2 Januari 2026
Beranda blog Halaman 40052

Isu Ditemukan Pesawat Air Asia yang Hilang, Keluarga Korban Kian Panik

Surabaya, Aktual.co — Munculnya banyak informasi ditemukannya pesawat Air Asia tujuan Singapura yang hilang kontak dengan semua penumpang selamat, membuat keluarga penumpang menjadi kebingungan.

Meski berharap, bahwa rumor tersebut adalah benar, tetapi jika pada akhirnya mendengar kabar pesawat belum diketahui, justru makin menambah syok dan kekecewaan.

Salah satunya adalah David, warga Kupang Baru, Surabaya. Ada anggota tujuh anggota keluarganya yang berada di dalam pesawat Air Asia yang lost contact tersebut.

“Ya, saya dapat informasi dari BBM, terus ditelpon saudara yang katanya dapat kabar dari orang-orang di Bandara. Saya berharap sekali itu informasi benar. Tapi, kalau nggak benar itu justru kita yang dirumah makin kecewa,” ujarnya kepada Aktual.co, saat ditemui di rumahnya, Surabaya, Minggu (28/12).

Untuk mendapatkan informasi tersebut, David dan kerabat lainnya memilih melihat melalui televisi, radio dan berita-berita online.

Bahkan, saat berada di rumahnya, 3 televisi menyala semua dengan chanel yang berbeda untuk mendapatkan informasi ter-update.

Untuk diketahui, orang tua David dan adik beserta keluarga lainnya berencana berlibur ke Singapura sampai tanggal 5 Januari 2015 mendatang.

Pesawat yang ditumpangi, seharusnya berangkat pada pukul 10 WIB. Namun, mendapat informasi dari Maskapai jika pesawat dimajukan pada pagi hari dan hilang kontak

Keluarga mereka yang berada di pesawat adalah Jo Indri (orang tua), Meji Teja Kusuma dan  Jie Charlie Gunawan (adik David plus suami), Stefany, Stefen Gunawan, dan keluarga lainnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Rawan Longsor, Ratusan Warga Diungsikan

Jakarta, Aktual.co — Ratusan kepala keluarga di Kampung Cibuntu, Desa Cihea, Kecamatan Haurwangi, Cianjur, Jabar, diungsikan ke tempat aman karena pergerakan tanah sepajang 1000 meter, lebar 20 meter dengan kedalaman 50 centimeter.
Kepala Desa Cihea Supriatna, di Cianjur, Minggu (28/12), mengatakan, pergeseran tanah sudah terjadi sejak Sabtu menjelang malam, dan sebelumnya warga sempat mendengar suara menggelegar seperti terjadi gempa.
Sedikitnya 182 kepala keluarga terdiri dari 669 jiwa terpaksa mengungsi ke sejumlah tempat seperti di puskesmas pembantu, bangunan sekolah TK, MTS dan sejumlah tenda pengungsian, yang dinilai aman dari pergerakan tanah di kawasan tersebut.
Selang beberapa saat, puluhan rumah warga mulai miring karena pergerakan tanah terus terjadi dan meluas.
“Menurut hasil pendataan, di RT 01 ada 58 rumah dengan 60 KK dan 235 jiwa, RT 02 ada 65 rumah dengan 60 KK dan 199 jiwa, sedangkan di RT 03 ada 59 rumah dengan 63 KK dan 235 jiwa,” katanya.
Seluruh warga di tiga RT itu, langsung diungsikan ke tempat aman jauh dari jangkauan pergerakan tanah yang terus meluas guna menghindari jatuhnya korban jiwa karena kondisi rumah warga rentan ambruk akibat pergerakan tanah tersebut.
“Rata-rata rumah yang dilintasi pergerakan tanah mengalami kemiringan yang cukup rentan ambruk. Sehingga kami meminta warga untuk mengungsi dan tidak tinggal di dalam rumah,” katanya.
Selain merusak ratusan rumah warga, pergerakan tanah juga merusak jalan utama penghubung antar desa yang membentang di wilayah tersebut, sehingga jalan menuju Desa Kemang, yang letaknya bersebelahan dengan Desa Cihea, sulit dilalui kendaraan karena mengalami keretakan.

Artikel ini ditulis oleh:

Cari Pesawat Air Asia Hilang, TNI Kerahkan 5 Pesawat dan 3 KRI

Jakarta, Aktual.co — Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengerahkan lima pesawat dan tiga KRI untuk turut membantu pencarian Pesawat Air Asia QZ-8501 ke lokasi yang diperkirakan sebagai wilayah lost kontak dengan rute penerbangan Surabaya menuju Singapura, pada Minggu (28/12).

Kepala Pusat Penerangan TNI, Mayjen TNI M Fuad Basya mengatakan, kelima pesawat TNI tersebut yaitu tiga dari TNI AU: satu pesawat Boeing 737 Surveilance  yang diberangkatkan dari Lanud Halim PK, satu pesawat diberangkatkan dari Makassar dan satu pesawat Helly dari Pontianak,

“Sedangkan dua pesawat lainnya yaitu pesawat patroli dari TNI AL,” jelas Fuad dalam keterangan persnya yang diterima Aktual.co, Jakarta, Minggu (28/12) sore.
 
