18 Januari 2026
Beranda blog Halaman 39825

Perluasan Pelarangan Motor, Dishub Tunggu Hasil Uji Coba

Jakarta, Aktual.co —Dinas Perhubungan DKI masih menunggu hasil evaluasi uji coba selama satu bulan pemberlakuan pelarangan sepeda motor melintasi jalan protokol. Sebelum melakukan perluasan zona pelarangan.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Benjamin Bukit mengatakan hasil evaluasi itu nantinya masih harus mendapat persetujuan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). 
Namun dalam Rapat Pimpinan kemarin, kata dia, gubernur memang sudah menyampaikan rencana perluasan zona pelarangan itu. 
“Ya ada rencana penambahan, sebagaimana rapim kemarin Gubernur ingin sampai Jalan Sudirman. Kita evaluasi, ini kan (uji coba) belum selesai sampai 17 Januari. Baru kita korelasikan dengan keinginan gubernur,” kata Benjamin, di DPRD DKI, Jakarta Pusat, Rabu (7/1).
Namun pelaksanaannya dengan satu catatan, yakni ada penambahan armada bus gratis. “Sekarang ada 10 bus,” ucap dia.
Belum diberlakukan, penolakan perluasan zona pelarangan sudah disampaikan Anggota Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta, Prabowo Soenirman.
Ditemui di DPRD DKI, Rabu (7/1), Prabowo meminta rencana itu dibatalkan. Alasannya, tidak diimbangi dengan sarana dan prasarana memadai.
“Perlu dipersiapkan yang matang khususnya sarana transportasi pengganti dan kesiapan lahan parkir gratis di wilayah yang direncanakan,” ujar dia. 
Peraturan Daerah DKI yang menyebut ke depannya jalan protokol tidak boleh dilewati kendaraan roda dua, menurut dia baru bisa diberlakukan kalau sarana transportasi memang sudah tersedia dan lengkap. 
Selain itu, Pemprov DKI juga harus mematangkan dasar hukum peraturan itu. Yakni dengan melakukan beberapa persiapan teknis. 
Mantan Dirut PD Pasar Jaya itu mengatakan Pemprov DKI harus benar-benar menyediakan transportasi gratis sebagai kompensasi perluasan zona pelarangan sepeda motor. “Prinsipnya saya setuju, sejauh sarana transprotasi sudah siap dan gratis.”

Artikel ini ditulis oleh:

Siapapun Pemimpinnya, PAN tetap Setia terhadap KMP

Jakarta, Aktual.co —Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Viva Yoga Mauladi menegaskan, PAN tidak akan keluar dari Koalisi Merah Putih (KMP). “Siapapun ketum PAN nanti, PAN tetap berada di luar pemerintahan dan menjalankan fungsi-fungsi sebagai partai politik modern,” kata Viva di Jakarta, Rabu (7/1).

Dia mengatakan pilihan untuk konsisten di KMP bukan berarti partai tidak memiliki sumbangsih terhadap bangsa dan negara. Dengan mengambil posisi di luar pemerintahan, Viva juga menolak jika PAN dianggap sebagai partai yang menghambat kinerja pemerintah. Sebaliknya, PAN justru akan mengawasi dan mengkritisi kebijakan pemerintah sehingga pada akhirnya kepentingan rakyatlah yang akan diuntungkan.”Tetap akan menjalankan fungsi kritis yang korektif dan konstruktif. Ini justru akan membantu pemerintah dalam menciptakan pemerintahan yang bersih, sehat, kuat, dan berwibawa,” ujarnya.

Malam nanti, DPP PAN akan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) untuk membahas penetapan tempat dan tanggal Kongres IV PAN yang rencananya akan dilangsungkan pada Maret 2015 di Bali. Terkait kandidat calon ketua umum, hingga saat ini muncul tiga nama, yakni Hatta Rajasa, Drajad Wibowo, dan Zulkifli Hasan. Viva mengatakan, meskipun berkompetisi namun dia memastikan bahwa Kongres akan berlangsung dalam suasana kekeluargaan.

Laporan: Zulhefli Sikumbang

Mantan Waka BIN Ditunjuk Jadi Presdir PT Freeport Indonesia

Jakarta, Aktual.co — PT Freeport Indonesia (PTFI) hari ini, Rabu (7/1) mengumumkan penunjukan Maroef Sjamsuddin sebagai Presiden Direktur menggantikan Rozik B. Soetjipto yang akan pensiun.

“Saya bangga terhadap berbagai pencapaian PTFI dalam pengembangan operasi Grasberg berskala dunia. Saya mengucapkan selamat kepada Bapak Maroef dan berharap beliau beserta seluruh jajaran tim manajemen PTFI dapat meraih kesuksesan di masa yang akan datang,” ujar mantai Presdir Freeport, Rozik B. Soetjipto dalam keterangan resmi yang diterima Aktual, Rabu (7/1).

Sebagai Presiden Direktur baru PT Freeport, Maroef berharap dapat bekerjasama dengan semua pemangku kepentingan sejalan dengan pelaksanaan strategi investasi jangka panjang di Papua.

“Ini merupakan saat yang paling menarik bagi PTFI yang akan mengembangkan tambang baru di Papua.  Semoga memberikan banyak manfaat bagi karyawan, masyarakat setempat, pemerintah Indonesia dan seluruh pemangku kepentingan sepanjang beberapa dekade yang akan datang,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Maroef bergabung di PTFI setelah menyelesaikan karir panjangnya di Angkatan Bersenjata Republik Indonesia. Dirinya adalah purnawirawan Marsekal Muda TNI Angkatan Udara Republik Indonesia yang menjabat sebagai Wakil Kepala Badan Intelijen Negara(BIN) selama periode 2011 -2014.  Maroef memperoleh gelar Master of Business Administration dari Jakarta Institute Management Studies.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Kadishub Bantah Pelarangan Motor Untuk Tingkatkan Pendapatan DKI

Jakarta, Aktual.co —Pemprov DKI berencana memperluas zona pelarangan sepeda motor melintasi jalan protokol di DKI. Kepala Dinas perhubungan Provinsi DKI Jakarta, Benjamin Bukit menegaskan pelarangan tidak terkait dengan upaya untuk menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD). 
Dia berdalih pelarangan dilakukan semata-mata untuk mengurangi tingkat kecelakaan motor yang mencapai 62 persen dari total kecelakaan lalu lintas di Jakarta.
“Ini (pelarangan motor) nggak ada ‘income’ (pemasukan) nya. Ini kan pembatasan saja hanya dalam rangka preventif kecelakaan sepeda motor,” ujar dia, di DPRD DKI, Rabu (7/1).
Dijelaskannya lebih lanjut, pelarangan ini merupakan strategi Pemprov DKI untuk membatasi lalu lintas di DKI. Yakni berupa pembatasan sepeda motor, parkiran, dan pemberlakuan Electronic Road Pricing (ERP) untuk kendaraan roda empat. “Untuk sementara ya sepeda motor.”
Benjamin mengakui rute pelarangan motor memang masuk dalam rangka implementasi pemberlakuan ERP. 
“Memang di jalur ERP tidak boleh ada kendaraan sepeda motor melintas. Ya itu saja,” ucap dia.
Menanggapi keluhan pengendara motor soal minimnya lahan parkir yang tersedia, Benjamin mengatakan, “Pasti kita akan matangkan kantong-kantong parkirnya. Namun kita butuh waktu supaya sosialisasi (pelarangan) ini jelas. Nanti disampaikan dari radio dan spanduk.”

Artikel ini ditulis oleh:

Menkeu Akui Rupiah Terpengaruh Kondisi Global

Jakarta, Aktual.co —  Menteri Keuangan (menkeu) Bambang Brodjonegoro mengatakan penyebab nilai tukar rupiah masih melemah terhadap dolar AS adalah kondisi global yang masih mengalami gejolak akibat ketidakpastian di Eropa dan menurunnya harga minyak dunia.

“Ini karena pengaruh eksternal dari kejadian di Eropa dan menurunnya harga minyak yang tendensinya terlalu tajam. Itu mungkin yang menciptakan ketidakpastian di ekonomi global,” katanya saat ditemui di Jakarta, Rabu (7/1).

Bambang mengatakan rupiah memang belum bisa menguat terhadap dolar AS, meskipun pemerintah telah menurunkan harga BBM, karena kondisi ini disebabkan penguatan dolar AS dan sentimen negatif pelaku pasar dari turunnya harga komoditas.

“Kalau ada kondisi tidak pasti, termasuk penurunan harga minyak, maka harga komoditas turun dan pasti Indonesia dianggap kesulitan karena sebagian ekspornya tergantung komoditas mentah. Jadi sentimennya negatif, meskipun kami sudah membuat kebijakan,” ujarnya.

Ia menambahkan kondisi rupiah yang cenderung berfluktuasi pada awal tahun ini, membuat pemerintah lebih berhati-hati dalam menetapkan asumsi makro nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, untuk menyusun RAPBN-Perubahan 2015.

