8 April 2026
Beranda blog Halaman 39813

Pemkot Bogor Siap Sesuaikan Tarif Angkot

Jakarta, Aktual.co —Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat, segera menerapkan sistem tarif atas dan tarif bawah untuk angkutan kota. Sebagai tindak lanjut turunnya harga BBM bersubsidi 
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan penerapan tarif atas dan tarif bawah dibuat untuk memudahkan  mendapat nominal yang pas.
“Agar ketika ada kebijakan naik atau turun BBM kami tidak kewalahan,” kata dia di Bogor, Jumat (16/1).
Kata Bima sejumlah langkah sudah disiapkan apabila pemerintah resmi menurunkan harga BBM. Salah satunya segera menggelar rapat terkait penyesuaian tarif angkot.
Saat harga BBM turun per 1 Januari lalu sebesar Rp900, pihaknya sudah menyesuaikan tarif angkot. Dengan turun sebesar Rp500 untuk penumpang mahasiswa dan umum. Dari Rp3.500 menjadi Rp3.000.
Meski telah menetapkan penurunan tarif secara resmi, ternyata di lapangan masih banyak supir angkot yang nakal, dan tidak menarik tarif sesuai aturan.

Artikel ini ditulis oleh:

PBB Prihatin, Indonesia tidak Mampu Tuntaskan Kasus HAM

Jakarta, Aktual.co — Anggota Komite Hak Asasi Manusia (HAM) Persatuan bangsa-Bangsa (PBB), Cornelis Flinterman mengatakan kalau, pihaknya prihatin atas penanganan kasus pelanggaran HAM berat di Indonesia. Sebab, hal itu menandakan bahwa praktik impunitas terhadap pelaku belum terhapus, seperti dikuti suarapembaruan.com
“Komite HAM prihatin kasus pelanggaran HAM masa lalu belum diselesaikan pemerintah Indonesia. Ini suasana impunitas masih ada karena belum ada satu orangpun yang diadili atas terjadinya pelanggaran HAM berat,” kata Cornelis, di Jakarta, Jumat (16/1).
Diketahui, kasus pelanggaran HAM berat masa lalu seperti, kasus pembantaian tahun 1965, peristiwa Talangsari, Tanjungpriok maupun kasus Semanggi I dan II belum tuntas. Berkas penyelidikan kasus tersebut masih bolak-balik antara Komnas HAM dengan Kejaksaan Agung.
Cornelis juga menyinggung penanganan kasus pembunuhan aktivis Munir yang sejauh ini pemerintah belum mampu menyeret pelaku utamanya ke meja hijau, hingga Pollycarpus mendapatkan pembebasan bersyarat. Pihaknya berharap ada langkah konkret yang dilakukan pemerintah Indonesia dalam penuntasan kasus HAM. “Maka kita rekomendasi keras, pemerintah Indonesia harus seret pelaku pelanggaran HAM berat. Seperti kasus pembunuhan Munir,” ujarnya.
Anggota Komite HAM PBB lainnya yakni, Victor Rodriguez menambahkan, Komite HAM menyoroti kepatuhan suatu negara yang tergabung sebagai anggotanya akan pemenuhan hak-hak sipil warga negaranya. Kecuali, mahkamah internasional yang melihat suatu kasus secara spesifik karena yang disoroti adalah individu. “Kalau pengadilan pidana internasional itu individu. Kalau komite itu melihat kepatuhan negara secara keseluruhan terhadap pemenuhan hak sipil,” katanya.
Dengan begitu dirinya tidak dapat menanggapi lebih jauh akan kasus penyegelan gereja GKI Yasmin kendati menilai, kasus GKI Yasmin bersifat diskriminatif. “Mengenai kasus gereja Yasmin, kami tidak punya kompetensi untuk bahas kasus tertentu. Tetapi kasus itu adalah kasus diskriminasi saja,” katanya. 

Komisi X Harap Calon Ketum PSSI Mampu Bangun Komunikasi dengan Pemerintah

Jakarta, Aktual.co — Ketua Komisi X DPR RI, Teuku Riefky Harsya berharap, Ketua Umum (Ketum) PSSI periode 2015-2019 memiliki kemampuan dan keinginan untuk berkomunikasi secara baik dengan pemerintah.

“Yang juga tak kalah penting adalah, bisa berkomunikasi yang baik dengan stakeholder (pemangku kebijakan olahraga),” harap Riefky kepada Aktual.co di Senayan, Jakarta, Jumat (16/1).

Selain itu, politisi Partai Demokrat (PD) juga mengungkapkan beberapa kriteria lagi. Setidaknya terdapat tiga aspek yang harus dimiliki oleh Ketum PSSI yang baru.

Riefky mengatakan bahwa siapa pun yang nantinya menggantikan posisi Djohar Arifin Husin di kursi Ketum PSSI, harus punya tekad untuk memperbaiki prestasi olahraga tanah air.

“Ketum baru harus bisa memberikan prestasi terhadap sepakbola. Dia juga harus pengalaman, mengerti industri olahraga, serta bisa mendukung para atlet baik secara moril maupun materil,” paparnya.

Seperti diketahui, pemilihan Ketum Baru PSSI akan digelar pada 18 April mendatang. Kabarnya, ada tiga calon yang bakal maju dalam Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI 2015.

Ketiga kandidat tersebut yakni La Nyalla Mahmud Mataliti (Wakil Ketua PSSI sekarang), Isran Noor (Bupati Kutai Timur), Osman Sapta Odang (Wakil Ketua MPR).

Artikel ini ditulis oleh:

Menteri Desa: Kewajiban CSR Sudah Diatur UU

Jakarta, Aktual.co —Masih banyak perusahaan yang belum maksimal mengucurkan ‘corporate social responsibility’ (CSR) terhadap warga di sekitar perusahaan itu berdiri.
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendesa) Marwan Jafar mengaku banyak menerima keluhan soal itu dari masyarakat. 
Padahal tanggung jawab sosial perusahaan telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 tahun 2007 dan Peraturan Pemerintah 47 tahun 2012.
CSR juga telah diatur dalam pasal 74 UUPT serta pasal 15 huruf b  25/2007. Yang menyebutkan tiap perusahaan harus menjalankan program CSR sesuai UU.
Untuk mengawasi penerapan CSR perusahaan, Kemendesa pun akan akan berkoordinasi dengan kementerian terkait untuk menindaklanjuti hasil evaluasi tim verifikasi.
“Tim pasti bekerja secara objektif, tidak sekedar laporan masyarakat, tetapi juga berdasarkan hasil tinjauan di lokasi desa,” ujar Marwan.
Marwan menyontohkan, apabila ada perusahaan migas dan pertambangan yang tidak memperhatikan rakyat sekitar dengan CSR. Itu akan dilapor ke Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). 
“Antara pemerintah, masyarakat dan perusahaan, harus bersinergi dengan menjaga hubungan dan kepentingan bersama,” ujar dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Ternyata Sertijab Kabareskrim Sudah Dilakukan Pagi Tadi

Jakarta, Aktual.co — Mabes Polri telah melakukan serah terima jabatan (Sertijab), Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen (Pol) dari Suhardi Alius ke Irjen Pol Budi Waseso.
Sertijab tersebut, dilakukan sejak pukul 07.00 WIB, dan bersifat tertutup terhadap awak media, layaknya Sertijab di Mabes Polri pada umumnya.
“Informasi dari Komjen Pol Drs Suhardi Alius, ternyata sejak tadi pagi telah melaksanakan serahterima jabatan Kabareskrim Polri kepada Irjen Pol Drs Budi Waseso,” ujar Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Ronny F Sompie, di Mabes Polri, Jumat (16/1).
Komjen Pol Suhardi Alius, diketahui dimutasi ke Lemhannas RI, menggantikan jabatan Sekretaris Utama dari Komjen Pol Boy Salamudin.
Sebelumnya, sudah sejak pagi muncul isu mutasi jabatan Suhardi Alius selaku Kabareskrim Mabes Polri. (Baca: Tersiar Kabar Kabareskrim Dicopot)

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Ini yang Wajib Anda Perhatikan dalam Pemilihan Pakaian Muslim Anak

Jakarta, Aktual.co — Saat ini busana muslim sudah menjadi tren bagi kalangan wanita maupun pria. Tak hanya itu, busana muslim juga tidak hanya dipakai oleh orang dewasa saja, tetapi juga anak-anak juga banyak yang memakai busana muslim.

Model dan trennya pasti berbeda dengan style orang dewasa. Untuk tips fashion muslimah anak, tidaklah serumit orang dewasa. Dan, berikut yang harus diperhatikan dalam pemilihan pakaian muslim anak.

1. Muslim anak dengan bahan katun
2. Dress muslim dengan bahan kaos
3. Dress muslim dengan bahan kaos
4. Setelan koko dengan model hayami dan bahan kaos
5. Setelan anak hayumi koko dengan bahan kaos
6. Gamis anak dengan model terbaru yang menggunakan bahan kaos.
7. Sesuai Syar’i

Kami sarankan kepada Anda, untuk menghindari bahan-bahan yang memberatkan anak Anda. Jangan menyiksanya menjadi kepanasan karena bahan yang berat dan tidak ringan.

Selain itu, pilihan warna juga menjadi faktor untuk memilih baju muslim anak. Pilihlah warna yang cerah agar aura ceria terlihat lebih jelas pada anak Anda.
 

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain