1 Januari 2026
Beranda blog Halaman 39883

Tim DVI Polri Dapat Bantuan 1 Kontainer Pendingin

Jakarta, Aktual.co — Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri di RSUD Imanuddin, akan mendapat bantuan satu kontainer pendingin dari Pemerintah Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah. Kontainer pendingin itu untuk keperluan identifikasi awal terhadap jenazah pesawat AirAsia QZ8501 yang sudah berhasil dievakuasi.

“Alhamdulilah‎ kemarin dari bapak Bupati (Ujang Iskandar) dijanjikan untuk bantu sebuah kontainer pendingin ukuran 10 feat untuk diletakkan di RSUD Imanuddin,” kata Direktur Eksekutif DVI Polri, Komisaris Besar Pol Anton Castelani, kepada Aktual.co, di Lanud Iskandar Pangkalanbun, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, Sabtu (3/1).

Anton kembali menuturkan, bahwa untuk keperluan identifikasi jenazah, memang diperlukan adanya lemari pendingin. Apalagi, selama ini jenazah-jenazah penumpang AirAsia QZ8501 yang sudah berhasil dievakuasi dan teridentifikasi awal hanya menggunakan es batu untuk memperlambat proses pembusukan‎.

“Memang kalau mau idealnya kita harus punya lemari pendingin,” katanya lagi.

Memasuki hari ke-7 pencarian dan evakuasi pesawat AirAsia QZ8501 ini, total sudah 30 jenazah korban pesawat AirAsia QZ8501 yang ditemukan. Rinciannya, 18 jenazah sudah berada di Surabaya dan 12 jenazah sudah diterbangkan dari Lanud Iskandar Pangkalan Bun menuju Surabaya guna proses identifikasi.

Artikel ini ditulis oleh:

Tak Berjalan Optimal, Menkes: Kedepankan Pemeriksaan Identitas

Surabaya, Aktual.co — Menteri Kesehatan, Nila Juwita Muluk, menggelar konferensi pers di Polda Jatim terkait masalah identitas korban AirAsia QZ 8501.

Dia menyatakan, beberapa kesulitan, bahwa setelah bekerja sama dengan tim dokter Pangkalanbun, Kalimantan Tengah,  didapatkan bahwa kondisi jenazah sudah membusuk sehingga sulit dikenali.

Sementara itu, saat berkoordinasi dengan RS  Bayangkara, temuannya banyak data yang kurang dari keluarga korban sehingga proses identifikasi tidak berjalan optimal.

Penyebab kematian sendiri belum dikethaui karena tidak dilakukan otopsi. Sebab, lanjutnya,  utama tim DVI adalah proses identifikasi.

“Kita sudah berupaya optimal dan mengedepankan pemeriksaan identitas. Memang secara budaya harus dilakukan otopsi, tetapi tidak semua jenazah dilakukan outopsi,” ujarnya, Sabtu (3/1).

Sementara itu, ketua Tim DVI,  Dr Budiyono mengatakan,  untuk tes DNA merupakan data yang akurat. Namun, bila ada data-data yang masuk, DNA tidak perlu dilakukan. Dikatakannya, pemeriksaan identifikasi  sebenarnya tidak lama, hanya analisisnya yang butuh waktu yang lama.

Artikel ini ditulis oleh:

Aktivitas Gunung Sinabung Kembali Menggeliat

Medan, Aktual.co — Aktivitas Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara tak kunjung mengalami penurunan.

Data yang diterima dari petugas pos pemantau di Kabupaten Karo, Arif Cahyo menyatakan, bahwa sepanjang hari ini, Sabtu (3/1), Gunung Sinabung mengeluarkan 11 kali guguran awan panas.

“Iya, hari ini cukup banyak juga. Dari pukul 00.00 WIB, hingga sekarang telah terjadi 11 kali awan panas guguran, dengan jarak luncuran 200 sampai 4.000 meter ke arah Selatan, dan tinggi kolom abu 500 hingga 3.000 meter,” terang Arif, kepada Aktual.co.

Menurut Arif, guguran awan panas terbesar terjadi sekira pukul 06.29 WIB. Dengan jarak luncuran 4.000 meter dan kolum setinggi 3.000 meter.

“Tapi sekarang sudah mulai menurun,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Pemecatan beberapa Ketua DPW PPP Dibantah kubu Romahurmuzy

Jakarta, Aktual.co — Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kubu Romahurmuzy dikabarkan telah melakukan pemecatan terhadap beberapa ketua DPW, padahal pemecatan tersebut bertentangan dengan putusan Sela PTUN. Ketua bidang pemenangan pemilu PPP Kubu Romahurmuzy , Amir Uskara membantah jika pihaknya melakukan hal tersebut.

