17 Januari 2026
Beranda blog Halaman 40245

Polres Bogor Jamin Perayaan Natal Akan Berjalan Lancar

Jakarta, Aktual.co —Kepolisian Resort Bogor Kota menjamin perayaan Natal bakal berjalan lancar. 
Kepala Polisi Resor Bogor Kota AKBP Irsan mengatakan pihaknya sudah menyiapkan pengamanan lewat Operasi Lilin Lodaya 2014, sehingga jemaat bisa beribadat dengan tenang di sejumlah gereja.
“Insya Allah perayaan Natal di Kota Bogor aman dan lancar,” kata AKBP Irsan usai menghadiri pertemuan dengan wali kota terkait dengan pengamanan Natal dan Tahun baru di Balai Kota Bogor, Jawa Barat, Senin (22/12).
Operasi Lilin Lodaya 2014 dimulai dari 23 Desember hingga 2 Januari mendatang. Melibatkan 1.465 personel gabungan. Yang terdiri dari 2/3 kekuatan Polres Bogor sebanyak 753 orang, dibantu Polda Jawa Barat sebanyak satu satuan setingkat kompi, dan 630 instansi terkait seperti TNI, DLLAJ, Satpol PP, Pramuka, dan Polmas.
Selain mengerahkan personel, Polres Bogor Kota juga mendirikan delapan Pos Pengamanan Natal dan Tahun Baru yang terdiri atas satu pos pelayanan, dan tujuh pos pengamanan.
“Kami juga mendirikan satu Pos PAM di Gereja Zebaouth, dan menempatkan sejumlah personel di seluruh gereja yang ada,” katanya.
Untuk menjamin pelaksanaan perayaan Natal berjalan aman dan lancar, jajaran Polres Bogor Kota juga akan melakukan penyisiran ke sejumlah gereja induk yang ada di Kota Bogor.
Penyisiran tersebut melibatkan tim penjinak bom dan anjing pelacak yang akan dilakukan pada H-1 pelaksanaan perayaan ibadah Natal.
“Ini merupakan SOP pengamanan kepolisian, untuk memastikan situasi aman dan terkendali,” katanya.
Sementara itu, Pemerintah Kota Bogor juga menjamin pelaksanaan perayaan Natal dan Tahun Baru berjalan aman dan lancar dengan meningkatkan koordinasi dan komunikasi kepada seluruh elemen masyarakat.
“Kami sudah melakukan safari keliling ke sejumlah gereja-gereja, menghadiri perayaan Natal. Kita melakukan komunikasi agar bersama-sama menjaga keamanan di Kota Bogor dan perayaan natal berjalan kondusif,” kata Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto.

Artikel ini ditulis oleh:

BMKG Prediksi Jakarta dan Sekitarnya Bakal Diguyur Hujan di Siang Hingga Malam Hari

Jakarta, Aktual.co — Badan Mteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sejumlah wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya, pada hari Selasa (23/12) akan diguyur hujan sejak siang hingga malam hari.
Dalam laman yang ditulis BMKG cuaca di seluruh kawasan DKI Jakarta akan berawan. Serupa juga dialami kota-kota penyangga seperti Depok, Tangerang, Bekasi, dan Bogor.
Namun untuk siang hingga malam nanti, intensitas hukan ringan akan mengguyur wilayah Jakarta dan kota penyangga.
Untuk suhu pada hari ini  Jakarta akan berada pada angka 23 sampai 33 derajat, dengan tingkat kelembaban udara pada 68 sampai 97 persen.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Pensiunan Pertamina: Pertamina Abaikan Saja Rekomendasi Tim RTKM

Jakarta, Aktual.co — Ketua Umum Solidaritas Pensiunan Karyawan Pertamina (eSPeKaPe) Binsar Effendi Hutabarat menegaskan, bahwa rekomendasi Tim RTKM terkait penghentian impor RON 88 harus lebih dulu mencabut Surat Keputusan Direktur Jenderal Migas Nomor 933.K/10/DJM.S/2013 tertanggal 19 November 2013 tentang Standar dan Mutu (Spesifikasi) Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis bensin 88 yang dipasarkan di dalam negeri yang ditandatangani Dirjen A Edy Hermanto. Pasalnya, kata Binsar Effendi, didalam keputusan Dirjen Migas itu ada pertimbangan terkait dengan kegiatan penyediaan BBM di dalam negeri dengan memperhatikan perkembangan teknologi, kemampuan produsen, kemampuan dan kebutuhan konsumen, keselamatan dan kesehatan kerja serta pengelolaan lingkungan hidup. 
“Jika yang diinginkan hanya untuk kualitas BBM yang lebih baik dan ramah lingkungan yang sesuai perkembangan teknologi mesin kendaraan dan syarat terhadap kelestarian lingkungan hidup, tetapi Pemerintah pada realitanya dihadapkan pada kurangnya jaminan ketersediaan pasokan yang memadai dari dalam negeri untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, wajib dibuat SK Dirjen Migas yang baru,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima redaksi Aktual.co, Selasa (23/12). Sedangkan beberapa kilang milik PT Pertamina (Persero) saat ini ketika dibangun puluhan tahun lalu, kata Binsar Effendi, didesain untuk memproduksi Premium, Kerosin, dan Solar banyak yang memproduksi BBM jenis Nafta dengan kadar Ron 70. 
Jelas Binsar lagi, untuk mengoptimalkan penggunaan Nafta ini, kemudian dijadikan campuran untuk mengolah HMOC (High Octan Mogas Component) berkadar 92. Meskipun demikian nilai Ron sama-sama 92 yang di-upgrade, tetapi HMOC dan Pertamax merupakan jenis yang berbeda. 
Sementara HMOC yang diolah dengan Nafta menjadi Premium Ron 88, adalah bentuk intermediate. “Jadi, Premium yang menjadi BBM bersubsidi adalah hasil optimasi yang dikerjakan oleh pekerja Pertamina yang fresh graduate,” ungkapnya. Karena baru bersifat rekomendasi dan tidak mencabut lebih dulu SK Dirjen Migas No. 933 Tahun 2013 yang dasarnya mengacu pada Perpres No. 55 Tahun 2005 tentang Harga Jual Eceran BBM Dalam Negeri dan yang memberlakukan harga transaksi jual beli pada bursa minyak di Singapura (MOPS/Mean of Platts Singapore) yang jadi penilaian produk untuk trading minyak di kawasan Asia yang dibuat oleh Platts, anak perusahaan McGraw Hill, termasuk Indonesia. Maka terkait rekomendasi Tim RTKM untuk penghentian impor BBM Ron 88 dan digantikan dengan Ron 92, menurut hemat dari eSPeKaPe yang anggotanya semasa aktifnya merintis, membangun dan membesarkan Pertamina yakni Pertamina harus mengabaikan rekomendasi itu,
 “Meminta Pertamina sebagai BUMN Migas terbesar dan andalan negeri ini, untuk tidak perlu melaksanakan rekomendasi tersebut. Sebab yang Pertamina jalankan selama ini adalah atas tugas yang diberikan oleh Pemerintah sebagai pemilik saham 100 persen dan berdasarkan undang-undang serta turunannya”, pungkas Ketua Umum eSPeKaPe, Binsar Effendi Hutabarat.

Artikel ini ditulis oleh:

Bahas Amandemen Kontrak, Pemerintah Gelar Pertemuan dengan Freeport

Jakarta, Aktual.co — Pada pagi hari ini (23/12), kementerian ESDM menggelar pertemuan dengan pihak Freeport untuk membicarakan amandemen kontrak. Dalam Pertemuan yang dilaksanakan di Kementerian ESDM itu, turut hadir Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Mardiasmo dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani.

Hal itu dibenarkan oleh Direktur Utama PT Freeport Indonesia, Rozik B. Soetjipto saat ditanyai awak media.

“Soal perkembangan amandemen kontrak, kan belum tanda tangan. Ini perkembangan saja. Termasuk soal smelter,” kata Rozik saat ditemui di Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (23/12).

Ia mengaku belum tahu ketika ditanyai apakah dalam pertemuannya akan dilakukan penandatanganan atau tidak.

“Belum tahu, masih dibahas,” ujarnya singkat.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Pemkab Karawang Anggarkan Pembelian Mobil Dinas DPRD

Jakarta, Aktual.co —Pemerintah Kabupaten Karawang, Jawa Barat, akan membeli 46 unit mobil dinas baru untuk anggota DPRD setempat di tahun 2015.
Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang Teddy Rusfendi Sutisna mengatakan anggaran untuk pengadaan mobil dinas itu akan dimasukkan dalam APBD 2015. 
Tak mau memperinci besarnya anggaran untuk pengadaan mobil dinas anggota dewan, Teddy hanya mengatakan jenis mobil yang akan dibeli adalah jenis minibus. Sejenis dengan mobil Toyota Avanza. 
Mobil Avanza itu sendiri merupakan jenis mobil yang kini digunakan para anggota DPRD Karawang, selain unsur pimpinan.
Teddy menjelaskan Pemkab Karawang membeli mobil dinas baru untuk anggota dewan, karena mobil yang lama dianggap sudah tidak layak pakai. 
“Mobil dinas yang ada saat ini umurnya sudah lebih dari lima tahun, dan banyak yang rusak. Jadi lebih baik membeli baru,” kata dia.
Jika sudah ada mobil dinas yang baru, katanya, maka mobil dinas bekas anggota DPRD Karawang akan dikembalikan ke Bagian Aset Pemkab Karawang. Selanjutnya diperbaiki, untuk selanjutnya dilelang.

Artikel ini ditulis oleh:

Tiga BUMN Berencana “Right Issue” Rp12 Triliun

Jakarta, Aktual.co — Pemerintah menyiapkan dana Rp12 triliun untuk menyerap rencana penerbitan saham baru tiga BUMN yaitu PT Aneka Tambang (Persero) Tbk, PT Waskita Karya (Persero) Tbk dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk melalui “right issue” pada 2015.

“Rencana right issue tiga BUMN itu sudah diajukan kepada Komite Privatisasi dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian,” kata Sekretaris Kementerian BUMN, Imam A Putro, di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, ditulis Selasa (23/12).

Menurut Imam, dana untuk penyerapan right issue tersebut dialokasikan dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2015.

Adapun langkah melakukan right issue itu dimaksudkan agar ketiga BUMN tersebut dapat mendukung program pemerintah dalam sektor infrastruktur dan pembangunan pabrik pemurnian konsentrat atau smelter.

Ia menjelaskan, setelah mendapat diputuskan di Komite Privatisasi maka usulan tersebut disampaikan kepada Dewan Perwakilan Rakyat pada Januari 2015.

“Rencana right issue tersebut sudah melalui serangkaian kajian mendalam. Yang jelas kementerian BUMN dan negara serta DPR tetap berkomitmen pegang mayoritas, minimum 51 persen,” ujarnya.

Pemerintah nantinya akan menyerap hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) dari penerbitan right issue ketiga BUMN tersebut.

Dengan begitu ketiga BUMN berkode saham masing-masing ANTM, WSKT, dan ADHI tersebut dapat membuat perseroan dapat meningkatkan kemampuan pendanaan untuk membiayai ekspansi dengan dana segar yang diperoleh dari right issue.

Imam menjelaskan, bagi investor publik diperkirkaan dapat menyerap saham baru yang diterbitkan perseroan maksimum 2/3 dari total saham baru yang diterbitkan, sedangkan pemerintah akan menyerap sekitar 1/3 dari total dana right issue.

Penghitungan prosentase right issue masih dilakukan oleh perusahaan sekuritas pelat merah, yakni PT Mandiri Sekuritas, PT Danareksa Sekuritas, dan PT Bahana Securities. Namun, pemerintah belum menunjuk ketiganya sebagai penjamin pelaksana emisi right issue.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Berita Lain