3 April 2026
Beranda blog Halaman 40069

KPPU Khawatir Industri Penerbangan Lesu Karena Kenaikan Tarif Batas Bawah

Jakarta, Aktual.co — Komisi Pengawasan dan Persaingan Usaha (KPPU) mengkhawatirkan industri penerbangan yang sekarang sedang tumbuh akan lesu karena kenaikan tarif batas bawah sebesar 10 persen dari 30 persen menjadi 40 persen dari tarif batas atas. “Saya justru khawatir menghadapi ASEAN Open Sky 2015, industri penerbangan kita akan kalah bersaing karena nanti persaingan usaha semakin terbuka dan bebas,” kata Kepala Biro Hukum, Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama KPPU, Mohammad Reza kepada wartawan di Jakarta, Kamis (8/1).
Reza menyebutkan saat ini rata-rata per tahunnya jumlah penumpang tumbuh 14-22 persen atau hingga 60 juta penumpang. Bahkan, dia memperkirakan ke depan jumlah penumpang pesawat mencapai hingga 80 juta penumpang per tahun seiring dengan pertumbuhan masyarakat kelas menengah.
Dia menjelaskan dengan adanya peraturan tersebut akan mempersempit bisnis penerbangan berbiaya murah (LCC), yang merupakan andalan kelas menengah.
“Industri penerbangan kita sedang tumbuh, jangan sampai dengan adanya seperti ini akan menghambat perkembangannya,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Presiden Tolak Grasi Terpidana Mati Bali Nine

Denpasar, Aktual.co — Presiden Joko Widodo, menolak grasi yang diajukan terpidana mati sindikat penyelundup heroin “Bali Nine”, Myuran Sukumaran.

Penolakan grasi terpidana asal Australia itu telah disampaikan kepada Pengadilan Negeri (PN) Denpasar.

Humas PN Denpasar, Hasoloan Sianturi menjelaskan, isi Kepres tersebut berisi penolakan permohonan grasi yang diajukan terpidana mati tersebut.

Kepres itu dibawa dan diserahkan langsung oleh petugas dari Sekretariat Negara ke PN Denpasar. “Kepres itu ditetapkan Presiden Jokowi tertanggal 30 Desember 2014,” kata Sianturi, Kamis (8/1).

PN Denpasar sendiri, sambung Sianturi, langsung menembuskan Keppres tersebut kepada Kejaksaan Negeri Denpasar dan Lapas Kerobokan.

Pada kesempatan terpisah, Kalapas Kerobokan, Sudjonggo mengaku telah menerima salinan Kepres tersebut. Ia pun telah menyampaikan kepada Konsulat Jenderal Australia perihal penolakan grasi tersebut. Kepada Myuran telah disampaikan secara lisan. “Sudah disampaikan secara lisan kepada yang bersangkutan,” paparnya.

Myuran sendiri, Sudjonggo melanjutkan, tak memiliki reaksi berlebih mengetahui permohonan grasinya ditolak. Sudjonggo sendiri akan meminta bantuan psikolog untuk menguatkan kondisi kejiwaan Myuran.

Artikel ini ditulis oleh:

Basarnas: Evakuasi Ekor Pesawat Tak Ganggu Pencarian Korban

Jakarta, Aktual.co — Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas), F Henry Bambang Soelistyo mengatakan, rencana pengangkatan ekor pesawat AirAsia QZ8501 pada Jumat (9/1), tidak akan mengganggu pencarian korban.

“Korban akan terus menjadi prioritas kami sampai akhir operasi ini, apapun kondisinya,” ujar Soelistyo di kantor Basarnas Pusat, Jakarta, Kamis (8/1).

Ia mengatakan bahwa pengangkatan ekor pesawat yang rencananya menggunakan “floating balon” ataupun “crane” ini tak akan mengurangi perhatian Tim SAR untuk menemukan korban.

Selain itu, pengangkatan yang bertujuan untuk mempermudah mendeteksi “blackbox” AirAsia ini juga tetap diikuti pencarian jenazah di sejumlah area lintasan yang telah ditentukan.

“Besok, semua kapal yang tidak dapat mencari atau mendeteksi objek di bawah permukaan laut akan digeser ke area dua dan tiga untuk mencari korban,” katanya.

Upaya tersebut, ujar Soelistyo, dilakukan agar korban dapat secepatnya ditemukan untuk dikirim kembali kepada keluarga.

“Bagaimanapun kondisi korban yang nanti ditemukan, akan tetap dievakuasi oleh Tim SAR untuk secepatnya dikirim ke Surabaya,” katanya.

Hingga pencarian hari ke 12, korban pesawat AirAsia QZ8501 yang telah ditemukan berjumlah 44 orang, di antaranya empat korban ditemukan Kamis ini.

Artikel ini ditulis oleh:

PKPU Evakuasi Warga Korban Banjir di Pandeglang

Jakarta, Aktual.co — Lembaga kemanusiaan nasional Pos Keadilan Peduli Umat mengevakuasi korban banjir di Kampung Tajur Pandeglang, Banten.
“Lembaga nasional kemanusiaan PKPU terus melakukan evakuasi terhadap korban banjir di Pandeglang,” kata Manajer Humas PKPU Sukismo melalui pesan singkat di Jakarta, Kamis (8/1).
Dia menjelaskan, salah satu fokus evakuasi adalah Kampung Tajur, Desa Idaman Kecamatan Patia, Pandeglang, dengan 135 KK yang terdampak banjir dan masih terisolir.
Di lokasi itu, ketinggian debit air mulai berangsur-angsur menurun 10 hingga 15 centimeter , namun rata-rata ketinggian air di beberapa tempat masih sekitar satu meter.
Sementara itu, Amir Mutar dari PKPU menambahkan, sebagian masyarakat masih bertahan di rumah masing-masing dan tidak mau dievakuasi.
“Mereka bertahan di sisi atau bagian rumah yang lebih tinggi,” katanya.
Warga, kata dia, bertahan di rumah dengan mengonsumsi makanan yang masih tersisa seperti ubi atau ketela rebus.
“Sementara bantuan masih minim, akses keluar masuk kampung menggunakan  jasa perahu milik warga yang beropesasi sebagai penambang pasir,” katanya.
Dia menjelaskan, banjir terjadi di Kecamatan Patia Kabupaten Pandeglang, akibat luapan Cilemer dan Ciliman.
“Tanaman padi milik petani yang masih berumur dua minggu juga terkena banjir sehingga curah hujan yang tinggi membuat petani khawatir padi mereka membusuk yang mengakibatkan puso,” katanya.
Selain melakukan evakuasi PKPU juga membuka Dapur Air, distribusi bahan sembako, distribusi pakaian layak pakai dan lain sebagainya.
“Sedangkan kebutuhan warga meliputi perahu evakuasi, mobil rescue, genset, sembako, air mineral, selimut, sarung, tikar, dapur air dan lain sebagainya,” katanya.
Masyarakat yang ingin membantu, tambah dia, bisa mendatangi kantor Pusat PKPU di Jalan Raya Condet Nomor 27-G Batu Ampar, Jakarta Timur.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Paus Kutuk Serangan di Kantor Charlie Hebdo

Jakarta, Aktual.co — Serangan brutal terhadap kantor majalah Charlie Hebdo di Paris pada Rabu (7/1), mendapat kecaman oleh beberapa pemimpin dunia. Salah satunya adalah Paus Fransiskus.

Paus Fransiskus menyatakan mengutuk serangan di Paris itu, dengan menyeru semua orang menghentikan penyebaran kebencian.

“Bapa Suci mengungkapkan kecaman kerasnya atas serangan mengerikan itu,” kata pernyataan kepala juru bicara Vatikan Romo Federico Lombardi tentang serangan menewaskan 12 orang terhadap kantor majalah mingguan satir terkenal, yang mengejek Islam, dikutip AFP, Kamis (8/1).

Fransiskus menyeru semua orang menentang setiap cara menyebarkan kebencian karena sangat merusak dasar hidup berdampingan secara damai selain kebangsaan, perbedaan agama dan kebudayaan.

Perlu diketahui, sejumlah pria bersenjata meneriakkan slogan-slogan Islam menyerbu kantor majalah Charlie Hebdo di Paris, dipersenjatai dengan senapan serbu AK-47 dan peluncur granat.

Pemimpin Redaksi Mingguan itu, Stephane Charbonnier, dan tiga kartunis termasuk di antara mereka yang tewas dalam serangan itu, kata sumber pengadilan di Paris.

Majalah mingguan ini telah menarik kontroversi dengan menerbitkan kartun satir Nabi Muhammad SAW, suatu yang tabu bagi umat Islam.

Artikel ini ditulis oleh:

Pengamat: Pemerintah Harus Tegas Soal Sampah

Jakarta, Aktual.co —  Pengamat Tata Kota Yayat Supriatna mengatakan pemerintah setiap kota besar di Indonesia harus tegas dalam penegakkan aturan larangan membuang sampah ke sungai untuk menghindari bencana banjir yang kerap terjadi seperti di Ibu Kota.

“Pemerintah harus lebih tegas dalam menegakkan peraturan pelarangan membuang limbah ke sungai serta jelas dan tanpa pandang bulu dalam pemberian sanksi hukumannya,” katanya di Jakarta, Kamis (8/1).

Yayat melihat peraturan yang dibuat pemerintah saat ini masih terkesan setengah hati karena meskipun ada namun penegakan sanksinya belum terlaksana dengan baik sehingga masih ada saja sampah yang menumpuk di sungai.

Menumpuknya sampah ini juga menjadi salah satu penyebab kurang optimalnya sistem waduk dan rumah pompa karena saluran penghisapnya tersumbat yang mengakibatkan kerusakan pada sarana tersebut.

“Penumpukan sampah juga jadi salah satu penyebab berkurangnya kinerja waduk dan rumah pompa yang berakhir dengan kerusakan sarana tersebut di beberapa tempat,” kata Yayat yang merupakan pengajar di salah satu Universitas di Jakarta.

Bentang alam di bantaran sungai dari kawasan hulu sampai hilir dengan budaya masyarakat di sekitarnya yang belum memiliki kesadaran tinggi dalam menjaga lingkungan juga harus menjadi perhatian.

“Relokasi warga memang merupakan keharusan namun juga perubahan budaya masyarakat adalah yang terpenting. Salah satu caranya ketegasan dalam peraturan tersebut,” ujar Yayat.

Yayat juga menjelaskan yang tidak kalah pentingnya dalam pencegahan bencana banjir adalah sinergi pengelolaan kawasan dari hulu hingga hilir.

“Sinergi penataan kawasan hulu hingga hilir juga merupakan kunci pencegahan banjir seperti penataan sungai di kawasan hilir yang idealnya memiliki lebar 70 meter dan kedalaman lima sampai enam meter,” katanya.

Selain itu, Yayat menambahkan, daerah resapan air di kawasan hulu seperti gunung-gunung yang seharusnya jadi hutan harus bisa dijaga dengan baik jangan sampai beralih fungsi menjadi tempat usaha, kawasan bisnis, industri atau pemukiman.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Berita Lain