaan Tim Sembilan.

Artikel ini ditulis oleh:

Rakernas PAN Menjelang Kongres

Ketua Majelis Pertimbangan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais (kanan), didampingi Ketua Umum PAN Hatta Rajasa (tengah) dan Ketua PAN Zulkifli Hasan (kiri), saat Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PAN di Kantor DPP PAN, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Rabu (7/1/2015).Pertemuan ini untuk membahas agenda Rakernas dan jadwal Kongres IV PAN yang akan digelar di Bali pada Februari atau Maret 2015. AKTUAL/MUNZIR

Pastikan Deteksi Sonar Detektor, Kotak Hitam QZ8501 Ditemukan

Jakarta, Aktual.co — Direktur Operasi dan Latihan Badan SAR Indonesia SB Supriyadi menyatakan ditemukannya kotak hitam pesawat AirAsia QZ8501 setelah marinir Indonesia yang berada di KRI Banda Aceh memastikan hasil deteksi sonar detektor.
“Deteksi sonar tersebut berasal dari kapal-kapal yang beroperasi di lokasi hilang kontaknya AirAsia dan ditindaklanjuti Marinir Indonesia dengan menyelamkan Autonomous Underwater Vehicle (AUV),” kata Supriyadi, di Pangkalan Bun, Rabu (7/1).
“Bukti ekor pesawat AirAsia ditemukan setelah melihat ada tulisan AXT. Tulisan itu menandakan PK AXT ekor pesawat yang tertanam dibawah laut. Gambar-gambar hasik AUV telah tersebar di media,” tambah dia.
Melihat kondisi ditemukannya ekor dengan panjang sekitar 10meter tersebut, Supriyadi menilai pesawat AirAsia jatuh dalam posisi terbalik, sebab sebagian besar telah terendam lumpur laut.
Untuk proses pengangkatan ekor atau setidaknya mempercepat membuka kotak hitam maupun recorder audio, maka diperlukan teknik-tehnik khusus dari para penyelam.
“Kedalaman lokasi ekor pesawat hanya berkisar 30 meter di dasar laut. Tergantung tehnik kapal yang ada sekitar lokasi untuk mengangkatnya.”

Artikel ini ditulis oleh:

Budiarto Shambazy Tinggalkan Tim Sembilan

Jakarta, Aktual.co — Anggota Tim Sembilan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) berkurang satu orang. Hal itu karena, Budiarto Shambazy mengundurkan diri.

Menurut Menpora, Imam Nahrawi, alasan pengunduran diri Budiarto adalah untuk menjaga independensi media tempatnya bekerja.

“Saya dikirimi surat bahwa Kompas ingin menjaga independensi media. Kami (Kemenpora) menerima permohonan itu,” ungkap Imam kepada wartawan di gedung Kemenpora, Jakarta, Rabu (7/1).

Meski begitu, politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu, belum bisa menyebutkan siapa pengganti Budiarto. Imam mengatakan bahwa dirinya harus lebih dulu membicarakannya dengan anggota Tim Sembilan lainnya.

Lebih jauh disampaikan Imam, kemungkinan besar orang yang mengisi satu kursi kosong di Tim Sembilan, bukan berasal dari kalangan wartawan. Hal itu agar tidak terjadi kasus yang sama seperti Budiarto.

“Penggantinya sedang kami pikirkan. Nanti lihat saja dulu,” pungkasnya.

Tim Sembilan bentukan pemerintah ini beranggotakan tokoh-tokoh dari berbagai kalangan. Selain wartawan yang juga pengamat olahraga Budiarto Shambazy ada nama mantan Wakapolri Oegroseno, sosiolog Imam Prasodjo, mantan pemain sepak bola Ricky Yakobi, Deputi V Kemenpora Gatot S Dewa Broto.

