17 Januari 2026
Beranda blog Halaman 40246

WKSI: IHSG Diperkirakan Melemah

Jakarta, Aktual.co — Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan kemarin berangsur melemah dan melaju di zona hijau. Pelemahan tersebut dikarenakan volume jual mulai membesar dibandingkan volume beli seiring keinginan untuk profit taking.

“Tampaknya pelaku pasar masih memanfaatkan tren kenaikan untuk pasang maupun antri jual. Sepanjang tidak dimanfaatkan untuk selloff maka laju IHSG dapat berpotensi menguat kembali,” tulis Kepala Riset dari Woori Korindo Securities Indonesia (WKSI), Reza Priyambada.

Pada perdagangan Selasa (23/12) Reza memperkirakan IHSG berada pada rentang support 5.108-5.116 dan resisten 5.144-5.168. Menurutnya, mulai membesarnya volume jual dibandingkan volume beli membuat potensi penguatan lanjutan dari IHSG kian melemah.

“Apalagi utang gap terdekat 5.113-5.127 belum tertutupi sehingga membuat laju IHSG akan rentan melemah jika tidak didukung oleh sentimen positif dan masih maraknya aksi jual,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

WKSI: Rupiah Berpotensi Menguat

Jakarta, Aktual.co —  Nilai tukar Rupiah pada penutupan perdagangan kemarin, Senin (22/12) berada di zona hijau. Penguatan tersebut karena adanya imbas tidak langsung penguatan harga minyak mentah global.

Kepala Riset dari Woori Korindo Securities Indonesia (WKSI), Reza Priyambada mengatakan harga minyak mentah menguat setelah Menteri Arab Saudi, Ali Al-Naimi, memastikan pelemahan tersebut berakhir dan pasar komoditas akan pulih.

“Pelaku pasar pun beralih ke kontrak minyak dan sementara melepas Dolar AS,” tulis Reza dalam risetnya.

Pada Selasa (22/12) Reza memperkirakan Rupiah berada di atas target level resisten 12.540, yakni Rp12.475-12.415 (kurs tengah BI).

“Terapresiasinya laju Euro yang merespon pernyataan tersebut dan menguatnya kembali Rubel Rusia setelah China menawarkan bantuan dan currency swaps, turut menopang terapresiasinya Rupiah,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

BPBD: Bogor Rawan Longsor

Jakarta, Aktual.co — Jelang Natal dan tahun baru jalan raya Puncak Megamendung Kabupaten Bogor, Jabar, rawan longsor.

“Memang jalur puncak masuk dalam salah satu kawasan rawan longsor ketika hujan deras,” kata Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor Budi di Cibinong, Jawa Barat, Selasa (23/12).

Namun, katanya, BPBD Kabupaten Bogor sudah berkoordinasi dengan pemerintah desa, kecamatan dan TNI Polri untuk melakukan pencegahan bencana alam sejak dini.

“Sesuai rilis BMKG, puncak hujan akan terjadi akhir tahun 2014 dan awal tahu 2015,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Pemkot Tangerang Raih Penghargaan Sekolah Adiwiyata Tingkat Nasional

Jakarta, Aktual.co —  Pemerintah Kota Tangerang kembali mendapat penghargaan sekolah Adiwiyata Tingkat Nasional Tahun 2014 dari Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLH).

Penghargaan itu diserahkan oleh Menteri Siti Nurbaya Bakar kepada Wakil Walikota Tangerang H.Sachrudin di Auditorium Gedung Manggala Wana Bhakti, Jakarta.

Wakil wali kota tangerang, Sachrudin di Tangerang,  mengatakan, adiwiyata merupakan salah satu penghargaan lingkungan hidup yang diberikan oleh KLH.  Penerimanya adalah sekolah-sekolah di Indonesia yang dinilai berbudaya lingkungan. Bertujuan untuk mewujudkan warga sekolah yang bertanggung jawab dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup melalui tata sekolah yang baik untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.

Untuk tahun 2014, penghargaan sekolah Adiwiyata Tingkat Nasional ini diberikan kepada lima sekolah berprestasi baik sekolah negeri maupun swasta di Kota Tangerang. Di antaranya Sekolah Dasar Negeri (SDN) Tanah Tinggi 1, SDN Tanah Tinggi 3, SDN Sukasari 1, Sekolah Dasar Islan Terpadu (SDIT) Al Ikhlas dan Sekolah Menengah Atas Negeri (SMA) 7.

“Keberhasilan ini merupakan komitmen Pemkot dalam membangun sekolah yang berwawasan lingkungan,” ujar Sachrudin di Tangerang, Selasa (23/12).

Dikatakannya, penghargaan ini juga merupakan motivasi bagi seluruh sekolah di kota Tangerang agar dapat mewujudkan sekolah yang bersih, indah dan nyaman.

Pasalnya, membangun sekolah adiwiyata terus dilakukan secara berkesinambungan. Apalagi program ini sangat menunjang terwujudnya kota layak huni.

Membangun sekolah bersih merupakan sarana yang efektif dan tepat sasaran apalagi anak didik merupakan kader dan generasi yang bisa diharapkan untuk menumbuhkan kesadaran sejak dini.

“Saya harap guru, anak didik dan orang tua untuk terlibat langsung dalam kebersihan,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Seorang Balita Tewas Terkena Longsor di Sukabumi

Jakarta, Aktual.co —Seorang bayi berusia delapan bulan, Dava Faiz Kumaladewa, warga Kampung Cijeruk, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat tewas tertimbun longsor saat tengah disusui ibunya.
Seorang saksi yang juga turut membantu evakuasi korban, Asep Syamsudin menuturkan bahwa saat dilarikan ke RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi, si bayi masih bernyawa. 
“Namun karena tertimbun bangunan rumahnya cukup lama sehingga bayi ini tidak berhasil diselamatkan,” ujar dia, di Sukabumi, Senin (22/12).
Bencana di Desa Sukamekar, RT 03 RW 07, Kecamatan Sukaraja ini juga membuat kedua orang tua si bayi, yakni Rian Kumaladewa (19) dan Ani Nuraini (19) mengalami patah kaki dan sobek karena tertimpa beton rumah.
Saat dievakuasi, korban berada di pelukan ibunya yang kakinya tergencet oleh beton dan puing rumahnya. Kejadian ini disebabkan karena turun hujan dari siang hingga malam hari, yang mengakibatkan tebing setinggi lima meter yang berada di belakang rumah korban longsor.
“Kejadian ini terjadi sekitar pukul 18.00 WIB dan para korban baru berhasil dievakuasi pada pukul 19.00 WIB atau sekitar satu jam, saat ini ibu dan ayah korban masih menjalani perawatan. Untuk ayahnya kakinya harus dijahit sebanyak lima jahitan dan ibunya masih belum sadarkan diri,” katanya.
Saat kejadian, pihak dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi belum ke lokasi. Evakuasi korban hanya dilakukan oleh warga sekitar dengan menggunakan alat seadanya, sehingga harus memakan waktu yang lama untuk menyelamatkan satu keluarga ini.
Sementara, salah seorang anggota Polsek Sukaraja, menyebutkan kejadian ini murni bencana alam. Diduga, tebing yang berada di belakang rumah korban ambruk yang disebabkan turun hujan deras dari siang hingga malam ini. Pihaknya juga saat ini masih melakukan pendataan, karena di atas tebing itu juga ada rumah warga yang khawatir terjadi longsor susulan.

Artikel ini ditulis oleh:

Tiga kementerian ‘Rembuk’ Bahas Pemulangan 1.428 TKI di Malaysia

Jakarta, Aktual.co —Sebanyak 707 dari 1.428 tenaga kerja Indonesia (TKI) ilegal di Malaysia akan dipulangkan secepatnya sementara sisanya masih harus menyelesaikan verifikasi administratif sebelum dapat dipulangkan.
Menteri Ketenagakerjaan Muh Hanif Dhakiri menggelar rapat koordinasi dengan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa di gedung Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Senin malam untuk membahas pemulangan tersebut.
“Kita melakukan koordinasi untuk rencana pemulangan dalam dua hari kedepan. Koordinasi teknis bagaimana pemulangan dari Malaysia sampai ke daerah,” ujar Menaker usai pertemuan.
Rapat koordinasi itu juga dihadiri oleh Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Nusron Wahid, Kabareskrim Polri Komjen Suhardi Alius serta perwakilan dari Bappenas, TNI AU dan Kementerian Dalam Negeri.
Menlu Retno Marsudi mengatakan setelah dilakukan verifikasi terhadap 1.428 TKI ilegal yang berada di 16 lokasi depot tahanan imigrasi Malaysia, hanya 707 orang yang bisa dipulangkan segera.
“Hingga beberapa menit lalu, teman-teman di Kuala Lumpur masih melakukan verifikasi. Malam ini daftar lengkapnya baru akan dikirim dari Kuala Lumpur ke RI,” ujar Menlu.
Pemulangan akan dilakukan menggunakan armada pesawat dari TNI AU dalam dua gelombang yakni tanggal Selasa (23/12) dan Rabu (24/12) dari bandara Subang, Kuala Lumpur ke bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta.
Sementara untuk sisanya yang belum bisa dipulangkan segera, Menaker mengaku belum bisa memastikan kapan dapat dipulangkan.
“Mereka kan berada di penjara imigrasi, setelah dilakukan verifikasi administrasi, ada diantara mereka yang memiliki masalah. Ini tidak bisa langsung dipulangkan, harus diselesaikan dulu masalahnya,” ujar Hanif.
Beberapa TKI itu disebut Menaker terlibat permasalahan hukum selain permasalahan administrasi baik menjadi tersangka atau menjadi saksi dalam kasus hukum.
“Yang bisa cepat dipulangkan adalah yang memiliki masalah administratif. Bagi yang memiliki masalah hukum harus menunggu kasusnya selesai dulu,” ujar Hanif.
Penyebab TKI ilegal itu ditahan pihak imigrasi Malaysia antara lain karena tidak memiliki permit atau izin kerja resmi, melebihi batas tinggal, melanggar aturan dokumen dan pemalsuan dokumen.
Sebelumnya, pemerintah Indonesia dan pemerintah Malaysia telah menyepakati untuk bekerja sama mempercepat proses pemulangan TKI ilegal yang ditahan di depot-depot tahanan imigrasi tersebut.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain