3 Januari 2026
Beranda blog Halaman 40039

KPK Tahun Depan Konsentrasi Sektor Kemaritiman

Jakarta, Aktual.co — Komisi Pemberantasan Korupsi bakal menggelar refleksi akhir tahun, Senin (29/12) sore. Diacara tersebut, KPK bakal menjabarkan hasil kerja selama satu tahun ini dalam melakukan pemberantasan korupsi di negeri ini.
Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto menyebut, kedepan lembaganya bakal lebih berkonsentrasi menangani sektor kemaritiman tahun depan. Terutama dalam penanganan pencegahan dan penindakan di sektor laut. Hal tersebut perlu digalakkan mengingat uang pemerintah kini akan tertumpuk di sana.
Ketika fokus pemerintah dialihkan ke ranah kemaritiman, sambung Bambang, maka akan terjadi kapitalisasi uang yang digelontorkan untuk membangun infrastruktur di laut. 
“Artinya kalau kita tidak punya sistem yang mengontrol itu, maka potensi korupsi akan terjadi,” kata Bambang, Senin (29/12).
Bambang mengatakan, persoalan hukum kemaritiman akan lebih rumit karena kompleksitas dan jangkauan jauh lebih luas. Sebab pengelolaan hukum untuk masalah infrastruktur yang di darat saja hingga saat ini belum maksimal. “Apalagi ini yang di laut.”
Pimpinan KPK telah berembuk mengenai persiapan konsenterasi di ranah kemaritiman sejak November lalu. Beberapa poin yang menjadi kajian utama terkait arah kebijakan, kesiapan anggaran, serta konsolidasi sumber daya satuan petugas (satgas) dan penyidik. “Seluruh program strategic telah dibuat di tingkat kedeputian.”
Meski demikian Bambang menuturkan upaya KPK untuk bisa konsenterasi menangani persoalan maritim tetap membutuhkan dukungan dari lembaga penegak hukum lain, terutama Kejaksaan Agung dan Kepolisian. Konsolidasi seluruh elemen tetap perlu diwujudkan dalam strategic partner.
“Upaya pemerintah fokus di ranah kemaritiman ini harus disambut dengan pemusatan yang lebih intens oleh seluruh elemen penegak hukum agar konsenterasi tidak tercerai-berai,” kata dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Basarnas Pekanbaru Siap Bantu Cari AirAsia QZ8501

Jakarta, Aktual.co — Badan SAR Nasional Pekanbaru, Provinsi Riau, menyatakan siap jika diperbantukan untuk mencari pesawat AirAsia QZ 8501.
“Saat ini di Tim Basarnas Pekanbaru ada 80 orang anggota yang selalu siap jika harus diminta membantu meencari pesawat AirAsia yang hilang,” kata Humas Basarnas Pekanbaru, Kukuh Widodo, di Pekanbaru, Senin (29/12).
Selain itu, Basarnas Pekanbaru juga memiliki peralatan cukup lengkap seperti tiga unit kapal yang dapat menempuh perjalanan cukup jauh. Saat ini, satu unit kapal berada di wilayah Dumai, dan di Pekanbaru juga ada satu unit kapal dengan panjang lambung hingga 12 meter.
Kemudian, ada satu unit kapal cepat, sehingga totalnya ada tiga kapal yang siaga untuk berbagai kegiatan termasuk jika diperbantukan untuk mencari AirAsia yang hilang.
“Namun sejauh ini balum ada permintaan bantuan. Karena yang menangani pencarian kapal ini adalah Basarnas Pusat,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

3 Menteri Dukung Peningkatan Ekspor Mebel dan Kerajinan

Jakarta, Aktual.co — Peluncuran Peraturan Menteri (Permen) Perdagangan dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk menyongsong pemberlakuan penuh sistem verifikasi legalitas kayu SVLK pada Januari 2015 mendatang.

 Rahmat Gobel selaku Menteri Perdagangan, mengatakan, Senin (29/12) di Jakarta, pemerintah selalu berupaya agar kegiatan ekspor dapat meningkat karena bahan bakunya dari dalam negeri. Oleh karena itulah, Permen untuk industri mebel dan handcraft yang berbasis bahan baku kayu dan rotan. Agar pelaku industri bisa bekerja dan meningkatkan efisiensinya.

 Sementara itu, Ketua Industri Aosiasi Kayu, Sunoto menyambut baik SVLK karena sebagian besar anggota mendapatkan manfaatnya. “Adanya penyesuaian standart . Dan, kami harapkan bisa terus terjaga, sampai tujuan tercapai,” tambahnya.

 Target meningkatkan 300 persen ekspor nasional, mendorong Menteri Perdagangan, Rachmat Gobel menciptakan berbagai terobosan penting. Kali ini, menjalin sinergi tiga Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, dan Kementerian Lingkungan Hidup serta Kehutanan.

Melalui sinergi itu, Mendag mengeluarkan Peraturan Menteri Perdagangan No.97/M-Dag/PER/12/2014 tanggal 24 Desember 2014 lalu, tentang ketentuan Ekspor Produk Industri Kehutanan.

 “Pada Permen-LHK ini persyaratan sistem verifikasi legalitas kayu (SVLK) bagi industri kayu kecil dan menengah (IKM) pemilik eksportir terdaftar produk industri kehutanan (ETPIK) mebel atau furniture menjadi disederhanakan. Tujuannya, agar tidak diberatkan atau membebani dan tetap mendukung kelancaran ekspor produk kayu yang memenuhi SVLK,” urai Mendag, Rahmat Gobel.  (Laporan: Bobby Ciputra)

Artikel ini ditulis oleh:

Perayaan ‘Jakarta Night Festival 2015’ Telan Dana Rp1 Miliar

Jakarta, Aktual.co —  Penghujung tahun ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan kembali menyelenggarakan acara perayaan Tahun Baru ‘Jakarta Night Festival 2015’. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta Arie Budhiman di Jakarta, Senin (29/12).

Ia mengatakan, acara tersebut diperkirakan menelan biaya senilai Rp1 miliar dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Untuk selebihnya, mereka mengandalkan dana dari sponsor baik dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) maupun dari sektor swasta.

“Jadi ini nantinya dananya dari rakyat untuk rakyat karena konsep acaranya pesta rakyat,” ujarnya menambahkan.

Arie menuturkan, acara ‘Jakarta Night Festival’ merupakan acara yang murni hiburan sebagai acara perayaan Tahun Baru.

“Nanti tidak ada sesuatu yang berlebihan atau yang berbau kemewahan. Bagi kita yang penting acaranya menarik dan berkesan untuk masyarakat,” katanya lagi.

Ia pun mengajak masyarakat untuk merayakan Tahun Baru ke acara ‘Jakarta Night Festival’ yang akan digelar di Bundaran Hotel Indonesia dan Monumen Nasional. Selain itu, ia juga menghimbau masyarakat untuk menjaga ketertiban, keamanan dan kebersihan selama acara demi kenyamanan bersama.

“Jangan buang sampah sembarangan,” ujarnya.

Arie juga menghimbau kepada pengunjung jika membawa anak harus menjaga anaknya agar tidak hilang saat acara karena diperkirakan acara itu akan ramai pengunjung.

“Mudah-mudahan lancar seperti tahun lalu,” imbuhnya.

Untuk mendukung kenyamanan di acara tersebut, Arie kembali menerangkan pihaknya bekerjasama dengan berbagai pihak diantaranya Polda Metro Jaya, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) DKI Jakarta juga ikut membantu acara tersebut yaitu Dinas Kesehatan DKI Jakarta membantu membuat posko kesehatan dan menyiagakan tenaga paramedis dan ambulans untuk acara tersebut.

Selain itu, Dinas Pemadam Kebakaran DKI Jakarta juga ikut membantu dengan menyiagakan mobil pemadam dan Dinas Kebersihan DKI yang menyediakan mobil kebersihan dan toilet mobile.

Artikel ini ditulis oleh:

Bawa Sabu 4 kg, Kurir Perempuan Jaringan Internasional Ditangkap di Bandara Adisucipto

Yogyakarta, Aktual.co — Kantor Pengawasan Pabean Bea dan Cukai (KPPBC) Kelas Madya B Yogyakarta, menggagalkan upaya penyelundupan Narkoba jenis sabu-sabu seberat lebih dari 4 kilogram yang dibawa dua kurir perempuan jaringan internasional asal Indonesia, di Bandara Adisucipto, Yogyakarta.
Kurir wanita tersebut masing-masing Jumidah (39) dan Tuti Herawati (33) keduanya asal Bandung. Mereka ditangkap pada Minggu (28/12) sore, saat baru turun dari pesawat Silk Air MI-152 dengan rute Guangzhou,Cina menuju Yogyakarta yang sebelumnya transit di Singapura.
Kepala KPPBC DIY, Nugroho Wahyu Widodo mengatakan bahwa saat turun dari pesawat, petugas menemukan narkoba jenis sabu-sabu seberat 4,01 kilogram yang dibawa dan diletakkan di dua buah koper warna coklat dan kuning. Barang haram tersebut disembunyikan di dalam sejumlah tas wanita.
“Pada koper pertama terdapat 5 tas berisi 10 bungkusan sabu berbentuk kristal. Sedang pada kopor kedua terdapat 6 tas dengan 12 bungkusan. Sehingga total keseluruhan sabu yang ditemukan adalah 4,01 kilogram sabu atau senilai Rp 8 milyar lebih,” kata Nugroho, Senin (29/12).
Sementara itu, Direktorat Reserse Narkoba Polda DIY, Kombes Pol Andi Fairan menyebutkan bahwa kedua tersangka mengaku diminta menyelunduplam narkoba tersebut oleh seorang WNA berkulit hitam di Jakarta yang merupakan kekasih salah satu tersangka.
Akibat perbuatannya, kedua tersangka dikenakan pasal 113 ayat 2 Undang-Undang No 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman penjara 20 tahun hingga seumur hidup, atau hukuman mati.

Artikel ini ditulis oleh:

Pencarian Air Asia, DPR Deadline Tujuh Hari ke Pemerintah

Jakarta, Aktual.co — Dewan Perwakilan Rayat (DPR) RI menegaskan bahwa jika dalam waktu sepekan pesawat Air Asia QZ 8501 dengan rute Surabaya—Singapura tidak ditemukan, maka melalui komisi V akan dibentuk panitia kerja (Panja) untuk mendalami peristiwa yang terjadi pada Minggu (28/12) pagi kemarin.
Demikian disampaikan Wakil Ketua Komisi V DPR RI Yudi Widiana Adia dalam keterangan tertulisnya yang diterima awak media, di Jakarta, Senin (29/12).
“Kita, semua warga Indonesia dan keluarga korban berharap pesawat Air Asia bisa segera ditemukan,” ucap dia.
Yudi mengatakan, Panja yang dibentuk nantinya akan bekerja mendalami penyebab kecelakaan dan memberikan rekomendasi kepada pemerintah untuk perbaikan penerbangan di Indonesia.
“Namun, jika dalam waktu 7 hari setelah operasi pencarian dan penyelamatan belum juga ditentukan, Komisi V DPR RI dapat membentuk Panja untuk mendalami kecelakaan ini dan akan memberikan rekomendasi apa saja yang harus dilakukan pemerintah untuk perbaikan ke depan,” pungkas dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Berita Lain