“Belum ada dan tidak ada pemecatan sampai saat ini,” ujar Amir saat, Sabtu (3/1). Dalam kesempatan tersebut Amir mengatakan, jika dalam waktu dekat kubu Romy akan merayakan hari ulang tahun (harlah) PPP. Bahkan, pihaknya mengklaim Ketua Majelis Suariah Maemoen Dzubair (Mbah Moen) akan datang dalam harlah tersebut.

“Nanti Mbah Moen akan hadir, dan beliau datang sebagai ketua majelis syariah,” jelasnya. Amir juga meyakini jika PPP kubu Romahurmuzy adalah yang akan diakui secara legalitas oleh Kemenkumham. Dia juga mengklaim jika ada 29 DPW yang berada di Kubu Romahurmuzy. “Mukernas yang diakui negara cuma kami. Tapi kita tetap diapresiasi mukernas yang dilakukan Djan Farid,” tuturnya.

Ibu Hamil dan Anak-anak Ikut Keracunan Mie Tek-tek di Tapteng

Medan, Aktual.co — Diantara puluhan warga Desa Suka Rasa, Kecamatan Sibabangun, Kabupaten Tapteng yang keracunan diduga disebabkan mie Tek-tek saat wirit di salah satu rumah warga, ternyata ada seorang ibu hamil dan sejumlah anak-anak juga turut keracunan.

“Ada ibu hamil satu orang, dan beberapa anak-anak,” ujar Divisi Farmasi Dinas Kesehatan Tapteng, Linnon Bastian kepada Aktual.co, di Tapteng, Sabtu (3/1).

Menurut Linnon, informasi yang diterima pihaknya, ibu hamil itu sempat batuk darah. Bayi dalam kandungan juga disebutkan sempat tak bergerak.

“Ada ibu hamil, katanya ada masalah kehamilan, kayak nggak ada lagi gerakan-gerakan (dari bayi), bahkan sempat batuk darah,” terang Linnon.

Sementara itu, anak-anak yang keracunan, sambung Linnon, masih terus ditangani dan diberikan perawatan medis.

“Di ruang anak, ada 2 orang usia 9 dan 11 tahun. Masih terus ditangani,” katanya lagi.

Disinggung dugaan sementara penyebab keracunan tersebut, Linnon menuturkan bisa disebabkan mie yang kadaluarsa atau bakteri.
“Satu itu (kadaluarsa-red), atau juga karena bakteri,” ceplosnya.

Diberitakan sebelumnya, puluhan warga itu diduga keracunan usai menyantap makanan mie tek-tek yang disajikan saat acara wiritan di salah satu rumah warga. Mie tek-tek itu diolah sendiri oleh warga.

Saat wiritan digelar, sedikitnya ada 90 warga yang hadir. Dan, selain menyantap makanan saat wirit, mie itu juga dibawa oleh warga ke rumah masing-masing. Akibatnya, sejumlah anak-anak juga keracunan.

Artikel ini ditulis oleh:

BI Bebaskan aturan Utang Perusahaan Infrastruktur

Jakarta, Aktual.co — Bank Indonesia (BI) memberi kelonggaran kepada perusahaan pembiayaan infrastruktur pemerintah berupa pembebasan kewajiban melakukan pemeringkatan utang luar negeri valas dari lembaga pemeringkat dalam dan luar negeri. “Memang ini mempertimbangkan beberapa proyek infrastruktur yang tengah dikejar pemerintah supaya ini dapat berjalan dengan baik,” kata Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi Moneter Indonesia BI Yudha Agung .

Peringkat utang (Credit Rating) merupakan penilaian yang dilakukan oleh Lembaga Pemeringkat untuk menggambarkan kondisi keuangan perusahaan atau kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajibannya secara tepat waktu (credit worthiness). Yudha menjelaskan kelonggaran kewajiban peringkat utang ULN valas bisa diberikan untuk perusahaan pembiayaan proyek infrastruktur pemerintah, baik pusat maupun daerah.

Sebelumnya kelonggaran kewajiban peringkat utang ULN valas juga diberikan kepada korporasi, yang seluruh atau sebagian besar pembiayaannya berasal dari kreditor lembaga internasional baik bilateral maupun multilateral, seperti World Bank, Infrastructure Development Bank (IDB). “Jadi yang melakukan pinjaman porsinya di atas 50 persen dan ditandatangani atau diterbitkan setelah 1 Januari 2016 dari lembaga seperti World Bank atau IDB tidak diwajibkan melakukan rating,” kata Yudha.

Serbelumnya bank sentral mengkhawatirkan jumlah ULN swasta yang semakin membengkak sejak kuartal akhir tahun lalu. Sampai  Oktober 2014 tercatat ULN swasta mencapai US$ 161,3 miliar atau 54,8 persen dari total ULN gabungan Rp 294,5 miliar.

Berita Lain