11 April 2026
Beranda blog Halaman 39961

Sebelum Penetapan BG Tersangka, Mabes Polri Unggah Ini di Facebook

Jakarta, Aktual.co — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Komisaris Jenderal Polisi Budi Gunawan, sebagai tersangka kasus rekening gendut. 
Sebelum penetapan tersebut,  Mabes Polri sempat mengunggah tulisan di laman facebook Divisi Humas Mabes Polri pada pukul 08.11WIB, Selasa (13/1)
Tulisan itu disertai pula berita dari salah satu media online yang berjudul “KPK Diingatkan Jangan Selalu Seperti “Malaikat Kebenaran”. Pada tulisan itu, Mabes Polri memberi tanggapan soal ngototnya KPK menyeleksi calon Kapolri.
Pada postingan itu, diingatkan bawha kepolisian dan MA merupakan penegak hukum yang tercantum dalam Undang-undang Dasar 1945. Sedangkan KPK hanya lembaga inkonstitusional.
Berikut tulisan yang dikutip Aktual melalui laman facebook Divisi Mabes Polri.
Selamat Siang Mitra Humas, 
Sedikit berpendapat sebagai pengimbang opini publik yang sekarang sedang bergulir kencang terkait para pemimpin Polri. Keberadaan KPK layaknya dipandang sebagai fungsi utama yang tetap harus obyektif dan profesional menanggapi permintaan maupun pertanyaan media terkait Kapolri.
Karena perlu dipahami bahwa kepolisian dan Mahkamah Agung adalah lembaga konstitusional yang diatur dalam UUD1945. sedangkan KPK posisinya hanya lembaga inkonstitusional. Kedudukan dua lembaga tersebut lebih hakiki dan sudah menjadi hak prerogratif presiden memilih langsung kepala lembaga tersebut. Inilah yang memang menjadi sistem dalam pemerintahan presidensil.
Jika memang masyarakat mendukung KPK sebagai pihak pemberantas korupsi, perlu dipahami juga kinerja KPK akan pincang tanpa adanya bantuan dari penyidik Polri yang mengumpulkan bukti dan melakukan prosedur penangkapan serta tindakan hukum lainnya; serta campur tangan kejaksaan sebagai jaksa penuntut di KPK. 
Kini kepercayaan masyarakat terhadap lembaga penegak hukum digiring menjadi semakin miring, mau di bawa ke mana keamanan negara ini?. Kami memang hanya pelayan pengayom dan pelindung masyarakat, tetapi seragam dan pangkat di pundak kami butuh prestasi, waktu dan proses panjang untuk menempuhnya, terlebih para jendral di institusi kami.
Sebagai akhiran, kami mohon agar obyektifitas menanggapi berita lebih dipertajam lagi, karena kebebasan berpendapat di negeri ini kadarnya sedikit di atas rata rata jika dibanding negara lain. semoga kebebasan berpendapat ini benar-benar membawa manfaat, bukan malah menggiring Indonesia pada perpecahan negara. 
Selamat siang, selamat beraktifitas, Mitra Humas.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

ADB Siap Kucurkan Pinjaman USD1,5 Miliar ke Indonesia

Jakarta, Aktual.co — Asian Development Bank (ADB) menyatakan akan menambah porsi pinjaman atau utang untuk Indonesia hingga USD1,5 miliar atau sekitar Rp15 triliun pada tahun 2015 ini guna mendukung pembangunan infrastruktur di Tanah Air. Angka tersebut meningkat dibandingkan periode 2014, di mana ADB hanya memberikan pinjaman kepada Indonesia sekitar USD550 juta.

“Pinjaman USD1,2 sampai USD 1,5 miliar untuk persetujuan, kita coba untuk kuatkan karena Indonesia merupakan negara penting,” kata Presiden ADB Takehiko Nakao di Hotel Mandarin Oriental, Jakarta, Selasa (13/1).

Nakao menilai Indonesia merupakan salah satu negara penting selain China dan India. Karena itu pihaknya merasa perlu melakukan memberikan pinjaman lebih besar dari tahun lalu. Ditambah ADB melihat, banyak proyek di Indonesia tertunda di tahun Pemilu.

“Karena itu, upaya menggenjot pembangunan infrastruktur tahun ini perlu mendapat dukungan finansial,” jelasnya.

Lanjutnya, dukungan pihaknya telah selaras dengan rencana pembangunan nasional pemerintahan Jokowi-JK lima tahun ke depan.

