14 Januari 2026
Beranda blog Halaman 39992

Tim Dokter Berharap Korban QZ8501 Segera Ditemukan

Jakarta, Aktual.co — Tim dokter berharap semua penumpang korban AirAsia segera ditemukan karena jika kondisi jenazah korban AirAsia di dalam laut rusak dikhawatirkan akan tenggelam sehingga makin menyulitkan pencarian dan identifikasi.
“Jenazah itu kalau sudah lima hari itu biasanya akan mulai rusak di bagian perut sehingga dikhawatirkan akan membuat jenazah tenggelam dan makin sulit dicari,” kata Kapusdokkes Mabes Polri Brigjen Arthur Tampi di RSUD Sultan Imanuddin, Kamis (1/1).
Kondisi jenazah korban pesawat AirAsia mulai sulit dikenali secara fisik karena mengalami pembengkakan dan kerusakan. Jenazah di laut biasanya akan mengalami pembusukan lanjut mulai hari kelima, sedangkan jenazah di sungai mengalami pembusukan lanjut mulai hari ketiga.
Perlakuan terhadap jenazah-jenazah tersebut yaitu bertujuan untuk memperlambat pembusukan. Selain itu, ada perlakuan untuk mengamankan organ seperti sidik jari dan gigi karena akan sangat dibutuhkan dalam pengidentifikasian nanti di Surabaya.
Disinggung soal jenazah ketujuh penumpang AirAsia yang dibawa ke RSUD Sultan Imanuddin, Arthur menyebutkan jenazah tersebut berjenis kelamin perempuan usia dewasa.
Dari identifikasi awal, jenazah mengenakan celana jins ikat pinggang coklat, sepatu kets, jam tangan kuning dan gelang karet. Sedangkan baju jenazah tersebut sudah terlepas.
Sejak Rabu (31/12) hingga Kamis, pukul 12.30 WIB siang, sudah ada tujuh jenazah yang dibawa ke RSUD Sultan Imanuddin. Kabarnya, tim gabungan kembali menemukan sejumlah jenazah di kawasan Gosong Aling, sekitar 10 mil dari Selat Karimata, tempat pesawat mengangkut 155 penumpang dan tujuh kru pesawat itu hilang kontak.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Dua Jenazah Kembali Tiba di Pangkalanbun

Petugas Basarnas menurunkan dua jenazah korban AirAsia QZ8501 ke pesawat TNI AU di Lanud Iskandar, Pangkalanbun, Kalimantan Tengah, Kamis (1/1/2015). AKTUAL/MUNZIR

Walikota Surabaya Tunggu Kepastian Identitas Korban Air Asia

Jakarta, Aktual.co — Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini masih menunggu kepastian identitas jenazah korban pesawat AirAsia QZ8501 yang kini sedang diidentifikasi oleh Tim Kesehatan di Rumah Sakit Bhayangkara, Polda Jatim, Surabaya, untuk proses pemakaman.

“Kita masih menunggu kepastian identitas jenazah sebelum dimakamkam, sebab untuk pemakaman saya juga harus berkoordinasi dengan pihak keluarga korban dan tidak bisa memastikan sendiri,” katanya saat berada di RSB Polda Jatim, Surabaya, Kamis (1/1).

Ia mengatakan dari beberapa koordinasi yang sebelumnya dilakukan, ada keluarga korban yang meminta disemayamkan di Adijasa, Jalan Demak serta di Pemkaman wilayah Keputih.

“Ada keluarga yang minta disemayamkan di Adijasa, ada pula yang minta langsung dibawah ke Keputih. Saya tidak bisa memutuskan sendiri, harus kita lihat dulu,” katanya.

Risma mendatangi sejumlah keluarga korban yang berada di Ruang Mahameru Polda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya untuk berkomunikasi dan melakukan rapat internal dengan jajaran Polda Jatim serta Tim Kesehatan.

Dalam pertemuan yang berlangsung tertutup itu, sejumlah awak media tidak diperkenankan masuk dalam Ruang Mahameru dan hanya mendengarkan melalui luar ruangan.

Sebelumnya, Pemkot Surabaya dilaporkan siap membantu proses identifikasi korban jatuhnya pesawat Air Asia QZ8501, khususnya bagi warga Kota Surabaya yang diperkirakan berjumlah 81 dari 155 penumpang pesawat nahas itu.

Bantuan itu dilakukan dengan melihat database perekaman e-KTP warga Surabaya agar proses identifikasi bisa dilakukan secara cepat.

Sementara berdasarkan pendataan, sebanyak 81 penumpang pesawat Air Asia QZ8501 yang beralamat di Surabaya itu tercatat 45 penumpang diketahui telah melakukan perekaman e-KTP, sehingga data sidik jari dan iris mata sudah jelas.

Untuk 13 orang belum melakukan perekaman e-KTP, serta 19 penumpang adalah anak-anak. Oleh karenanya, pemkot akan terus berkoordinasi dengan pihak imigrasi dan sekolah-sekolah untuk mendapatkan datanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Polres Metro Jakbar Cokok Delapan Pelaku Curanmor

Jakarta, Aktual.co — Aparat Polres Metro Jakarta Barat berhasil menangkap delapan pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) asal Indramayu, Jawa Barat. Dari tangan para pelaku, petugas berhasil mengamankan delapan buah kendaraan roda empat.
Kasatreskrim Polres Metro Jakbar AKBP Putu Putera Sadana mengatakan bahwa pelaku merupakan spesialis pencurian kendaraan bermotor yang kerap keluar masuk penjara.
“”Sasaran mereka roda empat yang terparkir di halaman rumah ataupun pertokoan,” ujarnya, Kamis (1/1)
Putu menjelaskan dalam melakukan aksinya para pelaku biasanya berempat dan memiliki peran yang berbeda-beda. “Mereka menggunakan kunci palsu dan alat bor dalam memperlancar aksinya,” jelasnya.
Dari hasil pencurian tersebut sambung Putu para pelaku mendapatkan Rp20-30 juta per mobil. Untuk kendaraan yang berhasil dicuri oleh para pelaku  dijual di daerah Indramayu, Jawa Barat dan sekitarnya.
“Kami masih kembangkan kasus ini,” ujarnya.
Berikut nama-nama pelaku yang berhasil diamankan Polres Metro Jakarta Barat1. KM alias MR, 34 tahun2. RS alias GM , 46 tahun3. CT alias EW, 34 tahun4. MH alias MH, 33 tahun5. SF alias AK, 59 tahun6. KS alias AG, 45 tahun7. MS alias UD, 43 tahun dan 8. KA alias MT, 40 tahun.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Kisah Seru dan Menantang, Inilah Film-film Keren Terbaru di Tahun 2015

Jakarta, Aktual.co — Tahun 2015 menjadi  tahun yang paling ditunggu oleh pecinta film. Pasalnya, di tahun ini banyak sekali film produksi luar negeri yang telah ditunggu kehadirannya di Indonesia.

Berikut ini, kami hadirkan kepada Anda lima film yang bisa menjadi rekomendasi untuk ditonton bersama teman atau pasangan.

Mortdecai
Untuk pertama kalinya, aktor Johnny Depp dan Gwyneth Paltrow beradu akting dalam film yang disutradarai oleh David Koepp. Kisah film ini diangkat dari novel komik thriller Mortdecai karya Kyril Bonfiglioli, yang dirilis pada era 70-an.

Film ini mengisahkan, tentang petualangan Charlie Mortdecai, seorang pedagang seni dan juga penipu yang diminta oleh agen rahasia Inggris MI5, untuk menemukan lukisan yang dicuri.

Pada lukisan itu rupanya terdapat kode akun bank tempat Nazi menyimpan emas mereka. Film ‘Mortdecai’ akan tayang pada akhir bulan Januari 2015.

While We’re Young
Ben Stiller dan Naomi Watts beradu akting dalam film terbarunya berjudul ‘While We’re Young’. Mereka berperan sebagai pasangan suami istri berusia 40 tahun yang menjalani kehidupan hipster kaum urban.

Film yang disutradarai dan ditulis naskahnya oleh Noah Baumbach ini telah tayang pertama kali secara terbatas pada ajang ‘festival film internasional Toronto’, di bulan September 2014 lalu.

Dari pemutaran itu, para kritikus film yang telah menontonnya, banyak yang memuji bagusnya jalan cerita film ini. Untuk peredaran secara luasnya, film ‘While We’re Young’ baru akan rilis pada bulan Maret 2015 mendatang.

Unfinished Business
Daniel Trunkman (Vince Vaughn) memutuskan untuk membangun perusahaan sendiri, setelah ia merasa diperlakukan tidak adil oleh bos-nya.

Di perusahaannya tersebut, ia memperkerjakan dua orang pegawai yang tidak biasa. Satu orang berusia lanjut dan yang lain berusia muda. Perusahaannya itu tengah berusaha untuk memenangkan kontrak besar. Jika sampai kontrak itu tidak didapatkan, maka perusahaan yang baru berdiri satu tahun itu akan bangkrut.

Berbagai hal gila harus dilakukan oleh mereka bertiga demi menyelamatkan perusahaan. Film ‘Unfinished Business’ yang bergenre komedi ini rencananya akan dirilis pada bulan Maret 2015 nanti.

The Age of Adaline
Diceritakan, Adaline (Blake Lively) adalah seorang wanita kelahiran tahun 1908 silam. Karena sebuah kecelakaan, ia menjadi manusia yang abadi. Selama hidupnya ia menyaksikan orang-orang yang dicintainya pergi satu demi satu karena usia. Sedangkan dirinya masih tetap terus muda.

Sampai suatu saat, Adaline bertemu dengan seorang pria yang membuatnya kembali jatuh cinta. Ia akhirnya harus memutuskan untuk hidup abadi atau mencintai pria itu dan melepaskan keabadiannya. Film The Age of Adaline ini akan rilis pada bulan April 2015 mendatang.

The Peanut Movie
Kabar baik untuk para penggemar ‘The Peanuts’, lantaran 20th Century Fox dan Peanuts Worldwide akan segera memproduksi ‘The Peanut Movie’.

Sebelumnya, komik strip yang menceritakan tokoh Snoopy, Charlie Brown, dan karakter The Peanuts lainnya terakhir kali terbit 15 tahun yang lalu, sebelum Charlie Schultz akhirnya meninggal dunia. Dan, serial TV The Peanuts pun sudah berakhir tayang sejak tahun 2011 lalu.

Menurut para produser Paul Feig dan Craig Schultz, The Peanuts nanti akan muncul lengkap semuanya, mulai dari Linus, Lucy, Peppermint Patty, dan masih banyak lagi. Namun, para penggemar harus besabar karena film ini baru drilis tanggal 6 November 2015.

Artikel ini ditulis oleh:

Kemenag: Tidak Ada Biaya Tambahan Untuk Pernikahan

Jakarta, Aktual.co — Kementerian Agama (Kemenag) melalui Dirjen Bimas Islam, Machasin menegaskan bahwa sampai saat ini kementerian tersebut tidak pernah mengumumkan adanya biaya tambahan pernikahan karena hal itu sudah diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 48 tahun 2014.

“Penegasan tersebut disampaikan untuk memastikan bahwa kini tidak ada lagi pungutan biaya (gratifikasi) di luar ketentuan,”, katanya, Kamis (1/1).

Machasin sebelumnya mengakui bahwa di berbagai daerah, dalam hal pembayaran nikah, prosedurnya jika menikah di luar kantor urusan agama (KUA) dikenai tarif Rp600 ribu. Itu tarif resmi yang harus dibayar melalui bank yang telah ditunjuk.

Tetapi pada praktiknya ada pihak yang memanfaatkan ketidaktahuan keluarga pasangan pengantin itu bahwa pengurusan pembayaran diwakilkan kepada petugas kelurahan atau pihak lainnya. Oknum ini kemudian minta pembayaran di atas tarif resmi antara Rp800 ribu atau lebih. Padahal pembayaran ke bank dapat dilakukan secara langsung dan tanda bukti diperlihatkan kepada KUA terdekat.

“Kita prihatin dengan kasus ini,” kata Machasin.

Terkait upaya menghindari gratifikasi tersebut, Ditjen Bimas Islam mengeluarkan penjelasan tentang alur pelayanan nikah sesuai dengan yang diatur dalam PP No 48 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 47 tahun 2004 tentang Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Machasin mengatakan, PP 48/2004 mengatur bahwa biaya pernikahan hanya terbagi menjadi dua, yaitu pertama gratis atau nol rupiah jika proses nikah dilakukan pada jam kerja di KUA; dan kedua dikenakan biaya enam ratus ribu rupiah jika nikah dilakukan di luar KUA dan atau di luar hari dan jam kerja.

“Tidak ada biaya lain yang harus dikeluarkan oleh calon pengantin di luar yang sudah ditentukan oleh peraturan tersebut. Pungutan biaya di luar yang sudah ditentukan bisa dimasukan dalam kategori gratifikasi,” tegas Machasin.

Berikut ini alur pelayanan nikah. Pertama, calon pengantin mendatangi RT/RW untuk mengurus surat pengantar nikah untuk dibawa ke kelurahan. Kedua, calon pengantin mendatangi kelurahan untuk mengurus surat pengantar nikah (N1 – N4) untuk dibawa ke KUA (Kecamatan).

Disebutkan, jika pernikahan dilakukan di luar Kecamatan setempat, maka calon pengantin mendatangi KUA (Kecamatan) setempat untuk mengurus surat pengantar rekomendasi nikah untuk dibawa ke KUA (Kecamatan) tempat akad nikah.

Jika waktu pernikahan kurang dari 10 hari kerja, maka calon pengantin mendatangi Kantor Kecamatan tempat akad nikah untuk mengurus surat dispensasi nikah.

Ia menjelaskan bahwa pelayanan pencatatan nikah merupakan salah satu target reformasi birokrasi di lingkungan Ditjen Bimas Islam yang dilakukan melalui pendekatan sistemik. Hal itu penting mengingat persoalan gratifikasi KUA dan maraknya pelaksanaan nikah sirri di tengah masyarakat akhir-akhir ini menjadikan Kemenag, khususnya Ditjen Bimas Islam harus melaksanakan berbagai upaya menyelesaikan persoalan ini.

Menurut Machasin, KUA sebagai lembaga pencatat perkawinan memiliki fungsi penting untuk mewujudkan kemaslahatan umum, khususnya kepastian dan jaminan perlindungan hukum bagi keluarga Muslim terhadap akibat yang ditimbulkan oleh perkawinan. Selain melayani proses administrasi perkawinan, kerja KUA juga berhubungan langsung dan bahkan hidup bersama dengan tradisi dan norma masyarakat.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Berita Lain