6 April 2026
Beranda blog Halaman 40229

Dinas Pendidikan Berencana Terapkan Pendidikan Seksual Untuk Anak SD

Jakarta, Aktual.co — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan atau DPK Kota Sukabumi, Jawa Barat akan menerapkan pendidikan seksual kepada peserta didik sejak dini dengan metode yang disesuaikan umur pelajar.
“Edukasi atau pendidikan seksual sejak dini ini penting dan besar manfaatnya untuk mengantisipasi dan mencegah terjadinya kasus pelecehan seksual terhadap anak,” kata Kepala DPK Kota Sukabumi, Dudy Fathul Jawad, di Sukabumi, Minggu (4/1).
Menurutnya, saat ini kasus pelecehan dan kekerasan seksual terhadap anak marak terjadi seperti pada kasus Andri Sobari alias Emon.
Untuk itu, pendidikan seksual ini bisa mulai diterapkan kepada pelajar sejak usia dini agar mereka bisa memahami pentingnya menjaga bagian tubuh sensitifnya dari orang dewasa atau yang baru dikenalnya.
Dalam upaya memberlakukan pendidikan ini pihaknya kepada melakukan seminar dan sosialisasi desiminasi pendidikan kesehatan reproduksi usia dini jenjang SD.
Sosialisasi tersebut sasarannya adalah pengawas sekolah, kepala sekolah dan guru, agar mereka paham dan bisa memberikan pelajaran ini sesuai dengan metode pembelajaran pada anak usia dini.
“Maraknya kasus pelecehan seksual, pedopelia harus diantisipasi bersama dan tidak hanya petugas keamanan saja atau guru, tetapi orang tua dan si anak pun wajib bisa melindungi kehormatannya dari orang lain yang ingin bertindak jahat,” tambahnya.
Penerapan edukasi ini akan disatukan dengan mata pelajaran agama atau Pendidikan Jasmani dan Kesehatan). Dan diharapkan pada tahun ini juga pendidikan seksual untuk anak usia dini di seluruh SD bisa dilaksanakan dan tujuannya bukan untuk membatasi anak-anak bermain.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Di Tarakan, Eceran Premium Tembus Rp20 Ribu

Jakarta, Aktual.co —  Masyarakat Kota Tarakan, Kalimantan Utara mengeluhkan mahalanya harga bahan bakar minyak (BBM) jenis premium eceran yang mencapai Rp20.000/botol plastik air mineral.
Pasimin, seorang tukang ojek di Kota Tarakan, Minggu (4/1) mengatakan, BBM jenis premium yang dijual eceran di pinggir-pinggir jalan kembali marak disaat tidak ada razia oleh satuan polisi pamong praja di kota itu.
“Kalau tidak ada razia bagi penjual BBM premium eceran menggunakan botol, pasti marak lagi dijual,” ujar dia.
Namun, kata dia, razia yang biasa digelar petugas Satpol PP Kota Tarakan tidak memberikan efek jera bagi penjual karena tidak adanya tindakan tegas.
Pasimin mengungkapkan, harga BBM premium eceran di daerah itu dijual bervariasi mulai dari Rp13.000 per botol hingga Rp20.000 per botol tergantung dari ukurannya.
Ia mengharapkan, perlunya tindakan tegas dari petugas Satpol PP setempat agar penjualan BBM premium eceran menggunakan botol itu tidak lagi dijual karena sangat merugikan bagi pengguna kendaraan.
Pasalnya, dia sebutkan, pengisian BBM jenis premium pada sejumlah SPBU di Kota Tarakan juga harus rela mengantre karena adanya keleluasaan bagi pengetap untuk mendapatan dalam jumlah besar.
“Setiap SPBU pasti antrean panjang karena pengetap leluasa dilayani berkali-kali dalam jumlah besar. Melalui pengetap inilah, BBM jenis premium dijual hingga seharga Rp20.000 per botol,” ucap Pasimin.
Menurut Pasimin, SPBU melayani pengetap apabila tidak ada pengawasan dari Satpol PP Kota Tarakan.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

MITI: Pemerintah Harus Jamin Pengolahan SDA Dilakukan di Dalam Negeri

Jakarta, Aktual.co —  Masyarakat Ilmuwan dan Teknologi Indonesia menegaskan agar pemerintah menjamin bahwa proses pengolahan sumber kekayaan alam harus dilakukan di dalam negeri.
“Agar sumber daya manusia (SDM) lulusan universitas kita bisa terpakai untuk mengolah sumber kekayaan alam yang ada,” kata Ketua Umum Masyarakat Ilmuwan dan Teknolog Indonesia (MITI) Dr Warsito P Taruno, M. Eng, di Jakarta, Minggu.
Dalam kaitan itu, guna mengawali kegiatan tahun 2015 pihaknya memfasilitasi pertemuan 40 doktor untuk membahas strategi pembangunan Indonesia berbasis pengetahuan, yang dipusatkan di MITI Center, Depok, Jawa Barat.
Ia menegaskan, bahwa pemerintah dan industri nasional harus bersinergi untuk menjadikan rakyat lebih berdaya dengan cara menciptakan pasar bagi produk inovasi dari rakyat.
Melalui jejaring luas yang dimiliki MITI, para doktor yang hadir yakin bila amanah kesejahteraan rakyat yang mereka emban dapat segera terwujud jika berbagai pihak dapat bersinergi.
“Bukan eksploitasi sumber kekayaan alam semata, tetapi Indonesia yang memanfaatkan kekayaan intelektual dari sumber daya manusia yang unggul,” kata doktor lulusan Universitas Shizuoka, Jepang itu.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Terpidana Hakim Tipikor Semarang Ajukan PK

Jakarta, Aktual.co — Mantan Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang Asmadinata, terpidana kasus suap yang hukumannya diperberat Mahkamah Agung akan mengajukan upaya hukum berupa Peninjauan Kembali.
“Setelah salinan putusan MK turun, kami akan ajukan PK,” kata penasihat hukum Asmadinata, Yosep Parrera di Semarang, Minggu (4/1).
Menurut dia, ada dua hal yang dijadikan alasan dalam pengajuan upaya hukum luar biasa tersebut.
Pertama, kata dia, terdapat kekhilafan hakim yang mengadili kasus tersebut.
“Hakim telah salah dalam pertimbangan hukumnya,” ujarnya.
Kedua, MA tidak bisa memvonis lebih tinggi terpidana dengan menggunakan pasal yang sama yang telah digunakan pengadilan di bawahnya.
Ia menuturkan, Asmadinata merasa dizalimi atas putusan hakim atas pertimbangan hukum yang salah tersebut.
Bahkan, lanjut dia, kliennya itu juga dihukum lebih berat dibanding dua pelaku utama dalam perkara suap hakim ini.
Sebelumnya, Asmadinata tersangkut kasus suap atas penanganan suatu perkara.
Mantan Hakim Pengadilan Tipikor Semarang itu terbukti tersangkut kasus suap saat menangani kasus pidana korupsi mantan Ketua DPRD Grobogan M.Yaeni.
Pada pengadilan tingkat pertama, Asmadinata dijatuhi hukuman lima tahun. Pengadilan Tinggi Semarang memperberat hukumannya menjadi enam tahun.
Dalam kasasinya, Mahkamah Agung memperberat hukuman Asmadinata menjadi 10 tahun.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Empat Jenazah Korban AirAsia Diterbangkan ke Surbaya Malam Ini

Jakarta, Aktual.co — Sebanyak 4 jenazah penumpang Pesawat AirAsia QZ8501 yang sudah diidentifikasi awal di RSUD Imanuddin itu, tiba di Lanud Iskandar, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Minggu (4/1). Keempat jenazah itu akan diterbangkan malam ini ke Surabaya.
Keempat jenazah yang ditemukan kapal perang Onami milik jepang itu tiba sekitar pukul 18.11 WIB, di Lanud Iskandar, Pangkalan Bun. Kemudian, keempatnya kini dibawa menggunakan ambulan dan dimasukkan ke dalam peti dengan‎ tanda nomor 031, 032, 033, dan 034.
Usai diberi penghormatan‎, keempat jenazah langsung dimasukkan ke dalam Pesawat CN 295 milik TNI Angkatan Udara. Meski cuaca saat ini di Lanud Iskandar hujan ringan, sekitar pukul 18.25 WIB, Pesawat CN 295 lepas landas meninggalkan Lanud Iskandar menuju Bandara Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur.
Memasuki hari ke-8 pencarian dan evakuasi Pesawat AirAsia QZ8501 ini, total sudah 34 jenazah penumpang yang ditemukan dan dievakuasi Tim SAR Gabungan. Sebanyak 30 di antaranya sudah dilakukan proses identifikasi mendalam di RS Bhayangkara Polda Jawa Timur oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Satu Keluarga Korban AirAsia Disemayakam Disatu Liang Lahat

Surabaya, Aktual.co — Beberapa korban Air Asia QZ 8501, yang telah diketahui identitasinya, mulai disemayamkan. Salah satunya, di tempat persemayaman adijasa, jalan demak Surabaya.
Ada 5 korban yang berada di persemayaman,  bahkan satu tempat digunakan oleh 3 jenazah karena memang satu keluarga, mereka adalah Hendra gunawan, G stevi gunawan(10) dan, Temeji Teja Kusuma, (44) tahun, yang akan dimakamkn 8 januari di Gunung Gangsir.
Sebenarnya ada 7 anggota keluarga yang berada dalam pesawat, namun baru 3 yang baru diketahui identitasnya.
Diketahui, keluarga ini disediakan pemkot Surabaya di ruangan ekonomi, namun karena banyak anggota yang menjadi korban dan banyak tamu, akhirnya memilih pindah di ruangan VIP.
Sementara dua jenasah  lainnya yang berada ruang ekonomi adalah,  juanita Limantara, 30 tahun, pucang timur surabaya yang baru diketahui identitasnya siang tadi, beserta Graison.
 “Belum tau sampai kapan berada di sini, karena masih ada 3 anggota keluarga yang belum ditemukan.” kakek Grayson, David Linaksita, (4/1).
Diketahui, Pemkot Surabaya menyediakan di tempat persemayaman  ada 80 tempat sesuai jumlah warga Surabaya yang berada di pesawat Air Asia QZ8501.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Berita Lain