12 April 2026
Beranda blog Halaman 39915

Yayasan Puteri Indonesia: Foto Itu Rekayasa!

Jakarta, Aktual.co —Nama Puteri Indonesia 2014 Elvira Devinamira ramai dibicarakan lantaran foto-foto mesra yang mirip dirinya dengan seorang pria yang diduga Ketua KPK Abraham Samad. Mengenai foto tersebut, Yayasan Puteri Indonesia pun angkat bicara dan secara tegas membantah keaslian foto tersebut.
Ketua Dewan Pembina Yayasan Puteri ‎Indonesia, Putri Koesma Wardani, menyatakan foto mesra tersebut adalah hasil rekayasa. “Kita sudah coba tanyakan ke Elvira dan keluarga seperti apa tanggapannya. Mereka dengan yakin menyatakan bahwa foto itu adalah rekayasa,” kata Putri saat ditemui di kantornya, Graha Mustika Ratu, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta Selatan, Rabu (14/1) malam.
Puteri Elvira juga sudah menyampaikan tanggapannya lewat akun instagram. Elvira yang saat ini sedang mengikuti tahapan kontestasi Miss Universe di Amerika Serikat membalas komentar teman-temannya di instagram yang menanyakan perihal foto yang kini beredar di media sosial itu. Wanita 21 tahun asal Surabaya itu meminta dukungan dan doa agar bisa tetap fokus meski kini namanya diseret-seret dalam urusan KPK.

Bulan Depan, KPK janji PEriksa Suryadharma Ali

Jakarta, Aktual.co — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan segara menuntaskan perkara dugaan korupsi penyelengaraan haji di Kementerian Agama tahun 2012-2013. Dalam kasus ini mantan Menteri Agama Suryadharma Ali telah ditetapkan sebagai tersangka.
Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto mengungkapkan, seharusnya hari ini KPK telah menerima hasil perhitungan kerugian negara dari perkara tersebut. Namun, hal itu diharapkan akan diketahui pekan depan.
“Mestinya hari ini hasil perghitungan kerugian negara sudah bisa diserahkan. Mudah-mudahan minggu depan sudah berhasil,” ujar Bambang saat jumpa pers dikantornya, Jakarta, Rabu (14/1) malam.
Penghitungan kerugian negara pada perkara ini, kata Bambang, sudah dilakukan di Arab Saudi yang melibatkan sejumlah penyidik KPK dan ahli.
“Kasus yang berkaitan dengan SDA (Suryadharma Ali) pemeriksaan di Arab Saudi dilakukan awal minggu ketiga Desember (2014). Dilakukan penyidik dan ahli, ahlinya dari lembaga negara yang bisa menghitung kerugian negara,” tuturnya.
Berdasarkan hal tersebut, sambung Bambang, KPK akan menuntaskan semua pemeriksaan saksi-saksi yang berkaitan dengan perkara ini. Termasuk memeriksa Suryadharma Ali dalam kapasitasnya sebagai tersangka.
“Akhir bulan ini seluruh saksi akan difinal touch, setelah itu akan dilakukan langkah lain, termasuk memeriksa SDA,” imbuhnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Komisi III: Budi Gunawan Lebih Baik Dari Dua Kapolri Sebelumnya

Jakarta, Aktual.co — Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Desmon J Mahesa mengatakan bahwa pemilihan calon kapolri kali ini, Komjen pol Budi Gunawan dinilai lebih baik dari dua kapolri sebelumnya dalam mengikuti fit and propertes. Baik dari sebuah konsep hingga gagasannya terkait polri ditangannya nanti.
“Terima kasih sodara calon kapolri. Saya ingin sampaikan, anda tenang sekali walaupun ditetapkan sebagai tersangka, anda tetap tenang dan meyakinkan menjawab hari ini,” ucap Desmond kepada Budi Gunawan, dalam sidang fit and propertes, di ruang komisi III, Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu(14/1).
Menurut dia, selama dirinya menjadi anggota DPR RI dna bertempat di komisi hukum ini, setidaknya sudah mengikuti tiga kali uji kelayakan dan kepatutan kapolri, termasuk Budi Gunawan.
“Pada saat saya jadi anggota DPR, saya mengikuti propertes pemilihan kapolri pak Timur Pradopo, dan pak Sutarman. Anda (Budi Gunawan) lebih meyakinkan dibandingkan dengan dua kapolri terdahulu, ini pendapat saya,” tandas ketua DPP Gerindra itu.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang
Andy Abdul Hamid

Serangan Roket, 11 Orang Meninggal Dunia di Ukraina

Jakarta, Aktual.co — Pihak pejabat Ukraina menyalahkan pemberontak atas serangan di dekat pos pemeriksaan militer, Donetsk,yang menewaskan 11 orang dan 13 lainnya luka-luka.
Pemerintah daerah dalam pernyataannya menyebutkan bahwa pemberontak menembaki pos pemeriksaan pada Selasa di wilayah Donetsk, ketika bus penumpang lewat.
Klaim terkait sumber penembakan tak dapat diverifikasi, meski pihak kepolisian menyebut 11 orang tewas dan 13 lainnya luka-luka.
Pejabat Kementerian Vyacheslav Abroskin mengatakan bahwa roket terlihat setelah dilepaskan di jalan di dekat Kota Volnovakha.
Saat ini sedang dilakukan penyelidikan, jalan diantara Donetsk dan Mariupol ditutup.

Artikel ini ditulis oleh:

Keras ke BG, KPK ‘Abaikan’ Menteri lain Yang Berstabilo Merah

Jakarta, Aktual.co — Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto tak berani memastikan kapan calon menteri lain yang disinyalir mendapat tanda merah berpotensi jadi tersangka. BW terkesan mengabaikan, dengan memilih untuk berkonsentrasi ke perkara calon Kapolri, Komjen Pol Budi Gunawan
“Sekarang fokus di kasus ini (Budi Gunawan_red) saja dulu,” singkat Bambang saat jumpa pers dikantornya, Jakarta, Rabu (14/1) malam.
Pakar hukum pidana Universitas Padjadjaran, Prof. Romli Atmasasmita menegaskan, seharusnya saat KPK dilibatkan dalam proses seleksi calon menteri, lembaga superbody itu menindaklanjuti calon-calon menteri yang distabilo merah agar mendapat kepastian hukum.
“Calon menteri yang mendapat stabilo merah itu mau diapain. harus jelas diapain. Sudah merah dibiarkan,” tegas Prof Romli kepada wartawan, Selasa (13/1) kemarin.
Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberi‎ tanda merah kepada beberapa nama calon menteri Presiden Joko Widodo (Jokowi). Nama-nama calon menteri itu diserahkan ke KPK untuk ditracking rekam jejaknya. Salah satu yang sudah dibuka KPK, yakni Komjen Pol Budi Gunawan.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Soal BG, Mabes Polri Bantah “Perang Bintang”

Jakarta, Aktual.co — Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Ronny Franky Sompie membantah bahwa penetapan tersangka Komjen Budi Gunawan oleh KPK, membuktikan adanya ‘perang bintang’ dalam pemilihan calon kapolri pengganti Jenderal Sutarman.
Menurut Ronny, polri tidak mungkin mencampuri urusan penujukan calon kapolri yang merupakan hak preogratif presiden.
“Tidak ada permaslahan di internal polri terkait dengan pencalonan kapolri, bahwa penujukan calon kapolri itu adalah kewenangan sekaligus hak preogratif bapak presiden apakah mau menunjuk kapan saja itu milik presiden, sesuai apa yg disampaikan kapolri Sutraman,” kata Ronny kepada wartawan, di Komplek Parlemen, Jakarta, Rabu (14/1).
“Tidak pernah polri mencampuri, itu etikanya seperti itu,” imbuhnya.
Lebih lanjut, ketika ditanyakan sikap polri terkait penetapan Budi Gunawan yang dinilai mendadak itu? Polri, kataa Ronny akan menghormati semua proses penegakan hukum yang dilakukan KPK.
“Tetapi juga polri memberikan bantuan hukum kepada Komjen pol Budi Gunawan selaku anggota polri aktif sebagai hak sesuai Perkap No 7/2005 tentang pemberian hukum maupun PP No 3/2003 berkaitan dengan bantuan polri terhadap anggotanya,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang
Andy Abdul Hamid

Berita Lain