2 Januari 2026
Beranda blog Halaman 40051

Korban Banjir Lhokseumawe Dapat Kucuran Bantuan 200 Juta

Banda Aceh, Aktual.co —Korban banjir di Desa Asan Kareung Kecamatan Blang Mangat, Lhokseumawe, Kabupaten Aceh Utara mendapat kucuran bantuan Rp 200 juta. Bantuan diberikan Wakil Gubernur Aceh, Muzakkir Manaf, Minggu (28/12).
Bantuan itu merupakan bantuan tanggap darurat, sedangkan bantuan lainnya segera disalurkan dinas terkait. Kepada para pengungsi, Wagub meminta untuk bersabar.
“Setengah wilayah Aceh dari Aceh Tamiang hingga ke Aceh Singkil direndam banjir. Namun kita tetap harus bersabar karena ini adalah cobaan dari Allah,” ujar Muzakkir, Minggu (28/12). 
Dijelaskan dia, Pemerintah Aceh melalui Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) terus berkoordinasi dengan seluruh Pemerintah Kabupaten/Kota terdampak bencana. “Guna melakukan analisis dan mengambil langkah tepat penanganan bencana di tiap-tiap daerah,” ujar Muzakkir.
Beserta rombongan, Wagub juga menyempatkan menyambangi korban banjir di Aceh Utara. Dia mengintruksikan seluruh bantuan dari provinsi seperti beras dan kebutuhan masa panik disalurkan tepat sasaran. 
Sementara itu, Kepala BPBA Said Rasul mengatakan Pemerintah Aceh melalui Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten/Kota untuk mengantisipasi banjir. Karena hingga Januari 2015 wilayahnya masih dalam status siaga banjir.
Di Lhokseumawe tercatat empat kecamatan terendam banjir yaitu Kecamatan Muara Satu, Muara Dua, Blang Mangat dan Kecamatan Banda Sakti. 

Artikel ini ditulis oleh:

Wapres Jusuf Kalla Pimpin Langsung Pencarian Pesawat AirAsia yang Hilang

Wakil Presiden RI Jusuf Kalla memberikan keterangan persnya terkait hilangnya pesawat Air Asia QZ-8501 dalam perjalanan Surbaya – Singapore di kantor Badan SAR Nasional (Basarnas), Jalan Garuda Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (28/12/2014). Dalam keterangan persnya Wapres JK yang memimpin langsung operasi pencarian pesawat Air Asia QZ-8501 yang hilang kontak pagi tadi dalam penerbangan Surabaya-Singapore, Wapres JK juga di dampingi Kepala Basarnas Marsekal Madya FHB.Soelistyo, Wakasau TNI AU Marsekal Madya TNI Bagus Puruhito, S.E. dan Wakasal Laksamana Madya TNI Didit Herdiawan. AKTUAL/MUNZIR

Pengungsi Banjir Aceh Utara dan Timur Mulai Diserang Penyakit Pernafasan

Banda Aceh, Aktual.co —Korban banjir di Kabupaten Aceh Utara dan Aceh Timur yang tinggal di posko pengungsian mulai diserang penyakit gatal-gatal, demam dan infeksi Saluran Pernafasan Akut (Ispa).
Salah seorang pengungsi, Zulkifli di Keude Lhoksukon, Aceh Utara, menuturkan demam dan gangguan pernapasan umumnya menjangkit balita dan bayi.  
“Beberapa hari terakhir ini, banyak pengungsi yang terkena demam, alergi, gatal-gatal dan Ispa,” tutur dia kepada Aktual.co, Minggu (28/12).
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Aceh Utara dr Effendi Yusuf menyebutkan sejak hari pertama banjir pihaknya sudah mendirikan posko kesehatan dan petugas medis di lokasi pengungsian di sejumlah kecamatan di Aceh Utara. 
“Kita terus melayani korban banjir yang mengidap penyakit. Kami harap, korban banjir terus berkonsultasi dengan petugas medis di posko pengungsian. Karena, paska banjir biasanya rawan terkena penyakit,” ujarnya.
Diketahui, meski banjir telah surut, namun pengungsi belum bisa segera kembali ke rumah. Karena mereka masih sibuk membersihkan lumpur yang menggenangi rumah setelah digenangi banjir sepekan lebih.

 
 

Artikel ini ditulis oleh:

Alami Longsor, Warga Pedalaman Surati Bupati Aceh Utara

Banda Aceh, Aktual.co —Mengalami longsor dan tanah retak-retak, warga Dusun Bidadari, Desa Lubok Pusaka menyurati Bupati Aceh Utara, Muhammad Thaib atau Cekmad. Dalam suratnya, warga dari dusun di pedalaman itu menyampaikan beberapa permintaan.
Dalam surat yang ditandatangani Kepala Desa Lubok Pusaka, Jaharuddin, warga meminta Pemkab Aceh Utara segera melakukan evakuasi warga.
Luas tanah yang amblas sekitar 500 meter bujur sangkar dan hampir mengenai gedung sekolah. Sedangkan jalan yang retak berat dan retak ringan mencapai hampir 700 meter. 
“Sedangkan jumlah penduduk yang terkena imbas mencapai 142 Kepala Keluarga,” kata Jaharuddin dalam salinan surat yang diterima Aktual.co, Minggu (28/12).
Warga menduga longsor disebabkan hujan deras dan tanah yang labil. Namun warga juga meminta Pemkab meneliti penyebab longsor. Mengingat lokasi longsor berada dekat lahan milik Exxon Mobil.
“Apakah ada kaitan dengan Exxon Mobil atau tidak, itu harus segera diteliti,” kata si kepala desa dalam suratnya.
Camat Langkahan, M Jamil Rasyid, membenarkan ada tanah longsor di Dusun Bidadari Desa Lubok Pusaka. Longsor itu, kata dia, berada dekat kawasan tanah amblas yang terjadi akhir 2008 silam.
Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Utara, Munawar, justru mengaku belum menerima laporan longsor di Lubok Pusaka. “ Belum ada laporan ke kita,” ujar dia. 

Artikel ini ditulis oleh:

Persiapan Tim Gabungan Pencari Pesawat AirAsia Jadi Tontonan Warga

Jakarta, Aktual.co —Pesawat Airbus A320 tujuan Surabaya- Singapura milik Maskapai Penerbangan AirAsia diperkirakan hilang di Wilayah perairan laut Belitung Timur, Bangka Belitung. Upaya pencarian dilakukan Tim Gabungan dari TNI AL, Polair, Brimobda dan Basarnas Bangka Belitung. 
Ternyata, persiapan penyisiran itu mengundang perhatian dari warga Pantai Serdang, Belitung timur. Berita mengenai adanya pesawat yang jatuh pun menyebar. Warga berbondong-bondong mendatangi Pelabuhan Belitung Timur di Pantai Serdang untuk menyaksikan upaya penyisiran. 
Bahkan warga Tanjung Pandan yang jaraknya sekitar 93 kilometer dari pelabuhan ikut datang. Widhya Dwi Kurniasih (27 tahun), warga Kecamatan Tanjung Pandan di Kabupaten Belitung salah satunya.
Dia mengaku datang hanya untuk menyaksikan penyisiran pertama tim gabungan.
“Iya masyarakat antusias melihat. Saat ini sudah banyak berdatangan ke Pantai Serang, Pelabuhan Belitung Timur untuk menyaksikan (penyisiran),” kata Widhya, saat dihubungi Aktual.co dari Jakarta, Minggu (28/12).
Dituturkan dia, sore tadi pukul 17.28Wib, langit di Belitung sedang mendung. Dalam seminggu terakhir, hujan selalu turun di sana.
Pesawat milik Air Asia bernomor QZ 8501 yang berangkat dari Bandara Juanda, Surabaya pukul 5.20Wib hilang kontak pukul 7.20 Wib pagi tadi, Minggu (28/12).
Pesawat itu mengangkut 155 penumpang. Terdiri dari 130 dewasa, 24 anak-anak dan 1 balita. 
Dari informasi yang dihimpun, Pos TNI AL Manggar yang berada di Desa Baru, Kecamatan Manggar, dijadikan sebagai posko dalam upaya pencarian pesawat tersebut.

Artikel ini ditulis oleh:

Rakyat Bertanya Realisasi Dana Desa

Jakarta, Aktual.co — Ketua Komisi V DPR Fary Djemy Francis mengaku banyak mendapat pertanyaan dari masyarakat terkait realisasi dana desa. Politikus Gerindra ini pun kewalahan menjawab karena hingga kini pemerintah Joko Widodo belum memberi kejelasan.
“Saat reses seperti ini kami banyak bertemu masyarakat. Mereka selalu menanyakan bagaimana soal dana desa dan mereka tau bahwa ini bagian dari janji kampanye presiden Jokowi-JK yang mereka taguh,” kata Fary saat dihubungi di Jakarta, Minggu (28/12).
Farry menambahkan, realisasi dana desa yang diamanatkan dalam UU Desa besar kemungkinan menemui kendala dalam proses realisasinya. Apalagi janji itu tergolong cukup besar, yakni mencapai 1-1,5 miliar per desa. Adapun alokasi dana desa dari APBN tahun 2015 hanya sebesar 9,1 triliun untik dibagi sekitar 60.000 desa.
“Apakah ini bisa terealisasi tahun 2015? ini yang banyak ditanyakan masyarakat,” jelasnya.
Janji lain yang sering dikeluhkan rakyat, lanjut dia, adalah terkait dana bagi rakyat miskin sebesar Rp 1 juta per bulan. “Saat kampanye ada masyarakat yang menerima jenis janji seperti ini dan sekarang ditagih,” cetusnya.
“Belum lagi PNS, guru, TNI, semua menunggu realisasi janji pemerintah karena sampai sekarang belum ada tanda-tanda kebijakan yang mengarah pada realisasi janji itu. Yang terjadi masyarakatnya dipaksa merasakan dampak kenaikan harga BBM,” imbuhnya.
Terkait dana desa, pemerintah kabarnya akan menambah alokasinya sebesar Rp20 triliun pada tahun 2015, sehingga total dana desa menjadi Rp29,1 triliun. Dana desa ini diperkirakan turun ke desa mulai April 2015 dengan rata-rata alokasi sebesar Rp400 juta per desa.
“Ini kan masih berupa janji, realisasinya yang ditunggu,” pungkas Fary.
Laporan: Sahlan

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain