2 Januari 2026
Beranda blog Halaman 39886

Polda Riau Tangani Ratusan Kasus KDRT

Jakarta, Aktual.co — Kepolisian Daerah Riau, sepanjang 2014, telah menerima dan memproses sebanyak 305 kasus kekerasan dalam rumah tangga yang rata-rata dilakukan oleh suami terhadap isteri dan keluarga terhadap pembantu serta lainnya.

“Untuk kasus KDRT dilakukan penanganan khusus dan beberapa berhasil dimediasikan hingga antara suami dan isteri kembali rujuk dan rukun,” kata Kapolda Riau Brigjen Pol Dolly Bambang Hermawan kepada wartawan di Pekanbaru, Sabtu (03/01).

Ia mengatakan sebagian kasus KDRT merupakan laporan yang diterima dari Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Riau, sebagian juga dilaporkan langsung oleh korbannya.

Menurut catatan kepolisian dan BP3AKB Riau, dominan kasus kekerasan dalam rumah tangga dialami oleh keluarga miskin, namun sebagian juga dialami keluarga menengah ke atas dengan intensitas pertemuan yang rendah.

Bahkan, menurut catatan, KDRT juga terjadi di keluarga anggota Polri. Terakhir ada empat orang personel Polresta Pekanbaru dipecat tidak dengan hormat (PTDH) setelah menjalani sidang Komisi Kode Etik (KKE).

Keempat anggota polisi tersebut dinilai terlibat dalam kasus penyalahgunaan narkoba, desersi dan terlibat dalam kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Sementara itu, Wakapolresta Pekanbaru AKBP Sugeng Putut Wicaksono mengatakan keempat anggota yang dikenai PTDH itu, yakni Brigadir Si, Brigadir Bd, Brigadir Ds dan Briptu Ap.

Brigadir Ds dipecat setelah dilaporkan oleh istrinya dalam kasus KDRT. Saat ini, Ds masih menjalani masa penahanan di Lapas Kelas II A Pekanbaru.

Sementara tiga anggota polisi lainnya yang juga dipecat, terbukti terlibat dalam kasus kepemilikan dan peredaran narkotika serta obat-obatan terlarang.

“Pemecatan oknum polisi ini sudah berlaku 30 September 2014,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Seribu Senjata Ilegal Beredar di Jakarta

Jakarta, Aktual.co — Hingga kini, tercatat masih ada lebih dari 1.000 pucuk pistol ilegal beredar di wilayah DKI Jakarta. Padahal, Polri sudah melakukan penarikan senjata api dari masyarakat sipil, sejak diberlakukannya Peraturan Kapolri (Perkap) No.177 Tahun 2005.

Direktur Intelijen Polda Metro Jaya, Kombes Sutanto mengatakan, pihaknya yang melakukan pengawasan dan pelayanan senpi dan handak (bahan peledak) sudah melakukan upaya penarikan. Dari 5.000 yang terdata, di wilayah Jakarta, kini tersisa 1.000 lebih yang belum ditarik.

Dia menjelaskan, pantauan Polda Metro, sejauh ini tak ada lagi senpi ilegal masuk di luar jumlah tersebut. “Dari 5.000 tidak ada lagi penambahan, adanya hibah. Kita sudah lakukan upaya penarikan, tinggal 1.000 sekian,” katanya, di Mapolda Metro Jaya, Jumat (2/1).

Kendati demikian, Sutanto mengaku banyak kendala dalam penarikan senpi tersebut. Di antaranya banyak pemilik yang sudah pindah rumah, ada juga yang tidak melaporkan kehilangan. “Seperti ada di Bogor, tidak melaporkan. Saat penggerebekan di Jakarta Utara (Kampung Bahari), kita temukan senjata api peluru karet, dan ternyata terdaftar di Polri dan kita lakukan penarikan,” papar dia.

Dia menegaskan, dari 128 kasus kejahatan pencurian kekerasan (curas) bersenpi di Jakarta, tidak satu pun ditemukan senpi yang dikeluarkan Polda Metro Jaya. “90 persen merupakan senjata api rakitan, sisanya dari Filipina, Poso dan Timor-Timur,” terangnya.

Agung Laksono tak Khawatir Islah ‘Deadlock’

Jakarta, Aktual.co — Ketua Umum Golkar versi Munas Jakarta, Agung Laksono mengatakan, jika pertemuan dua kubu pada 8 Januari mendatang mengalami jalan buntu, maka diputuskan untuk mengambil langkah-langkah selanjutnya.
“Kalau deadlock, masih ada hari esok. Kalau tidak islah, ya ke jalur hukum,” kata Agung, Jakarta, Jumat (2/1) malam.

Ihwal syarat islah agar Golkar keluar dari Koalisi Merah Putih, Agung menganggap Golkar tetap memberi dukungan kepada pemerintah, dan menjadi mitra pemerintah yang kritis tanpa masuk dalam koalisi parpol mana pun.

“Jadi mitra pemerintah yang kritis. Kami di sini keluar dari KMP,” tegas Agung. Dia mengandaikan Partai Golkar bisa seperti Partai Demokrat, yang tidak tergabung dalam koalisi mana pun.

Dalam perundingan awal dengan Kubu Aburizal, Kubu Agung mengajukan syarat untuk mendukung pemerintah, menyetujui Pilpres dan Pilkada langsung, pemilu legislatif tetap dilakukan secara proporsional terbuka, dan keluar dari Koalisi Merah Putih.

KAI akan Terima Dana PSO Rp 1,5 Triliun

Jakarta, Aktual.co — Kementerian Perhubungan menetapkan anggaran public service obligation (PSO) untuk kereta api kelas ekonomi tahun anggaran 2015 sebesar Rp 1,52 triliun. Penetapan ini diumumkan setelah Kementerian Perhubungan dan PT Kereta Api Indonesia (KAI) menandatangani kontrak PSO.

Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub Hermanto Dwiatmoko mengatakan sasaran PSO tahun 2015 diberikan kepada KA jarak jauh, KA jarak sedang, KA jarak dekat, kereta rel diesel (KRD), KA Lebaran, dan kereta rel listrik (KRL). “Melalui kontrak ini diharapkan masyarakat dapat menikmati pelayanan angkutan kereta kelas ekonomi, baik antarkota maupun perkotaan, dengan tarif terjangkau,” katanya dalam siaran pers, Jumat, 2 Januari 2015.

Dia menjelaskan kontrak PSO untuk KA jarak jauh dan jarak sedang mulai berlaku 1 Maret hingga 30 Juni 2015. Sedangkan kontrak untuk KA jarak dekat dan KRD ekonomi mulai berlaku 1 Januari sampai 31 Desember 2015. Sementara itu kontrak PSO untuk KRL mulai berlaku 1 Januari hingga 30 September 2015.

PSO adalah yakni kewajiban pelayanan publik di bidang angkutan kereta kelas ekonomi, baik antarkota maupun perkotaan kepada masyarakat dengan tarif terjangkau dan sesuai standar pelayanan minimal yang telah ditetapkan. PSO diselenggarakan oleh pemerintah yang pelaksanaannya dilakukan oleh Badan Usaha Penyelenggara Sarana Perkeretaapian.

Perbankan Diminta ‘Rescheduling “Pedagang Pasar Klewer

Surakarta, Aktual.co — Perbankan dan lembaga keuangan lain yang selama ini menjadi kreditor para pedagang di Pasar Klewer, Jawa Tengah, yang terkena musibah kebakaran pada 27 Desember 2014, diminta untuk melakukan rescheduling. “Perbankan kami minta dan sangat kami sarankan untuk melakukan ‘rescheduling’ atas kredit dari pedagang Pasar Klewer,” kata Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah (AAGN) Puspayoga di Pasar Klewer Solo, Jawa Tengah, Sabtu, dalam kunjungan kerjanya bersama Menteri Perdagangan Rahmat Gobel.

Ia sangat berharap lembaga keuangan dan perbankan melakukan penjadwalan ulang atas musibah yang menimpa para pedagang pasar tersebut. Menurut dia alasan “force majeur” bisa menjadi landasan yang kuat bagi lembaga keuangan untuk memberikan insentif atau keringanan kepada para pedagang pasar.

Rescheduling adalah penyelamatan kredit dengan menjadwal ulang jangka waktu pembayaran, yang pada umumnya dilakukan adalah perpanjangan jangka waktu dengan tujuan angsuran debitur lebih kecil sesuai kemampuan. “Mereka kan terkena musibah, jadi kami harapkan ini menjadi perhatian khusus,” katanya.

Pihaknya juga meminta pemerintah kota untuk memberikan tempat darurat sementara kepada para pedagang untuk bisa berjualan. “Jangan sampai mereka tidak berdagang, saya minta carikan tempat untuk mereka,” katanya.

Pihaknya sedang membicarakan dengan dinas koperasi dan UMKM setempat dan koperasi pedagang pasar itu terkait langkah lebih lanjut yang bisa dilakukan. Menteri menegaskan pada intinya fungsi koperasi harus dioptimalkan untuk membangkitkan usaha para pedagang di Pasar Klewer. “Kita akan bantu, kita sedang bicarakan apa yang akan kita bantu. Kalau permodalan tentu melalui LPDB-KUMKM atau bisa melalui KUR,” katanya.

Pada kesempatan yang sama Ketua Koperasi Serba Usaha (KSU) Persatuan Pedagang Pelataran Pasar Klewer Surakarta Fatimah menyatakan sangat mengharapkan bantuan berupa pinjaman lunak yang membuat usaha mereka bisa bangkit. “Kami harapkan bisa diberikan pinjaman lunak,” kata ketua koperasi yang beranggotakan 175 pedagang pasar tersebut.

Sebelumnya, Bank Indonesia Kantor Perwakilan Solo mencatat ada 597 nasabah bank yang menjadi korban kebakaran Pasar Klewer dimana ratusan nasabah tersebut memiliki kredit di bank sebesar Rp259 miliar. BI sendiri menilai kebakaran Pasar Klewer belum bisa dipastikan force majeure seperti halnya bencana tsunami di Aceh dan letusan Gunung Merapi di Yogyakarta.

Sebelumnya, kebakaran besar terjadi di Pasar Klewer yang merupakan pusat kain terbesar di Solo pada Sabtu, 27 Desember 2014 dimana ada sekitar 2.000 pedagang batik dan tekstil di dalamnya. Data dari Himpunan Pedagang Pasar Klewer menunjukkan sampai April 2014 omzet harian pedagang kain di sana rata-rata mencapai Rp10 miliar, bahkan omzetnya bisa naik sampai 30 persen pada waktu tertentu seperti musim pemilihan umum.

Mantan Presiden SBY Ajak Masyarakat Teladani Rasulullah SAW

Jakarta, Aktual.co — Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengajak masyarakat untuk selalu meneladani sifat Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari sehingga memiliki kehidupan yang baik.

“Mari kita teladani akhlakul karimah beliau dalam kehidupan sehari-hari,” kata Yudhoyono dalam akun Twitter-nya @SBYudhoyono, di Jakarta, Sabtu (03/01).

Dalam akun Twitter-nya, Presiden ke-6 RI itu juga menyampaikan ucapan selamat memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW.

“Selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW bagi umat Islam,” katanya.

Sebelumnya (2/1), Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa dengan meneladani sifat Nabi Muhammad SAW maka bangsa Indonesia dapat menjadi bangsa yang maju dan sejahtera.

“Kalau kita bisa meneladani beliau dalam gaya hidup sehari-hari, saya yakin Indonesia bisa menjadi negara besar, makmur dan sejahtera,” kata Presiden dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Istana Negara, Jumat (2/1) malam.

Presiden mengatakan sebagaimana tercatat dalam sejarah, Nabi Muhammad SAW diutus ke tengah masyarakat, bukan masyarakat modern tapi masyarakat yang kering dengan nilai-nilai peradaban.

“Dalam menyikapi masyarakat jahiliyah tersebut Nabi Muhammad SAW mengedepankan nilai-nilai agung dan mengajak ibadah serta senantiasa menjunjung tinggi kehormatan pada sesama,” kata Presiden.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain