6 April 2026
Beranda blog Halaman 40230

Zulham Zamrun Gabung ke Persipura

Jakarta, Aktual.co — Ketua Umum Persipura Jayapura Benhur Tommy Mano mengungkapkan, mantan pemain Mitra Kukar Zulham Zamrun telah bergabung bersama Boaz TE Salossa dan kawan-kawan untuk satu musim kompetisi ke depan.
“Iya, Zulham telah bergabung bersama Persipura,” kata Benhur Tommy Mano yang akrab disapa BTM di Kota Jayapura, Papua, Minggu (4/1) petang.
Ia mengemukakan, jika pemain yang biasa beroperasi di gelandang kanan itu sudah berada di Kota Jayapura guna mengikuti latihan perdana di Stadion Mandala yang dijadwalkan mulai Senin (5/1) sore.
“Zulham direncanakan ikut latihan perdana besok sore, rekan-rekan wartawan bisa datang meliput,” katanya.
BTM yang juga Wali Kota Jayapura itu menyampaikan jika Zulham merupakan pemain keenam yang direkrut tim Mutiara Hitam pada musim 2015 guna menambah daya gedor Boaz TE Salossa dan kawan-kawan.
“Zulham, pemain terakhir yang kami rekrut. Selain itu ada lima pemain lainnnya,” katanya.
Kelima pemain lainnya yaitu Ricardo Salampessy yang musim lalu membela Tim Bajul Ijo Persebaya Surabaya, Lancine Kone dan tiga pemain lokal Papua, yang salah seorang berposisi sebagai kiper yakni Celsius Gebze.
Dari berbagai literatur yang dihimpun Antara, Zulham Zamrun merupakan pemain kelahiran Ternate, 19 Februari 1988 dan mengawali karier di Persiter Ternate pada 2005-2006, kemudian hijrah ke Persigo Gorontalo selama satu musim dan ke Pro Duta sepanjang dua musim kompetisi.
Pada 2009-2010, Zulham pindah ke Persela Lamongan, Jawa Timur, yang membawa dirinya menjadi top skor bagi klub itu dengan mengemas 16 gol.
Anak dari pemandu bakat Malik Zamrun itu kemudian pindah ke Mitra Kukar Kaltim dan menjadi salah satu pemain penting sehingga membawa dirinya masuk ke timnas senior pada 2011.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

DPR: Kerap Ganti Kurikulum,Paradigma Pendidikan Condong ke Pasar

Jakarta, Aktual.co — Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Ridwan Hisjam menegaskan gonta ganti kurikulum pendidikan tidak baik bagi perkembangan dunia pendidikan di Indonesia. Hal itulah yang menurut dia, membuat sistem pendidikan menjadi amburadul. Imbasnya, siswa makin bingung.
“Seharusnya, setiap ganti menteri jangan selalu ganti kurikulum, itu sangat tidak bagus,” kata Ridwan Hisjam, Minggu (4/1) di Malang, Jawa Timur
Paradigma pendidikan, selama ini hanya berorientasi pasar, bukan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Padahal, paradigma dan filosofi pendidikan berada pada kurikulum yang akan berpengaruh kepada output siswa.
“Yang menjadi pertanyaan adalah output siswa, kita sedang MEA, kalau output kita tidak mumpuni dalam dunia pendidikan kita akan kalah dengan negara Asean lainnya,” paparnya.
Menurutnya MEA (Masyarakat Ekonomi Asean) tidak hanya berbicara mengenai persaingan di bidang ekonomi, melainkan di bidang pendidikan yang menelurkan SDM handal.
“Kalau gonta ganti kurikulum dimana kita mau menyiapkan SDM yang handal, padahal MEA didepan mata,” imbuhnya.
Pihak DPR RI utamanya Komisi X saat ini tidak bisa berbuat apa-apa untuk memberi masukkan kepada eksekutif karena larangan menteri bertemu dengan legislatif.
“Saya selama ini tidak pernah bertemu menteri yang baru, bagaimana mau mengontrol pemerintah untuk hadapi MEA,” sesal dia

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

2014, PSSI Dapat Laba Rp4,6 Miliar

Jakarta, Aktual.co — Pendapatan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) pada 2014 mengalami kenaikan yang signifikan. Hal itu diungkapkan oleh Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husein dalam Kongres Tahunan (KT) PSSI 2015 di Hotel Borobudur, Jakarta, Minggu (4/1).
Berdasarkan pemaparan Djohar, pada 2014 PSSI mendapatkan keuntungan sebesar Rp4,6 miliar. Aspek sponsor menjadi penyumbang terbesar keuntungan yang didapat PSSI.  
“Di 2014, pemasukan dana sponsor mencapai 74 persen dari keseluruhan anggaran yang dimiliki PSSI. Pada 2013, dana sponsor hanya 56 persen,” papar Djohar.
Selain itu, lanjutnya, dari aspek lain seperti pemasukan tiket, besaran denda klub juga mengalami kenaikan. Menurutnya, hasil itu merupakan sebuah capaian yang harus diapresiasi.
Menurutnya, naiknya pendapatan tersebut merupakan bukti bahwa PSSI merupakan lembaga yang mandiri. Karena, PSSI tidak sepeser pun mengambil anggaran pemerintah. “Alhamdulillah untuk tahun ini kita bisa surplus,” ujarnya.  “Berkat kerja keras pengurus, kita telah mampu membiayai semua program kegiatan yang begitu banyak dengan sumber dana sendiri,” tukasnya.
Untuk diketahui, pendapatan PSSI di 2014 dihasilkan dari beberapa aspek yakni sponsor, donatur, pembelian tiket, denda dan beberapa sumber lainnya. Pihak sponsor merupakan penyumbang dana terbesar dengan 76 persen, donatur 19 persen, pemasukan tiket 2 persen, denda 1 persen serta dana lain-lain 1 persen.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

TIM DVI Singapura Bantu Identifikasi Korban AirAsia

Jakarta, Aktual.co —  Tujuh personel yang tergabung dalam satu Tim “Disaster Victim Identification” Singapura membantu proses identifikasi korban AirAsia QZ8501 di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim di Surabaya.
“Meski membantu, tapi tetap dibawa kendali Tim DVI Indonesia,” kata Ketua komite DVI Nasional Brigadir Jenderal Polisi Arthur Tampi kepada wartawan di Surabaya, Minggu (4/1).
Ke tujuh personel DVI asal “Negeri Singa” tersebut menambah kekuatan 160 personel Tim DVI asal Indonesia saat ini.
Ia menjelaskan ke tujuh personel dalam satu tim itu rinciannya lima personel ahli sidik jari, dan masing-masing satu personel ahli gigi serta ahli patologi forensik.
Dengan bergabungnya Tim DVI asal negara lain, diharapkan proses identifikasi terhadap 24 jenazah yang belum dikenali identitasnya mampu berjalan baik dan segera diketahui hasilnya.
“Dengan jumlah tambahan ini diharapkan proses identifikasi cepat selesai dan jenazah bisa segera diserahkan ke pihak keluarga,”katanya.
Sementara itu, pada proses identifikasi hari ini masih dilakukan terhadap 10 jenazah di RS Bhayangkara, namun hasilnya belum bisa dipastikan karena masih membutuhkan tambahan data lainnya.
“Hari ini pemeriksaan terhadap jenazah yang didatangkan kemarin, termasuk dua jenazah sebelumnya yang hasilnya negatigf,” katanya.
Sementara itu, perwira tinggi dengan pangkat satu bintang di pundak tersebut mengakui kondisi jenazah yang diterima sudah dalam keadaan membusuk.
Menurut dia, jika dilihat visual tidak mungkin bisa dikenali, namun pihaknya mengaku tetap mengidentifikasi pada data primer dan sekunder, yaitu tiga primer dan dua sekunder.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Pasar Loak Cinde Perlahan Bertranformasi Jadi Pasar Batu Akik

Jakarta, Aktual.co — Pedagang barang bekas di sentra perdagangan besi tua dan barang bekas atau yang dikenal pasar loak Cinde Palembang, banyak yang alih usaha menjadi pedagang cincin dan batu akik.
Pantauan di pasar loak Cinde Palembang, Minggu (4/1), tampak lapak yang selama ini menjual besi, jam tangan, peralatan kendaraan bermotor roda dua dan empat kini berubah menjadi kios yang menyediakan aneka bentuk cincin dan batu akik.
Selain itu, ada juga pedagang barang loak yang membuat usaha sampingan dengan menerima jasa pembentukan dan pengasahan batu akik.
Salah seorang pedagang jam, Agus mengatakan, sekarang ini warga Kota Palembang sedang menggemari batu akik, sehingga banyak pedagang di pasar Cinde ini melakukan alih usaha barang tersebut.
“Selama.ini orang datang ke pasar Cinde ini untuk mencari berbagai jenis barang bekas, namun setahun terakhir sebagian besar mencari batu akik,” ujarnya.
Dengan banyaknya pengunjung mencari batu akik, kawasan Cinde pada setiap akhir pekan Sabtu dan Minggu semakin ramai dikunjungi warga.
Kondisi ramai tersebut memberikan berkah tersendiri bagi dirinya dan rekan pedagang lainnya karena dapat meningkatkan penghasilan yang sempat menurun seiring lesunya pasar barang bekas.
Dengan menekuni usaha baru memberikan penghasilan yang cukup besar seperti pada kondisi ramai akhir pekan ini minimal bisa mencapai Rp300.000 per hari.
Pendapatan itu diperoleh dari menjual batu akik, kerangka cincin, dan jasa pembentukan dan pengasahan batu akik.
Khusus jasa pembentukan dan pengasahan batu akik dikenakan biaya Rp20.000 hingga Rp35.0000 per buah tergantung bentuk dan besarnya batu yang diolah.
Sedangkan batu akik yang sudah diolah dan siap dipakai dijual berkisar Rp150.000 hingga Rp7,5 juta per buah, katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

3 Jenazah Berhasil Diidentifikasi Tim DVI, Berikut Datanya

Jakarta, Aktual.co — Sebanyak tiga jenazah korban pesawat AirAsia QZ8501 berhasil teridentifikasi oleh Tim “Disaster Victim Identification” (DVI) Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jawa Timur, Minggu (4/1).
“Ketiganya masing-masing dua warga Surabaya dan satu lainnya warga Klaten, Jawa Tengah,” ujar Kapolda Jatim Irjen Pol Anas Yusuf kepada wartawan di Crisis Centre Polda Jatim, Jalan Ahmad Yani Surabaya.
Kapolda Jatim didampingi Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menyerahkan jenazah ke keluarganya masing-masing untuk selanjutnya disemayamkan.
Ketiga jenazah masing-masing pramugara pesawat, Wismoyo Ari Prambudi (24) asal Klaten, J Stephie Gunawan (10) asal Surabaya dan Juanita Limantara (30).
Kepala Pusat Dokkes Mabes Polri Brigjen Pol Arthur Tampi menjelaskan, jenazah Wismoyo Ari Prambudi berlabel B018, berdasarkan identifikasi primer gigi dan sidik jari, dipastikan identik antara “post mortem” dan “ante mortem” “Kemudian, data sekunder tinggi badan 170-175 centimeter. Tidak terbantahkan sebagai Wismoyo Ari Prambudi,” katanya.
Jenazah kedua dengan label B015 diidentifikasi berdasarkan metode sidik jari, data sekunder berusia 10 tahun, CCTV dari bandara ketika “boarding” menggunakan baju sweater lengan panjang merah muda, celana panjang jeans biru, kaos bergambar “Minny Mouse” “Sesuai data-data maka tidak terbantahkan sebagai jenazah J Stephie Gunawan,” kata perwira tinggi dengan pangkat satu bintang di pundak tersebut.
Sedangkan jenazah ketiga dengan label B016, diketahui dari sidik jari dan gigi identik “ante mortem” dan “post mortem”, data sekunder usia 30 tahun, bernama Juanita Limantara, asal Surabaya.
Dengan teridentifikasinya ketiga jenazah maka dari 162 penumpang AirAsia rute Surabaya-Singapura tersebut, total sudah sembilan jenazah diketahui identitas dan sudah dikembalikan ke keluarganya.
Jenazah pertama yakni Hayati Lutfiah Hamid, kemudian Grayson Herbert Linaksita, Kevin Alexander Soetjipto, Khairunnisa Haidar Fauzi, Hendra Gunawan Sawal, Themeiji Tejakusuma, Wismoyo Ari Prambudi, J Stephanie Gunawan serta Juanita Limantara.
“Masih ada 21 jenazah lagi yang masih diidentifikasi. Tim DVI juga sedang melakukan ‘post mortem’ terhadap 12 jenazah,” katanya. 

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Berita Lain