3 Januari 2026
Beranda blog Halaman 40307

Perkuat Kurs Rupiah, Paksa WNA di Indonesia Gunakan Rupiah

Jakarta, Aktual.co — Pengamat Pasar Uang Farial Anwar mengatakan, lemahnya aturan negara terkait penggunaan Rupiah di dalam negeri mempengaruhi kepada anjloknya mata uang Tanah Air. Bahkan, kedaulatan rupiah pun terancam hilang dengan maraknya penggunaan mata uang asing di dalam negeri.

“Ada UU Nomor 7 tahun 2011 yang mengatur untuk menggunakan rupiah di wilayah NKRI sebenarnya. Tapi sayangnya tidak diikuti dengan Peraturan Pemerintah. Sehingga tidak heran jika instansi Pemerintahan juga menggunakan dolar untuk transaksi,” kata Farial di Jakarta, Sabtu (20/12).

Ia menilai, Pemerintah tidak tegas mengawal hal itu. Sangat disayangkan ketika transaksi menggunakan mata uang asing di dalam negeri semakin marak tapi tidak ditindak tegas.

“Kalau transaksi ekspor wajar saja menggunakan mata uang asing. Tapi bisa bisanya di dalam negeri tidak menggunakan Rupiah,” ujarnya.

Seharusnya Pemerintah bisa memaksa warga negara asing (WNA) yang datang ke Indonesia untuk menggunakan Rupiah.

“Mereka bebas mau membawa mata uang apapun, tapi saat di Indonesia paksa mereka menukarkan uangnya ke Rupiah. Ini menambah sentimen negatif rupiah kita,” terangnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Banjir Rusak 526,5 Hektare Lahan Pertanian Riau

Jakarta, Aktual.co — Banjir yang melanda Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau merusak areal pertanian mencapai 526,5 hektare. Lahan pertanian yang rusak terutama persawahan, palawija dan hortikultura.

“Areal pertanian yang rusak itu tersebar di delapan kecamatan hingga saat ini belum dapat difungsikan,” kata Kadis Pertanian TPH Kabupaten Indragiri Hulu Rahmat di Rengat, Sabtu (20/12).

Ia mengatakan, kecamatan yang terkena dampak banjir tersebut diantaranya Peranap, Batang Peranap, Kelayang, Rakit Kulim, Sei Lala, Rengat Barat, Rengat dan Kuala Cenaku.

Bencana banjir yang melanda beberapa sejumlah wilayah Kabupaten Indragiri Hulu pada waktu lalu telah meninggalkan duka dan luka yang mendalam bagi masyarakat karena ratusan hektar areal pertanian yang luluh lantak merusak pertanian warga setempat.

“Sebahagian besar merupakan areal persawahan baik yang sudah ditanam maupun yang baru diolah,” sebutnya.

Menurutnya, untuk meringankan beban para petani tersebut, pihaknya telah mendistribusikan bantuan benih kepada para petani yang terkena dampak bajir yakni benih padi sebanyak lima ton, benih jagung dan sayur-sayuran.

Pemerintah Daerah Indragiri Hulu melalui Dinas Pertanian juga telah memberikan bantuan benih sayuran dan palawija kepada masyarakat Desa Pulau Gajah Kecamatan Rengat untuk ditanami pada lahan seluas 16,5 hektar.

” Bantuan yang kami berikan tersebut merupakan atas permintaan atau usulan dari kelompok tani,” tegasnya.

Djelaskannya, bantuan yang telah diberikan dharapkan mampu mengurangi beban warga akibat dampak banjir, tetapi bantuan itu belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan semua masyarakat.

“Kami sangat berharap bibit sayuran dan palawija yang telah diterima petani dapat di tanam dan di manfaatkan sebaik mungkin hingga berhasil untuk membantu ekonomi keluarga,” ujarnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Banjir Rusak 526,5 Hektare Lahan Pertanian Riau

Jakarta, Aktual.co — Banjir yang melanda Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau merusak areal pertanian mencapai 526,5 hektare. Lahan pertanian yang rusak terutama persawahan, palawija dan hortikultura.

“Areal pertanian yang rusak itu tersebar di delapan kecamatan hingga saat ini belum dapat difungsikan,” kata Kadis Pertanian TPH Kabupaten Indragiri Hulu Rahmat di Rengat, Sabtu (20/12).

Ia mengatakan, kecamatan yang terkena dampak banjir tersebut diantaranya Peranap, Batang Peranap, Kelayang, Rakit Kulim, Sei Lala, Rengat Barat, Rengat dan Kuala Cenaku.

Bencana banjir yang melanda beberapa sejumlah wilayah Kabupaten Indragiri Hulu pada waktu lalu telah meninggalkan duka dan luka yang mendalam bagi masyarakat karena ratusan hektar areal pertanian yang luluh lantak merusak pertanian warga setempat.

“Sebahagian besar merupakan areal persawahan baik yang sudah ditanam maupun yang baru diolah,” sebutnya.

Menurutnya, untuk meringankan beban para petani tersebut, pihaknya telah mendistribusikan bantuan benih kepada para petani yang terkena dampak bajir yakni benih padi sebanyak lima ton, benih jagung dan sayur-sayuran.

Pemerintah Daerah Indragiri Hulu melalui Dinas Pertanian juga telah memberikan bantuan benih sayuran dan palawija kepada masyarakat Desa Pulau Gajah Kecamatan Rengat untuk ditanami pada lahan seluas 16,5 hektar.

” Bantuan yang kami berikan tersebut merupakan atas permintaan atau usulan dari kelompok tani,” tegasnya.

Djelaskannya, bantuan yang telah diberikan dharapkan mampu mengurangi beban warga akibat dampak banjir, tetapi bantuan itu belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan semua masyarakat.

“Kami sangat berharap bibit sayuran dan palawija yang telah diterima petani dapat di tanam dan di manfaatkan sebaik mungkin hingga berhasil untuk membantu ekonomi keluarga,” ujarnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Prestasi Sepakbola Bukan Instan, Butuh Proses Berkesinambungan

Jakarta, Aktual.co — Pengamat Sepakbola, Tommy Welly mengatakan bahwa untuk mencari dan membangun prestasi sepakbola nasional yang baik, bukan sesuatu yang instan.

Ia menganalogikan, bagaimana pada perjalanan Jerman pada 1990 sudah mendapat juara dunia tiga kali. Namun,  perlu diketahui, pada tahun 2000 di Italia, Jerman dipermalukan dengan kalah dalam babak penyisihan EURO2000 melawan Inggris dan Portugal.

“Ketika itu, Jerman berfikir dari kekalahan itu dan pada 2006 Jerman menjadi tuan rumah dan tidak mau dipermalukan, jadi kalau 2014 jadi juara sebetulnya perjalanan mereka dimulai sejak 2000,” ucap Tommy dalam acara diskusi bertajuk ‘Sepakbola Adalah Kita’, di Kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (20/12).

Selama 14 tahun mereka berfikir dan akhirnya pada 2014 mereka juara dimana mereka berfikir bukan tanpa modal.

“Pesan moralnya sepakbola itu tidak gampang butuh proses cermat berkesinambungan,” imbuhnya.

Menurut dia, saat inilaah persepakbolaan nasional bangkit, dengan mengawali pembenahan organisasi yang menaunginya.

Lalu, berapa lama Indonesia dapat meningkatkan prestasi sepakbola nasional itu? Ia pun mengatakan sangat sulit, bila perubahan itu tidak dilakukan secara komitmen dan konsisten.

“Saya pikir kalau untuk waktunya sulit saya menentukannya, tetapi yang harus kita lakukan adalah komitmen dan konsisten pada proses,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang
Eka

Prestasi Sepakbola Bukan Instan, Butuh Proses Berkesinambungan

Jakarta, Aktual.co — Pengamat Sepakbola, Tommy Welly mengatakan bahwa untuk mencari dan membangun prestasi sepakbola nasional yang baik, bukan sesuatu yang instan.

Ia menganalogikan, bagaimana pada perjalanan Jerman pada 1990 sudah mendapat juara dunia tiga kali. Namun,  perlu diketahui, pada tahun 2000 di Italia, Jerman dipermalukan dengan kalah dalam babak penyisihan EURO2000 melawan Inggris dan Portugal.

“Ketika itu, Jerman berfikir dari kekalahan itu dan pada 2006 Jerman menjadi tuan rumah dan tidak mau dipermalukan, jadi kalau 2014 jadi juara sebetulnya perjalanan mereka dimulai sejak 2000,” ucap Tommy dalam acara diskusi bertajuk ‘Sepakbola Adalah Kita’, di Kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (20/12).

Selama 14 tahun mereka berfikir dan akhirnya pada 2014 mereka juara dimana mereka berfikir bukan tanpa modal.

“Pesan moralnya sepakbola itu tidak gampang butuh proses cermat berkesinambungan,” imbuhnya.

Menurut dia, saat inilaah persepakbolaan nasional bangkit, dengan mengawali pembenahan organisasi yang menaunginya.

Lalu, berapa lama Indonesia dapat meningkatkan prestasi sepakbola nasional itu? Ia pun mengatakan sangat sulit, bila perubahan itu tidak dilakukan secara komitmen dan konsisten.

“Saya pikir kalau untuk waktunya sulit saya menentukannya, tetapi yang harus kita lakukan adalah komitmen dan konsisten pada proses,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang
Eka

Cukupi Kebutuhan Daging Sapi, Ahok Teken MoU dengan NTT

Kupang, Aktual.co — Presiden Joko Widodo hari ini menyaksikan penandatanganan kerja sama Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan DKI Jakarta dan Jawa Tenggah, di bidang peternakan dan kelautan serta perikanan.

“Saya menyambut baik kerja sama antardaerah seperti ini. Dengan demikian antara daerah bisa saling melengkapi satu sama lain. Keinginan kita semua kebutuhan pokok masyarakat di supply daerah–daerah ketimbang di impor dari luar negeri,” ujar Presiden Jokowi di NTT, Sabtu (20/12).

Dia mencontohkan, kebutuhan daging di DKI Jakarta sangat besar, setiap hari sekitar 160 ton sapi bisa dipasok dari NTT karena daerah ini punya potensi.

“NTT masih punya ladang pengembalaan yang luas sehingga bisa menjadi pusat pengembangan peternakan sapi,” ujarnya.

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kepada wartawan mengatakan, kerja sama antardaerah seperti ini merupakan kemauan Presiden Jokowi, sehingga antarprovinsi bisa saling mengisi.

“Kerja sama seperti ini jarang, apalagi mengusung core bisnis. Bisanya kalau bisnis murni terjadi distorsi. Kita memulainya langsung dari sumber seperti dengan NTT sebagai pamasok ternak sapi ke Jakarta,” paparnya.

Menurutnya, kerja sama seperti ini harus menjadi model atau contoh bagi daerah lain di Indonesia. Dengan NTT tahap awalnya  DKI mendatangkan hewannya kemudian yang dikirim hanya dagingnya saja, sehingga bisa membawa dampak bagi peternak di daerah ini.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Berita Lain