“Kira-kira masih Rp12.200. Tahun ini lebih dekat ke Rp12.200 daripada ke Rp12.000, gambarannya seperti itu. Tapi sementara kita masih pakai dulu yang di APBN 2015 (asumsi Rp11.900 per dolar AS). Nanti di pembahasan dengan DPR akan kita lihat lagi,” katanya.

Sementara itu, nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu pagi, sempat bergerak melemah 77 poin ke posisi Rp12.722 per dolar AS dibandingkan posisi sebelumnya sebesar Rp12.645 per dolar AS.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Cegah Anak Alami Kecelakaan Saat di Mobil dengan Cara Ini

Jakarta, Aktual.co — Siapa mengira, bila kecelakaan mobil bisa menjadi penyebab pertama kematian pada anak usia 1-3 tahun di Amerika Serikat. Terlansir dalam situsnya, American Academy of Pediatric (AAP) melakukan penelitian yang dilakukan di Universitas Michigan, Amerika, kepada lebih dari 22.000 anak, tercatat sebanyak 97 persen anak berusia 1 – 3 tahun terabaikan oleh orang tuanya karena tidak didudukkan di kursi mobil (carseat) khusus anak.  Akibatnya, lebih dari 40 ribu anak berakhir di UGD setiap tahun karena kecelakaan mobil.

Di beberapa negara maju, anak-anak di bawah 12 tahun atau tinggi maksimum 135cm diharuskan menggunakan kursi mobil untuk anak. Walaupun di Indonesia hal ini belum menjadi peraturan yang resmi, banyak orang tua mulai menerapkannya dengan alasan keselamatan.

Terkadang, kursi mobil untuk anak yang tersedia hanya berfungsi sebagai kursi saja dan menyulitkan untuk dibawa bila bepergian keluar kota. Hal inilah yang seringkali menjadi alasan orang tua untuk mengabaikan tanggung jawab ini.
Ragam langkah inovasi demi terciptanya sebuah produk yang nyaman, aman, dan efisien terus dilakukan oleh Trunki, merek terkenal untuk perlengkapan perjalanan anak-anak.  Merek ini mampu menghadirkan sebuah kursi mobil (carseat) khusus anak berwujud ransel.  

Produk ini berupa sebuah ransel yang dapat digunakan sebagai kursi mobil untuk anak.  Boost Apak, yang hadir dengan desain baru Lotus dan Hello Kitty ini, telah disertifikasi regulasi ECE R44.04 untuk grup 2 dan 3, cocok untuk anak-anak usia 4 – 11 tahun.

Merek ini bisa didapatkan dengan harga mulai dari Rp1.499.000.  Ransel ini tidak hanya memberikan fungsi yang diinginkan oleh orang tua tapi juga sekaligus mendidik anak untuk bertanggungjawab dan membawa peralatannya sendiri. Boost Apak dapat diisi oleh mainan anak atau kebutuhan anak selama perjalanan.

Berdasarkan aturan American Academy of Pediatric (AAP) mengenai keselamatan duduk di carseat telah diberlakukan lebih dari setahun. Bahkan, AAP telah merekomendasikan beberapa poin penting seperti anak di bawah 2 tahun harus duduk di kursi jenis rear-facing seats (posisi carseat menghadap belakang), kecuali mereka telah melebihi tinggi atau berat kursi tersebut.  

Adapula anak usia di atas 2 tahun yang melewati batas tinggi atau berat rear-facing seats harus duduk di front-facing seats (menghadap depan) sampai berat dan tingginya mencapai kapasitas tempat duduk.  Lalu, peraturan tentang anak tidak boleh duduk di kursi depan sampai usianya mencapai 13 tahun.

Dengan tempurung keras dari plastik, menjadikan Boost Apak tahan lama. Selain itu, fitur-fitur lain yang membuat Boost Apak sebagai salah satu peralatan yang dibutuhkan anak dalam perjalanan.

Antara lain, panduan sabuk pengaman yang dilipat unik, tombol pelepas untuk proses melipat kembali, kain penutup yang tahan noda dan dapat dilepaskan sehingga memudahkan proses pembersihan, kapasitas lega yang dapat menampung kebutuhan perjalanan, lapisan tebal di bagian belakang yang ergonomis untuk menyokong postur yang baik dan melindungi pertumbuhan tulang punggung, trim yang reflektif untuk visibilitas tinggi hingga Anda dan buah hati Anda dapat terlihat di kegelapan!

Selain itu, Tempurung dalam terbuat dari plastik keras yang dapat melindungi isi ransel Anda, dan terakhir sabuk pengaman yang dapat disesuaikan dengan tinggi anak, memberikan keamanan yang maksimal.  Jika Anda berminat terhadap produk keselamatan anak tersebut bisa menghubungi redaksi Aktual.co. Terima kasih.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain