15 Januari 2026
Beranda blog Halaman 39961

Anda Pernah Bicara Saat Tidur? Ini Solusi Medisnya

Jakarta, Aktual.co — Apakah Anda pernah diberitahukan oleh keluarga atau teman, jika Anda suka berbicara saat tertidur? Ya, fenomena ‘sleeping talking’ ini juga banyak menimpa sebagian orang dan itu di bawah alam sadar, demikian lapor Healthmeup, Jumat (2/1)

‘Sleeping Talking’ (atau yang kita kenal sebagai ‘mengigau’) yaitu gangguan tidur yang tidak normal. Berdasarkan penelitian, hal ini terjadi karena mereka sedang berbicara kepada diri mereka sendiri. Bahkan anehnya, mereka bisa tertawa, berbisik atau berteriak. Biasanya mereka mengalaminya hanya 30 detik dan jarang terjadi hingga lebih dari itu.

Saat terjadi ‘sleeping talking’ tersebut mereka menggunakan kata-kata yang tidak digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan menggerutu, sehingga sulit untuk memahami apa yang orang tersebut katakan.

‘Sleeping talking’ terjadi umumnya pada anak-anak antara usia 3-10 tahun. Hampir lima persen orang dewasa juga mengalami ‘sleeping talking’ tersebut, dan sebagaian besar didominasi oleh kaum adam.

Penyebab dari ‘sleeping talking’ tersebut diantaranya, stres, depresi, demam, kurang tidur, seharian mengantuk, mengonsumsi alkohol, faktor keturunan, mimpi buruk, ‘sleep apnea’, gangguan perilaku tidur, gangguan jiwa, kejang nocturnal, penyakit mental atau medis, penyalahgunaan zat

Namun pertanyaannya, bisakah diobati?
Jawabannya, Anda tidak perlu menjalani pengobatan khusus untuk mencegah Anda dari berbicara dalam tidur. Tapi, Anda bisa mengurangi terjadinya berbicara sambil tidur dengan mengikuti kiat seperti ini.
1. Ikuti jadwal tidur yang teratur.
2. Tidur yang cukup, sebagai penyebab paling umum dari ‘sleeping talking’.
3. Hindari mengonsumsi alkohol, minuman berkafein lainnya serta makanan berat untuk mengurangi ‘sleeping talking’.

Artikel ini ditulis oleh:

Menpora: Tim Sembilan Bisa Langsung Ambil Langkah Hukum

Jakarta, Aktual.co — Penghuni Tim Sembilan bentukan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), berasal dari berbagai lintas profesi. Salah satu anggota tersebut, berasal dari kepolisian.

Dikatakan Menpora, Imam Nahrawi, salah satu alasan untuk melibatkan pihak kepolisian dalam tim yang ditugaskan untuk melakukan pengawasan terhadap kinerja PSSI itu, adalah bisa langsung mengambil keputusan hukum, tanpa berkoordinasi.

“Ketika ada indikasi pidana, tidak menunggu laporan, tapi langsung menghukum. Jadi tidak ada gajah lagi dan anaknya,” kata Imam ketika mengumumkan anggota Tim Sembilan di Gedung Kemenpora, Jakarta, Jumat (2/1).

Untuk diketahui, salah satu anggota Tim Sembilan yang berlatar kepolisian adalah, Oegroseno, yang pernah menjabat sebagai Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri).

Tim Sembilan bentukan pemerintah ini, ditugaskan bekerja selama tiga bulan, sejak diumumkannya tim tersebut.

Artikel ini ditulis oleh:

Polisi: Kebakaran Pasar Klewer Akibat Korsleting Listrik

Jakarta, Aktual.co —  Polda Jawa Tengah menyatakan kebakaran yang melanda Pasar Klewer Solo pada 27 Desember 2014 lalu disebabkan oleh hubungan arus pendek listrik.
“Titik api pertama kali muncul dari kios di Blok D lantai satu,” kata Kapolda Jawa Tengah Inspektur Jenderal Nur Ali di Semarang, Jumat (2/1).
Menurut Kapolda, kesimpulan itu didasarkan atas penyelidikan yang dilakukan tim Laboratorium Forensi Polri cabang Semarang.
Ia menjelaskan pada kios di Blok D tersebut terjadi air yang masuk ke pembagi arus hingga menimbulkan percikan bunga api.
Ia menegaskan kesimpulan tersebut sekaligus menepis dugaan adanya unsur kesengajaan dalam kebakaran pasar yang memilik 1.700 kios tersebut.
“Kita kan membuktikannya secara forensik,” tambahnya.
Terkait dengan kerugian yang terjadi, kata dia, seluruhnya material, tidak ada korban jiwa.
Adapun untuk nilai kerugian, kata dia, seluruhnya telah dilaporkan ke Polresta Surakarta untuk didata.
Kebakaran melanda Pasar Klewer Solo, salah satu pusat tekstil dan batik terbesar di Jawa Tengah, pada Sabtu (27/12).
Ratusan kios di pasar tersebut ludes terbakar. Sebagian besar kios yang terbakar berada di lantai dua pasar.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Nilai Tukar Petani Perkebunan Rakyat Alami Penurunan Terendah

Jakarta, Aktual.co —Nilai Tukar Petani (NTP) secara umum pada tahun 2014 menurun sebesar 0,62 persen.

NTP subsektor perkebunan rakyat mengalami penurunan tertinggi yaitu 2,83 persen, sedangkan kenaikan tertinggi pada subsektor tanaman hortikultura sebesar 0,94 persen.

“Hal ini karena ada andil dari beberapa komoditi seperti gabah, sapi potong, kakao, ubi kayu atau ketela pohon, cabai rawit, dan sebagainya,” ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Suryamin di kantor BPS Jakarta, Jumat (2/1).

Pada 2014, secara nasional inflasi produsen (year-on-year) komoditas pertanian sebesar 7,41 persen.

Beberapa komoditas pertanian yang memberikan andil terbesar dalam perubahan harga produsen (inflasi) pada tahun 2014 diantaranya adalah gabah sebesar 1,46 persen, sapi potong 0,81 persen, dan kakao 0,48 persen.

“Gabah ini yang perlu dapat perhatian khusus dari pemerintah,” pungkasnya

Artikel ini ditulis oleh:

Polda Metro Dapat Laporan 23 Kasus Pencopetan di HI

Jakarta, Aktual.co — Petugas Polda Metro Jaya mencatat 23 laporan kecopetan saat perayaan malam pergantian tahun di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI).
“Beberapa kejadian memang ada kecopetan dan kehilangan keluarga namun bisa ditangani dengan baik,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Rikwanto di Jakarta, Jumat (2/1).
Rikwanto mengatakan seluruh laporan diproses secara hukum karena ditemukan barang bukti yang cukup selama 1X24 jam. Menurut dia secara umum perayaan pergantian malam tahun baru berlangsung aman dan kondusif di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
“Untuk malam pergantian tahun baru tidak ada gangguan keamanan.”
Petugas juga membuat kanalisasi kunci panggung konser di Bundaran HI untuk patroli polisi, evaluasi pengunjung yang sakit atau pingsan dan peristiwa kejahatan.
Rikwanto mengungkapkan perayaan malam pergantian tahun di Ancol Jakarta Utara juga berlangsung lebih tertib karena petugas kepolisian dan pengelola berkoordinasi menutup akses kendaraan mulai pukul 17.00 WIB.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Sekda DKI: 1.835 Jabatan Masih Kosong

Jakarta, Aktual.co — Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Saefullah mengatakan bahwa Pemprov DKI Jakarta telah melakukan pemangkasan pejabat yang sebelumnya berjumlah 8.011 kini hanya berjumlah 6.511 jabatan.Dari jumlah tersebut hampir semua pejabat diganti dan dimutasi. 
Akan tetapi dari jumlah jabatan sebanyak 6.511, yang terisi hanya 4.676 saja sementara 1.835 jabatan, saat ini masih kosong atau belum terisi.
“Jabatan yang masih kosong seperti wakil lurah dan kepala seksi di kelurahan,” katanya, Jumat (2/1).
Dikatakan Saefullah untuk tahun ini jabatan wakil lurah memang tidak diisi. Untuk pengisian jabatan yang masih kosong tersebut akan dilakukan seleksi lagi. 
“Kita akan lihat dulu, dengan tidak adanya wakil lurah seperti apa. Jika memang dianggap tidak perlu ke depannya juga akan dihapus,” paparnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Berita Lain