Artikel ini ditulis oleh:

Bawa Sabu, Kakek Ini Divonis 13 Tahun Penjara

Jakarta, Aktual.co — Seorang kakek, Arsain Bin Anwar (84) yang kedapatan membawa sabu-sabu seberat 2.478 gram netto dihukum 13 tahun penjara dan denda Rp6 miliar, subsider satu tahun penjara dalam sidang di Pengadilan Negeri Denpasar, Rabu (7/1).
“Terdakwa tanpa hak dan melawan hukum kedapatan memiliki dan menyimpan narkoba jenis sabu-sabu dan melanggar Pasal 113 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika,” kata Ketua Majelis Hakim, Dr Made Suweda di Denpasar.
Vonis hakim terhadap terdakwa lebih rendah dari tuntutan JPU yang menuntut selama 18 tahun penjara dan denda Rp10 miliar.
Hal yang memberatkan perbuatan terdakwa karena menimbulkan keresahan di masyarakat, merusak citra Bali dan memberikan keterangannya berbelit – belit.
Namun, hal yang meringankan hukuman terdakwa bersikap sopan, menyesali perbuatannya dan terdakwa sudah tua.
Sebelumnya, terungkap bahwa terdakwa yang mengaku bekerja sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ditangkap oleh petugas Bea dan Cukai Bandara Ngurah Rai, Bali saat setelah turun dari pesawat Malindo Air OD 306 rute Kuala Lumpur – Denpasar.
Saat terdakwa berjalan menuju pos pemeriksaan Xray, petugas melihat gerak – gerik terdakwa mencurigakan dan saat melewati pemeriksaan di dalam tas punggung dan koper petugas menemukan kristal bening yang diduga sabu dengan berat total 2.478 gram netto.
Atas penemuan, kakek yang tidak memiliki KTP tersebut langsung diserahkan kepolisan Direktorat Reserse Narkoba Polda Bali dan barang bukti maupun dokumen perjalanan terdakwa.
Terdakwa yang duduk dikursi pesakitan itu menyatakan banding kepada Majelis Hakim.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

XL Siap Lunasi Utang Rp400 Miliar

Jakarta, Aktual.co —  PT XL Axiata Tbk (EXCL) siap melunasi utang senilai Rp400 miliar pada kuartal I 2015 dari total utang perseroan yang jatuh tempo selama tahun ini sekitar Rp4 triliun.

“Pada kuartal I 2015 akan ada utang jatuh tempo sekitar Rp400 miliar dari perbankan. Siap dilunasi,” kata Head Of Investor Relations XL Axiata Feiruz Ikhwan di Jakarta, Rabu (7/1).

Menurut Feiruz, hingga kuartal III 2014 perseroan memiliki utang sebesar 1,596 miliar dolar AS dan rupiah sebesar Rp11,050 triliun.

Untuk menutup utang tersebut perseroan mengandalkan dana dari hasil penjualan 3.500 menara ke Solusi Tunas Pratama akhir Desember 2014 sekitar Rp5,6 triliun.

“Pada kuartal IV 2014 kami sudah melunasi utang jatuh tempo sekitar Rp1 triliun,” ujarnya.

XL terus berupaya menjaga posisi hutang bersih/EBITDA ke 2,5x. Beberapa opsi pendanaan sedang dikaji untuk membiayai belanja modal tahun 2015. Salah satunya dengan mengandalkan pinjaman dari perbankan dan kas internal. Meski begitu ia tidak menyebutkan secara rinci belanja modal yang akan dialokasikan pada tahun 2015. Pasca akuisisi Axis pada Maret 2014, perseroan berhasil mengurangi beban dari operator itu hingga 70 persen dan tengah berjuang menjadikan EBITDA margin dari Axis ke arah positif.

Menurut catatan, dalam prospektus XL ke otoritas bursa saham pada Februari 2014 disebutkan secara kuantitatif dalam jangka panjang konsolidasi dengan Axis akan memberikan dampak yang positif terhadap kinerja keuangan ke depannya.

Dengan penggabungan usaha tersebut pendapatan XL selama 5 tahun ke depan diproyeksikan mengalami peningkatan dengan rata-rata peningkatan sebesar 8,4 persen per tahun.

Saat yang bersamaan rata-rata laba usaha yang dihasilkan oleh XL diproyeksikan mengalami peningkatan sebesar Rp529 miliar, sementara rata-rata laba bersih juga diproyeksikan meningkat sebesar Rp3,5 triliun dengan laba bersih per saham sebesar Rp405 per lembar.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Berita Lain