6 April 2026
Beranda blog Halaman 40235

Mudahkan Akses, Balitbangtan Rilis KATAM Terpadu

Jakarta, Aktual.co — Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) telah merilis Kalender Tanam (KATAM) Terpadu yang berisi jadwal tanam berdasarkan prediksi iklim/ketersediaan air sampai di tingkat kecamatan. 
Data tersebut dapat dijadikan bahan masukan untuk menghitung optimalisasi pemanfaatan alat mesin pertanian (alsintan), yaitu dengan cara menginventarisir data ketersediaan dan menghitung kebutuhan alsin.
“Konsep optimalisasi penggunaan alsintan ini bisa dilakukan dalam wilayah kabupaten yang terdiri dari beberapa wilayah kecamatan. Cara itu dikelompokkan berdasarkan jadwal tanam, dilakukan pada jenis alsintan yang dengan mudah bergerak dari satu wlayah ke wilayah lain, traktor dan tresher misalnya,” ujar Dosen IPB, Roedhy Poerwanto saat dihubungi Aktual, Minggu (4/1).
Berdasarkan perhitungan kebutuhan tanaman, perhitungan optimalisasi pemanfaatan alsintan dilakukan dengan cara memobilisasi alsintan yang ada di lokasi terdekat yang mempunyai jadwal tanam berbeda.
“Informasi parameter alsintan ini diharapkan dapat memberikan kemudahan akses oleh semua pihak yang membutuhkan terhadap informasi pemetaan mekanisasi padi,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Dua-Pertiga Kasus Kanker Akibat “Nasib Buruk”

Jakarta, Aktual.co — Sebuah hasil studi yang disiarkan jurnas AS “Science” mengungkapkan bahwa kebanyakan kasus kanker dapat dijelaskan oleh “nasib buruk” ketimbang hasil faktor lingkungan hidup dan warisan gen. Dua-pertiga peristiwa kanker dewasa di seluruh jaringan mungkin disebabkan oleh mutasi acak yang terjadi dalam pembelahan sel induk yang sehat.

Temuan itu, yang dilandasi atas model statistik yang menghitung berapa banyak tiga faktor –nasib buruk, lingungan dan keturunan– mempengaruhi perkembangan kanker, mungkin membantu para peneliti merancang strategi pencegahan yang lebih efektif bagi bermacam jenis kanker.

“Mengubah kebiasaan dan pola hidup anda akan menjadi bantuan yang sangat besar dalam pencegahan kanker tertentu. Tapi ini mungkin tidak efektif bagi varian lain,” kata penulis bersama Cristian Tomasetti, Asisten Profesor Onkologi di Johns Hopkins University School of Public Health, sebagaimana dikutip Xinhua dipantau di Jakarta, Sabtu (3/1) malam.

“Kita mesti memusatkan sumber daya lain untuk menemukan cara mendeteksi kanker semacam itu pada tahap dini dan dapat diobati.”

Kanker diketahui muncul ketika sel induk jaringan khusus membuat kekeliruan acak, atau mutasi, ketika satu huruf kimiawi pada DNA secara keliru tertukar dengan yang lain selama proses pembelahan diri pada bagian sel.

Makin banyak mutasi ini bertumpuk, makin tinggi resiko sel akan tumbuh tanpa diketahui, tanda penting serangan kanker.

Pengaruh sesungguhnya dari kekeliruan acak itu pada peristiwa kanker, dibandingkan dengan pengaruh keturunan atau faksi lingkungan hidup, sebelumnya tak diketahui.

Di dalam studi baru tersebut, para peneliti menganalisis data pada bagian sel induk di 31 jaringan berbeda pada manusia dan membandingkan data itu dengan peristiwa kanker sepanjang hidup pada jaringan tersebut.

Mereka menetapkan hubungan antara seluruh jumlah bagian sel induk dan resiko kanker sebanyak 0,804.

“Studi kami memperlihatkan, secara umum, bahwa satu perubahan pada jumlah divisi sel induk pada satu jenis jaringan sangat berhubungan dengan perubahan pada peristiwa kanker di jaringan yang sama,” kata penulis bersama studi tersebut Bert Vogelstein, Profesor Onkologi di John Hopkins University School of Medicine.

Satu contoh, katanya, adalah jaringan usus besar, yang menjalani empat kali lebih banyak pembagian sel induk dibandingkan dengan jaringan usus kecil pada manusia. Kanker usus besar juga sangat prevalen dibandingkan dengan pada kanker usus kecil.

Sebaliknya, tikus memiliki jumlah pembagian sel induk yang lebih sedikit pada usus besar mereka dibandingkan dengan pada usus kecil. Peristiwa kanker pada tikus juga lebih sedikit pada usus besar dibandingkan pada usus kecil.

Dengan menggunakan teori tersebut, mereka menghitung berapa banyak variasi pada resiko kanker dapat dijelaskan oleh jumlah pembagian sel induk, sebanyak 0,804 persegi, atau, dalam bentuk persentase, sebanyak 65 persen.

Penelitian lebih lanjut mendapati bahwa 22 jenis kanker pada 31 jaringan dapat dijelaskan secara luas oleh faktor “nasib buruk” mutasi acak DNA selama pembelahan sel.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

UNHCR: Iran Tuan Rumah Terbesar Penampung Pengungsi Dunia

Jakarta, Aktual.co — Perwakilan Komisi Tinggi Perserikatan Bangsa Bangsa untuk Pengungsi di Iran mengumumkan bahwa Republik Islam Iran menjadi tuan rumah populasi pengungsi terbesar di dunia selama tiga dekade terakhir.

Dalam pesan yang dibaca atas nama Komisi Tinggi PBB, pihaknya mengatakan bahwa Iran telah berlangsung selama lebih dari tiga dekade menjadi tuan rumah terbesar jumlah pengungsi di dunia.

“Sementara pemerintah Republik Islam Iran memiliki berbagai kondisi darurat namun mengindahkan tanggung jawabnya dalam menawarkan kontribusi kemanusiaan yang paling efektif,” tambah Dhanapala dalam pesannya kepada konferensi, Sabtu (3/1).

Dia mengatakan bahwa Iran tidak hanya melakukan semua komitmen sesuai dengan perjanjian internasional, tetapi juga menunjukkan sifat baik kepada negara-negara dunia dengan selalu menjadi relawan dalam gerakan kemanusiaan.

Komisi Tinggi PBB untuk Pengungsi dalam pesannya menghargai sponsor konferensi pengungsi di Orumiyeh, dan mengungkapkan kepastian bahwa penyelengara pertemuan tersebut selalu menyebabkan meningkatkan kapasitas tindakan kemanusiaan, mencegah bencana lebih lanjut, meningkatkan rasa tanggung jawab, dan meningkatkan kerja sama untuk penyebab diberkati.

Konferensi Internasional pertama Manajemen Krisis mengenai Favorit Pengungsi dan Pencari Suaka di Orumiyeh ini disponsori oleh Kementerian Dalam Negeri Iran dan UNHCR di barat laut Ibu kota provinsi Iran.

Provinsi Azarbaijan Barat Iran dengan lebih dari 960 kilometer perbatasan bersama dengan tiga negara dalam berbagai periode waktu telah menjadi tuan rumah ribuan pengungsi Irak di berbagai kota provinsi, termasuk di Orumiyeh, Oshnaviyeh, Sardasht dan Piranshahr.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Iran Bakal Segera Ekspor Perikanan ke Rusia

Jakarta, Aktual.co — Ketua Organisasi Perikanan Iran mengatakan bahwa perusahaan-perusahaan Iran akan memulai mengekspor produk perikanan ke Rusia pada Januari 2015.

“Sebanyak 18 perusahaan Iran akan mulai mengekspor produk perikanan ke Rusia pada Januari ini,” ujar Ketua Organisasi Perikanan Iran, Hassan Salehi, Sabtu (3/11).

Berbicara dengan IRNA, ia memuji kemampuan yang tinggi dari industri perikanan Iran dalam memenuhi tuntutan pasar Rusia.

Dia mengatakan, organisasinya mampu memenuhi permintaan tersebut, menekankan bahwa Iran saat ini memiliki potensi untuk ekspor ikan, udang, ikan tuna kaleng, kaviar dan kepiting ke Rusia.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

YLPK Desak Pemerintah Audit Pesawat AirAsia

Jakarta, Aktual.co —  Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen (YLPK) Jawa Timur mendesak pemerintah untuk segera menarik seluruh Pesawat AirAsia yang beroperasi di Indonesia guna mengantisipasi kejadian tak diinginkan pada masa mendatang.

“Semua harus diaudit secara benar tentang jaminan keselamatannya,” kata Ketua YLPK Jatim, Said Sutomo, di Surabaya, Sabtu (3/1).

Apalagi, ungkap dia, sampai saat ini Emergency Locator Transmitter (ELT) dan Underwater Locator Beacon (ULB) di kotak hitam Pesawat AirAsia QZ8501 yang keduanya harus memberikan sinyal pemancar darurat ternyata tidak berfungsi. Akibatnya seluruh alat tersebut tidak terdeteksi.

“Kondisi itu membuktikam bahwa kebijakan Low Cost Carrier yang diterapkan manajemen AirAsia mengabaikan standar keselamatan penumpang jika terjadi hal-hal yang terburuk,” ujarnya.

Ia menjelaskan, apabila alat ELT dan ULB berfungsi dengan baik maka saat ini pencarian korban manusia dan bangkai pesawat tidak menyulitkan tim BASARNAS. Bahkan, tidak akan berlarut-larut seperti sekarang.

“Jika manajemen AirAsia ada indikasi melanggar UU No.8/1999 tentang Perlindungan Konsumen, kami akan siap melakukan gugatan hukum,” katanya.

Secara terpisah, Kepala Pusat Komunikasi Publik Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, J A Barata, menyatakan, akibat kejadian hilangnya kontak Pesawat AirAsia QZ 8501 pemerintah membekukan sementara izin rute penerbangan Indonesia Air Asia Surabaya – Singapura (pp). Ketentuan itu terhitung mulai tanggal 2 Januari sampai dengan hasil evaluasi dan investigasi.

“Pembekuan sementara ini tertuang dalam Surat Direktur Jenderal Perhubungan Udara No. AU. 008/1/1/DRJU-DAU-2015 tanggal 2 Januari 2015,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Saudi Buka Kembali Kedutaanya di Irak Setelah Vakum 25 Tahun

Jakarta, Aktual.co — Arab Saudi Sabtu (3/1) mengumumkan pihaknya mengirim delegasi ke Irak menjelang pembukaan kedutaan besar di Baghdad di mana misi terakhir ditutup hampir 25 tahun yang lalu.

Satu pernyataan kementerian luar negeri mengatakan, bahwa delegasi itu akan “mengambil keputusan yang diperlukan untuk memilih dan melengkapi bangunan” bagi kedutaan besar di Baghdad dan konsulat di Arbil, ibu kota wilayah otonomi Kurdistan di utara.

Hubungan diplomatik antara Arab Saudi dan Irak diputus pada tahun 1990, tetapi dipulihkan pada tahun 2004 setelah jatuhnya rezim Saddam Hussein.

Namun, Riyadh belum membuka kembali kedutaannya di Baghdad.

Misi ini akan melakukan apa yang telah diputuskan setelah kontak antara negara bertetangga itu, kantor berita resmi SPA mengutip seorang juru bicara kementerian luar negeri Saudi.

November lalu, Presiden Irak Fuad Masum mengunjungi Arab Saudi untuk pertama sebagai perjalanan tingkat tinggi dalam beberapa tahun sebagai pemanasan tanda hubungan setelah bertahun-tahun terjadi ketegangan antara kedua negara.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Berita Lain