“Banyak tugas penting pemerintah yang harus dipenuhi mulai dari menyediakan infrastruktur, ketahanan pangan dan energi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lebih inklusif,” tukasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Film ‘Hijab’ Berisi Pesan Moral Terhadap Muslimah Tayang 15 Januari

Jakarta, Aktual.co — Produsen film Indonesia, Multivision mempersembahkan film karya Zaskia Adya Mecca yang berjudul “Hijab” akan tayang perdana pada 15 Januati 2015 di seluruh bioskop 21 Indonesia.

Film ini mengisahkan, tentang empat sahabat wanita, dengan kehidupan sehari-hari yang ingin membuat suatu perubahan dalam kehidupannya. Kemudian, muncullah ide untuk membuat sebuah bisnis online, yang akhirnya diprotes oleh suami masing-masing.

Pemain dalam film ‘Hijab’ ini misalnya, Zaskia Mecca, Carissa Putri, Natasha Rizky dan Tika Bravani. Dan, juga ada bintang muda lainnya seperti, Dion Wiyoko, Ananda Omesh, Nino Fernandez dan Mike Lucock.

“Film ini banyak pesan moralnya, dimana kita sebagai wanita yang mempunyai penghasilan besar daripada suami dan juga tentang persahabatan yang tidak membatasi tentang hijab itu sendiri,” jelas Zaskia ditemui Aktual.co, dalam screaning film ‘Hijab’, Epicentrum, Jakarta, Selasa (13/1).

Selain peluncuran film ‘Hijab’, Zaskia juga mengeluarkan buku novel dan DVD setiap pembelian buku tersebut.

Artikel ini ditulis oleh:

Perluas Pemasaran, Bank DKI Siap Ekspansi ke Luar Jakarta

Jakarta, Aktual.co —Dapat alokasi Rp500 miliar anggaran Penyertaan Modal Pemerintah (PMP) di RAPBD DKI, Bank DKI siapkan sejumlah rencana di 2015.
Pertama, ekspansi ke luar Jakarta untuk memperluas jangkauan pemasaran. Di antaranya, Medan dan Balikpapan. 
“Juga untuk mempertegas tekad Bank DKI menjadi bank umum berskala nasional,” kata Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono, dalam siaran pers, Selasa (13/1).
Bank yang mayoritas sahamnya milik Pemprov DKI, tetap memperkuat penetrasi pemasaran di Jabodebatek.
Mereka juga akan mengembangkan produk-produk dan layanan baru. Seperti internet banking dan pengembangan fitur-fitur ATM dan JakCard. 
Serta kemungkinan untuk melakukan co-branding kartu kredit dengan salah satu Bank BUMN. 
Kata Eko, semua rencana-rencana strategis itu telah disampaikan dalam Rencana Bisnis Bank ke Otoritas Jasa Keuangan.

Artikel ini ditulis oleh:

Anggota Brimob Jaga Rumah Budi Gunawan

Jakarta, Aktual.co — Kunjungan Komisi III DPR RI ke kediaman calon Kapolri Komjen pol Budi Gunawan di Komplek Polri, Jl.Duren Tiga Barat VI No.21 Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (13/1), terlihat hanya dijaga beberapa aparat kepolisian.
Namun, penjagaan ketat terlihat ketika memasuki halaman dalam rumah Budi Gunawan tersebut. Awalnya, baik sejumlah wartawan maupun pimpinan dan anggota komisi III DPR langsung masuk, banyaknya tamu dirasa tidak tertampung oleh ruang tamu mantan ajudan Presiden Megawati Soekarnoputri itu.
Alhasil, sebagian wartawan ada yang masuk ke dalam dan ada pula yang terpaksa menunggu di depan pintu. Akan tetapi, pintu itu pun dijaga oleh dua anggota brimob bersenjata dengan seri Bullpup F88-A1 Austeyr.
“Karena sempit aja, kan sebagian (wartawan) juga masuk,” kata salah satu wartawan yang berada diluar, di Jakarta, Selasa (13/1).
Selain itu, tampak sejumlah warga disekitar kediaman rumah Budi yang ikut menyaksikan kedatangan rombongan Komisi III.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

33 Prajurit TNI Tiba di Central African Republic

Sebanyak 33 prajurit TNI yang merupakan pasukan tambahan bagi Satuan Kompi Zeni (Satgas Kizi) TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXVII-A/Minusca (Multi-Dimensional Integrated Stabilization Mission in Central African Republic) tiba di negara Central African Republic (CAR), Senin (12/1/2015). Pasukan Misi Perdamaian ini akan bergabung dengan 167 personel yang sudah terlebih dahulu menjalankan tugas negara dibawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). AKTUAL/PUSPEN TNI

Berita Lain