5 April 2026
Beranda blog Halaman 40237

Basarnas: Empat Bagian Besar Pesawat Air Asia Ditemukan

Jakarta, Aktual.co — Kepala Badan SAR Nasional Marsekal Madya FH Bambang Soelistyo mengatakan total empat bagian besar pesawat Air Asia QZ8501 terdeteksi sonar dari kapal Geo Survey pada operasi pencarian hari ke-7.

“Hasil sampai saat ini kami menemukan, melalui kapal Geo Survey yang mampu mendeteksi bawah air, empat bagian besar pesawat,” kata Soelistyo dalam konferensi pers di Kantor Pusat Basarnas, Jakarta, Sabtu (3/1).

Ia mengatakan dua obyek besar lain yang tertangkap secara tiga dimensi (3D) oleh kapal Geo Survey pada pukul 05.43 WIB dan pukul 15.00 WIB.

“Keempat obyek ini seluruhnya berada di daerah prioritas pencarian. Rata-rata jarak antara satu dan lain berdekatan,” ujar dia.

Sebelumnya Soelistyo mengatakan sonar dari kapal tim SAR gabungan berhasil menangkap gambar tiga dimensi (3D) dan dua dimensi (2D) dua obyek berukuran besar yang dipastikan bagian dari pesawat Air Asia QZ8501 Berdasarkan temuan genangan bahan bakar di permukaan tadi malam (Jumat, 2/1), tiga kapal yang mempunyai kemampuan deteksi bawah laut terus beroperasi di sektor prioritas. Hasilnya, pukul 23.40 WIB, berhasil dideteksi dua obyek cukup besar.

Obyek pertama, menurut dia, berdimensi 9.2 x 4.6 x 0.5 meter (dengan 3D) dan obyek kedua berdimensi 7.2×0.5 meter (dengan 2D). Kedua obyek tersebut ditemukan berdekatan.

Saat ini, ia mengatakan kapal Geo Survey sedang mengupayakan untuk mendapatkan visual dari dua obyek yang disebutkan dengan menurunkan remotely operated vehicle (ROV). Namun upaya tersebut memang terkendala cuaca dengan gelombang mencapai 2.5 hingga empat meter.

“Secara tiga dimensi dan dua dimensi memang diketahui dua obyek tersebut, kita akan pastikan dengan visual dengan menggunakan ROV. Tapi saya pastikan itu bagian pesawat Air Asia yang kita cari,” kata Soelistyo.

Penemuan dua obyek berukuran besar di kedalaman 30 meter di sektor prioritas pencarian badan dan kotak hitam pesawat, ia mengatakan berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan atas temuan-temuan sejak hari ke-1 operasi pencarian.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Setiap Kamis dan Jumat, PNS Agam Wajib Berpakaian Muslim

Jakarta, Aktual.co — Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar) menerapkan aturan berbusana muslim yang dikombinasi dengan pakaian adat Minangkabau bagi pegawai negeri sipil (PNS) daerah itu setiap Kamis dan Jumat.

Bupati Agam Indra Catri di Lubukbasung, Sabtu (3/1) mengatakan, seluruh pegawai negeri sipil di Kabupaten Agam diwajibkan untuk memakai baju putih, celana hitam, peci dan kain sarung yang ditaruh di pundak.

“Pakaian muslim dikombinasi dengan pakaian adat ini wajib dipakai PNS setiap Kamis dan Jumat,” kata Indra Catri di halaman kantor Bupati Agam, Sabtu (3/1).

Pada tahap awal, lanjutnya, pakaian muslim yang dikombinasi dengan pakaian adat Minangkabau ini akan dipakai di jajaran Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Agam.

Bupati menambahkan, pakaian ini telah digunakan jajaran Kemenag Kabupaten Agam saat upacara memperingati HAB ke-69 dan seluruh PNS di jajaran Kemenag Kabupaten Agam dan undangan yang hadir sudah memakai pakaian ini.

Indra Catri menambahkan, kebijakan berpakaian muslim yang dikombinasi dengan adat Minangkabau ini tidak perlu dibuat dasar hukum seperti peraturan daerah (Perda), karena di sini diminta kesadaran dari PNS menggunakan pakaian itu.

Menurut dia, hal itu bertujuan agar tidak terjadi hal-hal yang diinginkan, karena bagi PNS yang menggunakan pakaian ini, tidak mungkin duduk di warung atau tempat lain.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Kemenpan-RB Kaji Penghapusan Lembaga Non-Kementerian

Jakarta, Aktual.co —  Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokorasi (Kemenpan-RB) Yuddy Chrisnandi menyatakan bahwa kementeriannya masih melanjutkan pengkajian terhadap 40 lembaga non-kementerian dan non-struktural sebelum memutuskan untuk menghapus lembaga tersebut.

“Sebagaimana apa yang diminta Menseskab (Sekretaris Kabinet) ada 40 LPNK (Lembaga Pemerintah Non-Kementerian) dan LNS (Lembaga Pemerintah Non-Struktural) yang sedang dalam tahap evaluasi telaah fungsi dan manfaat. Sudah ada perkiraan-perkiraan tapi belum waktunya saya sampaikan karena saya harus lihat langsung,” kata Yuddy di sela-sela “Open House” Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly di Jakarta, Sabtu (3/1).

Sebelumnya dengan alasan meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelaksanaan urusan pemerintahan, Presiden pada 4 Desember 2014 telah menandatangani Peraturan Presiden Nomor 176 tentang Pembubaran 10 Lembaga Non-struktural.

“40 lembaga non-kementerian ini totalnya kurang lebih ada 77 dengan lembaga non-struktural dan tentunya tidak semuanya memberikan kontribusi yang signifikan bagi pembangunan nasional, yang sama sekali tidak ada kontribusinya ini layak untuk dihapuskan tetapi dalam menghilangkannya tidak serta merta membubarkannya saja,” tambah Yuddy.

Langkah pertama yang dilakukan adalah menganalisis peran lembaga tersebut dan kontribusinya.

“Langkah kedua, kita akan melakukan observasi oleh karenanya di awal Januari ini selaku Menpan saya akan mendatangi kantornya satu per satu untuk melihat kondisi, karyawan dan ‘performance’ dengan demikian telaah analisis manfaat lembaga tersebut sesuai dengan apa yang dilihat dan diobservasi langsung,” jelas Yuddy.

Setelah melaksanakan kedua langkah itu, barulah ia menyampaikan kepada presiden mana lembaga yang perlu dihapus dan mana yang harus dipertahankan.

“Sumber Daya Manusianya tidak otomatis dibuang, ada peraturan tentang pegawai negeri sipil, maka akan dialihtugaskan karena banyak instansi pusat dan daerah kekurangan pegawai maupun tenaga ahli, jadi disesuaikan dengan tingkat kepangkatan strukural di posisi yang mana,” ungkap Yuddy.

Ia mencontohkan misalnya ia sudah datang ke Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) serta Basan Search and Rescue Nasional (Basarnas), serta melihat dan mendengar langsung manfaat kedua badan tersebut.

“Sebelum membubarkan itu memang semua kita observasi secara langsung sehingga ada keseimbangan antara informasi yang sifatnya analisis dan yang sifatnya observatif,” tambah Yuddy.

Ia juga menilai sejumlah lembaga misalnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) maupun Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) punya manfaat besar dan pendiriannya berdasarkan Undang-undang.

“Kalau (lembaga) yang terkait UU, kalau memang komisi ini dan itu tidak banyak bermanfaat, pemerintah bersama DPR dapat melakukan lobi untuk amandemen UU tersebut. Meminta dihapuskannya komisi itu karena tidak bermanfaat setelah UU diberlakukan,” jelas Yuddy.

Dari 40 lembaga yang dikaji, menurut Yuddy anggarannya mencapai sekitar Rp10 triliun.

“Ada (lembaga) yang anggarannya sampai Rp100 miliar, tapi tidak ada yang triliunan. Itu kalau dijumlahkan totalnya kira-kira bisa mencapai Rp10 triliun. Kan lumayan, Rp10 triliun untuk memperbaiki banjir di Jawa Barat saja Rp1,3 triliun,” ungkap Yuddy.

Namun ia belum dapat menentukan waktu penyelesaikan kajian lembaga tersebut.

“Ya pastilah secepatnya, tahun inilah,” tegas Yuddy.

Ke-10 lembaga non-struktural yang sudah dibubarkan adalah: 1. Dewan Penerbangan dan Antariksa Nasional; 2. Lembaga Koordinasi dan Pengendalian Peningkatan Kesejahteraan Sosial Penyandang Cacat; 3. Dewan Buku Nasional; 4. Komisi Hukum Nasional; 5. Badan Kebijaksanaan dan Pengendalian Pembangunan Perumahan dan Permukiman Nasional; 6. Komite Antar Departemen Bidang Kehutanan; 7. Badan Pengembangan Kawasan Pengembangan Ekonomi Terpadu; 8. Komite Aksi Nasional Penghapusan Bentuk-bentuk Pekerjaan Terburuk untuk Anak; 9. Dewan Pengembangan Kawasan Timur Indonesia; 10. Dewan Gula Indonesia.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Ajax Kontrak Kiper Belia Andre Onana dari Barcelona

Jakarta, Aktual.co —  Dalam sebuah pernyataan, Sabtu (3/1) Ajax Juara Liga Belanda Ajax Amsterdam telah mengontrak kiper muda Andre Onana dari Barcelona untuk kurun waktu tiga setengah tahun.

Kiper berusia 18 tahun dan berasal dari Kamerun itu telah menjadi fokus perhatian sejumlah klub Eropa namun kemudian telah mengikat kontrak bersama Ajax hingga pertengahan tahun 2018. Kontraknya bersama klub Spanyol akan berakhir pada Juni.

Onana bergabung bersama sistem tim Barcelona muda sejak 2010 dan untuk musim saat ini ia telah dipromosikan ke tim U-19 mereka.

Onana bermain untuk Barcelona melawan Ajax pada November silam dalam Liga UEFA muda, satu kompetisi klub-klub kontinental usia muda, namun ia belum pernah diturunkan untuk tingkat senior.

Barcelona masih memiliki penjaga gawang muda asal Kamerun lainnya, Fabrice Ondoa, 19, yang diharapkan bisa menjadi kiper utama timnas negaranya dalam final Piala Negara-Negara Afrika bulan ini, kendati dia belum bernah diturunkan dalam tim utama klubnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Pascamogok Kerja Masal, Tambang Freeport Berangsur Normal

Jakarta, Aktual.co —  Kepala Kepolisian Resor Mimika AKBP Jermias Rontini mengatakan, operasional perusahaan tambang emas dan tembaga PT Freeport Indonesia, mulai kembali normal setelah ribuan pekerja kembali ke Tembagapura setelah mogok kerja sejak 20 Desember 2014.

“Sesuai laporan dari Kapolsek Tembagapura, kondisi terakhir sudah 95 persen mendekati normal,” kata Rontini di Timika, Sabtu (3/1).

Dari laporan tersebut, katanya, diketahui masih ada pekerja yang belum kembali ke tempat kerja, lantaran tidak puas dengan solusi yang ditawarkan manajemen Freeport untuk mengakhiri persoalan internal dengan pihak PUK SPSI.

Dalam kesepakatan yang ditandatangani pada 20 Desember 2014 di Jakarta antara manajemen PT Freeport Indonesia, PUK SPSI PT Freeport, PUK SPSI PT KPI, PUK SPSI PT PJP, Komunitas Pekerja Papua, Forum Peduli Freeport dan sejumlah organisasi lainnya, disebutkan bahwa semua pekerja yang selama ini melakukan aksi mogok spontanitas agar kembali bekerja.

Bahkan pimpinan tertinggi Freeport McMoRan James Robert Moffet menyetujui pembayaran bonus sebesar 1.300 dollar AS kepada seluruh pekerja yang selama dua bulan tidak bekerja akibat konflik manajemen Freeport-PUK SPSI.

“Sudah ada kebijakan dari Moffet untuk menyelesaikan persoalan internal antara manajemen dengan PUK SPSI yang memberikan dampak positif kepada semua pihak,” ujarnya.

“Kami berharap semua pihak bersama-sama menjaga situasi di lingkungan kerja karena Freeport merupakan dapur dari semua pihak terutama pekerja dan keluarganya dan juga memberikan manfaat ekonomi kepada pemerintah dan warga Mimika,” tambah Rontini.

Ketua KPP SP-KEP SPSI Kabupaten Mimika Aser Gobay beberapa waktu lalu mengakui, telah ada kesepakatan yang ditandatangani di Jakarta pada 20 Desember 2014 untuk mengakhiri semua persoalan yang terjadi di lingkungan Freeport selama ini.

Dalam kesepakatan itu, katanya, semua pekerja tanpa terkecuali kembali bekerja seperti biasa tanpa diberikan sanksi apapun.

Namun dalam praktik, katanya, ada sekitar 17 pekerja yang tidak diterima kembali ke lokasi kerja mereka tanpa alasan. Belasan pekerja itu bekerja di Grasberg Operation (tambang terbuka Grasberg) dan PT Kuala Pelabuhan Indonesia.

Kasus tersebut, katanya, telah dilaporkan kepada Senior Vice President PT Freeport Indonesia, Nurhadi Sabirin.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Karawang Kota Tertinggi Angka Kriminalitas di Jabar

Jakarta, Aktual.co —   Wilayah perkotaan Kabupaten Karawang menjadi daerah tertinggi angka kriminalitasnya dibandingkan dengan daerah lainnya selama Januari-Desember 2014 di provinsi Jawa Barat.

“Tingginya angka kriminalitas di daerah tertentu itu akibat kurangnya kewaspadaan,” kata Kapolres setempat AKBP Daddy Hartadi, di Karawang, Sabtu (3/1).

Sesuai dengan data Polres setempat, aksi kejahatan umumnya terjadi di wilayah perkotaan sekitar Karawang, mencapai 527 kasus atau kejadian.

Disusul dengan kejadian di wilayah Telukjambe sebanyak 290 kasus dan di sekitar Klari sebanyak 180 kasus krminalitas. Aksi kejahatan biasanya terjadi di sekitar kawasan padat penduduk.

Ia berharap agar masyarakat di daerah yang cukup tinggi angka kriminalitasnya bisa lebih waspada dengan indikasi kejadian kriminalitas.

Menurut dia, keterlibatan masyarakat perlu ditingkatkan dalam menjaga keamanan dan ketertiban daerahnya masing-masing. Sebab masyarakat lebih mengetahui kondisi daerahnya.

“Sebagai upaya meningkatkan keterlibatan masyarakat itu, kami sudah menggelar Lomba Desa Cipta Aman beberapa waktu lalu, bekerja sama dengan pemerintah daerah,” kata kapolres.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Berita Lain