Disamping itu, lanjut Fuad, TNI juga mengerahkan tiga kapal perang (KRI) menuju lokasi dan bersama-sama dengan komponen yang lain untuk mencari pesawat yang sempat terpantau radar milik TNI AU yang berada di Korhanudnas HAS Hanandjoeddin.
 
Kendati demikian, TNI belum dapat memastikan apakah pesawat itu hilang di perairan. TNI telah mengirimkan tim pencari untuk membantu melacak keberadaan pesawat Airbus 320 milik maskapai penerbangan Air Asia tersebut.

Jenderal bintang dua itu menuturkan, saat ini pihaknya tengah melakukan penyisiran perairan laut untuk menemukan pesawat Air Asia QZ-8501 yang dinyatakan hilang. Selain itu, Fuad menambahkan, TNI juga membentuk posko

Pos TNI AL Manggar yang berada di Desa Baru, Kecamatan Manggar, dijadikan sebagai posko dalam proses penyisiran dan pencarian korban.
 
Diberitakan sebelumnya, sebuah pesawat dikabarkan jatuh di perairan laut Belitung Timur, Bangka Belitung. Pesawat Air Asia QZ-8501 yang membawa penumpang pesawat sebanyak 155 orang yang terdiri dari 138 dewasa, 16 anak-anak dan 1 bayi itu hilang kontak pada pukul 06.17 WIB minggu pagi.

Artikel ini ditulis oleh:

Aktivitas Loket Normal Meskipun Pesawat AirAsia QZ 8501 Hilang

Loket pemberangkatan Maskapai Air Asia yang berada di Bandara Soekarno- Hatta, Cengkareng, Tanggerang Banten, terlihat sepi penumpangnya dan tidak ada kesibukan seperti di Bandara Juanda, Surabaya, Minggu (28/12/2014), yang ada beberapa penumpang Air Asia untuk penukaran tiket dan beberapa karyawan berjaga. AKTUAL/MUNZIR

Data Mabes Polri: Kerahkan Personel Terkait Pesawat Air Asia Hilang

Jakarta, Aktual.co — Sehubungan dengan  pesawat Air Asia yang dinyatakan hilang. Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Ronny F Sompie Kadiv Ronny mengatakan Mabes Polri akan mengerahkan sejumlah personelnya untuk membantu pencarian serta pertolongan pesawat Air Asia tersebut.

Berikut ini adalah data sejumlah personel yang dikerahkan Mabes Polri.
1. Polda Kalbar satu regu anggota Ditpolair Polda Kalbar berkemampuan SAR akan bergabung degan Basarnas.
2. Polda Bangka Belitung satu kapal dengan satu regu SAR Dirpolair Polda Bangka Belitung
3. Polda Kepri dua kapal dengan dua regu SAR Ditpolair Polda Kepri.
4. Satu helikopter dari Polda Sumsel dan satu helikopeter dari Polda Kalbar.

Dijelaskan Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Ronny F Sompie Kadiv Ronny kepada Aktual, pada Minggu (28/12) sore, sejumlah personel tersebut akan stand by di Polda masing-masing dan menunggu perintah selanjutnya dari atasan yang bersangkutan terkait wilayah tentang pengerahan bantuannya.

Berdasarkan informasi terakhir pesawat Air Asia yang hilang diduga jatuh di perairan Bangka Belitung. Namun belum bisa dipastikan kebenaran kabar tersebut.

Artikel ini ditulis oleh:

Tahun Baru, Sampit Diprediksi Hujan

Jakarta, Aktual.co — Masyarakat Kota Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, yang ingin merayakan malam Tahun Baru disarankan mengantisipasi hujan yang berpotensi mengguyur kota itu.
“Ya, Sampit berpotensi hujan saat malam Tahun Baru,” kata Kepala Stasiun Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Bandara Haji Asan Sampit, Yulida Warni di Sampit, Minggu.
Dua hari terakhir, hujan deras rutin mengguyur Sampit. Untungnya saat ini masih dalam suasana cuti bersama perayaan Natal sehingga tidak sampai terlalu mengganggu aktivitas masyarakat.
Intensitas hujan mulai meningkat sejak akhir November lalu menandai masuknya musim penghujan. Kondisi ini disambut gembira karena kebakaran lahan dan asap yang sebelumnya sangat mengganggu, kini tidak terjadi lagi.
Namun meningkatnya intensitas hujan juga menimbulkan kekhawatiran tersendiri bagi masyarakat, khususnya yang tinggal di dataran rendah langganan banjir. Kekhawatiran juga muncul jika hujan turun saat malam pergantian tahun pada Rabu (28/12) malam nanti.
“Mudah-mudahan saja tidak hujan. Kalau malam tahun baru nanti hujan, jadi tidak ramai lagi. Nanti yang membeli terompet kami bisa sedikit, padahal kami mengharapkan keuntungan dari momen ini setahun sekali ini,” kata Yayat, salah seorang penjual terompet.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain